110 A. Kesimpulan
Pertama, deskripsi ayat-ayat azab dalam al-Qur’an dapat dilihat berdasarkan kata azab yang merupakan kata serapan dalam bahasa Arab yang berasal dari kata
‘adha<b. ‘Adha<b berasal dari kata ‘adhdhab. Dalam al-Qur’an, kata ‘adhdhab yang telah mengalami derivasi atau perubahan bentuk kata disebutkan sebanyak 370 kali, baik dalam bentuk kata benda (isim) dan yang menjadi kata kerja (fi’il). Selain itu, dalam ayat-ayat azab banyak yang menggunakan term-term sebagai pengganti kata ‘adha<b, di antaranya yaitu ar-rijzu, al-khizy, al-‘iqa<b, al-fitnah, amr Alla<h, dan akhdhu.
Kedua, makna azab dalam al-Qur’an dapat dilihat dari substansi-substansinya.
Di antaranya yaitu golongan yang diazab adalah ka<firu<n, mushriku<n, muna<fiqu<n, fa<siqu<n, dan za<limu<n, macam-macam azab yaitu azab dunia (‘adha<b al-adna<) dan azab akhirat (‘adha<b al-akbar), Allah SWT sebagai pemilik azab karena Dialah menghendaki apapun atas terjadinya azab, Dia juga yang memberi ancaman azab kepada hamba-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah doa-doa untuk terhindar dari azab dipanjatkan. Selain itu, al-Qur’an banyak menyebutkan peringatan-peringatan yang disampaikan oleh para utusan Allah SWT dan juga gambaran-gambaran penyesalan dari orang-orang yang diazab. Dari penjelasan-penjelasan tersebut, dapat disimpulkan
bahwa azab dalam al-Qur’an merupakan peringatan yang datang dari Allah SWT untuk hamba-hamba-Nya.
Ketiga, hikmah makna azab dalam al-Qur’an bagi manusia., pertama, azab dalam al-Qur’an sebagai amtha<l. Hal ini memberi daya motivasi untuk selalu memperbaiki diri karena amtha<l ini bisa dijadikan ibrah atau pelajaran untuk umat Islam saat ini. Kedua, azab sebagai refleksi kemurkaan Allah SWT. Hal ini dapat menjadi kontrol diri dari perbuatan-perbuatan yang tercela karena takut melakukan perbuatan-perbuatan yang dimurkai Allah SWT. Ketiga, kajian azab dalam al-Qur’an ini dapat memberi cara pandang yang benar terhadap azab, sehingga tidak adanya tuduhan bahwa azab sebagai ajang balas dendam, azab merupakan hasil yang diupayakan sendiri oleh mereka yang diazab. Keempat, kajian azab dalam al-Qur’an ini sangat berperan dalam kehidupan, terutama dalam prakteknya yaitu kembali kepada ketauhidan yang benar dan beramal saleh sesuai tuntunan agama.
B. Saran
Dalam skripsi ini, penulis bermaksud hanya mengkaji azab dalam al-Qur’an dengan metode tafsir maud{u<’i. Maka dari itu, penulis berharap di kemudian hari ada penulis yang menyempurnakan penelitian ini dengan bahasan dan penafsiran yang lebih luas. Penulis menyadari dalam kesimpulan akhir dari skripsi ini tidak menutup kemungkinan ada kesimpulan lain dari analisis yang dilakukan penulis.
Dalam penelitian ini, penulis juga menyadari masih banyak kekurangan dalam banyak hal, baik secara teknis, metodologis, maupun bahan materi kajian. Penulis berharap adanya partisipasi aktif dari pembaca, baik kritik dan saran yang bersifat konstruktif untuk perbaikan kedepan. Penulis juga berharap ada penelitian lanjutan yang lebih komprehensif terhadap konsep azab dalam al-Qur’an dan tidak hanya menggunakan metode tafsir maud{u<’i.
Terakhir, semoga skripsi ini bermanfaat dan dapat memberikan sedikit pengetahuan bagi penulis khususnya, dan bagi para pembaca yang budiman, serta orang lain secara umum.
DAFTAR PUSTAKA
Alkalali, Asad M. Kamus Indonesia Arab. Jakarta: Bulan Bintang, 1987.
As-Suyuthi. al-Dar al-Mans|ur al-Tafsir bi al-Ma’s|ur. Beirut: Dar al-Fikr, t.th..
Alwi, Hasan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.
Anwar, Mochammad. Ilmu Nahwu. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2007.
Astrada, Ronny. Mengkaji Hikmah Bencana dan Petaka: Belajar dari Azab-Azab Allah kepada Umat-Umat Terdahulu. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2002.
Azir, Said Yusuf Abu. Azab Allah Bagi Orang-orang Zalim. Bandung: Pustaka Setia, 2005.
Ba>qi (al), M. Fu’a>d ‘Abd. al-Mu'jam al-Mufahras li al-Faz{ al-Qur’an al-Karim. Kairo:
Dar al-H{adi>s|, 1945.
Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum, 1996.
Barry (al), Pius A. Partanto dan M. Dahlan. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola, 1994).
Behesthi, Muhammad Husaini. Metafisika al-Qur’an: menangkap Intisari Tauhid, terj.
Ilyas Hasan. Bandung: Arasy, 2003.
Faiz, Fahruddin. Hermeneutika al-Qur’an: Tema-Tema Kontroversial. Yogyakarta:
eLSAQ Press, 2005.
Farmawi (al), Abd al-Hai<. Metode Tafsir Mawdhu’iy: Suatu Pengantar, terj. Rosihon Anwar. Bandung: Pustaka Setia, 2002.
Fulaifal, Hasan Zakaria. Menghindari Azab Kubur: Renungan dan Persiapan Menghadapi Hari Kiamat. Jakarta:Qultum Media, 2006.
Hamka. Tafsir Al Azhar. Jakarta: PT Pustaka Panji Mas, 1999.
Hidayat, Ara. “Pendidikan Islam dan Lingkungan Hidup.” Jurnal Pendidikan Islam. Yogyakarta: HiSPI, 2015.
Hilmi, Danial. Cara Mudah Belajar Ilmu Shorof. Malang: UIN-Maliki Press, 2012.
Islam, Dewan Direksi Ensiklopedi. Ensiklopedi Islam. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1997).
Izzah, Nur. “Gambaran Kata al-‘Az|a<b dalam al-Qur’an dalam Tafsir al-Kasysya<f ‘an Haqa<iq al-Tanzi<l wa ‘Uyu<n al-Aqa<wi<l fi Wuju<h al-Ta’wi<l.” Skripsi, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2014.
Maqdi<si (al), Imam Ibn Quddamah. Syarah Lum’aul I’tiqad, terj. Izzuddin Karimi.
Jakarta: Pustaka Sahifa, 2004.
Mu’minin, Imam Saiful. Kamus Ilmu Nahwu dan Sharaf. Jakarta: Amzah, 2008.
Muhajir, Noeng. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Raje Sunarsih, 1999.
Muhlis, Achmad. “Bencana Alama dalam Perspektif Al-Qur’an dan Budaya Madura.”
dalam KARSA. Pamekasan: STAIN Pamekasan, 2008.
Munawwir, Ahmad Warson. Kamus Arab-Indonesia Terlengkap. Surabaya: Pustaka Progresif, 1997.
Musthafa, KH. Abid Bisri. Tarjamah Shahih Muslim. Semarang: Asy-Syifa’, 1993.
Muthahhari, Murtadha. Keadilan Ilahi Atas Pandangan Islam, terj. Agus Efendi.
Bandung: Mizan Anggota IKAPI, 1981.
Rifa’i (al), Muhammad Nasib. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir; Jilid2, terj. Syihabuddin.
Jakarta: Gema Insani Press, 2000.
Shihab, M. Quraish. “Musibah dalam Perspektif al-Qur’an.” dalam Studi al-Qur’an. Jakarta: STFI Sadra, 2006.
Shihab, M. Quraish. Menabur Pesan Illahi, al-Qur’an dan Dinamika Kehidupan Masyarakat. Jakarta: Lentera Hati, 2006.
Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati, 2005.
Shihab, M. Quraish. Wawasan al-Qur’an. Bandung: Mizan, 2000.
Shihab, Umar. Kontekstualitas al-Qur’an: Kajian Tematis atas Ayat-Ayat Hukum dalam al-Qur’an. Jakarta: Penamadani, 2008.
Subhani, Ja’far. Wisata al-Qur’an, terj. Muhammad Ilyas. Jakarta: Al-Huda, 2007.
Sunarto, Achmad. Tarjamah Shahih Bukhari. Semarang: Asy-Syifa’, 1993.
Thahir (al), Hamid Ahmad. Kisah Orang-orang Zhalim. Jakarta: Darus Sunnah Press, 2012.
Tibi, Bassam. Islam dan Islamisme, terj. Alfathri Adlin. Bandung: Mizan, 2016.
Umar, Muhammad Nuruddin. Klasifikasi Ayat al-Qur’an. Surabaya: al-Ikhlas, 1992.
Usman. Ilmu Tafsir. Yogyakarta: Teras, 2009.
Utsman, Mahmud. Al-Qur’an dan Terjemah Ma’nanya dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Perca, 1995.
Yamani (al), Yahya ibn Hamzah. Pelatihan Lengkap Tazkiyatun Nafs, terj. Maman Abdurrahman Assegaf. Jakarta: Zaman, 2012.
Yasir, Muhammad. “Al-‘Adzab Dalam Eskatologi Ibn ‘Arabi.” dalam An-Nur. Riau:
LPQH, 2015.
Yusuf, Himyari. “Eksistensi Tuhan dan Agama dalam Perspektif Masyarakat Kontemporer.” Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam. 2012.
LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran I
No Kata Surat Ayat Jumlah Arti
1
ُ باَذَعْلا
Al-Baqarah
7, 10, 49, 85, 86, 90,
96, 104, 114, 126, 162, 165, 165, 166, 174, 175, 178, 201
18
Azab (siksa) Ali Imran
4, 16, 21, 77, 88, 91,
105, 106, 176, 177, 178, 181, 188, 188,
191
15
An-Nisa’ 14, 25, 56 3 Al-Maidah
33, 36, 36, 37, 41, 73,
80, 94
8
Al-An’am
15, 30, 40, 47, 49, 70, 93, 124, 157
9
Al-A’raf
39, 59, 73, 141, 165,
167
6 Al-Anfal 14, 32, 35,
50, 68 5
At-Taubah
3, 34, 52, 61, 68, 79,
90, 101
8
Yunus
4, 15, 52, 54, 70, 88,
97, 98
8
Huud
3, 8, 20, 26, 39, 39, 48, 58, 64, 76, 84, 93, 103
13
Yusuf 25, 107 2
Ar-Ra’d 34, 34 2
Ibrahim 2, 6, 17, 21,
22, 44 6
Al-Hijr 50 1
An-Nahl
26, 45, 63, 85, 88, 94, 104, 106,
113, 117
10
Al-Isra’ 57 1
Al-Kahfi 55, 58 2
Maryam 45, 75, 79 3
Thaha 47, 61, 127,
134 4
Al-Anbiya’ 46 1
Al-Haj
2, 4, 9, 18, 22, 25, 47,
53, 57
9 Al-Mu’minun 64, 76, 77 3
An-Nur 8, 11, 14,
19, 23, 63 6 Al-Furqan 42, 65, 69 3 Asy-Syu’ara
135, 156, 158, 189, 189, 201
6
An-Naml 5 1
Al-Qashash 64 1
Al-‘Ankabut
10, 23, 29, 53, 53, 54,
55
7
Ar-Ruum 16 1
Luqman 6, 7, 21, 24 4 As-Sajadah 14, 20, 21,
21 4
Al-Ahzab 30, 68 2
Saba’
5, 8, 12, 14, 33, 38, 42,
46
8
Faathir 7, 10 2
Yaasin 18 1
Ash-Shaffat 9, 33, 38 3
Shaad 26, 41 2
Az-Zumar
13, 19, 24, 25, 26, 40, 40, 47, 54, 55, 58, 71
12 Ghafir 7, 45, 46, 49 4 Fushilat 16, 16, 17,
50 4
Asy-Syura 16, 21, 26,
42, 44, 45 6 Az-Zukhruf 39, 48, 50,
65, 74 5
Ad-Dukhan 11, 12, 15,
30, 48, 56 6 Al-Jaatsiyat 8, 9, 10, 11 4
Al-Ahqaf 20, 21, 24,
31, 34 5
Qaaf 26 1
Adz-Dzariyat 37 1
Ath-Thuur 7, 18, 27 3
Al-Qamar 38 1
Al-Hadid 13, 20 2 Al-Mujadalah 4, 5, 16 3
Al-Hasyr 3, 15 2
Ash-Shaf 10 1
At-Taghabun 5 1
Al-Mulk 5, 6, 28 3
Al-Qalam 33, 33 2
Al-Ma’arij 1, 11, 27, 28 4
Nuuh 1 1
Al-Insyiqaq 24 1
Al-Buruj 10, 10 2
Al-‘Asyiyah 24 1
Al-Fajr 13 1
2
ُ باَذَع
Shaad 8 1 Siksa-Ku3
ًُباَذَع
Ali Imran 56 1
Siksaan/
Hukuman An-Nisa’
18, 37, 93, 102, 138, 151, 161,
173
8
Al-Maidah 115 1
Al-An’am 65 1
Al-A’raf 38, 164 2
At-Taubah 39, 74 2
An-Nahl 88 1
Al-Isra’ 10, 58 2
Al-Kahfi 87 1
Thaha 71 1
Al-Furqan 19, 37 2
An-Naml 21 1
Al-Ahzab 8, 57 2
Shaad 61 1
Fushshilat 27 1
Al-Fath 16, 17, 25 3
Ath-Thuur 47 1
Al-Mujadalah 15 1
Ath-Thalaq 8, 10 2
Al-Jin 17 1
Al-Muzzammil 13 1
Al-Insan 31 1
An-Naba’ 30, 40 2
4
ُْم ك باَذَع ب
An-Nisa’ 147 15
اَن باَذَع بَفَأ
Asy-Syu’ara’ 204 1 Apakah agar siksaKami
Ash-shaffat 176 1
6
ُ ه باَذَع
Al-Isra’ Yunus 50 57 1 1 Siksa Allah SWTAl-Fajr 25 1
7
اَهَ باَذَع
Al-Furqan 65 1 Siksa nerakafaathir 36 1
8
اَمٌهَ باَذَع
An-Nur 2 1 Hukuman mereka(pezina laki-laki dan perempuan)
9
ُ باَذَع
Al-A’raf 156 1
Siksa-Ku
Ibrahim 7 1
Al-Hijr 50 1
Al-Qamar 16, 18, 21,
30, 37, 39 6
2. Lampiran II
No Kata Surat Ayat Jumlah Arti
1
ُْم ه ب ذَع م
Al-Anfal Al-A’raf 164 33 1 1 mengazab mereka Allah SWT2
اَهْو ب ذَع م
Al-Isra’ 58 1 Kami siksa mereka(penduduk negeri)
3
َُْي ب ذَع م
Al-Isra’ 15 1 Kami siksa3. Lampiran III
No Kata Surat Ayat Jumlah Arti
1
َُْي بَذَع م
Asy-Syu’ara’ 138, 213 2Diazab (kita tidak diazab)
Saba’ 35 1
Ash-Shaffat 59 1
4. Lampiran IV
No Kata Surat Ayat Jumlah Arti
1
َُبَذَع
Al-Taubah 26 1 Allah SWT telahmenimpakan bencana
2
ا َُنْ بَذَعَل
Al-Fath 25 1 Tentulah Kamimengazab
3
اَهاَنْ بَذَع
Ath-Tholaq 8 1 Kami mengazabnya(penduduk negeri)
4
ُْم هَ بَذَعَل
Al-Hasyr 3 1 Benar-benar AllahSWT mengazab mereka
5. Lampiran V
No Kata Surat Ayat Jumlah Arti
1
ُ هَنَ ب ذَع ََ
An-Naml 21 1 Pasti akan ku (NabiSulaiman) hukum dia (burung Hud-hud)
2
ُ ه ب ذَع أ
Al-Maidah 115, 115 2 Aku (Allah SWT)akan menyiksanya
3
ُْم هٌ ب ذَع أَف
Ali Imran 56 1 Maka akan Ku siksamereka
4
َُب ذَع ت
Al-Kahfi 86 1 Kamu (Dzulkarnain)boleh menghukum
5
ُْم هْ ب ذَع ت
Al-Maidah 118 1 Engkau (Allah SWT)menyiksa mereka
Thaha 47 1 Engkau (Fir’aun) menyiksa mereka
6
ُْب ذَع ن
Al-Taubah 66 1 Kami (Allah SWT)akan mengazab
7
ُ هٌب ذَعٌ ن
Al-Kahfi 87 1 Kami (Dzulkarnain)akan menghukumnya
8
ُْم ه ب ذَع نَس
Al-Taubah 101 1 Akan Kami siksamereka
9
ُ ب ذَع ي
Al-Baqarah 284 1
Allah SWT akan menyiksa
Ali Imran 129 1
Al-Maidah 18, 40 2
Al-‘Ankabut 21 1
Al-Ahzab 24, 73 2
Al-Fath 6 1
Al-Fajr 25 1
10
ُْم ك ب ذَع ي
Al-Maidah 18 1
Allah SWT menyiksa kamu (kalian)
At-Taubah 39 1
Al-Isra’ 54 1
Al-Fath 16 1
11
اَن ب ذَع ي
Mujadalah Al- 8 1 Allah SWT menyiksakita
12
ُ ه ب ذَع ي
Al-Kahfi 87 1
Allah SWT mengazabnya
Al-Fath 17 1
Al-
Ghasyiyah 24 1
13
ُْم ه ب ذَع ي
Ali Imran 128 1
Allah SWT akan mengazab mereka
An-Nisa’ 173 1
Al-Anfal 33, 34 2
At-Taubah 13, 55, 74,
85, 106 5
DAFTAR RIWAYAT HIDUP PENULIS
Muchammad Zahir Mahfudh adalah nama penulis skripsi ini. Penulis adalah putra dari pasangan Bapak Zulfan Rawi dan Ibu Siti Maimunah (almh.)sebagai putra kedua dari tiga bersaudara. Penulis dilahirkan di Dusun Dungus, RT. 20, RW. 02, Desa Wungu, Kecamatan Wungu, Kabupaten, Madiun pada tanggal 26 Juli 1990. Penulis menempuh pendidikan dimulai dari MI Fathul Ulum di Jalan Tanjung Raya, Manisrejo Kota Madiun, lulus tahun 2002. Penulis melanjutkan pendidikan di MTs al-Istiqamah yang masih satu dusun dengan tempat tinggal penulis dan lulus tahun 2005, kemudian penulis libur 1 tahun karena sakit dan masa penyembuhannya hampir satu tahun.
Setelah itu, penulis melanjutkan pendidikan ke MAN 2 Madiun di Jalan Sumber Karya, Kota Madiun, lulus tahun 2009. Setelah lulus penulis tidak langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena berkeinginan untuk menghafalkan al-Qur’an.
Numun, karena orang tuanya menginginkan penulis agar melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, maka ia masuk ke STAIN Ponorogo, Jurusan Ushuluddin, Progam Studi Tafsir Hadis pada saat pendaftaran.
Penulis juga aktif di dunia keorganisasian, baik organisasi di dalam kampus maupun di luar kampus. Untuk organisasi di dalam kampus, penulis bergabung di Senat Mahasiswa Jurusan Ushuluddin, sedangkan untuk organisasi di luar kampus, penulis bergabung bersama sahabat-sahabat PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia).
Selain itu, penulis juga mengikuti kelompok diskusi KKP (Komunitas Kajian Proliman) yang dibina oleh beberapa dosen kampus, yaitu Bapak Aksin, Gus Lutfi, Mbah Mun’im, Pak Kadi, Gus Nu’man dan Gus Faruq.
Pengerjaan skripsi ini memakan waktu yang sangat panjang. Hal itu bukan karena penulis tidak bisa mengerjakannya, tetapi memang dari bendelnya si penulis ini.
Meskipun penulis sudah tidak lagi aktif di dunia keorganisasian pada saat pengerjaan skripsi ini, namun penulis masih tetap aktif ikut serta dalam forum-forum kajian dan diskusi dari para mahasiswa. Dengan ketekunan dan motivasi dari keluarga serta dukungan dari sahabat-sahabat dan para dosen, akhirnya penulis berhasil menyelesaikan tugas akhir ini. Akhir kata, penulis hanya bisa mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT atas teselesaikannya skripsi yang berjudul Konsep Azab dalam al-Qur’an: Kajian Tafsir Maud{u<’iini.
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Muchammad Zahir Mahfudh
NIM : 210412031
Progam Studi : Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir
Judul : Konsep Azab dalam Al-Qur’an: Kajian Tafsir Maud{u<’i.
Dengan ini menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini adalah benar-benar karya tulis saya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai hasil tulisan atau pikiran saya sendiri.
Apabila dikemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan skripsi ini hasil jiplakan, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.
Ponorogo, 21 Desember 2017 Yang membuat pernyataan,
Muchammad Zahir Mahfudh NIM. 210412031