1
LAPORAN RESMI
PRAKTIKUM PRAKARYA KIMIA
“Pembuatan Telur Asin”
Disusun Oleh :
Anita Dwi Purwanti (K3317008) Dwi Resty Ambar Wati (K3317024) Febi Nur Aini Wijaya (K3317030) Pundung Setia Lesana (K3317058)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
2020
2 DAFTAR ISI
COVER ... 1
BAB I ... 3
PENDAHULUAN ... 3
A. Pengertian Telur Asin ... 3
B. Kandungan Telur Asin ... 4
C. Manfaat Telur Asin... 4
BAB II ... 7
BAHAN DAN PERALATAN ... 7
BAB III ... 9
CARA MEMBUAT TELUR ASIN ... 9
A. BAGAN KERJA ... 9
B. LANGKAH KERJA ... 10
BAB IV ... 12
ANALISIS USAHA TELUR ASIN ... 12
A. PEMASUKAN ... 12
B. PENGELUARAN... 12
C. KEUNTUNGAN ... 13
D. FOTO LABEL DAN PRODUK ... 13
DAFTAR PUSTAKA ... 14
3 BAB I PENDAHULUAN A. Pengertian Telur Asin
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki rasa lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Kelemahan telur yaitu memiliki sifat mudah rusak, baik kerusakan alami maupun kerusakan akibat serangan mikroba melalui pori-pori telur. Oleh karena itu, usaha pengawetan sangat penting untuk mempertahankan kualitas telur, salah satunya yaitu dengan cara pengasinan.
Telur asin merupakan salah satu cara untuk mengawetkan telur. Telur yang biasa diasinkan adalah telur itik karena memiliki pori-pori yang besar dan bau amis yang tajam. Cangkang telur itik berwarna biru muda, sehingga telur itik sangat lazim diasinkan karena penetrasi garam ke dalam telur pada telur itik lebih mudah (Octarisa, 2013). Dengan pengasinan telur itik menjadi tidak amis dan masa simpan telur lebih lama. Semakin lama waktu pengasinan akan semakin tahan lama masa simpan telur. Selain itu, pengolahan telur itik menjadi telur asin, juga dapat meningkatkan kandungan kalsium telur itik. Kandungan kalsium telur itik akan meningkat 2,5 kali setelah proses pengasinan dan dapat juga meningkatkan daya tahan simpan yang lebih lama. Keunggulan dari pengasinan telur yaitu dapat memperpanjang umur simpan, menambah cita rasa, meningkatkan nilai ekonomis, meningkatkan selera konsumen, serta mencegah masuknya mikroba pada telur.
Komponen utama dalam pembuatan telur asin selain telur itik adalah garam. Garam adalah seasoning dan pengawet yang komposisinya terdiri atas natrium klorida yaitu 40% natrium dan 60% klorida (Prihantoro, 2003). Garam berfungsi sebagai pencipta rasa asin sekaligus sebagai bahan pengawet karena garam mampu menyerap air dari dalam telur. Garam akan masuk kedalam telur melalui pori-pori kulit telur menuju ke putih telur, lalu ke kuning telur. Garam akan menarik air yang dikandung telur. Garam juga terdapat ion chlor yang berperan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri dalam telur, sehingga menyebabkan telur menjadi awet karena bakteri yang terkandung dalam telur mati (Ristato Setyo, 2013). Ion chlor inilah yang berfungsi sebagai pengawet dengan kemampuannya menghambat pertumbuhan mikroba (Vaozi, 2012).
Proses pengasinan dapat dibedakan menjadi dua cara yaitu merendam telur dengan larutan garam jenuh dan membungkus telur dengan adonan garam yang biasanya terdiri dari bubuk bata, abu gosok dan garam atau dengan kata lain pemeraman (Suprapti, 2002). Berdasarkan data yang diperoleh dari masyarakat sekitar, mareka kebanyakan membuat telur asin menggunakan abu jerami yang dicampurkan dengan garam dan beberapa jenis asam, seperti
4
asam jawa, dan air belimbing yang diperoleh dari proses penjemuran (asam sunti) yang dikombina- sikan menjadi satu sebagai bahan pembungkus/ pelekat pada telur itik. Penggunaan abu jerami bermanfaat untuk bahan pelekat telur, dan mudah didapatkan oleh masyarakat sekitar. Beberapa jenis asam yang digunakan mampu menghilangkan bau amis serta tekstur yang didapatkan berbeda dari pada tekstur telur asin yang tidak menggunakan asam.
B. Kandungan Telur Asin
Hampir semua zat gizi yang diperlukan tubuh untuk hidup sehat ada didalam telur, selain kandungan proteinnya yang tinggi yaitu 12,8%-13,1%, telur juga mengandung air 70,8%-74%;
lemak 11,5%-14,3%; komponen lain yaitu karbohidrat, kalori, kalsium, dan fosfor
Komposisi kimia telur ayam ras dan itik dalam 100 g bahan dapat dilihat pada Tabel.
Tabel Komposisi Kimia Telur Ayam Ras dan Itik Segar dalam 100 gram Berat Bahan.
Komposisi Kimia Telur Ayam Segar Telur Itik Segar Telur
utuh
Kuning telur
Putih telur
Telur utuh
Kuning telur
Putih telur
Kalori (g) 148,0 361,0 50,0 189,0 398,0 54,0
Air (g) 74,0 49,4 87,8 70,8 47,0 88,0
Protein (g) 12,8 16,3 0,0 13,1 17,0 11,0
Lemak (g) 11,5 31,9 0,0 14,3 35,0 0,0
Karbohidrat (g) 0,7 0,7 0,8 0,8 0,8 0,8
Kalsium (g) 54,0 147,0 6,0 56,0 150,0 21,0
Fosfor (g) 180,0 586,0 17,0 175,0 400,0 20,0
C. Manfaat Telur Asin
Selayaknya telur, telur asin memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Berikut adalah manfaat telur asin bagi tubuh:
1. Melakukan regenerasi sel
Manfaat telur asin yang paling umum diketahui adalah meregenerasi sel-sel tubuh yang telah rusak. Kandungan protein di dalam telur asin mampu mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak sehingga sel-sel tubuh yang sehat bisa diproduksi yang berguna bagi tubuh.
2. Meningkatkan massa otot
Telur asin memiliki manfaat untuk meningkatkan kekuatan otot. Hal ini dikarenakan kandungan protein yang tinggi pada telur asin mampu membangun dan membentuk massa otot sehingga menjadi lebih padat dan kuat. Inilah sebabnya para atlit atau orang-orang yang
5
memiliki aktivitas fisik tinggi perlu mengonsumsi telur terutama bagian putihnya saja karena kaya akan kandungan protein. Jadi, apabila Anda adalah orang yang aktif secara fisik maka konsumsi telur asin bisa membantu untuk meningkatkan massa otot sehingga tidak mudah lelah.
3. Menjaga kesehatan tulang
Protein yang dikandung oleh telur asin merupakan protein hewani. Manfaat protein hewani ini baik untuk menjaga kesehatan tulang. Konsumsi telur asin akan membuat massa tulang Anda tetap bertahan. Manfaat telur asin juga bisa untuk mencegah osteoporosis. Hal ini merupakan hal yang penting terutama bagi wanita yang telah menopause. Asupan telur asin bisa menjaga tulang Anda tetap sehat walaupun telah masuk pada masa menopause.
4. Meningkatkan metabolisme tubuh
Manfaat telur asin bisa meningkatkan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh. Kandungan protein pada telur memberikan energi yang cukup pada sel-sel tubuh untuk mencerna, mendistribusikan, dan memanfaatkan zat-zat gizi dari makanan dan minuman. Ini membuat tubuh mendapatkan manfaat makanan yang baik untuk tumbuh kembang.
5. Mengatasi tekanan darah tinggi
Apakah Anda memiliki masalah hipertensi? Konsumsi telur asin bisa mengatasi masalah tekanan darah tinggi Anda. Manfaat telur asin melalui kandungan protein bisa menurunkan tekanan darah terhadap dinding arteri. Hipertensi penting untuk diatasi karena bisa memicu penyakit jantung, stroke, dan masalah sistem kardiovaskular lainnya. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi bagian putih pada telur asin bisa menurunkan tekanan darah.
6. Menurunkan kadar lipid darah
Kadar lipid darah seperti kolesterol LDL dan trigliserida yang tinggi tidak baik bagi kesehatan tubuh. Ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi masalah medis lainnya seperti penyakit degeneratif. Kandungan yang ada pada telur asin bisa menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida di dalam darah.
7. Mengatasi masalah anemia
Manfaat telur asin juga bisa mengobati dan mencegah masalah anemia. Kandungan zat besi yang ada di dalam telur asin bisa membantu tubuh untuk mengatasi anemia defisiensi besi.
Gejala-gejala anemia seperti pusing, mual, kelelahan, dan lainnya bisa diredakan dengan mengonsumsi telur asin.
6 8. Membantu perkembangan otak
Manfaat telur asin juga bisa mendukung perkembangan otak. Otak yang berkembang dengan baik adalah dambaan setiap orang. Hal yang dibutuhkan agar otak bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik adalah omega 3. Telur asin mengandung omega 3 yang membantu merangsang pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak. Omega 3 juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya gangguan pada otak. Ibu hamil dan anak-anak perlu mengonsumsi telur asin.
9. Menjaga kesehatan kulit
Ternyata manfaat telur asin tidak hanya untuk kesehatan organ dalam atau tulang saja. Telur asin juga memiliki manfaat untuk kulit. Asupan telur asin bisa menjaga kesehatan kulit. Ini dikarenakan kandungan vitamin E yang ada di dalam telur asin. Selain itu, vitamin E juga bisa mencerahkan kulit dan menghaluskan kulit. Kulit Anda juga akan terhindar dari berbagai masalah kulit seperti iritasi, gatal-gatal, ruam, dan lain-lain. Konsumsilah telur asin untuk mendapatkan manfaat tersebut.
10. Menjaga kesehatan mata
Selain kesehatan kulit, telur asin juga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan mata.
Kandungan vitamin A membantu tubuh untuk menjaga mata tetap memiliki penglihatan yang baik. Berbagai masalah mata bisa dicegah dengan asupan vitamin A yang cukup. Anda bisa mendapatkan vitamin A dengan mengonsumsi telur asin.
11. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Sistem kekebalan tubuh yang baik akan menjaga tubuh tetap fit. Manfaat telur asin bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Di dalam telur asin terdapat selenium yang bisa meningkatkan sistem imunitas tubuh. Dengan begitu, pengonsumsian telur asin secara rutin mampu menjaga vitalitas tubuh Anda.
7 BAB II
BAHAN DAN PERALATAN
A. BAHAN
No Nama Bahan Jumlah Gambar
1. Telur bebek 8 Butir
2. Garam 1 kg
3. Abu gosok 500 gram
4. Batu bata halus 500 gram
5 Air matang secukupnya
8 A. ALAT
NO ALAT GAMBAR JUMLAH
1. Ayakan 1 buah
2. Toples Plastik 1 buah
3. Baskom 1 buah
4. Pengaduk 1 buah
9 BAB III
CARA MEMBUAT TELUR ASIN
A. BAGAN KERJA
• Cara pertama
• Cara kedua
Telur dicuci atau sedikit diamplas dan dicuci sampai bersih
Membuat adonan dari campuran abu, batu bata halus, tanah liat dan garam dapur dengan perbandingan 1:1:1:1
Melumuri telur dengan campuran adonan kemudian diatur dalam suatu wadah yang terbuat dari tanah liat dan
dibiarkan pada suhu kamar selama 2 minggu
Mencuci telur sampai bersih dan direbus sampai matang
Merendam telur dalam larutan kapur jenuh dan garam dengan perbandingan 10:1 selama 2 minggu Telur dicuci atau sedikit diamplas dan dicuci sampai
bersih
Mencuci telur sampai bersih dan direbus sampai matang
10 B. LANGKAH KERJA
No Cara Kerja Gambar Data Pengamatan
1.1 Telur dicuci atau sedikit diamplas dan dicuci sampai bersih.
Telur bersih
1.2 Membuat adonan dengan mencampurkan abu, batu bata halus, tanah liat dan garam
dapur dengan
perbandingan masing- masing satu bagian (1:1:1:1 ).
Warna adonan menjadi coklat
1.3 Melumuri telur yang sudah bersih kemudian dengan campuran adonan kemudian diatur dalam suatu wadah yang terbuat dari tanah liat dan dibiarkan pada suhu kamar selama 2 minggu.
Telur terlapisi adonan
1.4 Telur kemudian dicuci sampai bersih dan direbus sampai matang.
Telur matang
11 2.1 Cara Perendaman
Merendam telur dalam larutan kapur jenuh dan garam dengan perbandingan 10:1 selama 2 minggu
Telur asin
2.2 Telur kemudian dicuci sampai bersih dan direbus sampai matang.
Telur matang
12 BAB IV
ANALISIS USAHA TELUR ASIN
Setiap usaha memerlukan persiapan dan perencanaan kegiatan yang matang, terutama segi pemasarannya. Rencana usaha pembuatan telur asin dapat kita ambil contoh sebagai berikut:
1. Nama Produk : Telur Asin Master Cheap 2. Jumlah Produksi : 100 kemasan setiap hari 3. Harga telur asin Rp 20.000,00
4. Periode produksi 1 bulan : 20 hari
Dengan demikian, biaya produksi dan keuntungan dalam satu bulan dapat dihitung sebgai berikut:
A. PEMASUKAN
Hasil penjualan telur asin per bulan:
20 × 100 kotak × Rp 20.000,00 = Rp 40.000.000,00 PEMBELIAN PERALATAN
1. Kompor = Rp 300.000,00
2. Ayakan = Rp 120.000,00
3. Baskom = Rp 100.000,00
4. Pengaduk = Rp 30.000,00
+
Jumlah = Rp 550.000,00
Catatan:
Diperkirakan umur teknis peralatan satu tahun, sehingga nilai penyusutan tiap bulan adalah:
Rp 550.000 : 12 = Rp 45.833,00 = Rp 46.000,00 B. PENGELUARAN
1. Penyusutan alat = Rp 46.000,00
2. Garam kasar 20 x 40 kg x Rp 3.000 = Rp 2.400.000,00 3. Telur bebek 20 x 40 kg x Rp 35.000 = Rp 24.000.000,00 4. Abu Gosok 20 x 40 kg x Rp 5.000 = Rp 4.000.000,00 5. Batu bata 20 x 40 kg x Rp 3.000 = Rp 3.600.000,00 6. Mika plastik 12pack x Rp 25.000 = Rp 300.000,00
13
7. Print label 1000 lb × Rp 1.000,00 = Rp 1.000.000,00 +
Jumlah : = Rp 35.346.000,00
C. KEUNTUNGAN
1. Pemasukan = Rp 40.000.000,00
2. Pengeluaran = Rp 35.346.000,00
-
3. Keuntungan tiap bulan = Rp 4.654.000,00
D. FOTO LABEL DAN PRODUK
14
DAFTAR PUSTAKA
Octarisa, R. 2013. Pengaruh Perbandingan Tepung Tapioka dengan Telur Asin dan Lama Pengukusan pada Pembuatan Kerupuk Telur terhadap Kadar Garam dan Kesukaan Rasa. Jurnal Ilmiah Peternakan. 1 (1): 157–162.
Prihantoro. 2003. Telur: Komposisi, Penanganan, dan Pengolahannya. Bogor: M-Brio Press.
Ristanto, S. 2013.Uji Organoleptik Dan Mikrobiologi Telur Asin Menggunakan Perendaman Lumpur Sawah. Artikel. Kependidikan Biologi FKIP Univ. Muhammadiyah Surakarta.
Suprapti ML. 2002. Pengawetan Telur. Yogyakarta: Kanisius.
Vaozi, Syifa. 2012. Telur Asin. Semarang.
PERTANYAAN
1. Dari keempat jenis perlakuan di atas, manakah telur asin yang paling disukai oleh panelis ?
2. Hitunglah analisis kelayakan usaha dari usaha pembuatan telur asin ! 3. Buatlah desain stempel untuk produk telur asin yang anda hasilkan !
JAWABAN PERTANYAAN
1. Yang paling disukai adalah telur asin adonan A yang terbuat dari Adonan abu, batu bata halus, tanah liat dan garam dapur disatukan dengan perbandingan masing-masing satu bagian (1:1:1:1 ).
2. Analisis Kelayakan Usaha Telur Asin
Tujuan menganalisis aspek keuangan dari suatu studi kelayakan proyek bisnis adalah untuk menentukan rencana investasi melalui perhitungan biaya dan memfaat yang di harapkan dengan membandingkan antara pengeluaran dan pendapatan, seperti ketersediaan dana, biaya modal,kemampuan proyek untuk membayar kembali dana tersebut dalam waktu yang telah di tentukandan dinilai apakah proyek akan dapat berkembang terus .
R/C ratio (returm cost ratio) dikenal sebagai perbandingan atau nisbah antara penerimaan dan biaya. Secara matematika dapat di tuliskan sebagai berikut :
A = R/C R = py. Y C = FC + FC
A =Ʃ (Py.Y)/(FC+VC)
Dimana :R = penerimaan
15 C = Biaya
Py = Harga output Y = Biaya tetap FC = Biaya tidak tetap Keriteria :
Jika R/C> 1, maka usaha layak dilaksanakan
Jika R/C = 1. maka usaha layak impas
Jika R/C < 1, maka usaha tidak layak untuk dilaksanakan
• Misalkan
Py = Rp. 20.000,00 Y = Rp. 20.000,00 FC = Rp. 15.000,00
• R= py.Y
= 20.000 X 20.000 = 400.000
• C= FC+ FC
= 15.000+15.000 = 30.000
• R/C = 400.000/30.000 = 13,3
• Jadi R/C> 1 maka usaha layak dilaksanakan 3.