PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan
- Tujuan Umum
- Tujuan Khusus
J di wilayah kerja Puskesmas Margo Mulyo Kota Balikapapan pada pelayanan kehamilan, nifas, bayi baru lahir, nifas, bayi baru lahir dan kontrasepsi yang sesuai dengan standar pelayanan kebidanan. J di Wilayah Kerja Puskesmas Margo Mulyo Kota Balikpapan Balikpapan dan melakukan pendokumentasian dengan metode SOAP.
Manfaat pelaksanaan studi kasus
- Manfaat Teoritis
- Manfaat Praktis
Hasil penelitian yang dilakukan pada masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, setelah melahirkan, bayi baru lahir dan dalam pemilihan alat kontrasepsi dapat menjadi dasar pengembangan lebih lanjut pengetahuan dan asuhan kebidanan yang komprehensif.
Ruang Lingkup
Konsep Dasar Manajemen Kebidanan
- Manajemen Varney
- Manajemen Kehamilan
- Kartu Skor Poedji Rochjati
Vena jugularis: Tidak ada pembesaran (b) Kelenjar getah bening: Tidak ada pembesaran (c) Kelenjar tiroid: Tidak ada pembesaran (d) Lainnya: Tidak ada. Protein : Tidak dilakukan karena tidak ada indikasi Albumin : Tidak dilakukan karena tidak ada indikasi Reduksi : Tidak dilakukan karena tidak ada indikasi Lainnya : Tidak ada.
Konsep Dasar Asuhan Kebidanan
- Kehamilan
- Persalinan Dengan Anemia Dan KEK
- Bayi Baru Lahir
- Nifas
- Neonatus
- Keluarga Berencana
Bagi ibu hamil (ibu hamil), pengukuran LILA merupakan salah satu cara mendeteksi dini adanya Kekurangan Energi Kronis (KEK) atau gizi buruk. Abdomen : Tampak simetris, tidak terlihat bekas operasi, terlihat linea nigra, tinggi fundus uteri 31 cm. Tidak terlihat edema atau varises, tidak terlihat keluarnya lendir bercampur darah, tidak ada jaringan parut pada vagina, portal kaku tebal, kuncup terbuka, cairan ketuban utuh/belum pecah.
Abdomen: Linea alba terlihat, asites tidak terlihat, TFU tidak teraba, kontraksi baik dan kandung kemih terasa kosong. Alat kelamin : Vulva tidak edema, tidak terdapat varises, terlihat lochea sanguinolenta, tidak terdapat luka, tidak terlihat adanya fistula, luka perineum dan jahitan masih tampak lembab. Alat kelamin : Vulva tidak edema, tidak terdapat varises, terlihat sekret lochea alba, tidak terdapat luka, tidak terdapat fistula, luka perineum dan jahitan terlihat baik.
Kepala : Tampak simetris, tidak tampak lesi, distribusi rambut merata, tampak bersih, warna rambut hitam, struktur rambut kokoh, tidak terasa gumpalan/massa. Wajah : Tampak simetris, tidak ada chloasma gravidarum, tidak tampak pucat, tidak teraba benjolan/massa, tidak teraba edema. Mata : Tampak simetris, konjungtiva agak pucat, sklera berwarna putih, tidak terlihat sekret, tidak teraba edema pada kelopak mata.
Dada : Tampak simetris, tidak tampak retraksi, tidak terlihat alat bantu otot pernafasan, irama jantung berbunyi teratur (denyut jantung 78 x/m), tidak terdengar bunyi nafas tambahan (RR: 20 x/menit). Bayi tersebut lahir sehat secara spontan, langsung menangis, dan tidak tampak adanya kelainan bawaan atau komplikasi akibat kerja paksa.
SUBJEK DAN KERANGKA PELAKSANAAN STUDI KASUS
Kerangka Kerja
Tidak terlihat edema atau varises, tidak terlihat keluarnya lendir bercampur darah, tidak ada jaringan parut pada vagina, bagian lunaknya tebal, penipisan 50%, pelebaran 4 cm, selaput ketuban utuh/belum pecah, tidak ada lagi bagian kecil di sekitar bagian bawah janin. , presentasi kepala , penyebut UUK, station/hodge I. Tidak terlihat edema atau varises, terlihat lendir berdarah, tidak ada jaringan parut pada vagina, tidak ada bagian yang teraba, penipisan 100%, pembukaan lengkap, ketuban pecah spontan, warna bening, tidak ada bagian kecil di sekitar janin bagian bawah, presentasi kepala, Penyebut UUK, hodge III-IV. Telinga: Tampak simetris, melengkung sempurna, tulang rawan telinga matang, lubang telinga, tidak ada kulit tambahan dan tidak ada kotoran yang terlihat.
Dada: tampak simetris, tidak terlihat retraksi dada, tidak ada bunyi napas tambahan, bunyi jantung teratur, gerakan dada tampak simetris. Perut : Tidak teraba massa abnormal, tali pusat tampak terdapat 2 arteri dan 1 vena, tali pusat berwarna putih segar, tidak terlihat adanya perdarahan tali pusat. Kulit : Tampak merah, tidak ada ruam, tidak ada flek, tidak ada tanda lahir, tidak ada lebam, tidak bengkak, turgor baik.
Abdomen : terlihat linea nigra, tidak ada bekas operasi, tidak ada asites, TFU 2 jari dibawah tengah, kontraksi baik dan kandung kemih kosong. Anggota badan : Leher tampak aktif bergerak, jari tangan dan kaki tampak simetris, bergerak lengkap dan aktif, tidak terlihat polidaktili dan sindaktili. Leher: Tidak terlihat pembesaran pembuluh darah leher, kelenjar getah bening dan kelenjar tiroid, tidak terlihat hiperpigmentasi.
Subjek
Pengumpulan dan Analiasis Data
Etika Penelitian
Genetalia : Tidak terlihat edema dan varises pada vulva dan vagina, tidak terlihat keluarnya lendir bercampur darah, tidak terlihat bekas luka, tidak terlihat adanya fistula. Melakukan pemeriksaan internal dan pengawasan DJJ dan HIS; Tidak terlihat edema dan varises, terlihat keluarnya lendir bercampur darah, tidak ada bekas luka pada vagina, tidak teraba portio, efusi 100%, bukaan 10cm, tidak ada bagian terkecil di sekitar bagian bawah janin, presentasi kepala, penyebut UUK, stasiun / hodge III-IV. Kepala : bentuk bulat, tidak terlihat molase, tidak terlihat caput succadeneum, tidak terlihat cephalic hematoma, tidak terlihat.
Mulut : Tampak simetris, sianosis tidak terlihat, labio palato schizis dan labio schizis serta gigi tidak terlihat, mukosa mulut basah, anak menangis keras, lidah tampak bersih. Leher : Tidak teraba pembesaran kelenjar tiroid, tidak teraba pembesaran kelenjar limfe, tidak ada pembengkakan, bebas bergerak, tidak teraba selaput atau lipatan kulit berlebihan. Alat kelamin : Panjang penis terlihat normal sekitar 3-4 cm, lebar 1 cm, tidak terlihat hipospadia atau epispadia, testis tampak masuk ke dalam skrotum, terdapat 2 buah testis di dalam skrotum, ureter berada di bagian bawah glans penis.
Ekstremitas : Gerakan leher tampak aktif, tulang selangka terasa utuh, jari tangan dan kaki tampak simetris, tidak terdapat anyaman, jari tangan tampak lengkap dan aktif bergerak, tidak terlihat polidaktili dan sindaktili. Mulut: Labio palatoschizis tidak terlihat, mukosa mulut lembab, daya isap kuat, refleks rooting dan menghisap baik. Mulut : Tampak simetris, tidak tampak pucat, bibir tampak lembab, tampak bersih, lidah tampak bersih, tidak tampak stomatitis maupun karies, tampak gigi geraham berlubang di kanan dan kiri.
TINJAUAN KASUS
Dokumentasi Asuhan Kebidanan Pada Persalinan
Payudara: Payudara tampak bersih, ASI terlihat, muncul hiperpigmentasi pada areola, puting menonjol dan tidak ada retraksi.
Dokumentasi Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir
Dokumentasi Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas
Alat kelamin : Vulva tidak edema, tidak terdapat varises, terlihat sekret lochea rubra, terdapat panas derajat II. C. Terapi. Ibu buang air besar 5 kali/hari, konsistensi cair, warna kuning bening, tanpa keluhan, ibu buang air besar 1 kali/hari dengan konsistensi coklat. Ibu buang air besar 4-5 kali/hari, konsistensi cair, warna kuning bening, tidak ada keluhan, ibu buang air besar 4 hari sekali, konsistensi lunak, warna coklat.
Selain itu, ibu mengatakan bahwa saat ini tidak ada satu pun anggota keluarga yang mempunyai/memiliki riwayat penyakit hipertensi, hepatitis, jantung, ginjal, asma, TBC dan penyakit lain yang menular atau berpotensi mereda, dan ada tidak ada sejarah si Kembar. Hidung : Tampak simetris, tidak ada polip, kelainan bentuk, cukup bersih, tidak ada lubang hidung bernapas. Pukul 19.00 WITA, saat saya diperiksa bagian dalam, hasilnya tidak ada kelainan pada vulva/uretra, bagian tebal, kaku, selaput ketuban utuh, pembukaan serviks, FHR 142 x/menit dengan HIS masih tidak teratur dulu. .
Tujuan dari kunjungan perawatan selama dua minggu adalah untuk memastikan involusi uterus berjalan normal, untuk menilai adanya tanda-tanda bahaya selama persalinan, untuk memastikan bahwa ibu menyusui dengan baik dan tidak ada tanda-tanda komplikasi, untuk memastikan agar ibu mendapat cukup makan, minum dan istirahat, serta memberikan nasehat kepada ibu mengenai perawatan bayinya (Suherni, dkk, 2009). Keunggulan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) adalah metodenya sangat efektif, tahan lama, tidak menimbulkan efek samping hormonal, serta tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI (Saifuddin A.B, 2013).
Dokumentasi Asuhan Kebidanan Neonatus
Dokumentasi Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana
Dalam pembahasan kasus ini, penulis akan mencoba menyajikan pembahasan yang membandingkan teori dengan Pelayanan Obstetri Komprehensif yang diterapkan pada klien Ny. Komplikasi yang dapat ditemukan pada saat induksi persalinan atau setelah bayi dilahirkan. Komplikasi yang dapat ditemukan antara lain: gawat janin, prolaps tali pusat, hiperbilirubinemia, hiponatremia, infeksi intrauterin (Winkjosastro, 2002). J mendapat pelayanan obstetri sebanyak 3 kali sesuai dengan kebijakan program nasional yaitu kunjungan nifas dilakukan 6-8 jam post partum, 6 hari post partum, 2 minggu post partum dan 6 minggu post partum (Suherni, dkk, 2009).
Pelaksanaan asuhan kebidanan secara komprehensif bersamaan dengan kegiatan KP III dan PKL II terkadang menimbulkan kesulitan bagi penulis dalam manajemen waktu. J mendapat pelayanan bidan sebanyak 3 kali yaitu 8 jam nifas, 5 hari nifas, dan 2 minggu nifas. Dinas Kesehatan Kota Balikpapan berupaya untuk dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemberian asuhan kebidanan secara komprehensif, tidak mempersulit penulis untuk memperoleh data sekunder sebagai acuan dalam penyusunan laporan asuhan komprehensif ini.
Diusahakan pemberian bimbingan dan pelayanan yang lebih sesuai dengan standar pelayanan kebidanan yang diberikan sehingga menghasilkan pelayanan yang tepat, bermutu dan memuaskan bagi klien. Untuk Institusi Poltekkes Kemenkes Kaltim, Program Studi Kebidanan Balikpapan D-III. Bagi Program Studi D-III Kebidanan Balikpapan, diharapkan laporan tugas akhir ini dapat meningkatkan mutu pendidikan kebidanan khususnya dalam memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, masa nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan, kontrasepsi dan asesmen. kompetensi peserta didik dalam memberikan asuhan kebidanan, guna menghasilkan bidan yang terampil, profesional, dan mandiri. Bagi penulis, telah dilakukan upaya untuk mengembangkan pola pikir keilmuan dan melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif melalui pendidikan dan manajemen serta memperoleh pengalaman nyata di bidang tersebut guna memberikan pelayanan kebidanan yang lebih efektif dan lebih meningkatkan mutu pelayanan kebidanan. bidan.
PEMBAHASAN
Persalinan
Kunjungan Neonatus
J sudah memiliki dua orang anak dan sedang menyusui, sehingga metode kontrasepsi yang dipilih ibu seperti suntik 3 bulan atau IUD sangat cocok untuk ge. Kurangnya pengetahuan pelanggan tentang manfaat pil Fe, pilih-pilih makanan, tanda bahaya saat hamil dan pelanggan mudah terpengaruh oleh mitos-mitos penggunaan alat kontrasepsi IUD. Waktu yang tersedia untuk memberikan pelayanan terkadang sangat terbatas, sehingga pelayanan yang diberikan kurang optimal.
Hal ini dapat teratasi karena adanya perawatan yang diberikan oleh penulis dan bidan seperti memberikan saran mengenai penyebab sakit maag pada perut ibu. Pelayanan kesehatan neonatal dilakukan sebanyak 3 kali kunjungan yaitu pada jam 8, 5 hari dan 2 minggu, dan hasil pemeriksaan neonatal dalam batas normal. Karena dengan adanya laporan tugas akhir berupa kepedulian komprehensif ini, kami telah membantu terlaksananya program MPR.
Bidan berusaha untuk dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pasien agar tercipta suasana terbuka dan harmonis, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kebidanan khususnya dalam persalinannya. pelayanan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir serta keluarga berencana. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu tentang masa kehamilan khususnya manfaat tablet Fe agar tidak terjadi anemia pada masa kehamilan, persalinan yang aman, bayi baru lahir, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana, sehingga mereka dapat menjalaninya tanpa komplikasi. HIPERLAHIR. ”http://et al.baikpapan.go.id/index.php?=com content&task=view&id=171).
Pelayanan Kontasepsi
Keterbatasan Pelaksanaan Asuhan
PENUTUP
Saran