Untuk itu pengajaran pendidikan agama Islam di SMA BPPT Darus Sholah Jember perlu adanya manajemen yang baik untuk mencapai tujuan tersebut. Manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA BPPT Darus Sholah Jember.
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Bagi Peneliti
Bagi SMA Unggulan BPPT Darus Sholah
Bagi Program Pasca Sarjana IAIN Jember
Definisi Istilah
Sistematik Penulisan
Penelitian Terdahulu
Pembelajaran matematika dikemas dengan menggunakan pendekatan CTL dimana materi disampaikan dengan mengaitkannya dengan lingkungan sekitar siswa, termasuk dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalamnya. 3Widarti, Kelas 6 Manajemen Pembelajaran Matematika SD Negeri 4 Purwodadi Surakarta, Skripsi, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2012. di luar kelas seperti. kuadrat untuk menghitung keliling persegi lingkaran. Dari beberapa penelitian yang disebutkan di atas, nampaknya belum ada yang mengkaji manajemen pengajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan Kecerdasan Spiritual peserta didik.
Kajian Teori
Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Islam adalah upaya yang disengaja dan terencana untuk mempersiapkan peserta didik agar mengetahui, memahami, menghayati, dan mengimani ajaran agama Islam, disertai bimbingan untuk menghormati pemeluk agama lain dalam kaitannya dengan kerukunan antar umat beragama sehingga dapat terwujud persatuan dan kesatuan bangsa. direalisasikan. 10. Sedangkan pengajaran Pendidikan Agama Islam adalah upaya mendidik peserta didik agar mampu belajar, wajib belajar, terdorong untuk belajar, mau belajar dan berminat untuk terus mempelajari agama Islam.
ملعلاب هيلعف ةرخلآا دارا نمو ملعلاب هيلعف ايندلا دارا نم
Dengan demikian dapat dipahami bahwa tujuan pendidikan agama Islam sama dengan tujuan diciptakannya manusia, yaitu untuk mengabdi kepada Allah SWT. Penekanannya lebih pada rangkaian filosofis yang di dalamnya harapan proses pembelajaran pendidikan agama Islam terletak pada manusia.
لحنل ا
Perencanaan
Dari hasil analisis hari efektif akan diketahui jumlah hari efektif dan hari libur per minggu atau bulan sehingga memudahkan penyusunan program pembelajaran pada suatu semester. Penyusunan program pembelajaran selama satu tahun ajaran dimaksudkan untuk menjamin keutuhan dan kesinambungan program pembelajaran atau topik pembelajaran yang akan dilaksanakan selama dua semester.
Pelaksanaan
Untuk melaksanakan strategi diperlukan kiat-kiat teknis agar nilai strategis dari setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa guru di kelas dapat terwujud. Tip teknis tertentu dibentuk menjadi tindakan prosedural. Dengan kata lain, taktik belajar. adalah kiat-kiat teknis yang bersifat prosedural dan timbul dari tindakan guru dan siswa selama pembelajaran di kelas yang sebenarnya.
Evaluasi
Mengenai pembelajaran, Moekijat sebagaimana dikutip Mulyasa memaparkan teknik penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap pembelajaran sebagai berikut: “(1) Penilaian pengetahuan pembelajaran dapat dilakukan dengan menggunakan ujian tertulis, lisan dan daftar soal; (2) Penilaian keterampilan belajar dapat dilakukan dengan ujian praktek, analisis keterampilan dan analisis tugas serta penilaian diri oleh siswa;
Konsep Spiritual Quotient
Sementara itu, Ary Ginandjar Agustian dalam bukunya ESQ mengatakan bahwa kecerdasan spiritual adalah kemampuan memberi makna ibadah atas setiap perilaku dan aktivitas melalui langkah dan pemikiran yang bersifat alamiah, menuju menjadi manusia seutuhnya (Kamil) dan memiliki. 30 Sukidi, Rahasia Sukses Hidup Bahagia “Kecerdasan Spiritual”, mengapa SQ lebih penting dibandingkan IQ dan EQ, (Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama, 2002), hlm. 82-84.
ب زح اةروس,
اِرِسي
ءاسنلا ةروس
Proses selanjutnya adalah setelah para sahabat diajarkan untuk tidak meminum khamr karena berhati-hati saat shalat dalam keadaan mabuk.
ةدئاملا ةروس
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Jenis pendekatan kualitatif deskriptif adalah penelitian yang didasarkan pada data alami berupa kata-kata untuk menggambarkan objek yang diteliti. Metode kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk menyelidiki keadaan suatu benda alam yang mana peneliti sebagai instrumen kuncinya, teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi, analisis data bersifat induktif, dan temuan kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.1. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian menghasilkan data deskriptif berupa perkataan tertulis atau lisan dari orang-orang atau tingkah laku yang dapat diamati, dan hasil yang diperoleh bukan dengan mengukur angka-angka atau statistik.
Lokasi Penelitian
Kehadiran Peneliti
Penelitian kualitatif disebut juga penelitian naturalistik dan mempunyai ciri-ciri dalam proses pelaksanaannya: 1) lingkungan alam, 2) manusia sebagai instrumen, 3) metode kualitatif, 4) analisis data induktif, 5) grounded theory, 6) deskriptif, 7 ) mengutamakan proses daripada hasil, 8) ada batasan yang ditentukan oleh fokus, 9) ada kriteria khusus keabsahan data, 10) desain sementara, 11) hasil penelitian dinegosiasikan dan disepakati bersama3. Apalagi Lexy J Moleong4 berpendapat bahwa kedudukan peneliti dalam penelitian kualitatif sekaligus sebagai perencana, pelaksana pengumpulan data, analisis, penafsir data dan pada akhirnya pelapor hasil penelitian.
Sumber Data
Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan sebaik-baiknya, dengan pendekatan pengumpulan data yang selektif, hati-hati, dan serius sesuai dengan kenyataan di lapangan, sehingga data yang dikumpulkan benar-benar relevan dan terjamin keabsahannya. Proses penelitian ini baru berhenti setelah informasi yang diperoleh antara informan yang satu dengan informan yang lain dapat dibandingkan, sehingga tidak ada data yang dianggap baru.
Teknik Pengumpulan Data
Tujuan penggunaan metode ini adalah untuk memperoleh data secara obyektif melalui observasi partisipan di lokasi penelitian mengenai Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa di SMA Unggulan Darus Sholah. Tujuan penggunaan metode ini adalah untuk memperoleh data secara detail dan mendalam dari kepala sekolah, wakil kurikulum, guru PAI, guru Pembinaan PAI dan siswa mengenai perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi PPA di SMA Unggulan Darus Sholah Jember. Sekolah dalam peningkatan kecerdasan mental siswa. Seperti Profil Sekolah, Struktur Organisasi Sekolah, Rencana Lokasi, Data Siswa, Data Guru dan Pegawai SMA, Risalah Rapat Guru Pendidikan Agama Islam, Visi dan Misi SMA Unggulan BPPT Darus Sholah, Jadwal Pembelajaran, Jadwal Kegiatan Pembiasaan, Tata Tertib Guru, Peraturan Siswa, Silabus Alat Bantu Pembelajaran, Prota, Promes, RPP berisi.
Analisis Data
Sebelum data dianalisis oleh peneliti terlebih dahulu data diolah (pengolahan data), kemudian dilanjutkan dengan proses editing yang artinya data terlebih dahulu diperiksa secara teliti oleh peneliti, kemudian dilanjutkan dengan pengkodean untuk mempermudah teknik analisis data. . Secara umum penyajian data dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk teks naratif dan tidak menggunakan angka nominal. Langkah terakhir adalah menarik kesimpulan, yang dilakukan dari tahap pengumpulan data dengan mencatat dan menafsirkan fenomena-fenomena yang menunjukkan keteraturan, kondisi yang berulang, serta pola-pola yang dominan dan paling berpengaruh.
Uji Keabsahan Data
Tahapan-tahapan Penelitian
Tahap penulisan laporan, tahap ini meliputi kegiatan menyusun temuan penelitian dari seluruh rangkaian kegiatan pengumpulan data untuk memahami data. Hasil penelitian kemudian dikonsultasikan kepada pembimbing untuk menerima kritik, perbaikan dan saran atau koreksi dari pembimbing.
Paparan Data
- Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Spiritual Quotient Siswa Di SMA Unggulan BPPT
- Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Spiritual Quotient Siswa Di SMA Unggulan BPPT
- Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Spiritual Quotient Siswa Di SMA Unggulan BPPT
Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dalam pelaksanaan pendidikan agama Islam di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember. Begitu pula dengan evaluasi pembelajaran pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember. Untuk mengetahui kapan penilaian pembelajaran pendidikan agama Islam akan dilaksanakan di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah.
Hasil Penelitian
Implementasi pendidikan agama Islam untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA Unggulan BPPT. Untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember. Dalam pelaksanaan pendidikan agama Islam kami mengajar untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di sekolah menengah unggulan BPPT Darus Sholah Jember. Hal ini sangat menunjang untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA BPPT Darus Sholah.
PEMBAHASAN
Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Spiritual Quotient Siswa Di SMA Unggulan BPPT Darus
Perencanaan pembelajaran pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA BPPT Darus Sholah diatas. Untuk memulai kegiatan penyusunan RPP, guru harus membuat analisis hari efektif selama satu semester. Penerapan pengajaran pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA unggulan BPPT Darus.
Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Spiritual Quotient Siswa Di SMA Unggulan BPPT Darus
Namun pada kegiatan tersebut terlihat guru dan siswa secara bergiliran melaksanakan salat Dhuha, sebagian siswa berdiskusi, dan sebagian lagi jajan di koperasi sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Agung Darus Sholah Islamic Center yang terletak di sebelah kawasan SMA BPPT. Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember sesuai dengan tingkatan dalam teori yaitu tentang tingkat pelaksanaan atau tingkat pelaksanaan rencana perencanaan yang dibuat oleh guru.
بازحلأا ةروس,
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Spiritual Quotient Siswa Di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember
Evaluasi pendidikan agama Islam di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember sesuai dengan teori E. Kemudian untuk evaluasi lanjutan pendidikan agama Islam dalam meningkatkan Kecerdasan Spiritual siswa menggunakan reward dan punishment. Untuk itu tindak lanjut yang tepat di SMA BPPT Darus Sholah adalah sesuai dengan ajaran Islam.
Kesimpulan
Penerapan pengajaran pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember, menggunakan beberapa strategi dan metode pembelajaran. Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa di SMA Unggulan BPPT Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember. Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual di SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember.
SARAN
- Kepada SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember
- Kepada Guru SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember
- Kepada Masyarakat Luas
Manajemen Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Ungaran, Tesis, Program Pascasarjana Pendidikan Kependudukan Lingkungan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Masyarakat Sains dan Teknologi: Model Pembelajaran Kontekstual dengan Nilai, Bandung: PT Teen Rosda Karya dan Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Manajemen Pendidikan Matematika Kelas 6 SD Negeri 4 Purwodadi Surakarta, Tesis, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.
KONSENTRASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PASCASARJANA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER TAHUN 2016
PENDAHULUAN
Jika kita berbicara tentang Kecerdasan Mental (Mental Quotient) tidak lepas dari Kecerdasan Intelektual (Intellectual Quotient) dan Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient). Pada gambar tersebut dijelaskan bahwa kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient) merupakan puncak kecerdasan, setelah kecerdasan intelektual (Intellectual Quotient) dan kecerdasan emosional (Emotional Quotient). Sebab, kecerdasan spiritual berhubungan langsung dengan Tuhan, sedangkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional hanya bersifat hubungan material dan kemanusiaan.
PEMBAHASAN
Sedangkan menurut Khalil Khavari yang dikutip oleh Agus Ngermanto, kecerdasan spiritual adalah kemampuan dari dimensi immaterial kita – jiwa manusia. Sedangkan Ary Ginandjar Agustian dalam bukunya ESQ, mengatakan bahwa kecerdasan spiritual adalah kemampuan memberi makna ibadah pada setiap tingkah laku dan aktivitas melalui langkah dan pikiran yang bersifat alamiah, kepada seluruh manusia (Kamil) dan ada tauhid (integralis). ). pola pikir dan potensi hanya kepada Allah Subhanahu Wata'ala .22. Dalam konsep Islam dikatakan kecerdasan spiritual adalah kemampuan memberi makna ibadah dalam setiap tingkah laku dan aktivitas, melalui tingkah laku dan aktivitas melalui langkah dan pemikiran yang wajar pada diri manusia seutuhnya (hanif) dan mempunyai tauhid (integralis). ). pola pikir dan berprinsip hanya karena Allah.26.
KESIMPULAN
Kecerdasan spiritual sama dengan kecerdasan lainnya yaitu dapat ditingkatkan dari tingkat rendah ke tingkat tinggi dengan cara menyadari keadaan, mau berubah, mengenal diri sendiri, menghilangkan hambatan, disiplin, tetap memaknai dan menghargainya. Tesis berjudul “Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa di Sekolah Menengah Atas Unggulan BPPT Darus Sholah Jember” yang ditulis oleh Ahmad Dhiyaa ul Haqq dipresentasikan pada Ujian Tesis Pascasarjana IAIN Jember pada Jumat, 15 April 2016 Dewan dan diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Pendidikan Islam (M.Pd.D.