• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Pembelajaran Berdiferensiasi

N/A
N/A
Atin Yuliatin

Academic year: 2025

Membagikan "Konsep Pembelajaran Berdiferensiasi"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Oleh:

Muhammad Rifqi Mahmud, M.Pd.

disampaikan pada Bimbingan Teknis Pembelajaran Berdiferensiasi BKPSDM Kab. Majalengka pada

tanggal 21 September 2023

(2)

KATA APA YANG TERBAYANG OLEH BAPAK IBU MENGENAI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Masukan kode 5144 3004 Join

menti.com

(3)

Buatlah Peta Konsep dari Poin di Bawah ini!

Definisi Pembelajaran Berdiferensiasi

Tujuan

Pembelajaran Berdiferensiasi

Komponen Pembelajaran Berdiferensiasi

Prinsip-prinsip Pembelajaran Berdiferensiasi

Komitmen dalam Pembelajaran Berdiferensiasi

Peran Guru dalam

Pembelajaran

Berdiferensiasi

(4)

Sudah sejauh mana Bapak Ibu mengenal

peserta didik?

(5)

Pembelajaran Diferensiasi

Pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan,

karakteristik, gaya belajar, dan kecepatan belajar setiap

peserta didik.

(6)

Pemberlajaran Berdiferensiasi Pembelajaran Tidak Berdiferensiasi Fleksibel, siswa belajar dengan teman sebaya yang

sama atau berbeda kemampuan sesuai dengan kekuatan dan minatnya.

Labeling, bahwa siswa tidak disamakan dengan kemampuan kelompoknya.

Memberikan tugas belajar sesuai dengan minat dan kesiapan belajar siswa, namun tetap mengacu kepada tujuan pembelajaran.

Menganggap siswa tidak mampu mengerjakan tugas dan berpikir tingkat tinggi.

Pembelajaran yang didasarkan pada asesmen dan

kebutuhan belajar. Pembelajaran tidak didasarkan pada asesmen dan kebutuhan belajar.

Siswa belajar berdasarkan tujuan kurikulum yang sama namun menggunakan krietria keberhasilan yang bervariasi.

Siswa belajar dengan tujuan kurikulum yang berbeda.

Siswa menentukan sendiri cara belajarnya. Guru bertanggung jawab penuh dengan cara belajar siswa.

Kegiatan pembelajaran terstruktur. Kegiatan pembelajaran tidak terstruktur.

(7)

Tujuan Pembelajaran Berdiferensiasi

1) Untuk membantu semua siswa dalam belajar.

Agar guru bisa meningkatkan kesadaran terhadap kemampuan siswa, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai oleh seluruh siswa.

2) Untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

Agar siswa memperoleh hasil belajar yang sesuai dengan tingkat kesulitan materi yang diberikan guru. Jika siswa dibelajarkan sesuai dengan kemampuannya maka motivasi belajar siswa meningkat.

3) Untuk menjalin hubungan yang harmonis guru dan siswa.

Pembelajaran berdiferensiasi meningkatkan relasi yang kuat antara guru dan siswa sehingga siswa semangat untuk belajar.

4) Untuk membantu siswa menjadi pelajar yang mandiri.

Jika siswa dibelajarkan secara mandiri, maka siswa terbiasa dan menghargai keberagaman.

5) Untuk meningkatkan kepuasan guru.

Jika guru menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, maka guru merasa tertantang untuk mengembangkan kemampuan mengajarnya sehingga guru menjadi kreatif.

(8)

Komponen Pembelajaran Berdiferensiasi

Isi

meliputi apa yang dipelajari siswa.

Proses

Bagaimana siswa mengolah ide dan informasi.

Produk

Bagaimana siswa menunjukkan apa yang telah

dipelajari.

Lingkungan Belajar Bagaimana cara siswa bekerja dan

merasa dalam

pembelajaran.

(9)

Pembelajaran Diferensiasi berdasarkan Perspektif Siswa

Minat

Menjadi motivator siswa dalam belajar

Kesiapan

Sejauh mana kemampuan pengetahuan dan keterampilan peserta didik

dalam mencapai tujuan pembelajaran

Gaya Belajar

Mengacu pada pendekatan atau bagaimana cara yang paling disenangi peserta didik agar mereka dapat memahami

pelajaran dengan baik

(10)

Komitmen Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi

Menggunakan asesmen.

Termasuk di dalamnya memperhatikan masukan,

kesiapan, minat dan bakat siswa.

Menggunakanhasil asesmen untuk mendiferensiasikan lingkungan belajar,

pembelajaran, dan evaluasi.

Memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Membuatpenyesuaian (bisa dilakukan kapan saja) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dapat diperkirakan.

(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)

Peran Guru dalam

Pembelajaran Berdiferensiasi

Perancang

Pembelajaran Fasilitator

Pembelajaran Motivator

(20)

Referensi

Idris Apandi. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kurikulum Merdeka.

Marlina. (2019). Panduan Pelaksanaan Model Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Inklusif.

Irfan Supriatna. (2022). Fasilitator Sekolah Penggerak:

Pembelajaran dan Asesmen.

Referensi

Dokumen terkait

Kemampuan awal siswa penting dalam proses pembelajaran karena berarti siswa telah mempunyai pengetahuan prasyarat untuk mengikuti pelajaran dan sejauh mana siswa

Lingkungan belajar juga harus disesuaikan dengan kesiapan dan minat peserta didik dalam belajar, agar memiliki motivasi yang tinggi.. Tujuan: Memberikan dukungan untuk

Konsep diferensiasi pada dasarnya adalah memungkinkan peserta didik untuk belajar materi pelajaran dengan memperhatikan kemampuan, kecenderungan, dan kebutuhan individu mereka, sehingga

Agar diferensiasi dapat berjalan, kurikulum yang digunakan harus dimodifikasi. Setiap siswa memiliki kemampuan, minat, dan kesiapan belajar yang berbeda-beda,

Sehingga dengan demikian dapat terwujud pembelajaran yang berdiferensiasi dengan memperhatikan kebutuhan berupa minat, kemampuan awal masing-masing peserta didik, serta gaya belajaranya

Guru dapat membedakan setidaknya empat elemen kelas berdasarkan kesiapan, minat, profil pembelajaran siswa, diantaranya : 1 Konten : Apa yang perlu dipelajari siswa atau bagaimana

Kesiapan Belajar Readiness Kelompok A Murid telah memiliki kemampuan menjumlahkan bilangan sampai 20 Kelompok B Murid telah memiliki kemampuan sedang menjumlahkan bilangan

Pemetaan kebutuhan belajar berdasarkan kesiapan belajar dalam kemampuan interaksi antar