• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III GAMBARAN UMUM SD NEGERI 2 CIPTA PRAJA A. Sejarah Singkat SD Negeri 2 Cipta Praja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB III GAMBARAN UMUM SD NEGERI 2 CIPTA PRAJA A. Sejarah Singkat SD Negeri 2 Cipta Praja"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

40

SD Negeri 2 Cipta Praja adalah Sekolah Dasar Negeri yang berlokasi di Provinsi Sumatera Selatan Kabupaten Musi Banyuasin dengan alamat Jalan Poros Cipta Praja Keluang RT. 09 Desa Cipta Praja. SD Negeri 2 Cipta Praja ini berdiri pada tahun 1993.

Latar belakang berdirinya SD Negeri 2 Cipta Praja adalah pertama unuk mempermudah masayarakat sekitar dalam menempuh pendidikan Sekolah Dasar.

Sehingga, masyarakat tidak harus jauh-jauh dalam menempuh pendidikan Sekolah Dasar. Kemudian alasan kedua adalah untuk membuka lapangan kerja bagi sarjana-sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan. Akan tetapi alasan yang mendasar didirikannya SD Negeri 2 Cipta Praja adalah sebagai berikut : 1. Mempermudah menjalin hubungan kerja sama dengan masyarakat sekitar

terutama di Desa Cipta Praja.

2. Karena penduduk banyak yang berasal dari keluarga kurang mampu.

3. Untuk memudahkan masyarakat dalam menyekolahkan anaknya.

Di samping itu juga, kegiatan pendidikan Agama Islam atau penanaman akhlak menjadi prioritas utama bagi penyelenggara pendidikan di SD Negeri 2 Cipta Praja. Sehingga diharapkan para orang tua dapat menyekolahkan anak- anak mereka di SD Negeri 2 Cipta Praja dengan kualitas dan kuantitas yang tidak kalah bersaingnya dengan sekolah-sekolah yang lainnya.

(2)

B. Letak Geografis SD Negeri 2 CIpta Praja

SD Negeri 2 Cipta Praja beralamatkan di Jalan Poros Cipta Praja RT. 09, RW. 03 Cipta Praja, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Letak sekolah ini dikelilingi oleh rumah-rumah penduduk dan jauh dari keramaian kota. Untuk menuju lokasi dapat menggunakan ojek dan kendaraan pribadi dengan jarak dari jalan raya menuju lokasi ±2-3 km.

C. Visi, Misi dan Tujuan SD Negeri 2 Cipta Praja

Dalam sebuah lembaga pendidikan, Visi, Misi dan Tujuan itu merupakan sesuatu yang sangat penting. Visi, misi dan tujuan adalah sebagai berikut :

1. Visi

“Sekolah sebagai sumber ilmu pengetahuan dan teknologi dilandasi iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa”

Tersirat didalam visi tersebut keinginan yang dalam untuk mewujudkan tamatan yang memiliki kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang baik dan memiliki akhlak yang baik. Dengan mengimplementasikannya dalam bentuk :

a. Pemahaman konsep, pengetahuan dan operasi dasar.

b. Pengolahan informasi untuk produktifitas.

c. Pemecahan masalah, eksplorasi dan komunikasi.

2. Misi

Adapun misi SD Negeri 2 Cipta Praja adalah sebagi berikut:

(3)

a. Mengoptimalkan proses belajar-mengajar yang tertib dan berkualitas.

b. Mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler secara terus-menerus.

c. Meningkatkan sarana dan prasarana serta lingkungan sekolah yang kondusif.

d. Meningkatkan disiplin guru dan siswa melalui peraturan dan tata tertib sekolah.

e. Menyelenggarakan administrasi secara berkesinambungan.

f. Meningkatkan kegiatan keagamaan melalui ekstrakurikuler.

3. Tujuan

SD Negeri 2 Cipta Praja memiliki tujuan umum dan khusus:

a. Tujuan Umum

Tujuan umum SD Negeri 2 Cipta Praja agar peserta didik dapat menjadi muslim yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cakap, percaya diri, berdisiplin, bertanggung jawab, cinta tanah air, memajukan dan memperkembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan, dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama, adil, dan makmur yang diridhoi Allah SWT.

b. Tujuan Khusus

Setelah selesai mengikuti pendidikan di SD Negeri 2 Cipta Praja siswa diharapkan:

1) Bebas buta aksara Al-Qur’an 2) Berakhlak mulia

(4)

3) Berwawasan multikulturalisme.

Visi, misi, dan tujuan dari SD Negeri 2 Cipta Praja pada hakikatnya dirancang untuk menghasilkan output yang berkualitas yaitu output yang memiliki pengetahuan luas, akhlak yang mulia serta keterampilan dalam berbagai bidang. Karena memang tujuan pendidikan tingkat lanjutan adalah untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

D. Struktur Organisasi SD Negeri 2 Cipta Praja

\

KEPALA SEKOLAH Wagino, A.Ma.Pd

KOMITE SEKOLAH

UNIT PERPUSTAKAAN TATA USAHA

JABATAN

GURU KELAS I GURU KELAS II GURU KELAS III GURU KELAS IV GURU KELAS V GURU KELAS VI

GURU AGAMA GURU BAHASA INGGRIS

GURU BAHASA DAERAH

GURU ORKES GURU

PANCASILA

GURU BAHASA INDONESIA SISWA

MASYARAKAT SEKITAR

(5)

E. Keadaan Guru, Tenaga Pendidikan dan Siswa SD Negeri 2 Cipta Praja 1. Keadaan Guru

Kedudukan guru dalam proses belajar mengajar sangat penting dan menentukan. Guru merupakan pemimpin, motivator, pengajar dan pendidik.

Karena itu guru harus memenuhi persyaratan. Salah satunya lulusan lembaga pendidikan guru. Dengan pendidikan formal yang tinggi dan berkepribadian yang baik, diharapkan guru dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. Adapun jumlah guru SD Negeri 2 Cipta Praja saat ini adalah 11 orang. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 1

Keadaan Guru SD Negeri 2 Cipta Praja

No Nama Guru Jabatan Ijazah Tertinggi

1 Wagino, S.Pd SD Kepala Sekolah S1

2 Sualasari Dewa, S.Pd Guru Kelas S1

3 Fatimah, S.Pd SD. Guru Kelas S1

4 Suryadi, S.Ag Guru Kelas S1

5 Sawitiri Sutrianingrum, S.Pd Guru Kelas S1

6 Sumarni, S.Pd Guru Kelas S1

7 Winarti, S.Pd Guru Kelas S1

8 Nova Isjayanti, S.Pd Guru Kelas S1

9 Faridatul Mubaroroh, S.Pd Perpustakaan S1

10 Munawir Ghozali, S.Pd Guru PAI S1

(6)

11 Ujang Suprianto Penjaga Sekolah SMK

Dari tabel di atas dapat diketahui, bahwa SD Negeri 2 Cipta Praja memiliki guru dengan kualifikasi pendidikan yang cukup baik. Dari 11 orang guru, ada 10 orang berlatar belakang S1 dan 1 orang SMK.

2. Keadaan Siswa

Siswa SD Negeri 2 Cipta Praja berasal dari berbagai daerah dan latar belakang yang berbeda-beda. Berikut dikemukakan keadaan siswa tahun ajaran 2017-2019.

Tabel 2

Keadaan siswa dan siswi SD Negeri 2 Cipta Praja

KELAS TAHUN

JUMLAH 2016/2017 2017/2018 2018/2019

I 27 26 29 82

II 39 37 42 118

III 30 27 33 90

IV 25 22 28 75

V 22 24 20 66

VI 23 25 26 74

Jumlah 166 161 178 505

F. Sarana dan Prasarana Pendidikan

Dalam rangka penyelenggaraan pendidikan, lembaga pendidikan formal, seperti SD Negeri 2 Cipta Praja membutuhkan fasilitas yang memadai di dalam menjalankan fungsinya, tersedia sarana dan prasarana yang memadai akan sangat

(7)

menunjang tercapainya tujuan pendidikan. Adapun sarana dan prasarana yang ada di SD Negeri 2 Cipta Praja adalah:

1. Ruang Kantor

SD Negeri 2 Cipta Praja memiliki beberapa ruang kelengkapan bagi administrasi kantor, dengan rincian 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang administrasi (komputer) yang digabung dengan ruang BK/BP dan ruang wakil kepala sekolah, 1 ruang guru dan 1 ruang tamu.

2. Ruang Belajar

Ruang belajar yang dipakai SD Negeri 2 Cipta Praja terdiri dari 6 kelas.

Pada masing-masing kelas dilengkapi dengan papan tulis, meja, dan kursi, dafar kehadiran, daftar piket dan perlengkapan penunjang lainnya seperti gambar para pahlawan.

3. Ruang Perpustakaan

SD Negeri 2 Cipta Praja memiliki 1 ruang perpustakan yang terdiri dari 504 buku yang terdiri dari buku pelajaran, buku referensi dan buku pendidikan yang setiap saat dapat dibaca dan dipinjam.

4. Ruang UKS

Di dalam ruang UKS terdiri dari 2 unit tempat tidur serta tersedianya obat-obatan. Sehingga jika ada siswa yang sakit maka dapat dilakukan pertolongan pertama dan dapat beristirahat di ruangan tersebut.

Untuk lebih jelas mengenai sarana dan prasarana di SD Negeri 2 Cipta Praja dapat dilihat pada tabel berikut ini;

(8)

Tabel 4

Sarana dan Prasarana SD Negeri 2 Cipta Praja

No Jenis Ruang Kondisi (unit)

Jumlah Baik Ruang ringan Ruang berat

1 R. Kelas 6 6

2 R. Kepala Madrasah 1 1

3 Ruang Guru 1 1

4 R. Perpustakaan 1 1

5 Ruang UKS 1 1

6 Ruang Keterampilan 1 1

7 Ruang Kesenian 1 1

8 Ruang OSIS 1 1

9 Mushalah 1 1

10 Ruang Toilet Guru 2 2

11 Ruang Toilet Siswa 4 4

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa sarana dan prasaran yang dimiliki sekolah SD Negeri 2 Cipta Praja sudah cukup baik, walaupun masih ada terdapat kekurangan. Dengan fasilitas tersebut diharapkan siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan tenang dan nyaman, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai. Dalam kegiatan pembelajaran, fasilitas sekolah dan sarana fisik sekolah dapat digunakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

G. Kurikulum SD Negeri 2 Cipta Praja

(9)

Kurikulum merupakan faktor yang sangat penting dalam proses belajar mengajar karena kurikulum merupakan acuan atau patokan dalam proses pembelajaran, selain itu di dalam kurikulum tergambar jelas terencana bagimana dan apa saja yang harus dilakukan pada proses pembelajaran. Adapun fungsi kurikulum adalah sebagai sarana untuk mencapainya suatu pendidikan yang efektif dan efisien sesuai dengan yang dicita-cita oleh lembaga yang bersangkutan.

Sedangkan tujuan kurikulum itu sendiri adalah agar tercapainya suatu kegiatan yang telah direncanakan oleh lembaga pendidikan.

Di SD Negeri 2 Cipta Praja menerapkan kurikulum KTSP dan kurikulum 2013. Penerapan K13 dilaksanakan pada kelas IV-VI semester gajil. Kurikulum KTSP diterapkan di kelas I-III. Kesiapan guru terhadap pelaksanaan K13, secara materi 90% guru telah memahami K13, akan tetapi secara operasional masih banyak yang harus dibimbing, guna menghasilkan hasil yang maksimal dan pelaksanaan K13, maka guru selalu melakukan pelatihan-pelatihan pendidikan tentang K13. Namun penerapan K13 hanya diterapkan pada semester ganjil. Pada semester genap seluruh kelas, mulai dari kelas I-VI menggunakan kurikulum KTSP.

Adapun waktu belajar di SD Negeri 2 Cipta Praja ini terdiri dari dua bagian yaitu Mulai dari pagi sampai siang untuk kelas V dan kelas VI, pada hari senin sampai kamis masuk pukul 07.00 dan pulang jam 12.40, sementara jumat masuk pukul 07.00 dan pulang pukul 11.30 dan hari sabtu masuk pukul 07.00 dan pulang jam 12.00.

(10)

Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 2 Cipta Praja diselenggarakan 40 menit dalam satu jam pelajaran. Akan tetapi untuk kelas I dan II hanya diselenggarakan ±30 menit dengan alasan kurangnya waktu.

H. Program MPMBS (Manajemen Penjamin Mutu Berbasis Sekolah)

Pendidikan adalah suatu sistem. Pendidikan memiliki banyak komponen yang satu dengan lainnya saling berinteraksi, terkait dan mempengaruhi secara timbal balik. Oleh karena itu, keberhasilan atau kegagalan suatu proses pendidikan tidak dapat dibebankan hanya pada satu komponen saja, misalnya Kepala Sekolah. Oleh karena itu meningkatkan mutu sekolah tidak bisa dilakukan secara parsial (aspek-aspek tertentu saja yang ditingkatkan kualitasnya), melainkan harus holistik (menyeluruh dan terpadu). Sebagai tindak lanjutnya maka seluruh komponen yang ada di SD Negeri 2 Cipta Praja, dari Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan dan siswa, semuanya harus mengalami peningkatan baik dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Kantor Departemen Pendidikan Nasional dan Kebudayaan

1. Tujuan

Tujuan umum dari program peningkatan manajemen mutu SD Negeri 2 Cipta Praja adalah :

a. Meningkatkan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam manajemen pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 2 Cipta Praja baik kepala sekolah, guru, siswa, tenaga kependidikan lainnya. serta SD Negeri 2 Cipta Praja.

(11)

Masyarakat dalam fungsinya sehingga secara bersama-sama dapat berperan serta dalam proses pendidikan.

b. Meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

c. Menghasilkan output yang memiliki kemampuan akademis yang tinggi dan kepedulian sosial yang tinggi.

d. Mendorong seluruh komponen yang terlibat untuk menjalankan fungsi manajemen dan metode pembelajaran bagi penyelenggaraan Sekolah Dasar Negeri 2 Cipta Praja.

2. Target

Target umum yang hendak dicapai pada program peningkatan manajemen mutu Sekolah Dasar Negeri 2 Cipta Praja adalah :

a. Terciptanya kegiatan pendidikan, pengajaran dan pelatihan di SD Negeri 2 Cipta Praja yang terencana dan terarah dengan acuan manajemen yang baik.

b. Meningkatnya mutu dan kualitas guru dan jajaran para pengelola Sekolah Dasar Negeri 2 Cipta Praja, sehingga menciptakan KBM yang kondusif dan dapat menghasilkan output yang handal.

c. Berfungsinya unit-unit pendidikan baik yang berhubungan dengan kegiatan siswa, guru, kepala sekolah, karyawan, serta SD Negeri 2 Cipta Praja dengan masyarakat sehingga terjalinnya kerjasama yang baik dan terbangunnya rasa tanggung jawab bersama di antara komponen pada SD Negeri 2 Cipta Praja.

(12)

3. Sasaran

Sasaran kegiatan peningkatan manajemen mutu pendidikan di SD Negeri 2 Cipta Praja adalah seluruh warga SD Negeri 2 Cipta Praja meliputi : siswa, guru, karyawan, kepala sekolah, komite sekolah, dan masyarakat sekitar serta instansi yang terkait dengan penyelenggaraan dan pengelolaan SD Negeri 2 Cipta Praja.

4. Bentuk Kegiatan

Bentuk-bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 2 Cipta Praja meliputi :

a. Tela’ah dan Pengembangan Kurikulum.

b. Pendalaman materi pelajaran yang di UN-kan c. Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran.

d. Workshop Metodologi Pengajaran.

e. Sosialisasi Program Sertifikasi f. Sosialisasi Regulasi Pendidikan

g. Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi siswa.

h. Peningkatan Kualitas Sarana Pembelajaran.

Referensi

Dokumen terkait

Guru piket adalah guru yang melaksanakan tugas piket dilingkungan sekolah dan bertanggung jawab terhadap kelancaran proses belajar mengajar serta kegiatan

Selain itu, administrasi kepegawaian negara adalah proses penyelenggaraan politik kepegawaian atau program kerja, dan tujuan yang berhubungan dengan tenaga kerja

Kepala Bidang Paud dan Pendidikan Nonformal mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis, pengkoordinasian,

Pada tahun 2010 jumlah sekolah yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin secara umum jumlahnya cukup memadai, Jumlah SD/MI sebanyak 442 unit, SLTP/MTs sebanyak 110 unit,

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Kristanti (2017) lingkungan kerja non fisik terbagi menjadi 2 faktor yaitu hubungan kerja dengan atasan dan hubungan antar

Klien disebut pula help, yaitu orang yang perlu memperoleh perhatian sehubungan dengan masalah yang di hadapinya. Klien juga bisa disebut dengan seseorang yang

Dilihat dari laporan Peredaran Usaha yang diberikan oleh perusahaan tersebut, maka peredaran bruto yang tertera di dalam formulir 1770 tidak sesuai dengan laporan Peredaran Usaha

PTPN IV memiliki 30 (tiga puluh) Unit Kebun mengelola budidaya Kelapa Sawit dan Teh, dan 3 (tiga) unit Proyek Pengembangan Kebun Inti Kelapa Sawit, 1 (satu) unit Proyek