MODUL PEMBUATAN CIS DAN TRANS KALIUM DIOKSALATODIAKUOKROMAT
1. Lengkapi prosedur berikut ini!
Sebanyak 3 gram padatan a)…..(5 poin) dilarutkan dengan sedikit mungkin aquades dalam gelas kimia 100 ml. Ke dalam larutan tersebut ditambahkan sedikit demi sedikit larutan 1 gram b)…..(5 poin) yang dilarutkan dengan sedikit mungkin c)…..(5 poin). Sementara reaksi berlangsung, gelas kimia ditutup menggunakan arloji supaya d)…..(5 poin). Setelah reaksi selesai, larutan kemudian diuapkan
menggunakan hotplate hingga larutan berubah agak keruh. Proses pemanasan menggunakan hotplate tersebut disebut dengan e)…..(5 poin). Kemudian larutan diuapkan dengan sendirinya pada suhu kamar sampai f)…..(5 poin). Kristal yang terbentuk kemudian disaring menggunakan g)…..(5 poin) kemudian dicuci dengan h)…..(5 poin) setelah itu dengan i)…..(5 poin).
2. Pada uji kemurnian, kristal yang terbentuk diuji menggunakan senyawa ammonia (NH4OH). Tuliskan reaksi yang terjadi setelah penambahan ammonia terhadap masing masing kristal serta tuliskan perubahan warna yang terbentuk! (20 poin)
3. Pada pembuatan isomer cis kalium dioksalatodiakuokromat dari campuran serbuk halus 1 gram K2Cr2O7
dan 3 gram H2C2O4.2H2O diperoleh kristal sebesar 2,305 gram. Hitunglah % rendemen yang dihasilkan jika massa kertas saring yang digunakan 0,915 gram. (Mr K2Cr2O7 = 294 gr/mol, Mr H2C2O4.2H2O = 126)! (35 poin)