• Tidak ada hasil yang ditemukan

KELURAHAN KLANDASAN ILIR BALIKPAPAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "KELURAHAN KLANDASAN ILIR BALIKPAPAN"

Copied!
198
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalahnya adalah “Bagaimana memberikan pelayanan asuhan obstetri yang komprehensif (pengkajian, identifikasi masalah, dan penegakan diagnosis, intervensi, pelaksanaan, dan evaluasi, serta dokumentasi) mulai dari masa kehamilan, persalinan. , bayi baru lahir, nifas, neonatus hingga pelayanan kontrasepsi yang sesuai standar pelayanan obstetrik pada Ny. “A” di Kelurahan Klandasan Ilir RT.12 Kota Balikpapan. Mampu memberikan asuhan kehamilan (assessment, identifikasi masalah, diagnosis, intervensi , pelaksanaan, evaluasi dan dokumentasi dengan metode SOAP) pada Ny. Mampu melakukan asuhan maternitas (assessment, identifikasi masalah, diagnosa, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi dengan metode SOAP) pada Ny.

Kemampuan melakukan perawatan bayi baru lahir (assessment, identifikasi masalah, diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi sesuai metode SOAP) pada Ny. Kemampuan melakukan perawatan neonatal (assessment, identifikasi masalah, diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi dengan metode SOAP) pada klien Ny. Mampu memberikan asuhan KB (assessment, identifikasi masalah, diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi SOAP dan dokumentasi) pada Ny.

Manfaat

Dengan dilaksanakannya pelayanan kebidanan secara berkesinambungan (continuity of care), diharapkan pengetahuan kebidanan semakin berkembang sejalan dengan pendekatan manajemen kebidanan dan praktik berbasis bukti dalam pelayanan kebidanan.

Ruang Lingkup

Sistematika Penulisan

TINJAUAN PUSTAKA

Konsep Dasar Manajemen Asuhan Kebidanan

  • Pengertian Asuhan Kebidanan Komprehensif
  • Pengertian Konsep Dasar Manajemen Kebidanan
  • Proses Manajemen Kebidanan Menurut Helen Varney
  • Manajemen Asuhan Kebidanan Varney
  • Konsep Dasar Teori Persalinan
  • Konsep Dasar Teori Bayi Baru Lahir
  • Konsep Dasar Teori Nifas
  • Konsep Dasar Teori Neonatus
  • Konsep Dasar Teori Keluarga Berencana

SUBJEK DAN KERANGKA PELAKSANAAN STUDI KASUS

Rancangan Penelitian

Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, setelah kelahiran hingga bayi baru lahir. Data dasar tersebut meliputi tinjauan riwayat, pemeriksaan fisik dan panggul sesuai indikasi, tinjauan kemajuan obstetri saat ini atau catatan rumah sakit sebelumnya, dan tinjauan singkat data laboratorium dan laporan penelitian terkait kondisi ibu dan bayi baru lahir. Bidan mengumpulkan data dasar yang lengkap, bahkan jika timbul komplikasi antara ibu dan bayi baru lahir yang memerlukan konsultasi medis sebagai bagian dari penatalaksanaan bersama.

Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir tanpa menggunakan alat presentasi posterior melalui vagina, dengan usia kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu, dengan berat badan 2500-4000 gram. Sebelum menangani bayi baru lahir, pastikan bidan telah melakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah infeksi. Jika bayi tidak bernapas, terengah-engah atau lemah, segera lakukan resusitasi bayi baru lahir (JNPK-KR 2008).

Mekanisme pengaturan suhu bayi baru lahir belum berfungsi sempurna. Jika kehilangan panas tidak dicegah, bayi akan mengalami hipotermia. Pada saat pemeriksaan fisik bayi baru lahir, sebaiknya pemeriksa memperhatikan hal-hal penting berikut ini. Tidak ada respon: bayi lahir prematur atau mengalami kelainan saraf atau bayi diberi air.

Menurut Saifuddin (Saifuddin 2006), tujuan pemantauan bayi baru lahir adalah untuk mengetahui normal atau tidaknya aktivitas bayi dan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan pada bayi baru lahir yang memerlukan perhatian keluarga dan penolong persalinan serta tindak lanjut dari pihak kesehatan. profesional. . a) 2 jam pertama setelah lahir. Pada pemeriksaan fisik, Anda akan melihat denyut nadi lebih dari 100/menit, tonus otot buruk, sianosis parah dan terkadang pucat, kurangnya refleks iritabilitas. Pemeriksaan fisik menunjukkan denyut jantung kurang dari 100 kali/menit, tonus otot buruk, sianosis parah dan terkadang pucat, tidak ada refleks iritabilitas.

Pernapasan bayi dihitung dari gerakan diafragma atau gerakan perut dalam satu menit, yaitu 35 kali per menit untuk bayi baru lahir. Enzim hati belum aktif sepenuhnya saat bayi baru lahir, dan kemampuan detoksifikasi hati pada bayi baru lahir juga belum sempurna. Kelebihan cara ini adalah sangat efektif (98% keberhasilan enam bulan setelah kelahiran), langsung efektif, tidak mengganggu hubungan intim, tidak menimbulkan efek samping sistemik, tidak memerlukan pengawasan medis, tidak memerlukan obat atau peralatan, dan Bebas.

Tabel 2.1 Umur kehamilan berdasarkan tinggi fundus uteri
Tabel 2.1 Umur kehamilan berdasarkan tinggi fundus uteri

Kerangka Kerja Penelitian

Studi kasus dalam penelitian ini adalah Continuity of Care yang menggunakan pendekatan manajemen kebidanan menurut Varney yang terdiri dari 7 langkah dalam pelaksanaan asuhan.

Subyek Penelitian

Pengumpulan dan Analisis Data

Etika Penelitian

Kepala dan Wajah: Tidak ada edema wajah, tidak ada nyeri tekan, konjungtiva merah muda dan sklera putih bersih. Tidak terlihat edema atau varises, terlihat keluarnya lendir bercampur darah, tidak ada jaringan parut pada vagina, portio lunak dan tebal, penipisan 25%, dilatasi 2 cm, selaput utuh/belum pecah, tidak ada bagian kecil di sekitar bagian bawah janin, presentasi kepala , Sebutkan UUK, hodge I. Tidak ada edema atau varises, terlihat lendir bercampur darah, tidak ada jaringan parut pada vagina, tidak teraba portio, obliterasi 100%, pembukaan hampir sempurna, amniotomi cairan ketuban, warna bening, tidak ada bagian kecil di sekitar bagian bawah janin , presentasi kepala, Penyebut UUK, hodge III-IV.

Memeriksa rahim untuk memastikan tiada bayi yang tinggal di dalam rahim; tiada anak kedua dalam kandungan. Kepala: Tiada caput succedaneum, tiada hematoma cephale, tiada kelainan Muka: warna kulit merah, simetri. Tali pusat: bersih, tiada pendarahan, bersarung. Perut: simetri, tanpa jisim, tanpa regangan kord.

Perut : tidak ada bekas luka, terlihat linea nigra, alat kelamin : tidak terlihat edema, tidak ada luka. Payudara : tidak nyeri dan keluar kolostrum. Perut : TFU : 2 jari dibawah tengah, UC : keras (bagus) A : ANALISIS DATA. Tidak terdapat keluarnya lochea, sedangkan bagian fisik lainnya masih dalam batas normal; Saya memahami keadaan saat ini.

Pukul 14.15 WITA saat saya diperiksa bagian dalam, hasilnya tidak ada kelainan pada vulva/uretra, tidak ada edema atau varises, terlihat lendir bercampur darah, tidak ada bekas di vagina, bagian lunak kental, penipisan 25%, ekspansi. 2 cm, air ketuban utuh/belum pecah, tidak ada bagian kecil di sekitar bagian bawah janin, presentasi kepala, UUK penyebut, hodge I, DJJ 140 x/menit dengan frekuensi HIS: 1 x dalam 10 menit, durasi : 15 detik . Penulis berpendapat bahwa pada prakteknya bidan tidak melakukan penjahitan perineum karena tidak terjadi perdarahan aktif. Hal ini sesuai dengan teori menurut Suherni (Suherni 2009), tujuan perawatan kunjungan hari keenam antara lain memastikan involusi uterus berjalan normal, menilai adanya tanda-tanda bahaya pada masa nifas, memastikan ibu dalam keadaan baik. menyusui dengan benar dan tidak ada tanda-tanda komplikasi, memastikan ibu makan, minum dan istirahat yang cukup, memberikan nasehat ibu dalam merawat bayinya.

Hal ini tidak sesuai dengan teori menurut Suherni (Suherni 2009), tujuan perawatan kunjungan 2 minggu antara lain memastikan involusi uterus berjalan normal, menilai adanya tanda bahaya pada masa nifas, memastikan bahwa ibu sedang menyusui. dengan baik dan tidak ada tanda-tanda komplikasi, pastikan ibu mendapat cukup makan, minum dan istirahat, berikan nasehat pada ibu dalam perawatan bayinya.

TINJAUAN KASUS

Dokumentasi Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Pekerjaan : Wiraswasta Alamat : Desa Gunung Sari Ulu Balikpapan 2) Keluhan utama : Susah tidur, posisi tidur sulit 3) Riwayat obstetri dan ginekologi. Potensi masalah : Sindrom hipotensi telentang, sianosis, DJA buruk, Asfiksia Neonatorum, edema tungkai Pengukuran awal : KIE posisi tidur yang baik dan benar. dengan berbaring miring ke kiri Tn. KIE mempunyai posisi tidur yang baik dan benar dengan berbaring miring ke kiri, KIE mempunyai pola makan yang baik dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. H.

Rasional : penjelasan hasil pemeriksaan merupakan hak klien dan keluarga (Varney. Memberikan dukungan mental pada ibu. Rasional : kurang tidur merupakan masalah yang umum terjadi pada ibu hamil karena ketidaknyamanan selama kehamilan dan kecemasan menghadapi persalinan dapat menyebabkan gangguan pola tidur pada ibu hamil dan salah satu kondisi yang menyebabkan gangguan tidur pada wanita Latar Belakang: pendokumentasian asuhan kebidanan bertujuan sebagai bukti mutu pelayanan, tanggung jawab hukum kepada pasien, informasi untuk perlindungan tim kesehatan, pemenuhan standar pelayanan, sumber statistik untuk standardisasi, informasi untuk data wajib, informasi untuk pendidikan, pengalaman belajar, perlindungan hak pasien, perencanaan pelayanan masa depan (Varney, 2008).

Payudara : Simetris kiri dan kanan, puting terbentuk, bersih, hiperpigmentasi pada puting dan areola, tidak nyeri, dan ASI tidak keluar saat puting dipencet. Jelaskan bahwa suasana hangat dapat diatasi dengan menjaga sirkulasi udara di dalam rumah dan tidak menutupnya, serta menggunakan kipas angin jika diperlukan.

Dokumentasi Asuhan Kebidanan Pada Persalinan

Jaga agar tali pusat tetap terjepit (melindungi perut bayi) dan potong tali pusat di antara 2 klem tersebut; tali pusar dipotong. Pindahkan klip ke tali pusar hingga berjarak 5-10 cm dari vulva; Klipnya 5-10 cm di depan vulva. Regangkan tali pusat dengan tangan kanan, sedangkan tangan kiri menekan lembut rahim ke arah dorsororhinal.

Perut : tidak terlihat benjolan abnormal, tali pusar kering, masih terbalut kasa steril, tidak ada nanah, tidak berbau Ekstremitas : atas : simetris, tidak ada. Diantaranya bayi rewel, tali pusar bau, bengkak dan merah, bayi menguning dan tidak mau menyusu. Selain itu, ibu mengatakan bahwa saat ini tidak ada satu pun anggota keluarga yang mempunyai/memiliki riwayat penyakit hipertensi, hepatitis, jantung, ginjal, asma, TBC dan penyakit lain yang menular atau berpotensi mereda, dan ada tidak ada sejarah si Kembar.

Oleh karena itu penulis berpendapat tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek karena skor AS bayi Ny A berada dalam batas normal yaitu 8/10. Kemudian potong tali pusar dengan cara mengikat tali pusar 1 cm dari perut bayi (tengah). Penulis setuju dengan teori di atas bahwa perawatan tali pusat sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi pada sisa tali pusat pada bayi.

Dokumentasi Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas

Dokumentasi Asuhan Kebidanan Pada Neonatus

S : Ibu bayi mengatakan bahwa ia melahirkan bayinya pada tanggal 5 Mei 2016 pukul 21:05 WITA, jenis kelamin laki-laki, berat badan 3080 gram dan panjang badan 49 cm, bayi menyusu dengan kuat, buang air kecil dan besar. Pastikan ibu dapat mengetahui apakah bayinya mendapat cukup ASI tanpa memberikan ASI atau susu formula. Keringkan bayi segera setelah mandi atau saat bayi dalam keadaan basah untuk mengurangi penguapan dan menjaga lingkungan sekitar bayi tetap hangat.

Menyarankan ibu untuk kunjungan kembali sebulan kemudian untuk penimbangan bayi dan imunisasi BCG dan polio pada tanggal 07-05-2016. Ekstremitas: Atas: simetris, tidak ada andaktil, polidaktil atau sindaktil, jari tangan lengkap, tidak ada ekstremitas kebiruan, tidak ada penyakit kuning. Jelaskan tanda bahaya yang dapat terjadi pada bayi baru lahir yaitu bayi berwarna kuning dan tidak mau menyusu.

Rekomendasi kepada ibu untuk kunjungan kembali 1 bulan sekali untuk menimbang bayi dan vaksinasi BCG serta polio pada tanggal 07/05/2016. Keringkan bayi segera setelah mandi atau saat bayi dalam keadaan basah untuk mengurangi penguapan dan menjaga lingkungan.

Dokumentasi Asuhan Kebidanan Pada Keluarga Berencana

Keterbatasan Pelaksanaan Asuhan

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

  • TFU Menurut Usia Kehamilan
  • Peningkatan Berat Badan Selama Kehamilan
  • Apgar Skor
  • Perubahan Normal Pada Uterus Selama Postpartum

Gambar

Tabel 2.1 Umur kehamilan berdasarkan tinggi fundus uteri
Tabel  2.2  peningkatan  berat  badan  selama kehamilan
Tabel 2.3 Apgar Skor
Tabel 2.4 Perubahan Normal Pada Uterus Selama Postpartum

Referensi

Dokumen terkait

Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas yang menjadi b rumusan masalah adalah “Bagaimana pelayanan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny.”N” G4P3003 usia kehamilan