Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru pendidikan agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat. Agama Islam Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat.
Identifikasi Masalah
Belum tuntasnya hasil belajar siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal pembelajaran PAI dipengaruhi oleh banyak aspek, salah satunya adalah kemampuan guru, kemampuan siswa. Berdasarkan permasalahan diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Keterampilan Bertanya Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat”.
Rumusan Masalah
Manfaat penelitian a. Bagi Siswa
Pada variabel terikat yaitu hasil belajar penulis terbatas secara kognitif, dan kemampuan bertanya terfokus pada guru diambil dari keterlambatan. Sebagai upaya guru Pendidikan Agama Islam di sekolah untuk memilih metode pencarian kemampuan pembelajaran yang sesuai dengan materi yang disampaikan, sehingga dapat tercipta proses pembelajaran aktif dan meningkatkan hasil belajar siswa.
Penelitian Relevan
- Pengertian Hasil Belajar
- Tipe – tipe Hasil Belajar
- Indikator Hasil Belajar
- Tingkat Keberhasilan Belajar
- Pengukuran dan Evaluasi Hasil Belajar
- Faktor- faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar
Perbedaan penelitian ini dengan penulis adalah penelitian ini menggunakan motivasi belajar siswa sedangkan penulis menggunakan hasil belajar siswa, sedangkan persamaannya adalah sama-sama mengeksplorasi keterampilan bertanya guru. Hasil belajar yang baik akan sangat terlihat berdasarkan perubahan pengetahuan atau perilaku sebelum dan sesudah siswa belajar.
Keterampilan Bertanya
- Pengertian Keterampilan Bertanya
- Manfaat Pertanyaan
- Komponen-Komponen Keterampilan Bertanya
- Prinsip-Prinsip Keterampilan Bertanya
- Jenis- Jenis Pertanyaan
- Indikator Keterampilan Bertanya
Guru terkadang mengajukan pertanyaan yang berlipat ganda, menginginkan jawaban ganda atau aktivitas yang dilakukan siswa. Pertanyaan pemahaman adalah pertanyaan yang mengharuskan siswa menjawab pertanyaan dengan mengorganisasikan informasi yang diterimanya ke dalam kata-kata mereka sendiri.
Pengaruh Keterampilan Bertanya Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Hasil Belajar Terhadap Hasil Belajar
Oleh karena itu, rasa ingin tahu siswa dalam belajar akan meningkatkan hasil belajar siswa. Adanya keterkaitan antara hasil belajar siswa dengan keterampilan bertanya guru, sehingga bila seorang guru menggunakan keterampilan bertanya dengan baik dalam pembelajaran maka hasil belajar siswa dapat meningkat, pembelajaran akan berjalan dengan baik dan tujuan pembelajaran akan tercapai.
Hipotesis
Penelitian ini mempunyai dua jenis hipotesis yaitu hipotesis alternatif (Ha) dan hipotesis nol (H0).X terhadap variabel Y‖.26. Hipotesis alternatif (Ha): Terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru Pendidikan Agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat. Hipotesis Null (H0): Tidak terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru Pendidikan Agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat.
Hipotesis yang akan diajukan sebagai asumsi dalam penelitian ini adalah “Terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru Pendidikan Agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat”. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dari populasi dan sampel yang diperlukan, data tersebut dianalisis dengan bantuan analisis data statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Penelitian korelatif bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dan ada tidaknya pengaruh, seberapa kuat pengaruhnya dan signifikan atau tidaknya pengaruh tersebut. 2 tentang pengaruh keterampilan bertanya terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat.
Variabel dan Definisi Oprasional Variabel
Variabel Bebas
Variabel Terikat
Definisi Operasional Variabel
Mengubah tingkat bimbingan kognisi ketika menjawab pertanyaan, b) Menggunakan pertanyaan pengikut, c) Meningkatkan terjadinya interaksi, d) Berusaha mengubah tingkat bimbingan kognisi ketika menjawab pertanyaan dari tingkat yang paling rendah.
Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel 1. Populasi
Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelompok VIII kelas VIII A yang berjumlah 25 siswa dan VIII B yang berjumlah 25 siswa. Kelas yang dijadikan contoh adalah kelas yang nilai kognitif, afektif, dan psikomotoriknya sejajar atau seimbang. Pengambilan sampel ini didasarkan pada teknik pengambilan sampel atau teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik simple random sampling.
Teknik pengambilan sampel atau teknik pengambilan sampel adalah suatu cara atau metode yang akan digunakan untuk menentukan sampel dan menentukan besarnya sampel. peneliti menggunakan simple random sampling karena dalam pengambilan sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa mempertimbangkan kondisi dalam populasi.
Teknik Pengumpulan Data
Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan tertulis yang akan ditanggapi oleh responden6. Ada pula pendapat lain yang menyatakan bahwa kuesioner adalah serangkaian pertanyaan yang digunakan untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam bentuk tertulis untuk memperoleh data pribadi, dan hal-hal lain yang ingin diketahui7. Metode ini akan digunakan untuk mengumpulkan data tentang keterampilan bertanya yang diajarkan kepada siswa kelas VIIIA dan VIIIB.
Metode dokumentasi merupakan suatu teknik pengumpulan data yang tujuannya untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber tertulis seperti buku, dokumen, catatan harian dan lain sebagainya. Dokumen-dokumen dalam penelitian ini digunakan untuk memperoleh data mengenai jumlah siswa, nilai ujian, pekerjaan rumah dan hasil ujian pada semester terakhir.
Instrumen Penelitian
Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah skala likert Tabel skala likert pada soal-soal pembelajaran behavioral, responden memilih alternatif jawaban pertanyaan sesuai dengan kondisi yang dialami. Pertanyaan yang valid adalah pertanyaan yang dapat mengukur data dari variabel yang diteliti secara akurat. 10. Sebelum angket yang akan penulis gunakan untuk mendapatkan angka-angka tentang keterampilan bertanya, terlebih dahulu penulis mengukur validitas dan reliabilitas angket dengan cara menguji angket kepada 10 responden dengan hasil data di bawah ini.
Pengaruh kualitas pelayanan dan lokasi terhadap keputusan konsumen menggunakan jasa fotokopi Simongan', Jurnal Manajemen. Setelah dilakukan uji validitas, langkah selanjutnya adalah uji reliabilitas, dimana datanya dilampirkan pada tabel di bawah ini, dan selanjutnya adalah hasil tabel reliabilitas soal keterampilan. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti dapat menyimpulkan bahwa kuesioner yang dibuat oleh penulis adalah valid dan reliabel. Terbukti dari perhitungan di atas diperoleh r11 = 0,997 dari angket keterampilan bertanya dengan mengartikan tingginya nilai kriteria “r”, sehingga angket yang disusun penulis layak dan dapat digunakan sebagai instrumen penelitian ini.
Teknik Analisis Data
Deskripsi Lokasi Penelitian
UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat is geleë in die dorpie Margakencana, Tulang Bawang Udik Distrik In 1973 was die Tulang Bawang Udik Distrik area 'n transmigrasie area vanaf die eiland Java. UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat het die adres Jl. Sindang Gayur No.17 Margakencana Village, Wes Tulang Bawang Distrik, Wes Tulang Bawang Regency, Lampung Provinsie. UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat het sy eie sjarme vir studente omdat dit meer van toepassing is op dissiplinêre waardes.
Visi, Misi dan Tujuan UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat 1) Visi UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah guru dan pegawai di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat. Struktur UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat STRUKTUR ORGANISASI UPTSMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat.
Uji Hipotesis
Di bawah ini penulis mengklasifikasikan data hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Islam pada tabel distribusi frekuensi dengan terlebih dahulu menentukan interval pengajaran dengan rumus sebagai berikut. Persentase Hasil Belajar Kelas VIIIa dan VIIIb Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat. Oleh karena itu penulis dapat menyimpulkan bahwa hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIIIa dan VIIIb termasuk dalam kategori keseimbangan antara baik dan cukup.
Setelah penulis berhasil mengumpulkan data tentang keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam siswa VIII. kelas di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat selanjutnya akan diolah dengan menggunakan teknik analisis data untuk mengetahui apakah ada pengaruh keterampilan bertanya terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa Kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat, yang nantinya akan digunakan sebagai pembuktian hipotesis dalam penelitian ini. Kategorisasi Keterampilan Bertanya Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Kelas VIIIa dan VIIIb UPT SMP Negeri 1 Tulang. Dilanjutkan dengan penyusunan dan pembuatan tabel berisi data pengaruh keterampilan bertanya terhadap hasil belajar siswa.
2 antara Pengaruh Keterampilan Bertanya Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Hasil Belajar
Pembahasan
Berdasarkan hasil belajar peserta didik pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam diketahui bahwa 50 peserta didik yang menjadi sampel penelitian, 20 peserta didik atau 40% hasil belajarnya berada pada kategori baik, 20 peserta didik atau 40% hasil belajarnya berada pada kategori baik. hasil belajarnya cukup, 10 siswa atau 20% hasil belajarnya kurang. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan penulis diterima yaitu “Terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru pendidikan agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat”. Dari uraian di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa adanya pengaruh pemberian tugas terhadap hasil belajar siswa berarti hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “Terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru pendidikan agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat” diterima, oleh karena itu hipotesis nol (H0) yang berbunyi: “Tidak terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru pendidikan agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat" ditolak.
Terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru pendidikan agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat dilihat dari hasil perhitungan menggunakan analisis data Chi Square. Dalam hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru pendidikan agama Islam terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat. Berdasarkan hasil analisis yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas VIII Pendidikan Agama Islam di UPT SMP Negeri 1 Tulang Bawang Barat masuk dalam kategori seimbang karena adanya pengaruh keterampilan bertanya. berada pada kategori baik dan cukup.
Uji Validitas Angket
Uji Reliabilitas Angket
Hasil Angket Keterampilan Bertanya
Kategorisasi keterampilan bertanya terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam Kelas VIIIa dan VIIIb UPT SMP Negeri. Guru membuat aturan pemberian pertanyaan untuk mengembangkan tingkat kognitif siswa dari tingkat kognitif rendah ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih kompleks. Guru memberikan pertanyaan kepada salah satu siswa dan meminta siswa yang lain menjelaskan jawaban siswa pertama jika jawaban siswa pertama dirasa kurang tepat.
2 antara Pengaruh Keterampilan Bertanya Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas