PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Apakah strategi pemasaran (produk, harga, promosi dan distribusi) berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan produk Indihome pada PT. Untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran (produk, harga, promosi dan saluran pemasaran) terhadap penjualan produk Indihome pada PT.
Tujuan Masalah
Manfaat Penelitian
Penelitian ini dapat dijadikan sebagai alat untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan pada apa yang sebenarnya terjadi, sehingga dapat menambah wawasan yang lebih luas dan ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan lebih lanjut. Site Operation Telecommunications Indonesia Panakkang Makassar Diharapkan hasil penelitian ini bermanfaat dan dapat dijadikan bahan pertimbangan organisasi dalam mengambil keputusan.
TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian Strategi
Pengertian strategi menurut fred r david strategi adalah seni dan ilmu merumuskan, melaksanakan dan. Wheelen (2003:4) strategi adalah serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja jangka panjang perusahaan.
Pengertian Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran merupakan strategi untuk melayani pasar atau segmen pasar yang dibidik oleh seorang pengusaha. Oleh karena itu, strategi pemasaran merupakan suatu kombinasi bauran pemasaran yang akan dilaksanakan oleh para pengusaha untuk melayani pasarnya.
Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
Memberikan informasi adalah memberikan informasi umum mengenai produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen. Persuasi atau persuasi adalah membujuk, menerima perhatian dan mempengaruhi konsumen agar membeli produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.
Penelitian Terdahulu
Kedua, Fauzia Rezky, (2014) Strategi Pemasaran Abon Ikan Pada Home Industry Di Kota Makassar, hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat strategi bauran pemasaran yang lebih efektif pada UD Fatimah Azzahrah, dimana produknya telah mencapai skala nasional di distribusi. Ketiga, Ellyta Effendy (2013) menganalisis strategi pemasaran produk pembiayaan untuk meningkatkan dana pihak ketiga pada PT.
Kerangka Pikir
Hipotesis
Tempat dan Waktu Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Jenis dan Sumber Data
Populasi dan Sampel
Metode Analisis Data
Pada model linier berganda ini besarnya sumbangan variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat akan dilihat dengan melihat besarnya koefisien determinasi total (R2). Apabila (R2) yang diperoleh mendekati 1 (satu) maka dapat dikatakan sangat kuat dalam menjelaskan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Sebaliknya jika (R2) mendekati 0 (nol), maka pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sangat rendah.
Menurut Sugiyono, uji ini digunakan untuk mengetahui pengaruh bersama-sama variabel independen terhadap variabel dependen. Dimana Fhitung > Ftabel maka HI diterima atau secara bersama-sama variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen. Sebaliknya jika Fhitung < Ftabel maka Ho diterima atau secara bersama-sama variabel independen tidak mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen.
Untuk mengetahui signifikan atau tidaknya pengaruh variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen digunakan derajat kesalahan sebesar 5% dalam arti (α=0,05). Menurut Sugiyono, pengujian ini untuk mengetahui signifikan atau tidaknya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen.
Definisi Operasional Variabel
Pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai Thitung masing-masing variabel independen dengan nilai Ttabel dengan tingkat kesalahan 5% (α=0,05). Setelah produk yang diproduksi siap dipasarkan, perusahaan akan menentukan harga produk tersebut. Saluran distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk mendistribusikan produk dari produsen ke konsumen atau industri pengguna.
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
- Visi dan Misi Perusahaan
- Tujuan Perusahaan
- Struktur Organisasi
- Kegiatan Usaha
Keempat variabel strategi pemasaran ini berpengaruh terhadap peningkatan volume penjualan produk Indihome pada PT. Pada tabel di atas, jawaban responden mengenai harga produk Indihome yang terjangkau menunjukkan 4,1% atau 4 responden “sangat setuju”, dan 30,6% atau 30 responden. Sedangkan jawaban responden mengenai harga produk Indihome berdasarkan kualitasnya menunjukkan 20,4% atau 20 responden “sangat setuju”, 31,6% atau 31 responden “setuju”.
Jawaban atau persepsi responden mengenai volume penjualan produk Indihome dapat dilihat pada tabel berikut. Pada tabel di atas, jawaban responden mengenai peningkatan penjualan produk Indihome karena kualitas terjangkau sebesar 9,2% atau sebanyak 9 responden. Analisis regresi merupakan analisis untuk melihat besarnya pengaruh strategi pemasaran meliputi: produk (X1), harga (X2), promosi (X3) dan distribusi (X4) terhadap volume penjualan produk Indihome pada PT.
Dari hasil persamaan regresi diketahui bahwa variabel strategi pemasaran produk mempunyai pengaruh paling dominan terhadap peningkatan volume penjualan produk Indihome di PT. Dari hasil analisis regresi yang telah dilakukan terlihat bahwa variabel strategi pemasaran (produk, harga, promosi dan saluran pemasaran) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan volume penjualan produk indihome di PT.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Karakteristik Umum Responden
Profil responden yang dituangkan dalam kuesioner adalah umur, jenis kelamin, jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan. Deskripsi responden menurut jenis kelamin yaitu penggolongan responden menurut jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Untuk mengetahui rasio laki-laki terhadap perempuan, lihat tabel berikut.
Tabel 2 di atas menunjukkan bahwa dari 96 responden yang dikumpulkan, 56 responden berjenis kelamin laki-laki (57,1%), dan 42 responden berjenis kelamin perempuan (42,9%). Gambaran responden berdasarkan jenis pekerjaan yaitu pengelompokan responden berdasarkan pekerjaan responden antara lain PNS, TNI/POLRI dan wirausaha. Tabel 3 menunjukkan bahwa dari 98 responden yang disurvei, 12 responden bekerja sebagai PNS atau 12,2%, 44 responden bekerja sebagai wiraswasta atau 44,9%, dua responden bekerja sebagai oknum TNI/POLRI atau 2,0%, dan responden yang bekerja sebagai wiraswasta berjumlah 40 orang. atau 40,8%.
Secara lebih rinci persentase responden menurut tingkat pendidikan terakhirnya dapat dilihat pada tabel berikut. Berdasarkan Tabel 4, dari 98 responden yang diteliti terlihat 16 responden merupakan lulusan SMA atau 16,3%, 5 responden lulusan D3 atau 5,1%, 70 responden lulusan atau 71,4%, 7 responden dan 7,1% mempunyai gelar master.
Analisis Deskripsi Variabel
Sedangkan mengenai produk Indihome yang tahan cuaca, jawaban responden adalah “Sangat Setuju” sebanyak 13,3% atau 13 responden, “Setuju” sebanyak 55,1% atau 54 responden, dan “Setuju” sebanyak 31,6% atau 31 responden. ragu-ragu". Kemudian mengenai harga produk Indihome yang lebih murah dibandingkan produk penyedia lain, responden menyatakan 24,5% atau 24 responden “sangat setuju”, 15,3% atau 15 responden. Tabel di atas menunjukkan tanggapan responden mengenai penggunaan media promosi sudah baik yaitu 18,8% atau 18 responden “sangat setuju” dan 42,9% atau 42 responden “setuju”.
Kemudian mengenai isi pesan dalam pelaksanaan promosi penjualan yang mudah dipahami pelanggan, responden menyatakan 20,4% atau sebanyak 20 responden “sangat setuju”, 39,8% atau total 39 responden “setuju”. Pada tabel di atas, tanggapan responden mengenai kenyamanan pelanggan dalam membeli produk IndiHome menunjukkan “Sangat Setuju” sebanyak 13,3% atau 13 responden, “Setuju” sebanyak 38,8% atau 38 responden, dan “Setuju” sebanyak 48,0% atau 47 responden. Sedangkan tanggapan responden mengenai ketersediaan produk IndiHome menunjukkan “Sangat Setuju” sebanyak 19,4% atau 19 responden, “Setuju” sebanyak 49,0% atau 48 responden, dan “Belum Memutuskan” sebanyak 31,6% atau 31 responden.
Selanjutnya responden mengenai lokasi pemasaran yang strategis menyatakan 15,3% atau 15 responden “sangat setuju”, 42,9% atau 42 responden “setuju” dan 41,8% atau 41 responden “ragu-ragu”. Kemudian responden mengenai peningkatan penjualan akibat kegiatan promosi dengan jelas menyatakan bahwa 31,6% atau 31 responden “sangat setuju”, 49,0% atau 48 responden “setuju” dan 19,4% atau 19 responden “ragu-ragu”.
Uji Validitas dan Reliabilitas
Berdasarkan tabel 10 yaitu hasil uji validitas (produk, harga, promosi dan distribusi) terhadap volume penjualan dengan 15 item pertanyaan, setelah dilakukan pelaksanaan uji validitas terlihat hasil seluruh item pertanyaan valid, dikatakan. Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat ukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika dilakukan pengukuran berulang kali. Untuk melihat reliabel atau tidaknya suatu alat ukur digunakan pendekatan statistik yaitu melalui koefisien reliabilitas dan apabila koefisien reliabilitas lebih besar dari 0,60 maka pernyataan tersebut dinyatakan reliabel secara keseluruhan.
Analisis Regresi Berganda
Berdasarkan hasil tersebut, jika ditulis dalam bentuk koefisien tidak terstandar maka persamaan regresinya adalah sebagai berikut. Artinya dengan faktor lain dianggap konstan maka volume penjualan juga akan meningkat sebesar 0,362 setiap kali produk meningkat. Artinya dengan faktor lain yang dianggap konstan, volume penjualan juga akan meningkat sebesar 0,183 setiap kenaikan kampanye.
Artinya, jika faktor-faktor lain dianggap konstan, maka setiap kenaikan distribusi maka volume penjualan juga meningkat sebesar 0,183. Kemudian untuk mengetahui hubungan atau korelasi antara strategi pemasaran yang terdiri dari: produk, harga, promosi dan distribusi dalam kaitannya dengan peningkatan volume penjualan produk indihome pada PT. Site Operation Telekomunikasi Indonesia Panakkang Makassar, interpretasi atau makna ekonominya dapat disajikan sebagai berikut: a.
Uji Hipotesis
Pada uji signifikansi antara variabel kampanye dengan volume penjualan diperoleh nilai ρvalue(0,35) < 0,05, selain itu mempunyai nilai thitung(2,141) > ttabel(1,9858) maka dapat disimpulkan terdapat hubungan positif dan pengaruh yang signifikan antara promosi dan volume penjualan produk Indihome pada PT. Untuk menguji sejauh mana pengaruh secara bersama-sama atau simultan strategi pemasaran yang terdiri dari: produk, harga, promosi dan saluran pemasaran terhadap peningkatan volume penjualan produk indihome pada PT. Site Operation Telekomunikasi Indonesia Panakkang Makassar dapat dibuktikan dengan melakukan uji F (uji simultan). Teknik analisis tersebut dilakukan dengan membandingkan nilai Fhitung dengan nilai Ftabel dengan tingkat kesalahan (α) sebesar 0,05 atau 5.
Dari hasil persamaan regresi berganda yang dilakukan diperoleh nilai Fhitung sebesar 11,261, sedangkan Ftabel sebesar 2,70. Oleh karena itu Fhitung lebih besar dari Ftabel (11,261 > 2,70), sehingga secara statistik variabel produk, harga, promosi dan distribusi secara bersama-sama atau simultan berpengaruh terhadap peningkatan volume penjualan produk Indihome di PT.
Pembahasan Hasil Penelitian
- Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
- Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
- Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
- Karakteristik Responden Berdasarkan
- Tanggapan Responden Harga
- Tanggapan Responden Promosi
- Tanggapan Responden Distribusi
- Tanggapan Responden Volume Penjualan
- Hasil Pengujian Validitas
- Hasil Pengujian Reliabilitas
- Ringkasan Hasil Regresi
- Hasil Uji F
Artinya, setiap kenaikan harga akan diikuti dengan penjualan produk Indihome. Sedangkan hasil pengujian secara parsial menunjukkan kenaikan harga berpengaruh nyata (signifikan) terhadap penjualan produk Indihome. Hasil uji regresi yang dilakukan menunjukkan bahwa promosi berpengaruh positif terhadap penjualan produk Indihome.
Dapat dikatakan peningkatan promosi justru akan meningkatkan penjualan produk Indihome, artinya setiap peningkatan promosi akan diikuti dengan peningkatan penjualan produk Indihome. Dengan tingkat signifikansi 0,032 < 0,05 maka dapat diikuti dengan peningkatan distribusi maka akan meningkatkan penjualan produk Indihome, sedangkan hasil uji parsial yang dilakukan menunjukkan saluran tersebut. Hal ini dikarenakan variabel produk mempunyai nilai t = 3,690 yang merupakan nilai terbesar dibandingkan variabel lainnya.
Dari hasil pengujian regresi diketahui bahwa variabel yang dominan mempengaruhi peningkatan volume penjualan produk Indihome adalah variabel produk, hal ini dikarenakan variabel produk mempunyai nilai regresi yang paling besar dibandingkan variabel lainnya. Dari hasil penelitian mengenai strategi pemasaran produk Indihome dalam meningkatkan volume penjualan, penulis memberikan beberapa saran sebagai berikut. Bagi peneliti tingkat lanjut dapat dijadikan bahan referensi atau acuan dalam melakukan penelitian mengenai strategi pemasaran untuk meningkatkan volume penjualan pada objek penelitian lainnya.
Mutmainna, (2015) Analisis Strategi Pemasaran Pangan Olahan Pada Dinas Pertanian dan Peternakan di Kabupaten Bantaeng.