PENGARUH PRESTASI BELAJAR, MASA STUDI DAN KEGIATAN ORGANISASI TERHADAP MASA TUNGGU DAN RELEVANSI KERJA FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI. Penulis memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga skripsi ini berjudul “Pengaruh Prestasi Belajar, Masa Studi dan Kegiatan Organisasi Terhadap Waktu Tunggu dan Relevansi Pekerjaan Lulusan Program Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi , Universitas Negeri Yogyakarta” dapat dihentikan.
Latar Belakang Masalah
Jumlah program atau jurusan menurut semua jenjang pendidikan tinggi (Sumber: https://forlap.ristekdikti.go.id/). Pertumbuhan perguruan tinggi dapat menimbulkan masalah pengangguran terdidik jika tidak diimbangi dengan kesempatan kerja yang memadai.
Batasan Masalah
Apa pengaruh kinerja studi, masa studi dan aktivitas organisasi terhadap masa tunggu lulusan Pendidikan Ekonomi FE UNY? Apakah pengaruh kinerja studi, masa studi dan aktivitas organisasi terhadap relevansi kerja lulusan Pendidikan Ekonomi FE UNY?
Manfaat Penelitian
Manfaat Teoritis
Kinerja studi, masa studi dan kegiatan organisasi terhadap relevansi karya lulusan Pendidikan Ekonomi FE UNY dengan karya lulusan Pendidikan Ekonomi FE UNY. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa khususnya mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta untuk terus berupaya meningkatkan kualitas dirinya di dunia kerja khususnya melalui IPK, studi mempertimbangkan periode dan aktivitas organisasi.
Kajian Teori
Sumber Daya Manusia
Tenaga buruh ialah penduduk yang berumur lebih dari 16 tahun, maka penduduk di bawah umur 16 tahun dipanggil penduduk tidak bekerja. Penduduk yang digolongkan sebagai angkatan tidak bekerja ialah penduduk yang berumur bekerja, tetapi tidak bekerja atau tidak mencari pekerjaan.
Pasar Kerja
Tingkat partisipasi angkatan kerja (LFR) menunjukkan proporsi jumlah angkatan kerja dibandingkan dengan angkatan kerja yang ada. Hubungan yang menggambarkan tingkat upah dan jumlah jam kerja yang ditawarkan disebut kurva penawaran tenaga kerja.
Teori Human Capital
Setengah pengangguran juga dapat dilihat dari adanya permasalahan ketidaksesuaian antara pekerjaan dengan pendidikan atau pelatihan yang diterima oleh angkatan kerja. Pekerja yang bekerja sesuai dengan pendidikan dan pelatihannya akan mampu bekerja dengan produktivitas tinggi dan mudah mengembangkan potensinya, sedangkan pekerja yang pekerjaannya tidak sesuai dengan pendidikan dan pelatihannya akan kesulitan bekerja produktif dan berkembang. semua potensi yang dimilikinya.
Pendidikan
Perguruan tinggi adalah suatu lembaga pendidikan tinggi (PT) yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, dan apabila memenuhi syarat maka universitas dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi. b) Institut. Institut adalah Perguruan Tinggi (HEI) yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu dan apabila memenuhi persyaratan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi. c) Sekolah Menengah Atas. Sekolah menengah adalah suatu perguruan tinggi (TP) yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu dan apabila memenuhi persyaratan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi. d) Politeknik.
Akademi adalah universitas yang menyelenggarakan pendidikan vokasi pada satu atau lebih cabang ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu.
Masa Tunggu
Informasi pasar tenaga kerja yang sempurna adalah tersedianya informasi mengenai tingkat upah dan sistem imbalan. Berdasarkan penjelasan di atas, maka informasi mengenai kualifikasi pekerjaan, informasi mengenai tingkat upah dan sistem penghargaan di pasar tenaga kerja, serta cadangan upah dapat mempengaruhi lamanya seseorang memegang pekerjaan dan pada akhirnya mempengaruhi lamanya seseorang menganggur. Laki-laki dan perempuan yang sudah menikah cenderung memiliki masa pengangguran yang lebih pendek dibandingkan mereka yang tidak menikah.
Semakin tinggi upah reservasi yang ditetapkan, semakin besar pula penolakan orang tersebut terhadap tawaran pekerjaan.
Relevansi Pekerjaan
Dengan terciptanya lulusan yang banyak pengangguran berarti satuan, jenis atau jenjang pendidikan dapat dikatakan kurang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan sosial (Suryadi, 2014: 11). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesesuaian pekerjaan dan pendidikan yang diperoleh, antara lain sebagai berikut. Bagi mereka, mendapatkan pekerjaan pertama sangat penting untuk mendapatkan pengalaman (Saputra Pendidikan dan pelatihan.
Pendidikan dan pelatihan dapat mempengaruhi relevansi pekerjaan, karena pendidikan dan pelatihan merupakan prasyarat terpenting agar seseorang mempunyai gambaran umum dan pengalaman terhadap bidang keilmuan yang digelutinya.
Prestasi Belajar
Persamaan penelitian ini dengan penelitian tersebut terletak pada subjek penelitian yaitu lulusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Persamaan penelitian ini terletak pada subjek penelitian yaitu lulusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Persamaan penelitian ini dengan penelitian ini terletak pada subjek penelitian yaitu lulusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.
Persamaan dalam penelitian ini terletak pada variabel terikat yaitu kajian terhadap lama pencarian kerja atau masa tunggu lulusan.
Kerangka Berpikir
- Pengaruh Prestasi Belajar terhadap Masa Tunggu
- Pengaruh Prestasi Belajar terhadap Relevansi Pekerjaan
- Pengaruh Masa Studi terhadap Masa Tunggu
- Pengaruh Masa Studi terhadap Relevansi Pekerjaan
- Pengaruh Keaktifan berorganisasi terhadap Masa Tunggu
- Pengaruh Keaktifan berorganisasi terhadap Relevansi Pekerjaan
- Pengaruh Prestasi Belajar, Masa Studi, dan Keaktifan berorganisasi terhadap Masa Tunggu
- Pengaruh Prestasi Belajar, Masa Studi, dan Keaktifan berorganisasi Terhadap Relevansi Pekerjaan
Penelitian ini menganalisis pengaruh masa studi terhadap waktu tunggu lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menganalisis pengaruh masa studi terhadap relevansi kerja lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menganalisis pengaruh aktivitas organisasi terhadap waktu tunggu lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.
Penelitian ini menganalisis dampak aktivitas organisasi terhadap kemampuan kerja lulusan program studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi.
Hipotesis Penelitian
Ha5 Aktivitas organisasi berpengaruh negatif terhadap masa tunggu lulusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Ha6 Aktivitas organisasi berpengaruh positif terhadap pentingnya kerja lulusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Ha7 : Prestasi belajar, masa studi dan kegiatan organisasi secara simultan berpengaruh terhadap masa tunggu lulusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.
Ha8 : Keberhasilan studi, masa studi dan aktivitas organisasi secara simultan berpengaruh terhadap kesesuaian kerja lulusan ilmu ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.
Desain Penelitian
Tempat dan Waktu Penelitian
Sampel yang diambil adalah lulusan Pendidikan Ekonomi FE UNY angkatan 2009-2013 yang telah lulus sampai dengan bulan Februari 2018 dan terdaftar di database program studi sampai dengan saat penelitian berlangsung. Untuk menentukan jumlah sampel yang dibutuhkan maka dihitung jumlah kelas yang lulus sehingga diperoleh jumlah responden yang dibutuhkan sebagai sampel. Setelah dilakukan pembulatan, hasil perhitungan menunjukkan total sampel penelitian sebanyak 186 responden dari populasi penelitian sebanyak 348 lulusan studi Pendidikan Ekonomi FE UNY.
Sebaran Sampel Penelitian Alumni Kurikulum Pendidikan Ekonomi UNY Angkatan Tahun Jumlah Populasi Jumlah Sampel.
Definisi Operasional Variabel
Variabel Dependen
Variabel waktu tunggu pada penelitian ini terbagi menjadi dua kategori yaitu waktu tunggu kurang dari 3 bulan (cepat) dan waktu tunggu lebih dari 3 bulan (tidak cepat). Relevansi pekerjaan dalam penelitian ini diartikan apakah pekerjaan yang diperoleh lulusan sesuai dengan pendidikan yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai cara memperoleh data untuk mengetahui pengaruh variabel IPK, masa studi, dan aktivitas.
Kuesioner untuk mengetahui variabel IPK, masa studi dan waktu tunggu bersifat terbuka yang artinya responden mengisi jawaban berdasarkan pengalamannya.
Instrumen Penelitian
Kuesioner yang digunakan untuk mengetahui variabel kepentingan pekerjaan berjumlah 6 pertanyaan, sedangkan pertanyaan yang digunakan untuk mengetahui variabel aktivitas organisasi berjumlah 3 item. Suatu instrumen dikatakan valid artinya instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur (Sugiyono. Instrumen dalam penelitian ini digunakan untuk mencari informasi tentang besarnya variabel IPK, lama penelitian jangka waktu, aktif atau tidaknya lulusan dalam organisasi, lamanya masa tunggu dan pentingnya pekerjaan.
Namun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini tidak memerlukan uji validitas karena jawaban dalam kuesioner sudah akurat dan pasti menggambarkan kondisi yang dialami responden.
Teknik Analisis Data
- Analisis Statistik Deskriptif
- Uji Multikolinearitas
- Uji Regresi Logistik
- Uji Hipotesis
- Uji Kesesuaian Model
- Uji Klasifikasi Model
Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi UNY mempunyai visi menjadi program studi terkemuka di Indonesia yang mampu mempersiapkan, menghasilkan dan mengembangkan tenaga pengajar yang kompeten di bidang kajian ekonomi yang berlandaskan ketakwaan, kemandirian dan kecerdasan serta berwawasan prospek perekonomian bangsa. dan jiwa kewirausahaan pada tahun 2025. Struktur Organisasi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi UNY Pendidikan Ekonomi sebagai suatu institusi harus mempunyai struktur organisasi demi kelancaran pencapaian tujuannya. Program Studi Pendidikan Ekonomi sebagai bagian dari Fakultas Ekonomi tentunya berada di bawah naungan Dekan dan ketiga wakil dekan.
Koordinator Pendidikan Ekonomi FE UNY terbagi menjadi Koordinator Kelas Umum yaitu Kiromim Baroroh, M.Pd dan Koordinator PPL/PPG yaitu Barkah Lestari, M.Pd.
Hasil Penelitian
Pengujian Hipotesis Penelitian
Namun karena p-value signifikan sebesar 0,943 atau lebih dari 0,05, maka berarti variabel IPK tidak berpengaruh terhadap masa tunggu mendapatkan pekerjaan pertama. Signifikansi p-value sebesar 0,075 atau lebih besar dari 0,05 sehingga masa studi tidak berpengaruh terhadap masa tunggu mendapatkan pekerjaan pertama. Berdasarkan hasil perhitungan, variabel aktivitas organisasi kategori pertama (aktif organisasi) secara parsial berpengaruh terhadap masa tunggu mendapatkan pekerjaan pertama.
Nilai odds rasio variabel aktivitas organisasi kategori pertama (aktif organisasi) terhadap masa tunggu sebesar 0,499.
Pembahasan Hasil Penelitian
- Pengaruh prestasi belajar (IPK) terhadap masa tunggu lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY
- Pengaruh prestasi belajar (IPK) terhadap relevansi pekerjaan lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY
- Pengaruh masa studi terhadap masa tunggu lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY
- Pengaruh masa studi terhadap relevansi pekerjaan lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY
- Pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap masa tunggu lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY
- Pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap relevansi pekerjaan lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY
- Pengaruh prestasi belajar (IPK), masa studi, dan keaktifan berorganisasi terhadap masa tunggu lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY
- Pengaruh prestasi belajar (IPK), masa studi, dan keaktifan berorganisasi terhadap relevansi pekerjaan lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY
Pengaruh masa studi terhadap masa tunggu lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi FE UNY Ilmu Ekonomi FE UNY. Pengaruh masa studi terhadap kemampuan kerja lulusan program studi Ilmu Ekonomi FE UNY Pendidikan Ekonomi FE UNY. Pengaruh Aktivitas Organisasi Terhadap Masa Tunggu Lulusan Program Studi Ilmu Ekonomi Pendidikan Ekonomi Pendidikan Ekonomi.
Dampak Kegiatan Organisasi Terhadap Pentingnya Pekerjaan Lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi FE UNY.
Keterbatasan Penelitian
Prestasi akademik (IPK) tidak berpengaruh terhadap waktu tunggu lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi FE UNY dengan t-hitung uji Wald sebesar 0,005 dengan p-value signifikan sebesar 0,943 atau lebih besar dari 0,05. Aktivitas organisasi berpengaruh negatif terhadap waktu tunggu lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY dengan t-hitung uji Wald sebesar 4,535 dengan p-value signifikan sebesar 0,033 atau lebih kecil dari 0,05. Aktivitas organisasi tidak berpengaruh terhadap relevansi kerja lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi FE UNY dengan nilai t-hitung uji Wald sebesar 0,039 dan p-value signifikan sebesar 0,844 atau lebih besar dari 0,05.
Prestasi akademik (IPK), masa studi, dan aktivitas organisasi secara simultan berpengaruh terhadap job important lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNY dengan nilai p-value signifikan sebesar 0,008.
Implikasi
Nilai odds rasio kategori pertama variabel aktivitas organisasi (aktif dalam organisasi) terhadap pentingnya pekerjaan sebesar 0,499. Prestasi akademik (IPK), masa studi, dan aktivitas organisasi secara simultan berpengaruh terhadap masa tunggu lulusan Program Studi Pendidikan Ekonomi FE UNY dengan nilai signifikan sebesar 0,034. Mahasiswa yang aktif dalam organisasi dapat memperoleh banyak manfaat dari organisasi sehingga pada akhirnya membentuk kepribadian baru.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seseorang yang aktif berorganisasi mempunyai peluang lebih cepat mendapatkan pekerjaan dibandingkan seseorang yang tidak aktif berorganisasi.
Saran
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Waktu Kelulusan Mahasiswa Menggunakan Metode Gompit (Studi Kasus: Mahasiswa Fakultas Matematika dan Sains Universitas Udayana). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lamanya Pengangguran Tenaga Kerja Industri Perkebunan Kelapa Sawit Ogan Komering Ulu. Faktor-faktor yang mempengaruhi masa studi mahasiswa jurusan administrasi pendidikan FIP Universitas Negeri Malang tahun kelulusan periode 2008-2010.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi durasi pencarian kerja bagi lulusan pendidikan menengah dan tinggi di Indonesia pada tahun 2012.
ANGKET PENELITIAN)
Jenis penyalur tenaga kerja yang pertama: o Pemerintah non-BUMN/BUMD o BUMN/BUMD o Sekolah negeri o Sekolah swasta o Organisasi nirlaba o Perusahaan swasta o Perusahaan milik sendiri o Lainnya.
DATA RESPONDEN)
HASIL UJI MULTIKOLINEARITAS)
HASIL UJI REGRESI LOGISTIK)
Method = Enter