• Tidak ada hasil yang ditemukan

JOIN CONFERENCE KSM Bedah Saraf RSUP H. Adam Malik Medan Divisi Neurpediatrik

N/A
N/A
sigit ananda

Academic year: 2023

Membagikan "JOIN CONFERENCE KSM Bedah Saraf RSUP H. Adam Malik Medan Divisi Neurpediatrik"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

JOIN CONFERENCE

KSM Bedah Saraf RSUP H. Adam Malik Medan Divisi Neurpediatrik

Dr. Abdurrahman Mouza Arsyad, Sp.BS(K)

(2)

Muhammad Arvi/Lk/18 Hari

89.95.55

(3)

Anamnesis 16/08/2023

KU : Benjolan pada punggung bawah T :

• Hal ini dialami sejak lahir, warna kemerahan, tidak ada keluar cairan dari benjolan

• Riwayat kepala membesar dijumpai sejak lahir

• Riwayat penurunan kesadaran tidak dijumpai

• Riwayat kejang tidak dijumpai

• Riwayat muntah dijumpai setelah diberi susu

• Riwayat demam dijumpai sejak 3 hari SMRS, dengan pola demam naik turun

• Riwayat sesak napas dijumpai sejak 3 hari SMRS, sesak menetap Riwayat Kehamilan

• Ibu hamil di usia 22 tahun

• Riwayat sakit atau trauma saat hamil tidak dijumpai

• Riwayat konsumsi asam folat saat hamil tidak dijumpai

• Riwayat konsumsi jamu, obat herbal atau obat cina tidak dijumpai

• Riwayat kontrol rutin di Dokter kandungan sebanyak 1 kali pada trimester pertama, 1 kali pada trimester kedua dan 2 kali pada trimester ketiga

(4)

Anamnesis

Riwayat Kelahiran :

Pasien merupakan anak pertama

Lahir pada usia kehamilan 9 bulan

Lahir

Riwayat Operasi : Sigmoidostomy diversi

Domisili : Martubung

Pekerjaan Ayah : teknisi CCTV Pekerjaan Ibu : IRT

Pendidikan Ayah : SMA Pendidikan Ibu : SMA

(5)

PEMERIKSAAN FISIK

Tanda Vital Frekuensi Nadi : 121x/mnt Frekuensi Pernafasan : 24x/mnt

Suhu : 37.1 C

Status Lokalisata

Kepala : Normal

Thoraks : Simetris, Sp: Ves (+/+)

Abdomen : Simetris, soepel, timpani, peristaltik (+) Ekstremitas : Normal

Genitalia : Normal

(6)

PEMERIKSAAN NEUROLOGI

Derajat kesadaran : pGCS 15

Meningeal Sign : (-)

Motorik : Ektremitas atas : aktif Ekstremitas bawah : tidak aktif

Sensorik : Sulit dinilai

Refleks Fisiologis : Sulit dinilai

Refleks Patologis : Babinsky -/-

(7)

Klinis

(8)

Thorax 14/08/2023

Kondisi foto overexposed. Posisi asimetris.

Inspirasi kurang. Jantung kesan tidak membesar, apeks kesan berada di hemitoraks kanan.

Tampak hemivertebrae Th I-IV.

Tampak CVC terpasang dengan ujung distal setentang ICS 8-9 posterior kanan Tampak selang NGT terpasang dengan ujung distal proyeksi gaster.

Aorta baik. Mediastinum superior sisi kanan melebar (thymus). Trakea di tengah.

Hilus tidak menebal. Tidak tampak infiltrat maupun nodul dikedua paru.

Sinus kostofrenikus dan diafragma baik. Jaringan lunak baik.

Kesimpulan :

Suspek dextrocardia. Hemivertebrae Th I-IV dan suspek spina bifida. CVC terpasang dengan ujung distal setentang ICS 8-9 posterior kanan Selang NGT terpasang dengan ujung distal proyeksi gaster

dr. NETTY DELVRITA LUBIS, Sp.Rad(K)

(9)

Knee Chest 14/08/2023

Tampak gambaran udara usus paling distal berada di bawah PC line dengan jarak +/- 5 cm dari anus

(marker). Tampak multiple air fluid level.

Kesimpulan :

Sesuai gambaran atresia letak tinggi dengan ileus obstruksi.

dr. Henny Maisara Sipahutar, Sp.Rad(K)

(10)

Head NCCT RSUP HAM

18/08/2023

(11)

Ekspertise Head NCCT RSUP HAM 18/08/2023

• Kortikal sulcii, fissura Sylvii & gyri baik.

• Ventrikel lateralis kanan kiri, III tampak melebar. Ventrikel IV baik.

• Tidak tampak pergeseran garis tengah.

• Tidak tampak lesi hipo/hiper dense yg patologis pada kedua hemisfer serebri.

• Infratentorial: pons, cerebelli & CPA baik.

• Sella & parasellar baik.

• Sinus paranasalis & pneumatisasi mastoid air cell kanan-kiri baik.

• Kedua orbita & bulbus okkuli intak. Sutura belum menutup.

Kesimpulan :

• Hidrosefalus non communicans. Tidak tampak infark maupun perdarahan.

dr. Rima Arini Purba, Sp. Rad

(12)

MRI Wholespine

18/08/2023

(13)

T1 Sagital

(14)

STIR Sagital

(15)

T2 Sagittal

(16)

Myelogram

(17)

Ekspertise MRI Thorakolumbal 18/08/2023

• Telah dilakukan pemeriksaan MRI lumbal tanpa kontras gadolinium intravena potongan aksial T1-T2 koronal STIR sagittal T1-T2-STIR dan myelogram dengan hasil sebagai berikut: Alignment korpus vertebra lumbalis baik, tidak tampak listesis.

• Tampak massa kistik (hipointens pada T1, hiperintens pada T2 dan SPAIR) dengan defek +/- 2,5 cm pada daerah lumbal setinggi L1 sampai S2 dengan gambaran tethered cord dan defek setinggi L1 sampai S2 dan gambaran

‘lipoma placode’ yang keluar dari kanalis spinalis.

• Kutis dan subkutis intak.

• Konus medularis tampak setinggi L3-4.

• Diskus intervertebralis, facet joint dan pedikel lainnya baik, tidak tampak perubahan intensitas.

• Tidak tampak osteofit.

Kesimpulan :

• Closed Spinal Dysraphism (CSD) dengan defek +/- 2,5 cm daerah lumbal setinggi L1 sampai S2 disertai Tethered Cord DD/: Lipomyelomeningocele pada daerah sacrum setinggi L1 sampai S2

dr. Rima Arini Purba, Sp. Rad

(18)

Diagnosis : Cele o/t Lumbal + Congenital Hydrochepalus Tindakan : Diversi CSF + Eksisi Cele + Defect Closure

Design Insisi : Linear

Posisi : Prone

Approach : Direct

(19)

TS ANAK 25/08/23

DPJP : dr. Beby Syofiani, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Dx : Post Sigmoidostomy diversion a/i Malformasi Anorectal without Fistula + Sangkaan sepsis + Atresia ani + CKD + Neonatal jaundice (perbaikan) + Cele o/t lumbal + Sang CTEV + Sang Dextrocardia + Sang Genitalia ambigu + Sang. Vater Syndrome dd down syndrome + Multipel kongenital anomali + NCB- SMK

Tx : - IVFD D10% 1/5 NS + 10 cc Ca Glukonas + 10 cc KCl = 8.2 cc/jam - IVFD Aminosteril 6%, 1 gr/kgbb/hari =2.8 gr/hari = 48 cc = 2 cc/jam - IFVD Ivelip 20% 3.5 gr/kg = 10 gr = 50 cc/hari = 2 cc/jam

- Enteral: 100 cc/kgbb/hari = 296 cc/hari - Diet ASI 25 cc/2jam/ogt

- Inj, Meropenem 120 mg/12 jam (16/8) (H10) adjust dose - Inj. Vit K 1 mg/minggu/IM

- Inj. Paracetamol 40 mg/8 jam --> K/P

- Inj. Amikasin 17 mg/24 jam (adjust dose) H4, di drips dan dilarutkan - Inj, Metronidazole MD 22mg/8jam H4

(20)

TS ANAK 25/08/23

DPJP : Dr. dr. Siska Mayasari Lubis, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Dx : Sang Down Syndrome + Multiple congenital anomaly + Post Sigmoidostomy diversion a/i Malformasi Anorectal without Fistula + Atresia ani + Cele o/t lumbal + Sang CTEV +

Sang Dextrocardia + NCB-SMK Rencana : Cek TSH dan FT4

(21)

TS ANAK 25/08/23

DPJP : dr. Rosmayanti Syafriani, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Dx : sangkaan vacterl syndrome + right ectopic kidney + CKD stage V + Post

Sigmoidostomy diversion a/i Malformasi Anorectal without Fistula + Sangkaan sepsis + Atresia ani + + Neonatal jaundice (perbaikan) + Cele o/t lumbal + Sang CTEV +

Sang Dextrocardia + Sang Genitalia ambigu + NCB-SMK

Pemeriksaan :

• Sistem Kardiovaskular: stabil

• Frek jantung: 142 x/menit, regular, murmur –

• Hasil echo 18/8: normal Tx : Sesuai DPJP

(22)

TS Bedah Anak 22/08/23

DPJP : dr. Supredo, Sp.B

Dx : Post sigmoidostomy diversi POD-7 d/t malformasi anorectal high type without fistula

Rencana : Pantau TTV Stoma Care

(23)

TS ANAK 25/08/23

DPJP : dr. Putri Amelia, M.Ked(Ped), Sp.A

Dx : sangkaan vacterl syndrome + right ectopic kidney + CKD stage V + Post

Sigmoidostomy diversion a/i Malformasi Anorectal without Fistula + Sangkaan sepsis + Atresia ani + + Neonatal jaundice (perbaikan) + Cele o/t lumbal + Sang CTEV +

Sang Dextrocardia + Sang Genitalia ambigu + NCB-SMK

Pemeriksaan :

• Hasil echo 18/8/23 : normal structure Tx : Sesuai DPJP

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini dapat dilakukan dengan penyuluhan tentang gambaran citra tubuh pasien paska amputasi mencakup penjelasan tentang perubahan fungsi tubuh yang akan dialami pasien paska

Kronik, yaitu nyeri punggung bawah yang dialami selama lebih dari 7-12. minggu, atau setelah masa penyembuhan atau nyeri punggung

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat hidrasi(penambahan cairan) lensa, denaturasi protein lensa atau terjadi akibat kedua-duanya

Sisi Telinga Yang Terkena Riwayat ISPA RIwayat Pemberian ASI Riwayat Penitipan Anak Paparan Asap Rokok Riwayat Pemakaian

Kontusio paru sering dijumpai pada kasus trauma tumpul toraks dandapat pula terjadi pada trauma tajam dengan mekanisme perdarahan dan edema parenkim konsolidasi.. Patofisiologi

Termasuk di dalam faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi adalah riwayat kanker kolorektal atau polip adenoma individu dan keluarga, dan riwayat individu penyakit inflamasi

tempat penusukan vena: kondisi vena; jenis cairan atau obat yang akan.. diinfuskan; lamanya terapi; usia dan ukuran pasien; riwayat kesehatan. dan status kesehatan sekarang

– Pasien yang punya riwayat kontak /bepergian kedaerah wabah dan banyak dijumpai kasus confirmed px lanjutan dan pengobatan harus. berdasar keadaan klinis, berat penyakit dan resiko