• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN - Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PDF BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN - Institut Agama Islam Negeri Ponorogo"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

110 A. Kesimpulan

Pertama, deskripsi ayat-ayat azab dalam al-Qur’an dapat dilihat berdasarkan kata azab yang merupakan kata serapan dalam bahasa Arab yang berasal dari kata

‘adha<b. ‘Adha<b berasal dari kata ‘adhdhab. Dalam al-Qur’an, kata ‘adhdhab yang telah mengalami derivasi atau perubahan bentuk kata disebutkan sebanyak 370 kali, baik dalam bentuk kata benda (isim) dan yang menjadi kata kerja (fi’il). Selain itu, dalam ayat-ayat azab banyak yang menggunakan term-term sebagai pengganti kata ‘adha<b, di antaranya yaitu ar-rijzu, al-khizy, al-‘iqa<b, al-fitnah, amr Alla<h, dan akhdhu.

Kedua, makna azab dalam al-Qur’an dapat dilihat dari substansi-substansinya.

Di antaranya yaitu golongan yang diazab adalah ka<firu<n, mushriku<n, muna<fiqu<n, fa<siqu<n, dan za<limu<n, macam-macam azab yaitu azab dunia (‘adha<b al-adna<) dan azab akhirat (‘adha<b al-akbar), Allah SWT sebagai pemilik azab karena Dialah menghendaki apapun atas terjadinya azab, Dia juga yang memberi ancaman azab kepada hamba-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah doa-doa untuk terhindar dari azab dipanjatkan. Selain itu, al-Qur’an banyak menyebutkan peringatan-peringatan yang disampaikan oleh para utusan Allah SWT dan juga gambaran-gambaran penyesalan dari orang-orang yang diazab. Dari penjelasan-penjelasan tersebut, dapat disimpulkan

(2)

bahwa azab dalam al-Qur’an merupakan peringatan yang datang dari Allah SWT untuk hamba-hamba-Nya.

Ketiga, hikmah makna azab dalam al-Qur’an bagi manusia., pertama, azab dalam al-Qur’an sebagai amtha<l. Hal ini memberi daya motivasi untuk selalu memperbaiki diri karena amtha<l ini bisa dijadikan ibrah atau pelajaran untuk umat Islam saat ini. Kedua, azab sebagai refleksi kemurkaan Allah SWT. Hal ini dapat menjadi kontrol diri dari perbuatan-perbuatan yang tercela karena takut melakukan perbuatan-perbuatan yang dimurkai Allah SWT. Ketiga, kajian azab dalam al-Qur’an ini dapat memberi cara pandang yang benar terhadap azab, sehingga tidak adanya tuduhan bahwa azab sebagai ajang balas dendam, azab merupakan hasil yang diupayakan sendiri oleh mereka yang diazab. Keempat, kajian azab dalam al-Qur’an ini sangat berperan dalam kehidupan, terutama dalam prakteknya yaitu kembali kepada ketauhidan yang benar dan beramal saleh sesuai tuntunan agama.

B. Saran

Dalam skripsi ini, penulis bermaksud hanya mengkaji azab dalam al-Qur’an dengan metode tafsir maud{u<’i. Maka dari itu, penulis berharap di kemudian hari ada penulis yang menyempurnakan penelitian ini dengan bahasan dan penafsiran yang lebih luas. Penulis menyadari dalam kesimpulan akhir dari skripsi ini tidak menutup kemungkinan ada kesimpulan lain dari analisis yang dilakukan penulis.

(3)

Dalam penelitian ini, penulis juga menyadari masih banyak kekurangan dalam banyak hal, baik secara teknis, metodologis, maupun bahan materi kajian. Penulis berharap adanya partisipasi aktif dari pembaca, baik kritik dan saran yang bersifat konstruktif untuk perbaikan kedepan. Penulis juga berharap ada penelitian lanjutan yang lebih komprehensif terhadap konsep azab dalam al-Qur’an dan tidak hanya menggunakan metode tafsir maud{u<’i.

Terakhir, semoga skripsi ini bermanfaat dan dapat memberikan sedikit pengetahuan bagi penulis khususnya, dan bagi para pembaca yang budiman, serta orang lain secara umum.

(4)

DAFTAR PUSTAKA

Alkalali, Asad M. Kamus Indonesia Arab. Jakarta: Bulan Bintang, 1987.

As-Suyuthi. al-Dar al-Mans|ur al-Tafsir bi al-Ma’s|ur. Beirut: Dar al-Fikr, t.th..

Alwi, Hasan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.

Anwar, Mochammad. Ilmu Nahwu. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2007.

Astrada, Ronny. Mengkaji Hikmah Bencana dan Petaka: Belajar dari Azab-Azab Allah kepada Umat-Umat Terdahulu. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2002.

Azir, Said Yusuf Abu. Azab Allah Bagi Orang-orang Zalim. Bandung: Pustaka Setia, 2005.

Ba>qi (al), M. Fu’a>d ‘Abd. al-Mu'jam al-Mufahras li al-Faz{ al-Qur’an al-Karim. Kairo:

Dar al-H{adi>s|, 1945.

Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum, 1996.

Barry (al), Pius A. Partanto dan M. Dahlan. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola, 1994).

Behesthi, Muhammad Husaini. Metafisika al-Qur’an: menangkap Intisari Tauhid, terj.

Ilyas Hasan. Bandung: Arasy, 2003.

Faiz, Fahruddin. Hermeneutika al-Qur’an: Tema-Tema Kontroversial. Yogyakarta:

eLSAQ Press, 2005.

Farmawi (al), Abd al-Hai<. Metode Tafsir Mawdhu’iy: Suatu Pengantar, terj. Rosihon Anwar. Bandung: Pustaka Setia, 2002.

(5)

Fulaifal, Hasan Zakaria. Menghindari Azab Kubur: Renungan dan Persiapan Menghadapi Hari Kiamat. Jakarta:Qultum Media, 2006.

Hamka. Tafsir Al Azhar. Jakarta: PT Pustaka Panji Mas, 1999.

Hidayat, Ara. “Pendidikan Islam dan Lingkungan Hidup.” Jurnal Pendidikan Islam. Yogyakarta: HiSPI, 2015.

Hilmi, Danial. Cara Mudah Belajar Ilmu Shorof. Malang: UIN-Maliki Press, 2012.

Islam, Dewan Direksi Ensiklopedi. Ensiklopedi Islam. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1997).

Izzah, Nur. “Gambaran Kata al-‘Az|a<b dalam al-Qur’an dalam Tafsir al-Kasysya<f ‘an Haqa<iq al-Tanzi<l wa ‘Uyu<n al-Aqa<wi<l fi Wuju<h al-Ta’wi<l.” Skripsi, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2014.

Maqdi<si (al), Imam Ibn Quddamah. Syarah Lum’aul I’tiqad, terj. Izzuddin Karimi.

Jakarta: Pustaka Sahifa, 2004.

Mu’minin, Imam Saiful. Kamus Ilmu Nahwu dan Sharaf. Jakarta: Amzah, 2008.

Muhajir, Noeng. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Raje Sunarsih, 1999.

Muhlis, Achmad. “Bencana Alama dalam Perspektif Al-Qur’an dan Budaya Madura.”

dalam KARSA. Pamekasan: STAIN Pamekasan, 2008.

Munawwir, Ahmad Warson. Kamus Arab-Indonesia Terlengkap. Surabaya: Pustaka Progresif, 1997.

Musthafa, KH. Abid Bisri. Tarjamah Shahih Muslim. Semarang: Asy-Syifa’, 1993.

(6)

Muthahhari, Murtadha. Keadilan Ilahi Atas Pandangan Islam, terj. Agus Efendi.

Bandung: Mizan Anggota IKAPI, 1981.

Rifa’i (al), Muhammad Nasib. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir; Jilid2, terj. Syihabuddin.

Jakarta: Gema Insani Press, 2000.

Shihab, M. Quraish. “Musibah dalam Perspektif al-Qur’an.” dalam Studi al-Qur’an. Jakarta: STFI Sadra, 2006.

Shihab, M. Quraish. Menabur Pesan Illahi, al-Qur’an dan Dinamika Kehidupan Masyarakat. Jakarta: Lentera Hati, 2006.

Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati, 2005.

Shihab, M. Quraish. Wawasan al-Qur’an. Bandung: Mizan, 2000.

Shihab, Umar. Kontekstualitas al-Qur’an: Kajian Tematis atas Ayat-Ayat Hukum dalam al-Qur’an. Jakarta: Penamadani, 2008.

Subhani, Ja’far. Wisata al-Qur’an, terj. Muhammad Ilyas. Jakarta: Al-Huda, 2007.

Sunarto, Achmad. Tarjamah Shahih Bukhari. Semarang: Asy-Syifa’, 1993.

Thahir (al), Hamid Ahmad. Kisah Orang-orang Zhalim. Jakarta: Darus Sunnah Press, 2012.

Tibi, Bassam. Islam dan Islamisme, terj. Alfathri Adlin. Bandung: Mizan, 2016.

Umar, Muhammad Nuruddin. Klasifikasi Ayat al-Qur’an. Surabaya: al-Ikhlas, 1992.

Usman. Ilmu Tafsir. Yogyakarta: Teras, 2009.

Utsman, Mahmud. Al-Qur’an dan Terjemah Ma’nanya dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Perca, 1995.

(7)

Yamani (al), Yahya ibn Hamzah. Pelatihan Lengkap Tazkiyatun Nafs, terj. Maman Abdurrahman Assegaf. Jakarta: Zaman, 2012.

Yasir, Muhammad. “Al-‘Adzab Dalam Eskatologi Ibn ‘Arabi.” dalam An-Nur. Riau:

LPQH, 2015.

Yusuf, Himyari. “Eksistensi Tuhan dan Agama dalam Perspektif Masyarakat Kontemporer.” Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam. 2012.

(8)

LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran I

No Kata Surat Ayat Jumlah Arti

1

ُ باَذَعْلا

Al-Baqarah

7, 10, 49, 85, 86, 90,

96, 104, 114, 126, 162, 165, 165, 166, 174, 175, 178, 201

18

Azab (siksa) Ali Imran

4, 16, 21, 77, 88, 91,

105, 106, 176, 177, 178, 181, 188, 188,

191

15

An-Nisa’ 14, 25, 56 3 Al-Maidah

33, 36, 36, 37, 41, 73,

80, 94

8

Al-An’am

15, 30, 40, 47, 49, 70, 93, 124, 157

9

Al-A’raf

39, 59, 73, 141, 165,

167

6 Al-Anfal 14, 32, 35,

50, 68 5

At-Taubah

3, 34, 52, 61, 68, 79,

90, 101

8

(9)

Yunus

4, 15, 52, 54, 70, 88,

97, 98

8

Huud

3, 8, 20, 26, 39, 39, 48, 58, 64, 76, 84, 93, 103

13

Yusuf 25, 107 2

Ar-Ra’d 34, 34 2

Ibrahim 2, 6, 17, 21,

22, 44 6

Al-Hijr 50 1

An-Nahl

26, 45, 63, 85, 88, 94, 104, 106,

113, 117

10

Al-Isra’ 57 1

Al-Kahfi 55, 58 2

Maryam 45, 75, 79 3

Thaha 47, 61, 127,

134 4

Al-Anbiya’ 46 1

Al-Haj

2, 4, 9, 18, 22, 25, 47,

53, 57

9 Al-Mu’minun 64, 76, 77 3

An-Nur 8, 11, 14,

19, 23, 63 6 Al-Furqan 42, 65, 69 3 Asy-Syu’ara

135, 156, 158, 189, 189, 201

6

An-Naml 5 1

Al-Qashash 64 1

(10)

Al-‘Ankabut

10, 23, 29, 53, 53, 54,

55

7

Ar-Ruum 16 1

Luqman 6, 7, 21, 24 4 As-Sajadah 14, 20, 21,

21 4

Al-Ahzab 30, 68 2

Saba’

5, 8, 12, 14, 33, 38, 42,

46

8

Faathir 7, 10 2

Yaasin 18 1

Ash-Shaffat 9, 33, 38 3

Shaad 26, 41 2

Az-Zumar

13, 19, 24, 25, 26, 40, 40, 47, 54, 55, 58, 71

12 Ghafir 7, 45, 46, 49 4 Fushilat 16, 16, 17,

50 4

Asy-Syura 16, 21, 26,

42, 44, 45 6 Az-Zukhruf 39, 48, 50,

65, 74 5

Ad-Dukhan 11, 12, 15,

30, 48, 56 6 Al-Jaatsiyat 8, 9, 10, 11 4

Al-Ahqaf 20, 21, 24,

31, 34 5

Qaaf 26 1

Adz-Dzariyat 37 1

Ath-Thuur 7, 18, 27 3

Al-Qamar 38 1

(11)

Al-Hadid 13, 20 2 Al-Mujadalah 4, 5, 16 3

Al-Hasyr 3, 15 2

Ash-Shaf 10 1

At-Taghabun 5 1

Al-Mulk 5, 6, 28 3

Al-Qalam 33, 33 2

Al-Ma’arij 1, 11, 27, 28 4

Nuuh 1 1

Al-Insyiqaq 24 1

Al-Buruj 10, 10 2

Al-‘Asyiyah 24 1

Al-Fajr 13 1

2

ُ باَذَع

Shaad 8 1 Siksa-Ku

3

ًُباَذَع

Ali Imran 56 1

Siksaan/

Hukuman An-Nisa’

18, 37, 93, 102, 138, 151, 161,

173

8

Al-Maidah 115 1

Al-An’am 65 1

Al-A’raf 38, 164 2

At-Taubah 39, 74 2

An-Nahl 88 1

Al-Isra’ 10, 58 2

Al-Kahfi 87 1

Thaha 71 1

Al-Furqan 19, 37 2

An-Naml 21 1

Al-Ahzab 8, 57 2

Shaad 61 1

Fushshilat 27 1

Al-Fath 16, 17, 25 3

(12)

Ath-Thuur 47 1

Al-Mujadalah 15 1

Ath-Thalaq 8, 10 2

Al-Jin 17 1

Al-Muzzammil 13 1

Al-Insan 31 1

An-Naba’ 30, 40 2

4

ُْم ك باَذَع ب

An-Nisa’ 147 1

5

اَن باَذَع بَفَأ

Asy-Syu’ara’ 204 1 Apakah agar siksa

Kami

Ash-shaffat 176 1

6

ُ ه باَذَع

Al-Isra’ Yunus 50 57 1 1 Siksa Allah SWT

Al-Fajr 25 1

7

اَهَ باَذَع

Al-Furqan 65 1 Siksa neraka

faathir 36 1

8

اَمٌهَ باَذَع

An-Nur 2 1 Hukuman mereka

(pezina laki-laki dan perempuan)

9

ُ باَذَع

Al-A’raf 156 1

Siksa-Ku

Ibrahim 7 1

Al-Hijr 50 1

Al-Qamar 16, 18, 21,

30, 37, 39 6

2. Lampiran II

No Kata Surat Ayat Jumlah Arti

1

ُْم ه ب ذَع م

Al-Anfal Al-A’raf 164 33 1 1 mengazab mereka Allah SWT

2

اَهْو ب ذَع م

Al-Isra’ 58 1 Kami siksa mereka

(penduduk negeri)

3

َُْي ب ذَع م

Al-Isra’ 15 1 Kami siksa

(13)

3. Lampiran III

No Kata Surat Ayat Jumlah Arti

1

َُْي بَذَع م

Asy-Syu’ara’ 138, 213 2

Diazab (kita tidak diazab)

Saba’ 35 1

Ash-Shaffat 59 1

4. Lampiran IV

No Kata Surat Ayat Jumlah Arti

1

َُبَذَع

Al-Taubah 26 1 Allah SWT telah

menimpakan bencana

2

ا َُنْ بَذَعَل

Al-Fath 25 1 Tentulah Kami

mengazab

3

اَهاَنْ بَذَع

Ath-Tholaq 8 1 Kami mengazabnya

(penduduk negeri)

4

ُْم هَ بَذَعَل

Al-Hasyr 3 1 Benar-benar Allah

SWT mengazab mereka

5. Lampiran V

No Kata Surat Ayat Jumlah Arti

1

ُ هَنَ ب ذَع ََ

An-Naml 21 1 Pasti akan ku (Nabi

Sulaiman) hukum dia (burung Hud-hud)

2

ُ ه ب ذَع أ

Al-Maidah 115, 115 2 Aku (Allah SWT)

akan menyiksanya

3

ُْم هٌ ب ذَع أَف

Ali Imran 56 1 Maka akan Ku siksa

mereka

4

َُب ذَع ت

Al-Kahfi 86 1 Kamu (Dzulkarnain)

boleh menghukum

5

ُْم هْ ب ذَع ت

Al-Maidah 118 1 Engkau (Allah SWT)

menyiksa mereka

(14)

Thaha 47 1 Engkau (Fir’aun) menyiksa mereka

6

ُْب ذَع ن

Al-Taubah 66 1 Kami (Allah SWT)

akan mengazab

7

ُ هٌب ذَعٌ ن

Al-Kahfi 87 1 Kami (Dzulkarnain)

akan menghukumnya

8

ُْم ه ب ذَع نَس

Al-Taubah 101 1 Akan Kami siksa

mereka

9

ُ ب ذَع ي

Al-Baqarah 284 1

Allah SWT akan menyiksa

Ali Imran 129 1

Al-Maidah 18, 40 2

Al-‘Ankabut 21 1

Al-Ahzab 24, 73 2

Al-Fath 6 1

Al-Fajr 25 1

10

ُْم ك ب ذَع ي

Al-Maidah 18 1

Allah SWT menyiksa kamu (kalian)

At-Taubah 39 1

Al-Isra’ 54 1

Al-Fath 16 1

11

اَن ب ذَع ي

Mujadalah Al- 8 1 Allah SWT menyiksa

kita

12

ُ ه ب ذَع ي

Al-Kahfi 87 1

Allah SWT mengazabnya

Al-Fath 17 1

Al-

Ghasyiyah 24 1

13

ُْم ه ب ذَع ي

Ali Imran 128 1

Allah SWT akan mengazab mereka

An-Nisa’ 173 1

Al-Anfal 33, 34 2

At-Taubah 13, 55, 74,

85, 106 5

(15)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP PENULIS

Muchammad Zahir Mahfudh adalah nama penulis skripsi ini. Penulis adalah putra dari pasangan Bapak Zulfan Rawi dan Ibu Siti Maimunah (almh.)sebagai putra kedua dari tiga bersaudara. Penulis dilahirkan di Dusun Dungus, RT. 20, RW. 02, Desa Wungu, Kecamatan Wungu, Kabupaten, Madiun pada tanggal 26 Juli 1990. Penulis menempuh pendidikan dimulai dari MI Fathul Ulum di Jalan Tanjung Raya, Manisrejo Kota Madiun, lulus tahun 2002. Penulis melanjutkan pendidikan di MTs al-Istiqamah yang masih satu dusun dengan tempat tinggal penulis dan lulus tahun 2005, kemudian penulis libur 1 tahun karena sakit dan masa penyembuhannya hampir satu tahun.

Setelah itu, penulis melanjutkan pendidikan ke MAN 2 Madiun di Jalan Sumber Karya, Kota Madiun, lulus tahun 2009. Setelah lulus penulis tidak langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena berkeinginan untuk menghafalkan al-Qur’an.

Numun, karena orang tuanya menginginkan penulis agar melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, maka ia masuk ke STAIN Ponorogo, Jurusan Ushuluddin, Progam Studi Tafsir Hadis pada saat pendaftaran.

Penulis juga aktif di dunia keorganisasian, baik organisasi di dalam kampus maupun di luar kampus. Untuk organisasi di dalam kampus, penulis bergabung di Senat Mahasiswa Jurusan Ushuluddin, sedangkan untuk organisasi di luar kampus, penulis bergabung bersama sahabat-sahabat PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia).

Selain itu, penulis juga mengikuti kelompok diskusi KKP (Komunitas Kajian Proliman) yang dibina oleh beberapa dosen kampus, yaitu Bapak Aksin, Gus Lutfi, Mbah Mun’im, Pak Kadi, Gus Nu’man dan Gus Faruq.

Pengerjaan skripsi ini memakan waktu yang sangat panjang. Hal itu bukan karena penulis tidak bisa mengerjakannya, tetapi memang dari bendelnya si penulis ini.

Meskipun penulis sudah tidak lagi aktif di dunia keorganisasian pada saat pengerjaan skripsi ini, namun penulis masih tetap aktif ikut serta dalam forum-forum kajian dan diskusi dari para mahasiswa. Dengan ketekunan dan motivasi dari keluarga serta dukungan dari sahabat-sahabat dan para dosen, akhirnya penulis berhasil menyelesaikan tugas akhir ini. Akhir kata, penulis hanya bisa mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah SWT atas teselesaikannya skripsi yang berjudul Konsep Azab dalam al-Qur’an: Kajian Tafsir Maud{u<’iini.

(16)

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Muchammad Zahir Mahfudh

NIM : 210412031

Progam Studi : Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir

Judul : Konsep Azab dalam Al-Qur’an: Kajian Tafsir Maud{u<’i.

Dengan ini menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini adalah benar-benar karya tulis saya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai hasil tulisan atau pikiran saya sendiri.

Apabila dikemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan skripsi ini hasil jiplakan, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.

Ponorogo, 21 Desember 2017 Yang membuat pernyataan,

Muchammad Zahir Mahfudh NIM. 210412031

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai hasil proses indentifikasi ideologi, konsep dan metode Arsitektur Frank Lloyd Wright yang telah peneliti lakukan pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa

 Di bawah pengawasan Dosen, Mahasiswa mempresentasikan makalah terkait Konsep kepemilikan dalam Islam yang dibuat secara kelompok di depan kelas menggunakan strategi

pembebasan dari suatu kewajiban atau larangan.40 Kata dispensasi dalam kamus ilmiah berarti pengecualian dari aturan karena adanya pertimbangan khusus, pembebasan dari kewajiban.41

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP CITRA TUBUH MAHASISWA USHULUDDIN DAN DAKWAH STAIN PONOROGO TAHUN 2016 SKRIPSI Diajukan kepada Sekolah Tinggi Agama Islam

ilmu nahwu terhadap kemampuan mambaca kitab kuning di pondok pesantren ali muttaqin patihan wetan babadan ponorogo penulis menggunakan teknik perhitungan regresi linier sederhana dengan

Melihat dari ajaran dan ciri-ciri orang yang telah berhasil mengamalkan Dhikr al-Ghafilin, yaitu orang yang mempunyai perasaan tidak lebih baik dan suci dari orang lain, menunjukkan

Teman-teman seangkatan tahun 2018, khususnya Program Studi Ilmu Al- Qur‟an dan Tafsir yang telah memberikan motivasi dan dukungan moril sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi

Peran Kepemimpinan Perempuan Pada Lembaga Pendidikan Islam di Mts Negeri Jetis Ponorogo Berdasarkan data dalam penelitian ini, peran Kepala MTs Negeri Jetis dalam hal manager dapat