• Tidak ada hasil yang ditemukan

Interaksi Tanaman dengan Lingkungan

N/A
N/A
ilman habiballah

Academic year: 2024

Membagikan "Interaksi Tanaman dengan Lingkungan"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Kelompok 2

Interaksi tanaman

dengan

lingkunganny

a

(2)

Ilman

habiballah

Kurnia ningsih

Sulistari

Ahmad arlyn

pratama

0 1

0 0 2

3

0 4

Disusun oleh:

05 Fauzan hakim

(3)

Pengertian lingkungan

Lingkungan adalah suatu tempat yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air,

matahari, mineral, dll yang ditempati flora dan fauna baik

didaratan maupun diperairan. Oleh karena itulah tumbuhan dan

lingkungan mempunyai hubungan

yang sinergis dan timbal balik

(4)

Komponen lingkungan

1.Autotrofik

Autotrofik berasal dari kata autos yang berarti sendiri; trophikos yang berarti menyediakan makanan, yaitu organisme yang mampu menyediakan atau

mensintesis makanannya sendiri yang berupa bahanbahan organik dan bahan- bahan anorganik dengan bantuan energi matahari dan khlorofil (zat hijau daun).

(5)

2.Heterotrofik

Heterotrof berasal dari kata “Heteros” yang berarti

berbeda, dan trophikos yang berarti makanan). Pengertian dari Heterotrof merupakan organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai makanannya dan bahan tersebut disediakan oleh organisme

.

3.Komponen tak hidup (abiotik)

Komponen atau bahan tak hidup yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri beberapa macam, yaitu:

1) Cahaya Matahari Cahaya matahari berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, karena merupakan bahan dari proses fotosintesis

,

(6)

2. Suhu Tinggi rendah suhu menjadi salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang,

reproduksi dan kelangsungan hidup dari tanaman.

Suhu yang baik bagi tumbuhan adalah antara 22°C- 37°C.

3.Air Semua makhluk hidup membutuhkan air sehingga lebih kurang 80% dari tubuh makhluk hidup terdiri atas air.

4.Udara Udara di atmosfer tersusun atas nitrogen (N2, 78%) guna membentuk protein dll, oksigen (O2, 21%) berfungsi sebagai gas pembakar dalam proses pernapasan, karbon dioksida (CO2, 0,03%), dan gas lainnya

(7)

5.Angin dan kelembaban Angin berperan membantu penyerbukan tumbuhan, menyebarkan spora dan biji

tumbuhan serta kelembaban berperan menjaga organisme agar tidak kehilangan air karena penguapan.

6. Mineral Mineral yang diperlukan tumbuhan misalnya belerang (S), fosfat (P), kalium (K), kalsium (Ca),

magnesium (Mg), besi (fe), natrium (Na), dan khlor (Cl).

Mineral-mineral itu diperoleh tumbuhan dalam bentuk ion- ion yang larut didalam air tanah.

7. Tanah Jenis tanah akan memengaruhi jenis makhluk hidup yang berada pada ekosistem.

8. ) Kadar Garam Jika kadar garam tinggi, sel-sel akar tumbuhan akan mati dan akhirnya akan mematikan tumbuhan itu.

(8)

4. Pengurai (dekomposer)

Pengurai adalah organisme heterotrof yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati (bahan organik kompleks).

komponen penyusun lingkungan dapat menyebabkan cekaman atau yang lebih dikenal sebagai kondisi

lingkungan yang dapat memberi pengaruh buruk pada pertumbuhan,

1.Cekaman biotik, terdiri dari kompetisi intra spesies dan antar spesies, infeksi oleh hama dan penyakit.

2. Cekaman abiotik berupa suhu (tinggi dan rendah),

air (kelebihan dan kekurangan), radiasi (ultraviolet, infra

merah, dan radiasi mengionisasi), kimiawi (garam, gas,

dan pestisida), angin, dll.

(9)

1.Lingkungan/Ekosistem di Darat

Ekosistem darat ialah lingkungan yang fisiknya berupa daratan. Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya), lingkungan darat dibedakan menjadi beberapa, yaitu sebagai berikut:

a) Lingkungan Gurun Beberapa lingkungan di gurun terdapat di daerah tropis

(sepanjang garis balik) yang berbatasan dengan padang rumput.

b) ) Lingkungan Padang Rumput

Lingkungan ini terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropis ke

subtropis.

Jenis-jenis lingkungan

(10)

c) Lingkungan Hutan Tropis Lingkungan hutan basah terdapat di daerah tropis dan subtropis.

d) Lingkungan Hutan Gugur Lingkungan hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang.

Ciricirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun.

e) Lingkungan Taiga Lingkungan taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropis.

f) Lingkungan Tundra Lingkungan tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak

gunung tinggi.

(11)

2.Ekosistem/ Lingkungan Air Tawar

Ciri-ciri Lingkungan air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok, penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca.

Lingkungan air tawar digolongkan menjadi air tenang dan air mengalir. Ekosistem air tenang

meliputi danau dan rawa, sedangkan ekosistem air mengalir adalah sungai.

a) Danau Danau merupakan suatu badan air yang menggenang dan luasnya mulai dari beberapa

meter persegi hingga ratusan meter persegi.

(12)

danau dibagi menjadi 4 daerah yaitu sebagai berikut:

1) Daerah litoral 2) Daerah limnetik 3) Daerah profundal 4) Daerah benti

b).Sungai Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah. Air sungai dingin dan jernih serta

mengandung sedikit sedimen dan makanan. Aliran air

dan gelombang secara konstan memberikan oksigen

pada air. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian

dan garis lintang

(13)

3. Ekosistem/ Lingkungan Air Laut

a. Lingkungan Laut Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi terutama di daerah laut tropis, karena suhunya tinggi dan

penguapan besar

b) Lingkungan Pantai Lingkungan pantai letaknya berbatasan dengan lingkungan darat, laut, dan daerah pasang surut.

c) Lingkungan Estuari 11 Estuari (muara sungai) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut.

d) Lingkungan Terumbu Karang Di laut tropis, pada

daerah neritik terdapat suatu komunitas khusus

yang terdiri dari karang dan organisme lainnya.

(14)

THANKS!!!

Referensi

Dokumen terkait

Status konservasi yang diberikan untuk flora dan fauna yang diidentifikasikan tidak memiliki tanda-tanda terpenuhinya kriteria punah, punah di alam liar, kritis, rentan,

1.. Kebun Binatang merupakan obyek wisata yang dapat dijadikan untuk keperluan studi dan pendidikan alam fisik, flora dan fauna, dan sebagian tempat untuk

Potensi pariwisata nasional yang dimanfaatkan menjadi objek dan daya tarik wisata dapat berupa keadaan alam, flora, fauna, kebudayaan nasional dan kebudayaan daerah baik yang

Hal ini sekaligus telah mempengaruhi dan memberi kesan yang sangat besar bukan sahaja kepada manusia, malahan alam sekitar, sumber tanah, flora dan fauna,

Adapun unsur-unusr lingkungan hidup yang ditunjuk oleh Al-Qur’an, seperti; Flora, fauna, tanah, air, dan udara adalah bagian dari upaya yang sebaiknya ditempuh dalam

tempat tertentu harus bayar untuk masuk, seperti cagar alam, kebun raya, dan lain-lain) seperti: iklim, pemandangan, vegetasi hutan, flora dan fauna, sumber

Ekonomi kapitalis menyebutkan komponen produk yang diukur sebagai bagian komponen dari harga seperti:tanah atau sumber daya alam (air, udara, tanah, flora dan

keadaan alam serta flora dan fauna. b) Objek dan daya tarik wisata hasil karya manusia yang berwujud museum,. peninggalan purbakala, peninggalan sejarah, seni budaya, wisata