PROFIL PERUSAHAAN
Sejarah umum perusahaan
Janata Marina Indah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran yang fokus pada produksi dan perbaikan kapal yang berlokasi di Semarang. Janata Marina Indah didirikan pada tahun 1977 dan aktif menerima pesanan pembangunan gedung baru segala jenis kapal dan ukuran berbeda. Sebagai perusahaan swasta galangan kapal nasional di Indonesia, Janata Marina Indah merupakan salah satu tulang punggung pembangunan maritim Indonesia yang berperan dalam sektor pelayaran baik di pasar nasional, regional, dan global.
Janata Marina Indah telah membantu pemerintah dan perusahaan pelayaran meningkatkan daya dukung armada mereka sebagai kompensasi selama 30 tahun terakhir. Janata Marina Indah siap memenuhi kebutuhan kapal baru di Indonesia dengan kepedulian kami terhadap kualitas prima, daya saing biaya, dan waktu pengiriman yang dapat diandalkan. Janata Marina Indah telah menjadi galangan kapal terkemuka di Indonesia, terbukti dengan komitmen dan keandalannya dalam memberikan layanan serta fokus pada kualitas dan pengiriman kapal tepat waktu.
Janata Marina Indah mampu bertahan di masa sulit di industri pelayaran beberapa tahun lalu, hal ini membuat perusahaan menawarkan fleksibilitas, efisiensi, terutama optimalisasi sumber daya untuk mendapatkan keunggulan dalam biaya, waktu dan layanan. Oleh karena itu, kelompok penulis hanya melakukan kegiatan kerja praktek di lingkungan perusahaan PT Janata Marina Indah Unit II.
Keterangan JMI unit II
Visi dan misi perusahaan
Janata Marina Indah sebaiknya menciptakan kenyamanan dengan memilih dan memisahkan barang-barang yang tidak diperlukan lagi, sehingga ruang kerja menjadi lebih tertata dan rapi. a) Rapi, semua level PT. Janata Marina Indah selalu menata tempat kerja agar terlihat lebih rapi, sehingga karyawan dapat bekerja dengan lebih nyaman. Janata Marina Indah selalu menerapkan atau menjaga kondisi tempat kerja yang ringkas, rapi dan rapi untuk menciptakan suasana nyaman di tempat kerja.
Janata Marina Indah selalu menerapkan kondisi yang sungguh-sungguh ringkas, rapi dan bersih secara terus menerus.
Struktur organisasi perusahaan
6 Bagian ini membawahi bagian Lambung Kapal, Mesin, Pelabuhan, Kelistrikan, Keselamatan (PMK) dan Peralatan pada Unit II. Janata Marina Indah, masing-masing departemen dipimpin oleh seorang kepala departemen (Kadiv) dan Kadiv tersebut diawasi oleh masing-masing kepala departemen. Marina Indah dikelola atau dipimpin oleh seorang Direktur Produksi dan Teknik yang membawahi lima departemen di atas.
Janata Marina Indah mempunyai tugas mengawasi dan memberikan nasihat kepada Direksi dalam pelaksanaan tugasnya demi kepentingan perusahaan. Membantu dan bertanggung jawab kepada kepala departemen perencanaan dalam mengelola dan menangani proses perencanaan dan pengendalian. Membantu dan bertanggung jawab kepada kepala bagian produksi dalam pengelolaan dan kepemimpinan proyek yang sedang dikerjakan.
Ruang lingkup perusahaan
Yang mana digunakan untuk proses pembengkokan untuk membuat profil komponen yang diinginkan. Untuk lebih jelasnya lihat Gambar 1.14. Saya. 30 c) Uraian kegiatan : Hari ini kami dipimpin oleh Bpk. Roni dari bagian mesin ikut serta dalam pekerjaan yaitu perhitungan diameter dalam seed propeller pad pada kapal feri Dharma 2. Untuk lebih jelasnya lihat Gambar 2.22.
Fasilitas perusahaan
DESKRIPSI KEGIATAN HARIAN
Minggu pertama
- Hari ke-1
- Hari ke-2
- Hari ke-3
- Hari ke-4
- Hari ke-5
- Hari ke-6
Minggu ke-2
- Hari ke-7
- Hari ke-8
- Hari ke-9
- Hari ke-10
- Hari ke-11
Minggu ke-3
- Hari ke-12
- Hari ke-13
- Hari ke-14
- Hari ke-15
- Hari ke-16
Minggu ke-4
- Hari ke-17
- Hari ke-18
- Hari ke-19
- Hari ke-20
- Hari ke-21
Minggu ke-5
- Hari ke-22
- Hari ke-23
- Hari ke-24
- Hari ke-25
- Hari ke-26
Minggu ke-6
- Hari ke-27
- Hari ke-28
- Hari ke-29
- Hari ke-30
- Hari ke-31
Minggu ke-7
- hari ke-32
- Hari ke-33
- Hari ke-34
- Hari ke-35
Minggu ke-8
- Hari ke-36
- Hari ke-37
- Hari ke-38
- Hari ke-39
- Hari ke-40
Minggu ke-9
- Hari ke-41
- Hari ke-42
- Hari ke-43
TINJAUAN KHUSUS PERBAIKAN PROPELLER KAPAL
- Pendahuluan
- Pengertian propeller kapal
- Fungsi propeller
- Tujuan perbaikan propeller kapal
- Jenis-jenis kerusakan pada propeller
- Kavitasi
- Perbaikan Propeller
- Reparasi Baling-Baling yang bekarat dan haus
- Meluruskan daun baling-baling yang bengkok
- reparasi daun baling-Baling yang retak dan patah
- Peralatan yang di gunakan untuk pembersihan daun propeller
- Keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
- Jenis alat pelindung diri
- Langkah-Langkah perbaikan propeller
- Perbaikan daun propeller yang patah atau rusak
- Pembersihan fouling pada daun propeller
- pemotongan keretakan pada daun propeller
- Pembengkokan pada daun propeller
- Pengujian keretakan pada daun propeller dengan menggunakan panetran
- Tujuan pengujian
Kerusakan yang terjadi pada kapal Labitra adalah sayap baling-baling yang bengkok dan sayap baling-baling patah pada sayap kanan baling-baling, saya mengikuti pengerjaan dari awal sampai akhir. Bilah baling-balingnya patah oleh benda keras seperti koral, kayu dan benda lain dengan kekuatan yang ekstrim. Retak pada bilah baling-baling disebabkan oleh seringnya terjadi benturan dan gesekan terhadap benda keras di laut.
Akibat rusaknya baling-baling baling-baling akibat benturan yang terjadi di air laut pada saat kapal sedang berlayar, misalnya hantaman batu dan faktor umur, maka dapat mengakibatkan kerusakan baling-baling baling-baling sebagai berikut. Akibat pembengkokan bilah baling-baling ini akibat hantaman benda padat di atas air dengan gaya yang tidak terlalu ekstrim. Kavitasi adalah munculnya bintik-bintik pada sudu baling-baling akibat adanya gelembung udara pada saat baling-baling berputar.Kavitasi biasanya terjadi pada bagian muka atau sisi hisap sudu baling-baling.
Akibat dari fenomena tersebut, bilah baling-baling akan mengalami kerusakan berupa cekungan-cekungan kecil (seperti berlubang namun tidak transparan) pada permukaan bilah baling-baling. Kerusakan pada propeller khususnya pada propeller blade akan mempengaruhi kinerja kapal, dimana daya yang disalurkan oleh mesin tidak dapat diserap secara maksimal (dengan kata lain terjadi rugi-rugi daya pada propeller). Misalnya, jika bilah baling-baling membengkok atau melentur, ada kemungkinan pitch baling-baling akan berubah pada rasio r/R tertentu. Hal ini akan menyebabkan bertambahnya beban baling-baling, sehingga diperlukan daya motor penggerak yang lebih besar untuk mencapai kecepatan operasi. Dibutuhkan.
Permukaan retakan pada baling-baling harus dipreparasi dengan huruf V atau Siapkan potongan yang sempurna. Pemilihan bahan penghubung penting dalam hal ini. Bahan penyambungnya dapat berasal dari baling-baling bekas atau dari bahan lembaran yang sama dengan bahan induknya. Setelah dilakukan pengelasan, dilakukan penggerindaan pada lapisan las dan bahan penyambungnya agar bentuknya sama dengan bentuk bilah baling-baling aslinya.
Kemudian dilakukan pengecekan pitch dari sudu-sudu baling-baling yang sedang diperbaiki, apakah sama dengan sudu-sudu baling-baling lainnya atau tidak, kemudian seimbangkan sudu-sudu baling-baling tersebut untuk menghasilkan bahan dasar benda kerja permukaan kasar atau permukaan halus untuk mencapai hasil ketelitian yang tinggi. Majun (kain lap) terbuat dari bahan katun sehingga mudah menyerap benda yang terkena air atau minyak. Majun merupakan alat bantu kerja khususnya pada 6 industri perkapalan, digunakan misalnya pada saat menembus bilah baling-baling. Kemudian ulasan khusus yang saya ambil untuk judul laporan KP adalah proses perbaikan baling-baling kapal asli, karena pada saat kami melakukan kerja praktek pada kapal asli perbaikan baling-baling kapal di PT JMI, kerusakan yang dialami adalah kapal aslinya terdapat bengkokan pada baling balingnya karena disebabkan oleh guncangan kuat di laut pada saat berlayar. Proses kerja yang dilakukan pada kapal aslinya adalah meluruskan baling-baling.
Kesimpulan
Janata Marina Indah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi laut yang fokus pada pembuatan dan perbaikan kapal yang berlokasi di Semarang, PT. Janata Marina Indah telah menjadi galangan kapal terkemuka di Indonesia, terbukti dengan komitmen dan keandalannya dalam memberikan layanan serta fokus pada kualitas dan pengiriman kapal yang tepat waktu. Pembentukan JMI mempunyai sasaran khusus di bidang transportasi laut di Indonesia, serta bergerak di bidang rekayasa kapal, pembuatan kapal, sandar dan perbaikan kapal.
JMI adalah pengenalan rantai jangkar, proses penembakan, perbaikan baling-baling kapal, keikutsertaan dalam uji coba laut, penembakan rantai jangkar, proses pengecatan kapal, dan pengenalan berbagai jenis cat, dll.
Saran
- saran kepada pembimbing KP dalam mengembangkan tugas
- Saran kepada mahasiswa dalam menggembangkan tugas