Hasil Laporan Akhir Komisi ini disetujui, diselidiki dan disimpan di hadapan Tim Investigasi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur. Hasil Laporan Tugas Akhir ini disetujui, diperiksa dan disimpan di hadapan Tim Investigasi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur.
HCG: Human chorionic gonadotropin HDL: Kolesterol high-density lipoprotein HIV: Human immunodeficiency virus HPHT: Hari pertama haid terakhir IMD: Inisiasi menyusui dini BMI: Indeks Massa Tubuh INC: Perawatan intranatal IRT: Ibu rumah tangga IUD: Alat kontrasepsi dalam rahim IUFD: Intra -kematian janin dalam kandungan.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Angka Kematian Ibu di Kota Balikpapan tahun 2018 sebanyak 9 kasus, jika dihitung jumlah kelahiran hidup di Kota Balikpapan sebanyak 12.570 maka didapat 9/12.570 x dengan pengertian dari 100.000 kelahiran hidup di Kota Balikpapan terdapat 72 kasus kematian ibu. kematian. Hingga saat ini, tingginya angka kematian ibu di Indonesia masih menjadi masalah prioritas di bidang kesehatan.
Rumusan Masalah
Tujuan
Mampu melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu nifas dengan pendekatan manajemen terdokumentasi berbasis SOAP. Mampu melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif dalam keluarga berencana dengan pendekatan manajemen dan terdokumentasi dalam bentuk SOAP.
Manfaat
Mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu nifas dengan pendekatan manajerial dan terdokumentasi dalam bentuk SOAP. e. Mampu melakukan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir secara komprehensif dengan pendekatan manajerial dan terdokumentasi dalam bentuk SOAP. F.
Ruang Lingkup
Bagi penulis, mampu memberikan pelayanan kebidanan secara komprehensif (assessment, identifikasi masalah dan diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi SOAP) sejak masa kehamilan dan seterusnya dapat memberikan penulis pengalaman untuk menumbuhkan dan menciptakan keterampilan. , bidan yang profesional dan mandiri.
Sistematika Penulisan Halaman Persetujuan Halaman Persetujuan
- Konsep Dasar Teori Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir a. Pengertian
- Konsep Dasar Teori Nifas
- Konsep Dasar Teori Neonatus a. Pengertian
- Konsep Dasar Teori Kontrasepsi a. Pengertian Keluarga Berencana (KB)
Pemberian tablet zat besi (Fe) pada ibu hamil dimaksudkan untuk mencegah kekurangan zat besi pada ibu hamil, bukan untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Pemeriksaan hemoglobin (Hb) pada ibu hamil sebaiknya dilakukan pada kunjungan pertama dan pada minggu ke 28 bila kadar Hb <11 gr%. Acuan hasil pemeriksaan laboratorium sederhana dan pemeriksaan protein urin normal pada ibu hamil (Albertus, 2011).
Pemeriksaan dilakukan pada saat ibu hamil pertama kali tiba, dan sampel darah vena diambil kira-kira. 2 cc. Pusing saat hamil juga banyak dialami oleh ibu hamil yang kekurangan asupan makanan sehingga gula darahnya rendah. Hindari minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan minuman berkarbonasi karena akan merangsang ibu hamil untuk terus buang air kecil.
Ibu hamil sebaiknya menjaga kebersihan tubuh untuk mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi, perawatan payudara juga penting, puting susu harus dibersihkan setiap basah dengan kolostrum. Kekurangan zat besi merupakan penyebab umum anemia pada wanita usia subur dan ibu hamil. Pemberian suplemen zat besi merupakan salah satu cara yang dinilai paling cocok bagi ibu hamil untuk meningkatkan kadarnya.
Selama kehamilan, diberikan minimal 90 tablet sampai 42 minggu setelah melahirkan, diberikan sejak pemeriksaan pertama ibu hamil.
SUBJEK DAN KERANGKA KERJA
PELAKSANAAN STUDI KASUS
Rancangan Studi Kasus yang berkesinembungan dengan COC 1. Rancangan Penelitian
Topik penelitian yang akan dibahas pada proposal tugas akhir ini adalah ibu hamil G1P0000 dengan usia kehamilan 27 minggu 1 hari yang mendapat pelayanan mulai dari pelayanan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, neonatal hingga KB. Metode observasi adalah kegiatan mengamati secara langsung tanpa perantara suatu objek dengan melihat secara dekat kegiatan yang dilakukan oleh suatu objek tertentu. Penulis melakukan observasi langsung terhadap kondisi klien yang ditangani atau mengamati perilaku dan kebiasaan klien terkait dengan perawatan yang akan diberikan (Wawancara Nursalam.
Penulis melakukan pemeriksaan meliputi inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi untuk memperoleh data tergantung kasus yang ditangani. Penulis menggunakan dokumentasi yang berkaitan dengan judul proposal tugas akhir ini, seperti: rekam medis klien berupa buku KIA, literatur dan lain sebagainya. Analisis data yang digunakan dalam studi kasus ini mengubah data studi kasus menjadi informasi yang dapat digunakan untuk menarik kesimpulan dengan menggunakan manajemen obstetri Varney yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP.
Partisipasi ibu dalam penelitian ini bersifat sukarela, ibu bebas menolak berpartisipasi dalam studi kasus ini atau dapat mengundurkan diri sewaktu-waktu. D mendapat penjelasan sebelum memberikan persetujuan dan bersedia mengikuti studi kasus ini dengan sadar tanpa kewajiban serta telah menandatangani formulir persetujuan.
Hasil Pengkajian dan Perencanaan Asuhan Komprehensif (sesuai 7 langkah Varney) Varney)
Hipertensi : Tidak ada c) Liver : Tidak ada.. j) Gangguan Jiwa : Tidak ada k) Pembedahan : Tidak ada l) Wasir : Tidak ada. Faring: Tidak ada peradangan (c) Vena jugularis: Tidak ada pembesaran (d) Kelenjar tiroid: Tidak ada pembesaran (e) Kelenjar getah bening: Tidak ada pembesaran (f) Lainnya-. Bekas luka: Tidak diselidiki (f) Fistula: Tidak diselidiki (g) Lainnya: Tidak ada. a) Edema : Tidak ada edema (b).
TINJAUAN KASUS
Dokumentasi SOAP Asuhan Kehamilan
2 Jelaskan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ibu dan janin dalam keadaan baik, namun ditemukan masalah pada saat pemeriksaan Hb diketahui 9 gr/dl. Penyebabnya sama yaitu karena tubuh kekurangan pasokan hemoglobin.Hasil: Ibu memahami penjelasan yang diberikan dan siap mengikuti saran penulis. 4 Anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup dengan cara tidur siang minimal 1-2 jam dan tidur malam minimal 7-8 jam, minum susu hangat sebelum tidur dan menjaga pola makan teratur agar ibu tidur
5 Disarankan untuk mendorong ibu untuk mengonsumsi nutrisi yang cukup untuk mengatasi anemia, biasanya berkaitan dengan kebutuhan zat besi yang dapat mendorong pembentukan sel darah merah. 11 Menganjurkan ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin di fasilitas kesehatan setiap dua minggu sekali atau pada saat timbul gejala untuk memantau kondisi ibu dan janin. 1 Jelaskan bahwa hasil pemeriksaan ibu dan janin dalam keadaan baik dan hasil pemeriksaan darah ibu meningkat menjadi 11,3 g/dl.
Anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup dengan cara tidur siang minimal 1-2 jam dan tidur minimal 7-8 jam, tidur dengan bantal untuk menegakkan punggung, dengan posisi tidur menyamping ke kanan atau ke kiri. Hasil: Ibu memeriksakan kehamilannya ke Puskesmas. 4. Pastikan ibu rutin mengonsumsi tablet darah dan kalsium.
Dokumentasi Persalinan
Berdasarkan data subjektif yang penulis peroleh, pada saat persalinan kala I tanggal 25 Januari 2020 pukul 07.56 WITA, ibu mengatakan dirinya merasakan nyeri pada perut bagian bawah. Ia kemudian berobat ke RS Permata Balikpapan Medika Utama pada 25 Januari 2020. Kata ibu, tidak ada lendir bercampur darah yang keluar dari jalan lahir, namun ibu hanya merasakannya datang dan pergi. Pada tanggal 26 Januari 2020 pukul 12.00 WITA, ibu tersebut mengatakan bahwa suara keras yang dirasakannya semakin sering dan nyeri serta keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir sehingga Ny. D memutuskan untuk segera ke Rumah Sakit Permata. RS Utama Medika Balikpapan. Setelah tiba di RS pada pukul 00.30 WIB, Ny. D langsung menjalani pemeriksaan dalam oleh bidan dan ditemukan adanya lubang sebesar 5 cm.
Berdasarkan data subjektif yang penulis peroleh, persalinan kala II dirasakan pada tanggal 26 Januari 2020 pukul 02.50 WITA keras dan cepat yang dirasakan semakin sering dan ada rasa ingin mengejan kemudian dilakukan pemeriksaan dalam oleh bidan dan bidan memberitahu ibu dan keluarga bahwa pelebaran telah selesai kemudian bidan melakukan amniosentesis dan bidan mengatakan, bahwa cairan ketuban jernih. Sang ibu melahirkan bayinya di 03.05 WITA Biasanya bayi lahir langsung menangis, kata ibu, dari pembukaan lengkap hingga bayi lahir membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Berdasarkan data subjektif yang diperoleh penulis, persalinan kala III terjadi pada tanggal 26 Januari 2020. Pukul 03.06 WITA yakni 1 menit setelah kelahiran anak, ibu mengatakan akan dilakukan penyuntikan pada paha kanan, ari-ari lahir pada tanggal 5 menit setelah bayi lahir, dan setelah itu kata ibu tangan bidan masuk ke jalan lahir untuk membersihkan sisa ari-ari.
Berdasarkan data subjektif yang diperoleh penulis, pada saat persalinan kala IV tanggal 26 Januari 2020, ibu mengatakan bahwa dirinya masih sakit dan ada robekan jalan lahir akibat melahirkan, dan jalan lahir segera dijahit. bidan. Saat proses persalinan, sang ibu mengatakan bahwa dirinya langsung dipasangi IUD. Hasil pemeriksaan tanda vital bidan ditemukan dalam batas normal, dan 2 jam setelah melahirkan, ibu dipindahkan ke kamar rumah sakit dan digendong bersama bayinya.
Dokumentasi Bayi Baru Lahir
Dokumentasi SOAP Asuhan Masa Nifas
Menyarankan para ibu untuk menjaga kebersihan lingkungan yaitu dengan menjaga kebersihan rumah, mewujudkan keluarga sehat harus dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah. Dengan adanya tempat tinggal yang bersih maka anggota keluarga baik ibu maupun bayi dapat terhindar dari berbagai penyakit dan tetap menjaga kebersihan diri, yaitu dengan mandi dua kali sehari, membersihkan area vulva yang dijahit dari depan ke belakang setelah buang air kecil, mencuci tangan dengan sabun. atau setelah membersihkan area kewanitaan, mengganti pembalut minimal dua kali sehari/merasa kenyang dan mengonsumsi makanan yang mengandung protein seperti ikan, ayam, telur, dll. Kebutuhan nutrisi ibu pasca melahirkan antara lain mendorong ibu untuk mengonsumsi makanan bergizi seperti hijau sayur mayur, buah dan susu yang penting untuk memenuhi kebutuhan ASI, mengkonsumsi tambahan 500 kalori per hari.
4 Mempelajari posisi menyusui dan teknik menyusui yang benar yaitu a) Seluruh tubuh berdekatan dan menghadap ibu. Hasil: Ibu memahami KIE yang diberikan dan ibu dapat mempraktikkan teknik dan posisi menyusui yang benar. 5 Anjurkan ibu untuk menyusui bayinya secara teratur agar isapan bayi saat menyusui merangsang produksi hormon oksitosin dan prolaktin yang melancarkan aliran ASI.
Ibu tidur ± 6 jam pada malam hari dan bangun pada malam hari untuk menyusui bayinya dan tidur selama 1 jam. 2 Mendorong ibu untuk memasang IUD dan USG untuk menilai kondisi ibu dan memastikan ibu sudah merencanakan keluarga.
Dokumentasi SOAP Asuhan Neonatus
Penatalaksanaan asuhan kebidanan neonatal pada kunjungan pertama. 1 Beritahu ibu bahwa anaknya sehat Hasil : Ibu memahami keadaan anaknya saat ini. 2 Berikan KIE untuk tanda bahaya bayi seperti demam, sakit kuning, malas menyusu, tali pusat bau, bergerak, tidak menangis, merintih, sulit bernapas, infeksi mata, diare, kejang. Biarkan tali pusar mengering, bersihkan dengan sabun saat mandi, dan selalu ganti kain kasa jika basah atau kotor;
1 Beritahu ibu bahwa bayinya sehat Hasil : Ibu memahami kondisi bayinya saat ini.
Dokumentasi Asuhan Kebidanan KB Pada Akseptor KB IUD Tanggal Pengkajian : 25 Februari 2020 Pukul : 14.55
Dapat digunakan jangka panjang, efisiensi cukup tinggi Hasil : Ibu mengatakan sudah paham dan menggunakan alat kontrasepsi.
Pembahasan Proses Asuhan Kebidanan
Menurut penulis tidak terjadi gap antara teori dan praktek karena pelayanan yang diberikan dalam penanganan anemia pada ibu hamil sudah tepat. Hasil penilaian data subjektif menunjukkan bahwa ibu mengeluh nyeri pada bagian pinggang. dan pemeriksaan data objektif didapatkan keadaan umum baik, tanda vital dalam batas normal, dan pada pemeriksaan fisik tidak terdapat kelainan. Menurut penulis tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek akibat nyeri pinggang yang dialami oleh Ny.
Menurut penulis tidak ada gap antara teori dan praktek, karena proses tahap ketiga memakan waktu 5 menit. Menurut penulis tidak ada gap antara teori dan praktek karena pelayanan yang diberikan sudah tepat. Dan pada saat dilakukan evaluasi data objektif didapatkan keadaan umum baik, tanda vital dalam batas normal, pemeriksaan fisik tidak ada kelainan, hasil pemeriksaan TFU lochea alba sudah tidak teraba lagi, payudara menonjol, terjadi produksi ASI.
Berdasarkan hasil penilaian data subjektif, ternyata tidak ada darah yang keluar dari jalan lahir. Menurut penulis tidak ada gap antara teori dan praktek karena pelayanan yang diberikan sudah tepat.