MAKALAH BAHASA INDONESIA
“MENERAPKAN KETERAMPILAN BERBAHASA”
Disusun oleh:
Kelompok 8
RAHMA FITRI :221000462201022
QURRATUN AINI :221000462201044 DEYA AGUSTIN ARIANI :221000462201028 FEBI NOFIANDI :221000457401008 MUHAMMAD ALBI :221000457401002
Dosen Pengajar: ELAN HALID,S.s,M.pd
PROGRAM STUDI AKUNTANSI DAN MI FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MAHA PUTRA MUHAMMAD YAMIN
2022/2023
KATA PENGANTAR
Syukur Allhamdulillah senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan kerunianya.sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini guna memenuhi tugas kelompok untuk mata kuliah Pengantar Bisnis dengan judul: “Mengelola bisnis”
Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak yang dengan tulus memberikan doa saran dan kritik sehingga makalah ini dapat terselesaikan
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna dikarenakan terbatasnya pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki oleh karena itu,kami mengharapkan segala bentuk saran serta masukan bahkan kritik yang membangun dari berbagai pihak.Akhirnya kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat perkembangan bagi dunia pendidikan
Solok,26 desember 2022
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...ii
DAFTAR ISI...ii
BAB I...2
PENDAHULUAN...2
1.1Latar Belakang...2
1.2 Rumusan Masalah...2
1.3 Tujuan...2
BAB II...2
PEMBAHASAN...2
2.1 Karakteristik Sumber Ilmiah...2
2.1.1 Karakteristik Buku...2
2.1.2 Karakteristik Laporan Penelitian...2
2.1.3 Karakteristik Artikel Ilmiah...2
2.2 Penandaan Informasi Penting Dalam Bacaan...2
2.2.1Cetakan Hitam Sebagai Penanda Informasi...2
2.2.2 Cetakan miring (Italic) Sebagai Penanda Informasi...2
2.2.3 Penomoran Dengan Angka Sebagai Penanda Informasi...2
2.2.4 Penomoran dengan Abjad Sebagai Penanda Informasi...2
2.2.5 Kata-kata Khusus Sebagai Penanda Informasi...2
2.3 Tipe-tipe Informasi Dalam Bacaan...2
2.3.1 Informasi Denotasi dan Konotatif...2
2.3.2 Informasi Utama dan Penjelas...2
2.4 Kiat Memahami Sumber Ilmiah...2
2.4.1 Kiat Memahami Buku...2
2.4.2Kiat Memahami Laporan Penelitian...2
2.4.3 Kiat Memahami Artikel Ilmiah...2
BAB III...2
PENUTUP...2
A. Kesimpulan...2
B. Saran...2
DAFTAR PUSTAKA...2
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Membaca adalah hal yang perlu dikembangkan dalam kehidupan masyarakat karna kehidupan masyarakat tidak luput dari membaca,perlu kesadaran dari diri sendiri tentang perlunya membaca manfaat membaca itu sangat besar membaca buku atau karangan-karangan,manfaat membaca juga berguna untuk menumbuhkan syaraf-syaraf baru di otak
Selain itu manfaat lain dari membaca adalah menulis karya ilmiah karna kita bias belajar dari pengalaman orang lain disamping itu membaca juga dapat menambah ilmu.Pengetahuan wajib kita membaca untuk menulis karya ilmiah karena butuh beberapa sumber untuk melengkapi ataupun memperjelas fakta yang kita kemukakan melalui membaca dari sumber-sumber yang dibutuhkan 1.2 Rumusan Masalah
1. Apa saja karakteristik sumber ilmiah?
2. Bagaimana memahami penandaan informasi penting dalam bacaan?
3. Apa saja tipe-tipe informasi dalam bacaan?
4. Apa saja kiat-kiat memahami sumber ilmiah?
1.3 Tujuan
Untuk memahami tugas bahasa Indonesia selain itu tujuan penulisan karya ilmiah ini untuk menumbuhkan minat baca semua pada semua kalangan masyarakat dengan memaparkan manfaat membaca
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Karakteristik Sumber Ilmiah
Membaca adalah kegiatan yang dilakukan berdasarkan kerjasama beberapa
keterampilan,yakni mengamati,memahami dan memikirkan(Muhsyanur,2014:10).sedangkan keterampilan membaca merupakan keterampilan reseptif yakni keterampilan menyerap informasi atau ilmu pengetahuan(Ermanto dan Emidar,2009:212).Keterampilan membaca memiliki
kesamaan dengan keterampilan menyimak yakni sama-sama keterampilan berbahasa reseptif.Keterampilan membaca jauh lebih unggul dibandingkan keterampilan menyimak Keterampilan membaca sangat penting dan lebih unggul untuk meyerap informasi dan ilmu pengetahuan, karena:
Sumber baca, agaknya jauh lebih baik daripada sumber simakan
Informasi dan ilmu pengetahuan pada umumnya selalu didokumentasikan dalam bentuk bacaan.
Perkembangan dunia digital, baik cetak maupun elektronik telah menghasilkan
berbagai macam sumber bacaan kehidupan kita saat ini dibanjiri oleh sumber bacaan yang sangat banyak. Oleh karena itu kita perlu membaca secara cerdas.
Untuk mencari sumber-sumber ilmiah dalam menulis karangan ilmiah, kita
perlu menyadari bahwa informasi dan ilmu pengetahuan banyak tersimpan dalam bahan bacaan.
Karena itu tidak berlebihan jika ada peribahasa lama mengatakan bahwa buku adalah gudangnya ilmu atau perpustakaan adalah jantungnya ilmu pengetahuan. Kata dalam buku perpustakaan itu harus dipahami bahwa bahan bacaan sangat penting dalam kehidupan manusia.
Dalam kegiatan membaca untuk kepentingan menemukan sumber ilmiah, kita perlu memilih dan memilah-milah bahan bacaan. Banyaknya bahan bacaan, mengharuskan secara sadar membuat prioritas yang akan kita baca. Kita memang harus memilih bagian-bagian yang perlu untuk kita ketahui dan untuk menambah informasi terutama yang berkaitan dengan sesuatu yang akan kita tulis.
Keterampilan membaca untuk kepentingan penulisan karangan ilmiah pada dasarnya mementingkan pemahaman terhadap ide pokok bacaan.Jadi, kegiatan membaca haruslah untuk memahami ide pokok bacaan, bukan untuk memahami seluruh isi bacaan.Ide pokok bacaan dapat dicari seperti topik tulisan (ide pokok tulisan/buku keseluruhan), topikbab (ide pokok bab), topik subbab (ide pokok subbab), dan topik paragraf (ide pokok paragraf).
2.1.1 Karakteristik Buku
Buku terdiri atas halaman judul, daftar isi, bab demi bab. Untuk memahami isi buku secara umum, perlu diperhatikan:
a. Informasi umum tentang buku terdapat dalam judul buku.
b. Untuk melihat topik yang dikupas dalam buku tersebut, dapat dilihat melalui judul-judul bab dan subbab yang terdapat pada daftar isi.
Untuk memilih buku yang tepat maka perlu diperhatikan:
a. Lihat judul dan daftar isi buku.
b. Perhatikan dan pahami judul-judul bab.
c. Perhatikan dan pahami judul-judul subbab yang terdapat dalam buku.
d. Pahami pokok pikiran yang disampaikan pengarang melalui penamaan bab-bab dan subbab buku.
e. Simpulkanlah permasalahan pokok dalam buku melalui bab dan subbab itu.
Buku pada umumnya sangat bermanfaat bagi pembacanya. Kita bisa memilih buku sesuai dengan kebutuhan diri kita.Topik apa yang kita inginkan merupakan panduan dalam memilih buku. Jika kita ingin mencari buku baru, informasinya dapat dilihat melalui resensi buku yang terdapat dalam surat kabar. Perbanyaklah membaca buku dengan topik-topik yang beragam untuk memperkaya wawasan. Utamakan membaca buku yang membahas topik yang
diinginkan.Buku merupakan sarana menyebarluaskan ilmu pengetahuan.
2.1.2 Karakteristik Laporan Penelitian
Karakteristik laporan penelitian dari segi susunan bab:
1. Bab pendahuluan
Terdiri dari latar belakang pembatasan dan perumusan masalah pertanyaan penelitian, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian.
2. Bab kajian teoritis dan kerangka konseptual
Memuat kajian teori dan kerangka berpikir peneliti tentang masalah.
3. Bab metodologi penelitian
Memuat jenis penelitian objek dan data penelitian instrumen penelitian.
4. Bab hasil penelitian 5. Bab kesimpulan dan saran
Memuat pernyataan singkat tentang hail penelitian, menyajikan konsekuensi (saran) kepada pihak-pihak terkait.
Informasi yang penting dari laporan penelitian:
a. Permasalahannya (Bab 1) b. Teori yang digunakan (Bab 2) c. Metode yang digunakan (Bab 3) d. Hasil penelitiannya (Bab 4-5)
Jika ingin menemukan informasi yang lebih singkat lihat masalah penelitian, tujuan penelitian dan simpulannya. Jika ingin menemukan informasi lebih singkat lagi, lihatlah simpulannya saja.
2.1.3 Karakteristik Artikel Ilmiah
Jumlah halaman artikel ilmiah lebih sedikit dari jumlah halaman laporan penelitian.
Artikel ilmiah disusun dari laporan penelitian untuk kepentingan publikasi yang lebih luas.
Artikel ilmiah terdapat dalam jurnal ilmiah.
Susunan artikel ilmiah antara lain : a. Bab pendahuluan
b. Bab kajian teoritis
c. Bab metodologi penelitian d. Bab hasil penelitian e. Bab kesimpulan dan saran
2.2 Penandaan Informasi Penting Dalam Bacaan Informasi penting ditandai dengan:
1. cetakan hitam/bold 2. cetakan miring/italic
informasi penting dalam sebuah bacaan dapat secara cepat dilihat pada pemarkah
grafika tersebut. Pemarkah numerik (penomoran) dalam bacaan perlu diperhatikan untuk menemukan informasi penting yang disampaikan penulis.Pemarkah numeric mengindikasikan informasi penting, pemarkah numerik ada dua, yaitu penomoran dengan angka dan penomoran dengan abjad. Ada juga pemarkah numerik dengan simbol, gambar dan lainnya. Tapi jarang digunakan dalam tulisan formal/ilmiah.
2.2.1Cetakan Hitam Sebagai Penanda Informasi
Cara memahami bacaan:
Mula-mula bacalah satu bab dengan cepat, identifikasikan bagian dimana pengarang menjelaskan suatu topik paling banyak. Bila terdapat banyak diagram untuk konsep maka konsep itu pastilah penting. Bila anda benar-benar dikejar oleh waktu lewati bagian dimana pengarang paling sedikit menjelaskannya.
Bacalah kalimat pertama setiap paragraf lebih hati-hati daripada kalimat-kalimat berikutnya pada paragraf yang sama. Catatlah subjudul dan kalimat pertama setiap paragraf sebelum kamu membaca bab itu sendiri. Kemudian tutup bukumu dan tanyalah dirimu apa yang kamu tahu dan tidak tahu tentang subyek tersebut sebelum mulai membaca.
Fokus pada kata benda dan subyek pada setiap kalimat. Carilah kombinasi kata benda-kata kerja, dan fokuskan belajarmu padanya. Pemarkah grafika berupa cetakan hitam yang terdapat pada bacaan diatas dapat dijadikan patokan untuk menemukan informasi penting.
2.2.2 Cetakan miring (Italic) Sebagai Penanda Informasi
Bahasa (Indonesia) Baku harus memiliki koridor yang jelas dan dikenali sehingga
Memiliki karakteristik yang jernih (Alwi 1998:13) menjelaskan bahwa bahasa memiliki dua ciri umum : Pertama, Bahasa Indonesia baku memiliki sifat kemantapan dinamis. Kedua,Bahasa Indonesia baku memiliki sifat kecendikiaan.Sifat kecendikiaan (Indonesia) Baku berarti bahwa bahasa itu mampu mengungkapkan penalaran atau pemikiran yang teratur, logis, dan masuk akal sehingga harus dikembangkan secara berkelanjutan yang cendikia pula (Kuswara,2011:39)
Pemarkah grafika berupa cetakan miring yang terdapat pada bacaan diatas pula dijadikan patokan untuk menentukan informasi penting.
2.2.3 Penomoran Dengan Angka Sebagai Penanda Informasi
Bahasa (Indonesia) Baku yang memiliki dua ciri umum diatas diharapkan mampu mengembangkan beberapa fungsinya. (Alwi 1998:14) mengemukakan empat fungsi Bahasa (Indonesia) Baku, yakni:
1. Fungi pemersatu
2. Fungi pemberi kekhasan 3. Fungi pembawa kewibawaan 4. Fungi sebagai kerangka acuan
Pemarkah numerik yang terdapat pada bacaan diatas dapat pula dijadikan patokan untuk menemukan informasi penting.
2.2.4 Penomoran dengan Abjad Sebagai Penanda Informasi
Untuk menambahkan khasan pemikiran tentang ragam bahasa Indonesia dan baiknya dikemukakan ragam kreatif bahasa Indonesia yakni:
a) Bahasa Indonesia ragam jurnalistik b) Bahasa Indonesia ragam literer c) Bahasa Indonesia ragam filosofik
d) Bahasa Indonesia ragam akademik e) Bahasa Indonesia ragam bisnis
2.2.5 Kata-kata Khusus Sebagai Penanda Informasi
Berikut pemarkah linguistik:
a. Informasi sebab akibat
Sebab,karena,akibatnya,maka,oleh karena itu,oleh sebab itu.
b. Informasi hasil dan dampak
Hasilnya,dampaknya,akhirnya,jadinya,sehingga.
c. Informasi pertentangan
Tetapi,namun,berbeda dengan,sebaliknya,kebalikannnya,dari pada itu.
d. Informasi perbandingan
Sama dengan, seperti, seperti halnya, menyerupai, hampir sama dengan, sesuai dengan.
e. Informasi syarat lazim Jika, jikalau,apabila, kalau f. Informasi penegasan
Jika, dengan demikian, jelaskan bahwa, singkatnya, tegasnya.
g. Informasi tentang tambahan informasi
Tambahan pula, selain itu, oleh karena itu, lebih dari pada itu, lebih lanjut.
h. Informasi urutan ide
Mula-mula, pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, akhirnya.
i. Informasi kronologi peristiwa
Dalam peristiwa itu, peristiwa itu diawali, sekarang ini.
j. Informasi generalisasi gagasan
Pada umumnya, paling besar, kelompok utama, secara keseluruhan, cenderung.
2.3 Tipe-tipe Informasi Dalam Bacaan
2.3.1 Informasi Denotasi dan Konotatif
Tipe informasi denotatif (tersurat) adalah informasi yang dinyatakan oleh kata,kalimat yang sesungguhnya/semestinya (Amran Tasai 2008:28). Informasi yang logis oleh kata sesuai dengan maksa leksika didalam kamus. Informasi yang dipahami secara universal dalam bahasa yang bersangkutan merupakan maksa yang bersifat tetap sesuai dengan kata tersebut dalam kalimat.
Informasi denotatif punya makna konseptual/kognitif yang dianggap sebagai faktor sentral dalam komunikasi baik bacaan maupun ujaran yang merupakan unsur terpenting didalam kegiatan komunikasi.
Tipe informasi konotatif (tersirat/kiasan) yang merupakan informasi yang ingin dimaksudkan oleh penulis melalui kata,kalimat tertentu(Amran Tasai 2008:29).Informasi pada suatu
kata/kalimat yang dipahami secara khusus oleh masyarakat karena pengaruh budaya.Bukanlah hal yang spesifik dalam komunikasi melainkan muncul bersama-sama dengan sisteml
inguistik.Informasi konotatif relative tidak stabil yang dapat berubah-ubah menurut budaya dan perkembangan masyarakat.
2.3.2 Informasi Utama dan Penjelas
Informasi utama (primer) adalah informasi pokok yang terdapat dalam bacaan. Dapat ditemukan dalam judul bab, judul subbab, dan kalimat topik paragraf.Informasi pokok menyajikan topik persoalan yang dijadikan prioritas utama untuk dikuasai.Informasi penjelas adalah informasi yang akan menjelaskan panjang lebar informasi utama. Informasi penjelas perlu dikuasai dengan memilih yang penting untuk memperkaya wawasan.
2.4 Kiat Memahami Sumber Ilmiah 2.4.1 Kiat Memahami Buku
Lihat daftar isi buku, bacalah judul bab,dan subbab yang ada dalam buku. Jika perlu,
lakukan membaca sekilas terhadap buku tersebut. Pahami pokok pikiran yang akan disampaikan pengarang melalui penamaan bab dan subbab buku.
Informasi dalam suatu buku
1. Pokok-pokok persoalan yang disajikan melalui judul-judul bab.
2. Uraian subpokok persoalan yang disajikan melalui judul subbab.
3. Uraian topik pikirian yang disajikan dalam kalimat topik paragraf.
Jurus memahami informasi dalam suatu buku : 1. Paham judul buku dan pengantar 2. Paham setiap daftar isi buku
3. Paham pokok persoalan dengan mulai membaca dari bab pertama 4. Paham pokok persoalan tertentu saja
5. Bacalah dengan memberikan perhatian khusus pada topik pikiran yang terletak pada kalimat awal paragraph
6. Seraplah pokok-pokok pikiran penting yang ditandai oleh pemarkah cetakan
2.4.2Kiat Memahami Laporan Penelitian
Menyajikan hasil penelitian tentang suatu topik berupa skripsi (S1), tesis (S2), disertasi (S3), laporan penelitian.
Disusun secara sederhana (laporan/makalah) : 1. Bab I Pendahuluan
a. Latar belakang b. Permasalahan c. Tujuan d. Manfaat e. Kerangka teori f. Metode penelitian 2. Bab II Pembahasan
Terdiri atas beberapa subbab 3. Bab III Kesimpulan dan Saran
Laporan penelitian dengan topik yang relatif lebih luas terdiri dari lima bab :
1. Bab I Pendahuluan
Latar belakang masalah
Permasalahan
Tujuan
Manfaat
2. Bab II Kerangka teori 3. Bab Ill Metode penelitian 4. Bab IV Pembahasan 5. Bab V Penutup
Jurus dalam memahami informasi dalam suatu laporan : 1. Pahami judul penelitian dan tujuan penelitian 2. Pahami kajian teori dan metode yang digunakan 3. Pahami uraian pokok persoalan
4. Baca dengan memberikan perhatian khusus
5. Baca dengan memberikan perhatian khusus pada topik-topik pikiran diawal kalimat paragraph
6. Serap pokok-pokok pikiran penting yang ditandai oleh pemarkah cetakan/numeric/liguistik.
2.4.3 Kiat Memahami Artikel Ilmiah
Artikel ilmiah konseptual terdiri dari tiga bab:
1. Pendahuluan 2. Pembahasan 3. Penutup
Informasi yang perlu diketahui dalam suatu artikel ilmiah:
1. Pokok-pokok persoalan (bab pendahuluan) 2. Uraian tentang metode yang disajikan (bab II) 3. Uraian tentang pokok-pokok persoalan (bab III)
Jurus memahami informasi yang terdapat dalam artikel ilmiah:
1. Pahami judul penelitian dan tujuan 2. Pahami kajian metode yang dikemukakan 3. Baca dengan perhatian khusus
4. Baca dengan perhatian khusus untuk mendapatkan penjelasan
5. Baca dengan memberikan perhatian khusus pada topik diawal kalimat paragraf 6. Serap pokok pikiran penting
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari makalah ini dapat disimpulkan bahwa untuk membaca karangan ilmiah perlu diperhatikan beberapa hal diantaranya:
1. Karakteristik Sumber Ilmiah
2. Memahami penanda Informasi-informasi penting dalam bacaan 3. Tipe-tipe informasi dalam bacaan
4. Kiat-kiat memahami sumber ilmiah
B. Saran
Demikianlah makalah ini kami susun.Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu saran dan kritik dari semua pihak yang sifatnya membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Amran Tasai & Zaenal Arifin(2008).Cermat Berbahasa Indonesia.
Jakarta:Akademika Pressindo
Ertanto & Emidar (2009).bahasa Indonesia:pengembangan kepribadian di perguruan tinggi.Padang:UNP Press
Kuswara (2011).Penulisan karya tulis ilmiah.Bandung:Lawang ilmu
Alwi,Hasan (1998).Tata Bahasa Buku Bahasa Indonesia.Edisi 3.Jakarta:Balai Pustaka
Muhsyanur (2014).Membaca Suatu Keterampilan Berbahasa Reseptif.Yogyakarta:Buginese Art