Nama Kelompok : 4
1. Dea Ayu Putri Ronika 2. Popi Monika
3. Putri Wulandari 4. Septi Yani Pratiwi
1. Perusahaan XYZ sedang merencanakan untuk mendirikan cabang di kota lain. Untuk itu perlu peralatan untuk mendukung produksinya. Ada 2 alternatif mesin produksi yang bisa dipilih dengan karakteristik masing-masing, sebagai berikut:
Keterangan Mesin X Mesin Y
Harga jual per-unit Rp 60.000 Rp 60.000
Biaya variable per-unit Rp 50.000 Rp 35.000
Biaya tetap setahun Rp 500.000.000 Rp 950.000.000
Mana Yang Sebaiknya Dipilih Oleh Perusahaan ? Jawab :
BEP Mesin X
BEP Mesin X= Rp500.000 .000 Rp60.000−Rp50.000 BEP Mesin X=Rp500.000 .000
Rp10.000 =Rp50.000
BEP Mesin Y
BEP MesinY= Rp950.000 .000 Rp60.000−Rp35.000 BEP MesinY=Rp950.000 .000
Rp25.000 =Rp38.000 Biaya X = Biaya Y
Rp 500.000.000 + Rp 50.000 = Rp 950.000.000 + Rp 35.000 Rp 50.000 – Rp 35.000 = Rp 950.000.000 – Rp 500.000.000 Rp 15.000 = Rp 450.000.000
¿Rp450.000 .000
Rp15.000 =Rp30.000
Pada penjualan 30.000 unit, laba yang didapat dengan Mesin X sama dengan Mesin Y:
Keterangan Mesin X Mesin Y
Penjualan Rp 1.800.000.000 Rp 1.800.000.000
Biaya variable Rp 1.500.000.000 Rp 1.050.000.000
Kontribusi margin Rp 300.000.000 Rp 750.000.000
Biaya tetap Rp 500.000.000 Rp 950.000.000
Laba (Rp 200.000.000) (Rp 200.000.000)
Pembuktian; bila penjualan mencapai 250.000 unit.
Keterangan Mesin X Mesin Y
Penjualan Rp 15.000.000.000 Rp 15.000.000.000
Biaya variable Rp 12.500.000.000 Rp 8.750.000.000
Kontribusi Marjin Rp 2.500.000.000 Rp 6.250.000.000
Biaya tetap Rp 500.000.000 Rp 950.000.000
Laba Rp 2.000.000.000 Rp 5.300.000.00
Mesin Y menghasilkan keuntungan lebih besar disbanding dengan Mesin X.
2. Perusahaan BIMA mempunyai informasi penjualan tahun 2003 sebesar Rp 450.000.000,- yang terdiri atas 75.000 unit produk. Hasil penjualan ini hanya dapat menutup semua biaya yang dikeluarkan perusahaan. Biaya tetap yang ditanggung perusahaan sebesar Rp 67.500.000,- dari data tersebut, sebagai financial analyst Saudara diminta untuk menentukan:
a. Berapa volume penjualan yang harus dicapai jika perusahaan tahun 2004 menharapkan keuntungan sebesar 10% dengan catatan tidak ada perubahan harga;
b. Tentukan besarnya DOL pada volume penjulan sebesar 150.000 unit dan 200.000 unit;
c. Gambarkan grafik BEP untuk pertanyaan 1;
d. Tentukan titik impas dalam nilai rupiah dan unit produk jika biaya variabel per unit menjadi Rp 4.500,-
e. Jika 15% dari biaya tetap merupakan biaya depresiasi, tentukan besarnya break even point dalam unit maupun rupiah!
a.
Volume penjualan=Biayatetap+keuntungan yang diinginkan kontribusi margin perunitKontribusimargin perunit= Penjualan jumlahunit Kontribusimargin perunit=450.000 .000
75.000 =6000 Volume penjualan=67.500.000+(0,1×450.000 .000)
6.000 Volume penjualan=67.500.000+45.000 .000
6.000
Volume penjualan=18.750
Jadi, Perusahaan harus mencapai volume penjualan sekitar 18.750 untuk mencapai keuntungan 10%.
b. DOL=Kontribusimargin Keuntungan