• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI "

Copied!
75
0
0

Teks penuh

(1)

i

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI

KANTOR WILAYAH LAMPUNG

Untuk memenuhi persyaratan mendapatkan nilai Praktik Kerja Lapangan

Disusun oleh: 1. TAMI ULFIA (15311068)

2. TYA AYU PERTIWI (15311738) 3. ADE LINA DHAMAYANTI (15311820)

PROGRAM STUDI S1 SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA BANDAR LAMPUNG

2018

(2)

ii

LEMBAR PERSETUJUAN

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN

Nama : 1.Tami Ulfia (15311068) 2.Tya Ayu Pertiwi (15311738) 3.Ade Lina Dhamayanti (15311820)

Program Studi : Sistem Informasi

Instansi/perusahaan : Kementrian Hukum Dan Ham RI Kantor Wilayah Lampung

Alamat Instansi/perusahaan : Jalan RW Monginsidi No.184, Sumur Putri, Teluk Betung utara, Kota Bandar Lampung, Lampung 35224

Pembimbing,

Pembimbing laporan PKL Pembimbing lapangan

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Kemenkumham Lampung

Imam Ahmad, M.Kom. Yulinar Trisia, S.H., MM.

NIK. 021 15 04 01 NIK.19660703199003 2 001

Menyetujui,

Program Studi S1 Sistem Informasi Ketua,

Rusliyawati, S.Kom., M.T.I.

NIK. 031 02 08 02

(3)

iii

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) DI KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM

KANTOR WILYAH LAMPUNG Dipersiapkan dan disusun oleh:

1. TAMI ULFIA (15311068)

2. TYA AYU PERTIWI (15311738)

3. ADE LINA DHAMAYANTI (15311820) Telah dipresentasikan di depan Dewan Penguji

Pada tanggal 28 September 2018 Dewan Penguji

Pembimbing, Penguji,

Imam Ahmad, M.Kom. Faruk Ulum, S.T., M.T.I.

NIK. 021 15 04 01 NIK. 021 06 09 07

Laporan PKL ini telah diterima sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh nilai Praktik Kerja Lapangan

Tanggal 10 Oktober 2018

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Program Studi Sistem Informasi Dekan, Ketua,

Yeni Agus Nurhuda, S.Si., M.Cs. Rusliyawati, S.Kom., M.T.I.

NIK. 021 05 02 05 NIK. 031 02 08 02

(4)

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena atas berkat dan rahrnat-Nya, penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini. Penulisan Laporan PKL ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mendapatkan nilai Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Program Studi S1 Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia. Penulis menyadari bahwa, tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, sangatlah sulit bagi penulis untuk menyelesaikan laporan PKL ini. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. H.M. Nasrullah Yusuf. S.E., M.B.A., selaku Rektor Universitas Teknokrat Indonesia.

2. Bapak Y.Agus Nurhuda, S.Si., M.Cs., selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia.

3. Ibu Rusliyawati, S.Kom., M.T.I., selaku Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia.

4. Bapak Imam Ahmad, S.Kom., M.Kom., selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktu untuk membimbing penulis menyelesaikan Laporan PKL ini.

5. Bapak Faruk Ulum S.T., M.T.I., selaku dosen penguji.

6. Ibu Yulinar Trisia, SH., M.M., selaku pembimbing PKL dan semua pihak yang telah banyak membantu penulis dalam usaha memperoleh data yang dibutuhkan. Akhir kata,penulis berharap semoga Allah SWT berkenan membalas segala kebaikan semua pihak yang telah membantu dan semoga Laporan PKL ini membawa manfaat.

Bandar lampung, September 2018

Penulis

(5)

v DAFTAR ISI

Hal

LEMBAR JUDUL ... ... ... i

LEMBAR PERSETUJUAN... ... ... ii

LEMBAR PENGESAHAN ... ... ... iii

KATA PENGANTAR ... ... ... iv

DAFTAR ISI ... ... ... v

DAFTAR GAMBAR ... ... ... vii

DAFTAR LAMPIRAN ... ... ... vii

RINGKASAN PELAKSANAAN ... ... ... ix

BAB I PENDAHULUAN ... ... ... 1

1.1 Latar Belakang ... ... ... 1

1.2 Tujuan PKL ... ... ... 1

1.3 Kegunaan PKL ... ... ... 2

1.4 Tempat PKL ... ... ... 3

1.5 Jadwal dan Waktu Pelaksanaan PKL ... ... 3

BAB II TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL ... ... 4

2.1 Sejarah Perusahaan ... ... ... 4

2.2 Struktur Organisasi... ... ... 6

2.3 Visi dan Misi ... ... ... 7

2.4 Teknis dan Disiplin Kerja ... ... ... 7

2.5 Kegiatan Umum Perusahaan ... ... ... 8

BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN ... 14

3.1 Pelaksanaan PKL : TAMI ULFIA ... ... 14

3.1.1 Bidang Kerja ... ... ... 14

3.1.2 Pelaksanaan Kerja... ... ... 15

3.1.3 Kendala yang Dihadapi ... ... ... 24

3.1.4 Cara Mengatasi Kendala ... ... ... 24

3.2 Pelaksanaan PKL : TYA AYU PERTIWI, ... ... 26

3.2.1 Bidang Kerja ... ... ... 26

3.2.2 Pelaksanaan Kerja... ... ... 26

3.2.3 Kendala yang Dihadapi ... ... ... 30

(6)

vi

3.2.4 Cara Mengatasi Kendala ... ... ... 31

3.2 Pelaksanaan PKL : ADE LINA DHAMAYANTI ... ... 31

3.3.1 Bidang Kerja ... ... ... 31

3.3.2 Pelaksanaan Kerja... ... ... 32

3.3.3 Kendala yang Dihadapi ... ... ... 41

3.3.4 Cara Mengatasi Kendala ... ... ... 41

BAB IV PENUTUP ... ... ... ... 42

4.1 KESIMPULAN .... ... ... ... 42

4.2 SARAN ... ... ... ... 42

DAFTAR PUSTAKA ... ... ... ... 44

LAMPIRAN ... ... ... ... 45

(7)

vii

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1.1 Maps Lokasi Kemenkumham Lampung ... 3

Gambar 2.1 Kantor Kemenkumham Lampung ... 5

Gambar 2.2 Struktur Organisasi Kemenkumham Lampung ... 6

Gambar 2.3 Logo Kemenkumham ... 12

Gambar 3.1 Laporan Kegiatan Sosialisasi ... 16

Gambar 3.2 Rekapan Daftar Hadir Peserta Sosialisasi ... 17

Gambar 3.3 Materi Sosialisasi Dari Narasumber ... 18

Gambar 3.4 Biaya Perjalanan Dinas ... 20

Gambar 3.5 Persyaratan Daftar Merk Dagang ... 22

Gambar 3.6 Kode Billing Dan Bukti Penerimaan Merk ... 23

Gambar 3.7 Lemari Arsip ... 23

Gambar 3.8 Format Surat Tugas Dan Pengarsipan Surat Tugas ... 27

Gambar 3.9 Aplikasi Sisumaker ... 28

Gambar 3.10 Proses Entrying Sisumaker... 29

Gambar 3.11 Proses Memindai Surat Masuk ... 30

Gambar 3.12 Surat Keluar... 33

Gambar 3.13 Surat Himbauan ... 34

Gambar 3.14 Formulir Permintaan Dan Pemberian Cuti ... 35

Gambar 3.15 Penulisan Nomor Surat... 36

Gambar 3.16 Surat Masuk... 37

Gambar 3.17 Gambar Stempel Surat Keluar... 38

Gambar 3.18 Proses Mengantar Berkas ... 38

Gambar 3.19 Proses Entrying Rincian Anggaran ... 39

Gambar 3.20 Nota Dinas ... 40

(8)

viii

DAFTAR LAMPIRAN

Hal

Lampiran 1.Kunjungan Pertama Dosen Pembimbing ... ... 45

Lampiran 2. Kunjungan Kedua Dosen Pembimbing ... 45

Lampiran 3. Sosialisasi Pelanggaran Di Bidang KI ... 46

Lampiran 4. Rapat dengan Dirjen AHU Pusat ... 46

Lampiran 5. Foto Bersama Pegawai ... 47

Lampiran 6. Catatan Harian PKL Tami Ulfia ... 48

Lampiran 7.Catatan Harian PKL Tya Ayu Pertiwi ... 50

Lampiran 8. Catatan Harian PKL Ade Lina Dhamayanti ... 52

Lampiran 9. Daftar Hadir PKL ... 54

Lampiran 10. Fomulir Penilaian PKL Tami Ulfia ... 55

Lampiran 11. Fomulir Penilaian PKL Tya Ayu Pertiwi ... 59

Lampiran 12. Fomulir Penilaian PKL Ade Lina Dhamayanti ... 63

(9)

ix

RINGKASAN PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan sarana mengaktualisasi diri terhadap beberapa keahlian atau keterampilan baik softkill atau hardskill yang sudah diperoleh selama perkuliahan,diterapkan di suatu perusahaan atau instansi selama beberapa bulan. Pada laporan PKL ini, disajikanbeberapa kegiatan pelaksanaan kerja, temuan kendala atau masalah dan usulan solusi terhadap kendala atau masalah yang dihadapi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kantor Wilayah Lampung selama 2 bulan yaitu pada tanggal 9 Juli 2018 sampai dengan tanggal 1 September 2018.

Penempatan PKL pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kantor Wilayah Lampung ditempatkan pada bagian Pelayanan hukum, Kepegawaian, dan Penyusunan Program Dan Laporan. Pelaksanaan kerja pada bagian Pelayanan hukum salah satunya Mengarsipkan Berkas Pendaftran Merek Dagang, kemudian pada bagian Kepegawaian salah satunya penginputan SISUMAKER, lalu untuk bagian Penyusunan Program Dan Laporan. salah satunya Menginputkan rincian anggaran belanja.

Perlunya peningkatan dalam tata cara pengarsipan berkas dan surat-surat yang ada pada Kementerian Hukum dan HAM. Dengan pengelolaan arsip yang sesuai tata cara yang baik akan diperoleh pengarsipan yang rapi dan tertata.

Kata Kunci : PKL, Pelayanan hukum, Kepegawaian, Penyusunan Program dan Laporan, Pengarsipan

(10)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang PKL

Praktek kerja lapangan dipandang perlu karena melihat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi yang cepat berubah. Praktek Kerja Lapangan (PKL) akan menambah kemampuan untuk mengamati, mengkaji serta menilai antara teori dengan kenyataan yang terjadi dilapangan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas managerial mahasiswa dalam mengamati permasalahan dan persoalan, baik dalam bentuk aplikasi teori maupun kenyataan yang sebenarnya (FTIK-UTI, 2017).

Kementerian Hukum dan HAM (kemenkumham) wilayah Lampung terletak di Jalan RW Monginsidi No.184, Sumur Putri, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung 35224 adalah kementerian dalam pemerintah Indonesia yang membidangi urusan hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Kantor Wilayah mempunyai tugas melaksanakan tugas dan fungsi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam wilayah provinsi berdasarkan kebijakan Menteri dan ketentuan peraturan perundang-undangan (Kemenkumham).

Melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini, penulis mencoba membantu Kementerian Hukum dan HAM wilayah Lampung dalam pengelolaan data Dinas agar lebih tersusun secara sistematis dan membantu dalam pencarian data.

1.2 Tujuan PKL

Tujuan dari Praktek Kerja Lapangan yang penulis lakukan pada kegiatan PKL di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Lamping antara lain:

a. Memperoleh wawasan tentang pekerjaan yang dilakukan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

(11)

b. Menambah wawasan, keterampilan dan memperoleh pengalaman kerja serta bersikap profesional di dunia kerja.

c. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan kerja yang berkualitas.

d. Mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari kampus untuk diterapkan pada duniakerja

1.3 Kegunaan PKL

1.3.1 Manfaat Bagi Mahasiswa Manfaat kegunaan PKL, yaitu:

a.Menambah pengalaman serta wawasan yang luas tentang dunia kerja yang sesungguhnya.

b.Memperoleh pengalaman dalam menghadapi suatu masalah pekerjaan serta dapat menigkatkan dalam menganalisa dan menyelesaikan masalah yang dihadapi.

c.Meningkatkan wawasan berorganisasi dan berasosiasi dengan ruanglingkup kerja.

1.3.2 Manfaat Bagi Universitas

a. Melalui Praktik Kerja Lapangan diharapkan dapat meningkatkan hubungan kemitraan dengan perusahaan.

b. Menciptakan calon tenaga kerja yang berkualitas dengan siap untuk memasuki duniakerja yang sesungguhnya sesuai dengan ilmu yang telah didapatkan.

1.3.3 Manfaat Bagi Tempat PKL

a. Memperoleh tenaga kerja yang dapat membantu pekerjaan di Dinas yang tidak menutup kemungkinan mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) dapat diangkat sebagai karyawan jika dinilai kemampuan, prestasi, loyalitas dan disiplin kerja yang baik dan sesuai dengan yang dihararapkan.

b. Memberikan bahan masukkan atau usulan untuk meningkatkan kinerja sistem yang berjalan di Dinas.

(12)

1.4 Tempat PKL

Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di Kementerian Hukum dan HAM wilayah Lampung terletak diJalan RW Monginsidi No.184, Sumur Putri, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung 35224,Berikut Gambar1.1 menjelaskan lokasi PKL, selengkapnya yaitu : pada Gambar 1.1

Gambar1.1 Maps Lokasi Kantor Kementerian Hukum Dan HAM

1.5 Jadwal dan Waktu Pelaksanaan PKL

Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di Kementrian Hukum dan HAM wilayah Lampung terletak di Jalan RW Monginsidi No.184, Sumur Putri, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung 35224 yaitu dilakukan selama 2 bulan mulai dari tanggal 9 juli 2018 sampai dengan 1 september 2018 dan tentang jam kerja pegawai Kementrian Hukum dan HAM wilayah Lampung, antara lain :

Tabel 1.1 Jadwal masuk kantor

Hari Masuk Istirahat Keluar

Senin-Kamis 07.30 12.00-13.00 16.00

Jum’at 07.00 11.30-13.00 16.30

(13)

BAB II

TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL 2.1 Sejarah Perusahaan

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dipimpin oleh seorang Menteri yang sejak 27 Oktober 2014 dijabat oleh Yasonna Laoly. Kemenkumham beberapa kali mengalami pergantian nama yakni: "Departemen Kehakiman" (1945-1999), "Departemen Hukum dan Perundang-undangan" (1999-2001), "Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia" (2001-2004), "Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia"

(2004-2009), dan "Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia" (2009- sekarang).Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pertama kali dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945 dengan nama Departemen Kehakiman. Menteri Kehakiman yang pertama menjabat adalah Soepomo.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada zaman pemerintahan Belanda disebut Departemen Van Justitie yaitu berdasarkan peraturan Herdeland Yudie Staatblad No.576.

Kantor wilayah (kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia merupakan instansi vertikal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang berkedudukan di setiap provinsi, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kanwil terdiri atas beberapa divisi serta sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT), termasuk Kantor Imigrasi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lapas Terbuka, Lapas Narkotika, Rumah Tahanan Negara (Rutan), Cabang Rutan, Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan), Balai Pemasyarakatan (Bapas), Balai Harta Peninggalan (BHP), serta Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim).Berikut Gambar 2.1 menjelaskan gambar kantor kemenkumham kanwil Lampung

(14)

Gambar 2.1 Kantor kemenkumham kanwil Lampung

INSPEKTORAT JENDERAL KEMENKUMHAM RI

Bermula sejak tahun 1953, Fungsi Pengawasan dilaksanakan oleh Pejabat-pejabat tertentu di lingkungan Departemen Kehakiman yang ditunjuk berdasarkan “Bijblad” 10773 jo 11552, Tambahan Lembaran Negara 1953 nomor 443 dan Keputusan Presiden nomor 180/1953-T.L.N 1953 nomor 465. Inspeksi-inspeksi kas dalam lingkungan Departemen Kehakiman diadakan pada waktu-waktu tertentu atau sewaktu-waktu bila dianggap perlu.Sejak tahun 1954, berdasarkan surat edaran Menteri Keuangan tanggal 20 Oktober 1953 Nomor 248372/G.T., fungsi pengawasan dilakukan oleh Sub Bagian Pengawasan, yang merupakan Sub Bagian Keuangan Departemen Kehakiman dengan tugas :

1. Melakukan inspeksi-inspeksi;

2.Mengawasi penerimaan-penerimaan Negara dan penyetorannya ke Kas Negara.

(15)

2.2 Struktur organisasi

Gambar 2.2 Struktur Organisasi kemenkumham kanwil Lampung

(16)

2.3 Visi dan Misi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 2.3.1 Visi :

1. Masyarakat Memperoleh Kepastian Hukum;

2. Terwujudnya Sistem Hukum, Politik Hukum Yang Mantab Dalam Rangka Menegakan Supremasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Menuju Terciptanya Masyarakat Madani Melalui Peningkatan Kinerja Aparatur Hukum dan HAM Yang Profesional di Provinsi Lampung.

2.3.2 Misi :

1. Melindungi Hak Asasi Manusia;

2. Merencanakan, Melaksanakan, Mengendalikan Program dan Pengawasan;

3. Melakasanakan Pembinaan di Bidang Hukum dan Ham;

4. Melaksanakan Penegakan Hukum di Bidang Pemasyarakatan, Keimigrasian, Adminstrasi, Hukum dan HAM;

5. Melaksanakan Perlindungan Pemajuan, Pemenuhan, Penegakan dan Penghormatan HAM;

6. Melaksanakan Pelayanan Hukum;

7. Melaksanakan Pelaksanaan Pengembangan Budaya Hukum dan Pemberian Informasi Hukum, Penyuluhan Hukum, Konsultasi, Hukum dan Desiminasi Hak Asasi Manusia;

8. Melaksanakan Kebijakan Bindalwasis (Pembinaan, Pengendalian, Pengawasan Teknis) di Bidang Administrasi di Lingkungan Kanwil.

2.4 Teknis dan Disiplin Kerja

Disiplin kerja merupakan hal yang penting dari bagian kegiatan perkantoran maupun kegiatan lainnya. Disiplin kerja merupakan syarat awal suatu pekerjaan agar sesuatu kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan benar.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung telah menetapkan disiplin kerja selama 5 (Lima) hari kerja kepada pegawai diantaranya :

(17)

1. Hari Senin – Jum’at pegawai Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung hadir pada pukul 07.30 wib dan pulang pada pukul 16.30 wib sedangkan Hari Jum’at pulang pukul 16.30 wib sesuai dengan tabel.

2. Seluruh pegawai/Staf Kanwil Kemenkum dan HAM Lampung wajib mengikuti APEL setiap hari senin – jum’at sebelum memulai kerja dan APEL sesudah selesai jam kerja.

3. Seluruh pegawai / Staf yang tidak hadir harus ada keterangan

4. Pegawai / Staf wajib mengisi absensi pagi dan sore baik yang manual maupun menggunakan absen sidik jari

5. Seluruh pegawai / staf wajib memakai seragam kantor pada hari senin sampai rabu, pada hari kamis memakai pakaian batik dan hari jum’at memakai pakaian olahraga karena di pagi hari akan melaksanakan kegiatan senam.

2.5 Kegiatan Umum Perusahaan

1. Kepala kantor wilayah

Kepala kantor wilayah mempunyai tugas yaitu melaksanakan tugas pokok dan fungsi Kementerian Hukum dan HAM RI dalam wilayah provinsi berdasarkan kebijakan Menteri Hukum dan HAM RI dan perundang-undangan yang berlaku.

2. Kepala Divisi Administrasi

Yang mempunyai tugas pokok yaitu membantu Kepala Kantor Wilayah dan Melaksanakan pembinaan administrasi dan pelaksanaan teknis wilayah berdasarkan perundang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Sekertaris Jenderal.

(18)

3. Kepala Bagian Umum

Mempunyai tugas pokok yaitu mengkoordinaskan serta mengarahkan tugas-tugas urusan kepegawaian, keuangan dan tugas perlengkapan dan tata usaha dalam rangka pemberian pelayanan administrasi kepada semua unsur lingkungan Kantor Wilayah Departeman Hukum Dan HAM dan Unit pelaksanaan Teknis berdasarkan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas.

4. Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Tata Usaha

Yang mempunyai tugas pokok yaitu yang mengkoordinasikan urusan kepegawaian, tata usaha dan rumah tangga dilingkungan Kantor Wilayah berdasarkan perundang-undangan yang berlaku.

5. Kepala Sub Bagian Keuangan dan perlengkapan

Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan mempunyai tugas melakukan urusan keuangan dan perlengkapan di lingkungan Kantor Wilayah.

6. Kepala Bagian Penyusunan Program dan Laporan

Bagian penyusunan laporan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan di bidang penyusunan Rencana dan program pengelolaan data dan penyajian informasi, hubungan masyarakat dan protokoler, serta evaluasi dan laporan dilingkungan Kanwil, Bagian Kepala Bidang data dan informasi yaitu :

1. Kepala sub Bagian Penyusunan Program: Kepala sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyiapan pelaksanaan penyusunan rencana, program, pengumpulan, dan pengelolaan Data.

2. Sub Bagian Humas dan Laporan: Kepala Sub Bagian Humas dan laporan mempunyai tugas melakukan pemberian informasi dan komunkasi kepada masyarakat dan protokoler, serta penyiapan bahan evaluasi dan laporan, pemantauan perkembangan program kegiatan-kegiatan di kantor wilayah.

(19)

Pada Kantor Wilayah kementerian Hukum dan HAM Lampung sudah terdapat laporan kegiatan dan UPT (Unit Pelaksana Teknis) yang fungsinya untuk megetahui kegiatan hasil perubahan perkembangan tiap-tiap tahunya dan untuk mempermudahkan pengumpulan data.

7. Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM

Kepala divisi pelayanan hukum dan HAM mempunyai tugas membantu kepala Kantor Wilayah dalam melaksankan sebagian tugas Kantor Wilayah di bidang pelayanan hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen/Kepala yang terkait.

Divisi Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia terdiri dari : 1. Bidang Pelayanan Hukum

Bidang Pelayanan Hukuman mempunyai tugas melaksankan kegiatan di bidang pelayanan penerimaan permohonan pendaftaran Ligitasi dan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) penyuluhan hukum, konsultasi dan bantuan hukum serta pelayanan administrasi hukum umum dan jasa hukum lainnya.

2. Bidang Hukum

Bidang hukum mempunyai tugas melaksanakan kegiatan di bidang penyiapan bahan perencanaan hukum dan pembinaan jaringan dokumentasi dan informasi hukum serta pengkoordinasian program legislasi daerah sesuai dengan perundang – undangan yang berlaku.

3. Bidang Hak Asasi Manusia

Bidang Hak Asasi Manusia mempunyai tugas melaksanakan kegiatan di bidang penyiapan bahan perumusan pelaksanaan kebijakan teknis, penyusun rencana dan program, pengkoordinasian dengan instansi terkait, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan HAM sesuai perundang – undangan yang berlaku.

(20)

8. Kepala Divisi Pemasyarakatan

Kepala Divisi Pemasyarakatan mempunyai tugas pokok yaitu melakukan pembinaan, pengkoordinasian, pengawasan dan pengendali teknis di bidang pemasyarakatan berdasarkan kebijakan teknis yang di tetapkan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Dengan kepala bidang yaitu :

1. Kepala Bidang Keamanaan dan Pembinaan

Kepala bidang keamanaan dan pembinaan mempunyai tugas yaitu melaksanakan kegiatan pembinaan, pengevaluasian, pemantauan di bidang keamanan dan ketertiban serta pembinaan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

2. Kepala Bidang Registrasi Perawatan dan Binsustik (Bina Khusus Narkotika)

Kepala Bidang Perawatan dan Binsustik(Bina Khusus Narkotika) mempunyai tugas yaitu melaksanakan pembinaan, pengevaluasian dan pemantauan di bidang registrasi, statistik, perawatan dan bina khusus narkotika warga binaan pemasyarakatan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

3. Kepala Divisi Keimigrasian

Kepala divisi keimigrasian mempunyai tugas pokok yaitu membantu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dalam pelaksanaan kegiatan di bidang keimigrasian sesuai dengan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Imigrasi.

(21)

2.6 LOGO.

Berikut adalah gambar logo Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Gambar .2.3 Logo Kemenkumham Sumber : https://lampung.kemenkumham.go.id

Sesuai dengan Pasal 6 dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-05.UM.01.01 Tahun 2011 tentang Logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 433) diubah sehingga berbunyi sebagai berikut :

Logo menggambarkan tugas dan fungsi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang memuat:

a. Tulisan : PENGAYOMAN.

b. Gambar : 1. 5(lima) garis busur;

2. 2 (dua) garis tegak lurus sejajar; dan 3. garis siku kanan dan garis siku kiri.

c. Tata warna : 1. warna biru tua sebagai dasar; dan 2. warna emas pada garis lukisan logo.

Makna tulisan PENGAYOMAN sebagaimana berarti mengayomi dan melindungi seluruh rakyat Indonesia di bidang hukum dan hak asasi manusia.

Makna gambar sebagai berikut:

a. 5 (lima) garis busur melambangkan Pancasila yang merupakan falsafah negara;

b. 2 (dua) garis tegak lurus sejajar yang mempunyai makna demokrasi dan keadilan untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia; dan

(22)

c. Garis siku kanan bermakna hukum dan garis siku kiri bermakna hak asasi manusia yang menjunjung tinggi agama dan moral.

Makna warna sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c sebagai berikut:

Warna biru tua sebagai dasar yang mempunyai makna amanah, keamanan, keteraturan, kedalaman makna jati diri bangsa, percaya diri, ketertiban, dan inovasi teknologi; dan warna emas bermakna keagungan, keluhuran, dan kewibawaan.

(23)

BAB III

PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN 3.1 PELAKSANAAN PKL TAMI ULFIA, NPM 15311068

3.1.1 Bidang Kerja

Dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan yang terhitung sejak tanggal

9 Juli-1September 2018 di Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Lampung, penulis di tempatkan pada divisi Pelayanan Hukum Yang terbagi atas 2 sub bidang kerja yaitu :

1.Bidang AHU (Administrasi Hukum Umum) dan HKI (Hak Kekayaan Intelektual).

2.Bidang Pelayanan Hukum dan Bantuan Hukum.

- Adapun Tugas Dari Bidang AHU (Administrasi Hukum Umum) dan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) :

1. Pembinaan dan pengendalian atas pelaksanaan tugas balai harta.

2. Pemberian pertimbangan / tanggapan atas permasalahan di bidang perdata hukum.

3. Penyiapan bahan atas pemberian pendapat hukum.

4. Penyelesaian masalah grasi, amnesti, abolisi.

5. Penyelesaian proses pengangkatan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil).

6. Pemberian tanggapan / pertimbangan mengenai masalah di bidang hukum pidana.

7. Pemberian bimbingan dan pertimbangan mengenai di bidang hukum pidana.

8. Pemberian bimbingan dan pertimbangan mengenai masalah di bidang hukum tata Negara.

9.Hak Cipta (Copyright), Paten, Desain Industri, Merek, Penanggulangan Praktik Persaingan Curang, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Rahasia Dagang.

(24)

Adapun Tugas Dari Bidang Pelayanan Hukum dan Bantuan Hukum

1. Melakukan Pengawasan, Verifikasi dan Akreditasi OBH (Organisasi Bantuan Hukum).

2. Melakukan Konsultasi Hukum dibidang HAM (Hak Asasi Manusia).

3.1.2 Pelaksanaan Kerja

Kegiatan yang dilakukan penulis selama melakukan PKL di Kementerian Hukum dan Ham Kantor Wilayah Lampung mulai dari tanggal 9 Juli 2018 s.d 1 September 2018, waktu kerja pada hari senin- jumat, Dalam pelaksanaan Kegiatan PKL, penulis ditempatkan pada divisi pelayanan hukum (yankum) yang terdapat dua sub bidang kerja yaitu :

1. Subbidang Pelayanan Administrsi Hukum Umum dan HKI . 2. Subbidang Penyuluhan Hukum dan Bantuan Hukum.

pada divisi yankum penulis bertugas :

3.1.2.1 Membuat Laporan Kegiatan Sosialisasi

Laporan adalah suatu cara komunikasi secara tertulis di mana seseorang menyampaikan informasi kepada suatu badan atau lembaga atas pekerjaanya untuk dimintai tanggung jawab yang dibebankan kepadanya, (Keraf, 2001:284).

Divisi Yankum terdapat banyak melakukan kegiatan sosialisasi, terutama pada sub bidang AHU-HKI, saat penulis berada di divisi Yankum terdapat 2 kegiatan sosialisai yaitu :

1.Sosialisasi tentang pelanggaran di bidang kekayaan intelektual.

2.Sosialisasi Kewarganegaraan.

Yang dilaksanakan pada tanggal 10 dan 12 juli 2018 di Ballroom Hotel Novotel, yang dihadiri oleh pejabat terkait, masyarakat dan civitas mahasiswa se Lampung.Laporan hasil kegiatan dapat dilihat pada gambar 3.1 Adapun Mekanisme pelaksanaan kegiatan diatas adalah sebagai berikut:

1.Mengumpulkan Materi sosialisasi dari narasumber untuk dijadikan Laporan yang terdapat pada gambar 3.2

2.Merekap Daftar hadir peserta sosialisasi yang terdapat pada gambar 3.3

(25)

penulis juga di bimbing oleh para staff untuk menyusun laporan kegiatan sosialisasi sesuai dengan format yang sudah ditentukan sebelumnya.

Gambar 3.1 Dua laporan kegiatan sosialisasi

(26)

Gambar 3.2 rekapan daftar hadir peserta sosialisasi

(27)

Gambar 3.3 Materi sosialisasi dari narasumber

(28)

3.1.2.2 Membuat Biaya Perjalanan Dinas

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Biaya adalah uang yang dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dan sebagainya) sesuatu, ongkos, belanja, pengeluaran.

Dalam Kegiatan yang dilakukan oleh sub bidang pelayanan hukum dan bantuan hukum, sub bidang ini sering mengadakan kegiatan perjalan dinas luar maupun dalam kota di Bandar lampung. Dalam operasional kerja pada sub bidang bankum, sub bidang ini menangani permasalahan hukum dan melakukan penyuluhan hukum

Pada:

1. OBH (Organisasi Bantuan Hukum) 2. LBH (Lembaga Bantuan Hukum)

Yang sudah terakreditasi di provinsi Lampung Terdapat pada gambar 3,4

Adapun Mekanisme pelaksanaan kegiatan diatas adalah sebagai berikut:

1.Membuat SK perjalanan dinas.

2.entrying anggaran sesuai dengan nota dinas yang diberikan.

3.entrying jadwal pelaksanaan serta maksud dan tujuan perjalanan.

dinas dengan SK yang sudah dibuat sebelumnya.

(29)

Gambar 3.4 Biaya Perjalanan Dinas 3.1.2.3 Mengarsipkan Berkas Pendaftran Merek Dagang

Menurut (KBBI, 2018) Arsip yaitu dokumen tertulis (surat, akta, dsb), lisan (pidato,ceramah, dsb), atau bergambar (foto, film, dsb), biasanya dikeluarkan oleh instansi resmi, disimpan dan dipelihara di tempat khusus untuk referensi. Para peserta yang ingin mendaftarkan merek dagang,harus membawa administrasi berkas yaitu:

1.Foto Copy KTP

2.Mengisi formulir pendaftran 3.Surat pernyataan kepemilikan 4.Etiket merk (Logo)

5.Jika menggunakan badan hukum, harus menggunakan Foto Copy akta pendirian badan hukum dan pengesahan badan hukum yang sudah dilegalisir.

(30)

Adapun Mekanisme pelaksanaan kegiatan diatas adalah sebagai berikut:

1. Peserta yang ingin mendaftarkan merek dagang mendatangi kanwil Kemenkumham dengan membawa persyaratan administrasi berkas yang diperlukan.

2. Pegawai subbid Administrasi Hukum Umum – Kekayaan Iintelektual memproses pendaftran merk melalui website http://dgip.go.id yang sudah berbasis online, tapi hak akses hanya bisa diakses oleh pegawai subbid Administrasi Hukum Umum – Hak Kekayaan Intelektual.

3. Pegawai subbid Administrasi Hukum Umum – Kekayaan Iintelektual meminta bantuan penulis untuk menscan berkas administrasi peserta pendaftran merek untuk di upload di website http://dgip.go.id

4. Lalu penulis mengarsipkan berkas dalam sebuah filling kabinet dan disimpan dalam Lemari arsip

5. Setelah melakukan pendaftaran yang sudah di proses oleh pegawai subbid Administrasi Hukum Umum Hak Kekayaan Intelektual.

Peserta mendapatkan kode billing, untuk membayar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

6. Setelah itu mendapatkan bukti pembayaran pendaftaran Kekayaan Intelektual yang akan digunakan dalam pembyaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

(31)

Gambar 3.5 persyaratan pendaftaran merk dagang

(32)

Gambar 3.6 Kode billing dan bukti penerimaan pembayaraan pendaftaran merk

Gambar 3.7 Lemari Arsip

(33)

3.1.3 Kendala Yang Dihadapi :

Pada saat pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan penulis mengalami beberapa kendala diantaranya :

1. Belum Terdapat Tata Cara Pengarsipan Merek Dagang

Dalam penyusunan pengarsipan berkas pendaftaran merek banyak arsip yang susah ditemukan jika berkas pendaftran merek akan direkap oleh para staff sehingga membutuhkan waktu lama untuk mencari berkas tersebut sesuai tanggal masuknya berkas di dalam filling cabinet, terkadang ada komponen berkas yang terselip, terjadi penumpukkan berkas yang kurang teratur pada filling cabinet, penyusunan berkas pendaftran merek pun tidak tersusun dengan baik dan rapi, apalagi saat mencari kode billing untuk direkap, kode billing akan entrying kedalam website dirjen KI yaitu http://dgip.go.id, sehingga saat akan menginputkan kode billing para staff agak kerepotan untuk menyamakan kode billing, sesuai dengan data para peserta pendaftar merek.

2. Hasil cetak dokumen yang buram serta bergaris

Terkadang Printer para staff mengalami kendala yaitu hasil cetak yang buram dan bergaris sehingga saat hasil cetak di cetak menjadi buram dan mengotori hasil cetak dokumen. Mesin cetak juga dipaksa untuk mencetak berulang–ulang untuk mendapatkan hasil cetak yang diinginkan dan hal itu dapat merusak kinerja printer jika dilakukan secara terus-menerus.

3. Koneksi internet yang sering terputus

Koneksi internet seringkali mengalami kendala sulit terkoneksi ke internet, para staff juga mengeluhkan saat koneksi internet terputus karena dapat menghambat kinerja para staff dalam melayani masyarakat.

3.1.4 Cara Mengatasi Kendala :

1. Belum Terdapat Tata Cara Pengarsipan Merek Dagang

Cara mengatasi pengarsipan yang belum terdapat tata cara yaitu:

pertama dengan cara membuat sekat pembatas antar berkas dalam filling cabinet pada berkas pendaftran merek sesuai dengan tanggal masuknya

(34)

berkas pendaftaran merek, hal tersebut dilakukan agar berkas juga memiliki bukti fisik yang akan disimpan dalam lemari arsip.

Kedua memindai atau scan berkas pendaftaran lalu diolah dan di aplikasikan menggunakan Aplikasi Microsoft Acces sebagai penyimpanan berkas yang sudah di scan sebelumnya, dengan menjadikan kode billing sebagai primary key dalam pencarian berkas pendaftaran merek, hal tersebut dilakukan penulis sebagai pemanfaatan teknologi untuk mengarsipkan berkas, sehingga berkas tersebut memiliki cadangan arsip, yang bisa memudahkan para staff dalam pencarian berkas.

2.Hasil cetak dokumen yang buram serta bergaris

Penulis mengatasi masalah dengan cara: melakukan pembersihan printer dari debu-debu dan melakukan Head cleaning printer secara berkala Hal ini untuk mengeluarkan gelembung udara yang terdapat di dalam cartridge lalu meyakinkan catridge sudah terpasang dengan benar lalu matikan dan hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa status cartridge telah berubah.

3.Koneksi internet yang sering terputus

Penulis mengatasi masalah dengan cara: melakukan setting ulang pada Device

Adapun langkah-langkah setting ulang pada Device:

1. Klik kanan pada My Computer 2. Kemudian Pilih Manage

3. Kemudian Pilih Device Manager.

4. Perhatikan Pada Bagian Network Adapters

5. Kemudian Klik Kanan Pada Hardware Wifi Di Personal Computer (PC) Kantor, Lalu Klik Uninstal. Dan Restart Kembali Computer (PC) Sebelum Digunakan.

(35)

3.2 Pelaksanaan PKL : TYA AYU PERTIWI, NPM 15311738 3.2.1 Bidang Kerja

Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di Kementrian Hukum dan HAM pada tanggal 9 juli 2018 sampai dengan 1 september 2018. Praktek Kerja Lapangan ini dilakukan untuk pengalaman dan pengetahuan tentang dunia kerja, penulis mempunyai kesempatan melaksanakan kegiatan PKL di Kepegawaian dan Tata Usaha. Pekerjaan yang dilakukan yaitu pengarsipan manual Surat Perintah Tugas (SPT), Pengarsipan SK JFU (Jabatan Fungsional Umum), pengarsipan data para pegawai, pengarsipan Surat Izin cuti, pencatatan surat masuk, pencatatan surat keluar, pencatatan buku ekspedisi dan entrying Surat Masuk Surat Keluar (SISUMAKER).

Administrasi Kepegawaian adalah seluruh kegiatan atau pengelolaan yang berhubungan dengan kepentingan pegawai meliputi: permintaan kebutuhan pegawai, penempatan pegawai, history pegawai, pemberhentian dengan hormat/pemutusan hubungan kerja PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Menurut (Hasibuan, 2005) Administrasi Kepegawaian adalah

penempatan orang-orang kedalam suatu perusahaan, implementasi tenaga kerja manusia adalah pengadaan, pemeliharaan, penempatan, indroktrinasi, pelatihan dan pendidikan sumber daya manusia.

3.2.2 Pelaksanaan Kerja

Kegiatan yang dilakukan penulis selama melakukan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan di Kementrian Hukum dan HAM di bidang kepegawaian dan tata usaha, diantaranya yaitu:

3.2.2.1 Mengarsipkan Surat Perintah Tugas (SPT)

Menurut (KBBI, 2018) Arsip yaitu dokumen tertulis (surat, akta, dsb), lisan (pidato, ceramah, dsb), atau bergambar (foto, film, dsb), biasanya dikeluarkan oleh instansi resmi, disimpan dan dipelihara di tempat khusus untuk referensi. Surat Perintah Tugas (SPT) dan Surat Izin diarsipkan secara manual oleh bagian kepegawaian di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang betujuan untuk merekap data dari absensi

(36)

online agar tidak terjadi kehilangan data. Surat-surat tersebut diarsipkan berdasarkan tanggal. Berikut gambar buku pengarsipan serta berbagai surat yang diarsipkan ke dalam buku tersebut , dapat dilihat di

Gambar 3.8

Gambar 3.8 format surat tugas dan pengarsipan Surat Tugas

(37)

3.2.2.2 Penginputan SISUMAKER (Sistem Informasi Surat Masuk Surat Keluar) Sistem Informasi Surat Masuk Surat Keluar (SISUMAKER) merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk mengarsipkan Surat Masuk dan Surat keluar kepada bagaian yang akan dituju oleh surat. Terdapat entrying saat membuka sistem SISUMAKER ini, antara lain entrying nomer surat, tujuan surat, tanggal surat, jenis surat, perihal surat, serta melampirkan hasil scanning surat. Dapat di lihat pada gambar berikut.

Gambar 3.9 Aplikasi Sistem Informasi Surat Masuk Surat Keluar

(38)

Proses penginputan SISUMAKER dapat dilihat pada gambar 3.10.

Gambar 3.10 Proses Penginputan SISUMAKER

3.2.2.3 Memindai Surat Masuk

Pengarsipan atas surat masuk dan surat keluar di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung di lakukan dengan dua cara yaitu dengan cara pengarsipan manual dan dengan menggunakan aplikasi SISUMAKER (Sistem Informasi Surat Masuk Surat Keluar).

Surat masuk yang dikirim langsung kekantor maka akan segera di pindai. Yang sudah di pindai, kemudian disimpan dalam foltder surat masuk, surat keluar. Sedangkan yang dikirim melalui e-mail maka surat akan di cetak terlebih dahulu, hasil cetak maka akan di pindai dan disimpan pada folder yang sama.

Berikut gambar memindai surat masuk dan surat keluar. Dapat dilihat pada gambar 3.11.

(39)

Gambar 3.11 Proses Memindai Surat Masuk

3.2.2.4 Pemberian Nomor Surat Keluar

Setiap devisi yang ada di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Lampung yang akan melakukan kegiatan diluar kantor maka perlu mengajukan surat keluar, dimana akan dilakukan pemberian nomor pada surat. Setelah dilakukannya pemberian nomor maka akan di di catat pada buku agenda surat keluar. Dimana yang perlu di tuliakan yaitu nomor surat, perihal serta tujuan surat tersebut.

3.2.3 Kendala Yang Dihadapi

Menurut (KBBI, 2017) Dokumen yaitu:

1. Surat yang tertulis atau tercetak yang dapat dipakai sebagai bukti keterangan (seperti akta kelahiran, surat nikah, surat perjanjian);

2. Barang cetakan atau karangan yang dikirim melalui pos;

3. Rekaman suara, gambar dalam film, dan sebagainya yang dapat dijadikan bukti keterangan.

(40)

Adapun kendala yang dihadapi selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kementrian Hukum dan HAM:

1. Belum Tedapat Tata Cara Pengarsipan

Sulitnya mencari dokumen (surat masuk, SK JFU (Jabatan Fungsional Umum), surat tugas, serta data yang akan dibutuhkan para pegawai yang diarsipkan secara cepat saat dibutuhkan karena terlalu banyak filling kabinet yang tidak tersusun dengan rapih.

3.2.4 Cara Mengatasi

1. Belum Terdapat Tata Cara Pengarsipan

Penyusunan pengarsipan berkas Surat Masuk, Surat Tugas, Izin Cuti, dll Penulis menyarankan untuk :

Membuat skat pembatas antar berkas dalam file pada berkas sesuai dengan tanggal masuknya berkas, hal tersebut dilakukan agar berkas juga memiliki bukti fisik yang akan disimpan dalam lemari arsip.

3.3 Pelaksanaaan PKL: ADE LINA DHAMAYANTI, NPM 15311820 3.3.1 Bidang Kerja

Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 09 Juli 2018 sampai dengan 31 Agustus 2018.

Praktek Kerja Lapangan ini dilakukan untuk penerapan antara teori dengan praktek. Pengalaman dan pengetahuan tentang dunia kerja penulis mempunyai kesempatan melaksanakan kegiatan PKL di Bagian Penyusunan Program dan Laporan. Pekerjaan yang dilakukan yaitu :

1. Menulis nomor surat keluar 2. Mengetik surat keluar

3. Mengetik surat pemberitahuan dan himbauan Qurban Idul Adha 4. Mengetik formulir permintaan dan pemberian cuti

5. Menulis surat masuk 6. Stempel surat keluar 7. Mengantar berkas

8. Membantu menginput rincian anggaran belanja 9. Mengetik laporan nota dina

(41)

10. Mengetik formulir permintaan/penunjukan admin unit layanan pengaduan (ULP)

Menurut Erly Suandy(2001:2) Secara umum perencanaan merupakan proses penentuan tujuan organisasi (perusahaan) dan kemudian menyajikan (mengartikulasikan) dengan jelas strategi-strategi (program), taktik-taktik (tata cara pelaksanaan program) dan operasi (tindakan) yang diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan secara menyeluruh.

3.3.2 Pelaksanaan kerja

Selama melakukan pelaksanaan PKL di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia di bagian Penyusunan Program dan Laporan, penulis melakukan kegiatan pembuatan surat. Dapat dilihat pada Gambar 3.12 Kegiatan yang dilakukan penulis selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kantor Wilayah.

3.3.2.1 Mengetik Surat Keluar

Surat Keluar adalah segala komunikasi tertulis yang diterima oleh suatu Badan Usaha dari Instansi lain atau perorangan (Wursanto, 1991:144), dapat dilihat di Gambar 3.12

(42)

Gambar 3.12 Gambar surat keluar 3.3.2.2 Mengetik Surat Pemberitahuan dan Himbauan

Surat Pemberitahuan adalah surat yang berfungsi untuk memberitahukan informasi kepada instansi atau lembaga. Surat pemberitahuan dapat dilihat pada Gambar 3.13

(43)

Gambar 3.13 Gambar surat himbauan

3.3.2.3 Mengetik Formulir Permintaan dan Pemberian Cuti

Cuti adalah tidak masuk kerja yang diizinkan dalam jangka waktu tertentu.

Selengkapnya dapat dilihat pada Gambar 3.14

(44)

Gambar 3.14 Gambar formulir permintaan dan pemberian cuti

(45)

3.3.2.4 Menulis Nomor Surat keluar

Penulis menulis nomor surat keluar yang diberikan oleh bagian kepegawaian untuk dicatat kedalam buku surat keluar dan memberikan nomor surat kepada pegawai sub bagian Penyusunan Program dan Laporan.

Gambar 3.15 Gambar penulisan nomor surat keluar

(46)

3.3.2.5 Menulis Surat Masuk

Surat masuk adalah semua jenis surat yang diterima dari instansi lain maupun dari perorangan, baik yang diterima melalui pos ( kantor pos ) maupun yang diterima dari kurir ( penerima surat ) dengan mempergunakan buku pengiriman (ekspedisi ). ( Wursanto, 1991: 108).

Gambar 3.16 Gambar surat masuk

(47)

3.3.2.6 . Stempel Surat Keluar

Berikut adalah gambar cap stempel surat keluar.

Gambar 3.17 Gambar cap stempel surat keluar 3.3.2.7 Mengantar Berkas

Selengkapnya dapat dilihat pada Gambar 3.18

Gambar 3.18 Gambar proses mengantar berkas

(48)

3.3.2.8 Membantu Menginput Rincian Anggaran Belanja

Mengolah data usulan rencana kegiatan dan anggaran sesuai petunjuk dan pedoman yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

Selengkapnya dapat dilihat pada Gambar 3.19

Gambar 3.19 Gambar proses entrying rincian anggaran belanja

(49)

3.3.2.9 Mengetik Laporan Nota Dinas

Nota dinas adalah naskah dinas intern di lingkungan unit kerja yang dibuat oleh pejabat yang berwenang dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan tanggung jawab jabatan kedinasan yang ditujukan kepada pejabat lain di lingkup internal unit organisasi yang bersangkutan guna menyampaikan laporan, pemberitahuan, pernyataan, permintaan, atau penyampaian pendapat kepada pejabat lain.Selengkapnya dapat dilihat pada Gambar 3.20

Gambar 3.20 Gambar nota dinas

(50)

3.3.3 Kendala Yang Dihadapi :

Selama melakukan Praktik Kerja Lapangan di Bagian Penyusunan Program dan Laporan, penulis menemukan permasalahan pada :

1. Pengarsipan belum tersusun secara rapih.

Tidak tersusunnya arsip (Surat Masuk) ini membuat para pegawai bidang Penyusunan Program dan Laporan mengalami kesulitan pada saat mencari dokumen, bahkan ada dokumen surat yang hilang.

2. Koneksi jaringan internet sering terputus .

Pada saat melakukan penginputan RKAKL(Rencana Kerja dan Anggaran Kementrian Negara/Lembaga), koneksi jaringan sering kali tidak stabil sehingga menghambat penginputan.

3.3.4 Cara Mengatasi Kendala :

1. Pengarsipan belum tersusun secara rapih.

Cara mengatasi pengarsipan yang belum tersusun secara rapih yaitu dengan cara menyusun ulang dan direkap sesuai dengan tanggal surat,sehingga memudahkan pegawai pada saat pencarian dokumen.

2. Koneksi jaringan internet sering terputus .

Untuk mengatasi koneksi jaringan yang sering terputus dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: melakukan restart computer dan menghubungkan ulang jika menggunakan computer/laptop dengan menggunakan hotspot seluler. Atau menghubungi teknisi jaringan.

(51)

BAB IV PENUTUP 4.1 KESIMPULAN

Melalui data laporan Praktek Kerja Lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa Praktek Kerja Lapangan merupakan suatu bentuk penyelanggaraan kegiatan untuk melatih mahasiswa/i agar memiliki keahlian profesional dan kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan. Beberapa Kesimpulan yang dapat penulis bagikan selama kurang lebih 2 (dua) bulan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan dan memperluas keterampilan yang membentuk kemampuan dan wawasan mahasiswa sebagai bekal untuk lapangan kerja serta sesuai dengan program studi yang diperoleh.

2. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membiasakan diri pada suasana lingkungan kerja yang sebenarnya, khususnya yang berkenaan dengan kedisiplinan kerja.

3. Menerapkan ilmu yang diperoleh dari kampus untuk diterapkan pada dunia kerja.

4. Pembekalan sebelum pelaksanaan PKL sangat berguna saat diterapkan pada lingkungan kerja.

(52)

4.2 Saran

Sehubungan dengan hasil pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL), maka penulis ingin mengemukakan beberapa saran sebagai berikut :

Kepada Mahasiswa yang akan melakasanakan PKL :

1.Kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKL diharapkan agar mempersiapkan diri dengan mengusai pembekalan PKL yang akan diterapkan dalam perusahaan/ instansi, agar memudahkan dalam melakukan Praktek Kerja Lapangan di perusahaan/instansi.

2.Kepada mahasiswa yang akan melakukan PKL disarankan untuk menjaga nama baik Universitas Teknokrat Indonesia yang menjadi tempat PKL.

Kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung :

1.Kementerian Hukum dan HAM kantor wilayah Lampung diharapkan mampu mengkritisi atau memberikan masukan secara langsung dan sportif kepada mahasiswa.

2.Hubungan yang telah terjalin antara pihak Universitas dengan pihak Kementerian Hukum dan HAM kantor wilayah Lampung hendaknya dapat lebih ditingkatkan dan dapat memberikan umpan balik satu sama lain.

(53)

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Hukum dan Ham Lampung (2011) Website Dinas Kementerian Hukum dan HAM Lampung. Tersedia

pada:http://lampung.kemenkumham.go.id/ (Diakses: 5 September 2018).

FTIK-UTI (2017) Buku Pedoman PKL. Tersedia pada: http://scele.teknokrat.ac.id/

(Diakses: 5 September 2018).

Hasibuan (2005) Pengertian Administrasi Kepegawaian Menurut Ahli. Tersedia pada:https://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/12345678 9/4239/Bab2.pdf?sequence=7 (Diakses: 6 September 2018).

KBBI (2017) Pengertian Dokumen Menurut KBBI. Tersedia pada:

https://kbbi.web.id/dokumentasi (Diakses: 5 September 2018).

KBBI (2018) Pengertian Arsip Menurut KBBI. Tersedia pada:

https://kbbi.web.id/arsip (Diakses 5 September 2018).

Muhamad jamil,B 2015.Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Laporan Keuangan Walisantri Di Pondok Pesantren Al-Halim Garut

ISSN: 2302-7339 Vol. 12 No. 01 2015.

Pengolahan Surat Masuk Tersedia pada:http://tutorialkuliah.blogspot.com (Diakses: 5 September 2018).

(54)

LAMPIRAN

Lampiran 1. Kunjungan Pertama Dosen Pembimbing Tanggal 13 Juli 2018

Lampiran 2. Kunjungan Kedua Dosen Pembimbing Tanggal 30 Agustus 2018

(55)

Lampiran 3. Sosialisasi Pelanggaran Di Bidang KI Di Ballroom Hotel Novotel

Lampiran 4. Rapat dengan Dirjen AHU tentang Pengarsipan Jaminan Fidusia

(56)

Lampiran 5. Foto Bersama Para Pegawai Divisi

(57)

(58)

Lampiran 6. Catatan Harian Tami Ulfia

(59)
(60)

Lampiran 7. Catatan Harian Tya Ayu Pertiwi

(61)
(62)

Lampiran 8. Catatan Harian Ade Lina Dhamayanti

(63)

Lampiran 9. Daftar Hadir PKL

(64)
(65)
(66)
(67)

Lampiran 10. Form Penilaian Tami Ulfia

(68)
(69)
(70)
(71)

Lampiran 11. Form Penilaian Tya Ayu Pertiwi

(72)
(73)
(74)
(75)

Lampiran 12. Form Penilaian Ade Lina Dhamayanti

Gambar

Gambar  2.1  Kantor kemenkumham kanwil Lampung
Gambar  2.2  Struktur Organisasi  kemenkumham kanwil Lampung
Gambar .2.3  Logo Kemenkumham  Sumber :  https://lampung.kemenkumham.go.id
Gambar 3.1 Dua laporan kegiatan sosialisasi
+7

Referensi

Dokumen terkait

xxvi 3.2 PELAKSANAAN PKL AHMAD RIZKY SYAFRULLAH 14311797 3.1.1 Bidang Kerja Selama melakukan kegiatan Praktik Kerja Lapangan PKL di PT PLN PERSERO area tanjung karang penulis

3.2.2 Pelaksanaan Kerja Kegiatan yang dilakukan penulis selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan PKL di Balai Pelatihan Pertanian BPP Lampung adalah melakukan memasukkan data peserta

Pada Laporan Praktik Kerja Lapangan PKL ini, diperoleh beberapa kegiatan pelaksanaan kerja, menemukan beberapa kendala atau masalah, dan memberikan solusi terhadap kendala atau solusi

Dalam laporan Praktik Kerja Lapangan PKL ini membahas beberapa kegiatan pelaksanaan kerja kendala atau masalah yang dihadapi diPerusahaan Daerah Air Minum PDAM Way Rilau Bandar

BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN 3.1 Pelaksanaan PKL : YULI MARDIYANA, 15311097 BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN 3.1.1 Bidang Kerja Selama melakukan kegiatan PKL

Bidang Kerja Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan PKL yang dilakukan selama 2 dua bulan di Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, penulis ditempatkan di Bidang PDNPerdagangan Luar Negeri

Pada kegiatan Praktik kerja Lapangan PKL ini, saya mendapatkan kesempatan untuk melakukan Praktik kerja Lapangan PKL di PT Astra Honda Motor AHM AHMpada bagian administrasi perkantoran

Panduan penulisan dan struktur laporan Praktik Kerja Lapangan