KOMPLIKASI PENYAKIT AKIBAT HIPERTENSI
oleh Puskesmas Lemahabang
Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai “the silent killer”.
Mengapa demikian?
Kondisi tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala dan keluhan spesifik yang dapat dirasakan oleh seseorang, sehingga tidak ditangani sejak dini. Jika tidak ditangani dengan tepat dan sigap, kondisi hipertensi tidak terkontrol dapat memicu terjadinya komplikasi hipertensi yang berbahaya untuk diri sendiri.
1. Gagal Jantung
• Jika seseorang mengalami tekanan darah tinggi, maka otomatis jantung dipaksa untuk bekerja lebih keras dari kapasitasnya untuk memompa darah. Lalu, dinding dan otot jantung akan menebal dan mengakibatkan jantung kesulitan untuk memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Jika jantung sudah tidak dapat memompa darah dengan baik, kondisi inilah yang dinamakan gagal jantung.
2. STROKE
• Stroke juga termasuk salah satu dari komplikasi hipertensi. Secara singkat, stroke adalah kondisi dimana tekanan darah terlalu tinggi yang mengakibatkan pembuluh darah di salah satu area otak dapat pecah akibat aliran darah ke otak terhalang sehingga mengalami penyumbatan.
• Gejala yang diakibatkan dari terjadinya stroke ini diantaranya adalah mati rasa, kelumpuhan di beberapa bagian tubuh seperti wajah, tangan, kaki, hingga mulut, dan kesulitan berbicara.
3. Aneurisma
Selain stroke, komplikasi hipertensi yang lain adalah aneurisma.
Hipertensi dapat menyebabkan dinding arteri melemah sehingga memicu terbentuknya kantong yang rapuh pada pembuluh darah arteri.
Jika tekanan darah terlalu tinggi, maka lama kelamaan arteri dapat pecah yang kemudian menimbulkan kerusakan organ permanen hingga kematian.
4. Masalah Ginjal
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan akhirnya mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah di ginjal. Jika dibiarkan tidak terkontrol dan tanpa penanganan bisa menyebabkan komplikasi berupa gagal ginjal. Salah satu fungsi ginjal adalah untuk menyaring darah dan apabila pembuluh darah rusak akibat hipertensi, maka ginjal akan sulit untuk menyaring zat yang tidak diperlukan tubuh.
5. Masalah Mata
Selain organ-organ, tekanan darah tinggi juga bisa menyerang mata.
Kondisi ini biasa disebut retinopati hipertensi. Akibat hipertensi, pembuluh darah ke arah retina akan menyempit sehingga mengakibatkan pembengkakan retina dan penekanan saraf optik. Jika ini terjadi, sel-sel saraf yang ada di mata dapat lumpuh yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan.