( The Effect Of Job Satisfaction and Work Motivation On Employee Performance In PT. Tridaya Sukses Bersama Branch Binjai )
SKRIPSI
Oleh
RIDHO RAMADHANO 1761201228
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU
2021
ABSTRAK
PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. TRIDAYA SUKSES BERSAMA
PEKANBARU CABANG BINJAI
OLEH
RIDHO RAMADHANO 1761201228
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai, Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai, serta Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai.
Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai sebanyak 41 orang. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampling jenuh atau disebut juga sensus dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yakni diperoleh nilai signifikan sebesar 0,009 <0,05 dan F hitung 5,416 >3,24.
Kata Kunci : Kepuasan Kerja, Motivasi Kerja, dan Kinerja Karyawan.
1 BAB I
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Manajemen sumber daya manusia memegang peranan penting dalam keberlangsungan hidup dalam sebuah organisasi. Tanpa adanya manajemen sumber daya manusia, organisasi/perusahaan akan mengalami kemunduran sehingga tujuan organisasi tersebut tidak akan tercapai. Karena apapun bentuk, struktur, atau tujuannya, sebuah organisasi dibuat berdasarkan visi dan misi untuk kebutuhan manusia dan proses pelaksanaan visi dan misinya diatur dan dijalankan oleh manusia. Sumber daya manusia merupakan faktor penggerak dan penentu keberlangsungan hidup sebuah organisasi sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.
Seiring perkembangan zaman yang semakin modern dan juga canggih, perusahaan dituntut harus dapat memiliki keunggulan dalam hal sumber daya manusia guna menghadapi persaingan dari para kompetitor yaitu perusahaan- perusahaan lain. Apabila perusahaan tidak memiliki keunggulan dalam sumber daya manusia, maka perusahaan tersebut tidak mampu bersaing dengan para kompetitornya. Untuk mengatasi hal tersebut, maka diperlukan sumber daya manusia yang mumpuni dan juga kompeten yaitu karyawan yang memiliki kinerja yang baik dan berintegritas.
Kinerja yang baik dalam perusahaan sangat dibutuhkan dan sangat penting karena dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan bisa membantu perusahaan mencapai tujuan atau target. Namun pada kenyataannya, masih banyak pemimpin yang tidak menyadari betapa pentingnya peran karyawan dalam perkembangan perusahaan. Pemimpin harus tahu bahwa karyawan tidak hanya dilindungi secara fisik namun juga secara non fisik.
Non fisik disini maksudnya yaitu keadaan psikologi seorang karyawan. Hal ini karena ketika karyawan melakukan pekerjaan, yang terlibat tidak hanya fisik tetapi juga emosional atau perasaannya. Jika karyawan merasa tidak nyaman saat bekerja maka hal ini dapat mempengaruhi tingkat kinerjanya dan tentu saja berpengaruh pada produktivitas perusahaan. Perasaan tidak nyaman tersebut mengakibatkan ketidakpuasan seseorang dalam bekerja.
Kepuasan kerja merupakan perasaan menyokong atau tidak menyokong yang dialami karyawan dalam bekerja (Davis dalam Mangkunegara, 2017:117).
Selanjutnya Sunyoto (2013:15) menyatakan kepuasan kerja adalah emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan dimana para karyawan memandang pekerjaannya. Seperti pendapat Busro (2018:102) bahwa dalam suatu organisasi jika kepuasan kerja meningkat maka kinerja juga akan meningkat dan sebaliknya.
Seperti yang terjadi pada PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai dimana karyawannya setiap tahun selalu berganti atau bisa dikatakan
3
perusahaan ini mengalami turnover intention yang cukup tinggi. Berdasarkan keterangan yang penulis dapat dari salah satu karyawan perusahaan, dia menjelaskan bahwa turnover sering terjadi dikarenakan karyawan merasa kurang puas bekerja diperusahaan. Alasannya pekerjaan yang dilakukan kurang nyaman karena menuju lokasi pekerjaan melewati jalur yang berbahaya dan sulit untuk dijangkau. Karyawan merasa kurang nyaman sehingga merasa tidak puas dengan pekerjaannya.
Tabel 1.1 Data Turn Over Karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai
Tahun
Jumlah Karyawan Turnover
Awal Tahun Masuk Keluar Akhir Tahun (%)
2016 45 4 2 47 4,35
2017 47 7 7 47 14,89
2018 47 2 5 44 10,99
2019 44 3 7 40 16,67
2020 40 5 4 41 9,88
Sumber : PT. Tridaya Sukses Bersama Bersama Pekanbaru Cabang Binjai Berdasarkan tabel 1.1 diatas dapat dilihat bahwa jumlah karyawan yang keluar terbanyak terjadi pada tahun 2017 dan 2019 yakni berjumlah sebanyak tujuh orang karyawan, kemudian pada tahun 2018 berjumlah lima orang karyawan, pada tahun 2020 berjumlah sebanyak empat orang karyawan, terakhir pada tahun 2016 berjumlah sebanyak dua orang. Terjadinya turn over ini jelas merugikan pihak perusahaan, karena perusahaan harus mengeluarkan biaya seperti biaya perekrutan untuk mencari karyawan sesuai kriteria guna mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh karyawan yang sebelumnya keluar, mengeluarkan biaya untuk melaksanakan training. Selain itu turn over juga menyebabkan produktivitas karyawan menjadi menurun.
PT. Tridaya Sukses Bersama merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa yang menjalin kerja sama dengan PT. Telkomsel dalam hal pemeliharaan dan perawatan tower-tower telekomunikasi yang berada di wilayah Binjai dan Pangkalan Brandan. PT. Tridaya Sukses Bersama ini beralamat di jalan Gunung Semeru No.01 Kel Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan. Perusahaan ini telah bekerja sama dengan PT. Telkomsel dalam hal pemeliharaan dan mengatasi trouble system pada tower, maka tingkat kinerja bagian pemeliharaan tower sangat berperan besar dalam PT. Tridaya Sukses Bersama.
Selain rasa puas dalam bekerja, faktor lain yang dapat menentukan tingkat kinerja karyawan yaitu motivasi kerja. Bayangkan saja jika karyawan tidak memiliki motivasi dalam bekerja. Hal yang akan terjadi yaitu karyawan tidak memiliki kemauan dalam dirinya untuk menyelesaikan pekerjaan secara maksimal namun dia akan menganggap pekerjaan tersebut sebagai rutinitas saja. Adanya pemberian motivasi akan mempengaruhi kinerja karyawan. Karyawan yang memiliki motivasi kerja yang rendah akan berbeda hasil kerjanya dengan karyawan yang memiliki motivasi kerja yang tinggi.
Motivasi adalah kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi untuk tujuan organisasi, yang dikondisikan oleh kemampuan upaya itu dalam memenuhi beberapa kebutuhan individu (Robbins dalam Setiawan, 2015:48).
Menurut Bangun dalam Changgriawan (2017:2) menyatakan bahwa motivasi kerja adalah kondisi yang mendorong atau menjadi sebab seseorang melakukan sesuatu pekerjaan atau kegiatan, yang berlangsung secara sadar.
5
Kurangnya motivasi kerja para karyawan pada PT. Tridaya Sukses Bersama dipicu oleh minimnya kesempatan karyawan untuk dapat mengembangkan karier mereka agar lebik baik, seperti tidak mendapat kenaikan status menjadi karyawan tetap bagi karyawan kontrak, dan kenaikan jabatan bagi karyawan tetap sehingga membuat karyawan merasa bahwa kariernya stagnan. Selain itu, kondisi tempat kerja yang kurang kondusif menyebabkan karyawan kurang bersemangat dalam mengerjakan tugas yang diberikan.
Terdapat beberapa karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama belum bisa menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktu yang telah ditetapkan. Adanya ketidak sesuaian antara hasil kerja dengan target yang telah ditetapkan perusahaan.
Kondisi ini berarti bahwa karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama memiliki motivasi yang rendah dan tentunya berpengaruh terhadap kinerja.
Tabel 1.2 Rekapitulasi Kegiatan Karyawan pada PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai.
Tahun Jumlah
Karyawan (Orang)
Pemelihara Tower Persentase Target Realisasi (%)
2016 47 331 281 84,89
2017 47 345 291 84,35
2018 44 360 300 83,33
2019 40 375 310 82,67
2020 41 390 314 80,51
Sumber : PT. Tridaya Sukses Bersama Bersama Pekanbaru Cabang Binjai.
Pada tabel 1.2 dapat diketahui pencapaian penyelesaian pemeliharaan tower dari tahun 2016-2020 mengalami penurunan dalam pencapaian target. Hal ini dapat dilihat pada tahun 2016 persentase pencapaian pemeliharaan tower berjumlah 84,89%, persentase pencapaian pemeliharaan tower pada tahun 2017
berjumlah 84,35%, pada tahun 2018 persentase pencapaian pemeliharaan 83,33%, persentase pencapaian pemeliharaan tower pada tahun 2019 berjumlah sebanyak 82,67%, dan presentase pencapaian pemeliharaan tower pada 2020 berjumlah 80,51%.
Menurut Mangkunegara (2017:9) kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang karyawan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Sedangkan menurut (Kasmir, 2019;182) kinerja adalah hasil kerja dan perilaku kerja seseorang dalam suatu periode, biasanya satu tahun. Pengelolaan karyawan yang baik akan menciptakan kinerja yang baik pula.
Berdasarkan penelitian terdahulu, ditemukan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Changgriawan;2017;6). Penelitian Fathoni (2016;96) juga menyatakan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Sedangkan motivasi kerja, menurut penelitian yang dilakukan oleh Mustika (2016;14) didapat hasil bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Begitu pula dengan penelitian yang dilakukan oleh Ma’ruf (2020;107) bahwa motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan diatas serta penelitian terdahulu yang ada, penulis bermaksud meneliti untuk melihat apakah kepuasan kerja dan motivasi dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Oleh sebab itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul : “PENGARUH KEPUASAN
7
KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. TRIDAYA SUKSES BERSAMA PEKANBARU CABANG BINJAI”.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijelaskan sebelumnya, maka rumusan masalah adalah sebagai berikut :
1. Apakah kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT.
Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai ?
2. Apakah motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT.
Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai ?
3. Apakah kepuasan kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai ?
1.3 Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1.3.1 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai.
2. Untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT.
Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai.
3. Untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT. Tridaya Sukses Bersama Pekanbaru Cabang Binjai.
1.3.2 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dilakukannya penelitian ini, diharapkan memberi manfaat bagi pihak perusahaan dan maupun peneliti lain adalah:
1. Bagi Perusahaan
Bagi Perusahaan diharapkan bisa dijadikan sebagai masukan dan pertimbangan dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan.
2. Bagi Peneliti Lain
Bagi peneliti lain diharapkan dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam melaksanakan penelitian-penelitian di masa yang akan datang.
1.4 Sistematika Penulisan
Agar memudahkan dalam memahami pembahasan proposal penelitian ini pada sistematika penulisan ini, maka penulis akan menyusun dalam beberapa bab, adapun yang akan diuraikan pada masing-masing bab adalah : Bab I : Pendahuluan
Pada bab ini penulis menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian serta sistematika penulisan.
Bab II : Telaah Pustaka, Kerangka Pemikiran dan Hipotesis
Pada bab ini berisikan landasan teori yang ada kaitannya dengan variabel yang diteliti. Seterusnya disusun hipotesis untuk menguji permasalahan yang diteliti.
Bab III : Metode Penelitian
Pada bab ini menguraikan lokasi penelitian, jenis dan sumber data, populasi, sampel serta analisis data. Bab ini juga berisi definisi konsep operasional variabel penelitian.
9
Bab IV : Gambaran Umum Objek Penelitian
Pada bab ini berisi sejarah singkat objek penelitian dan struktur organisasi.
Bab V : Hasil Penelitian dan Pembahasan
Pada bab ini diuraikan tentang analisis serta pembahasan yang mengacu pada hasil pengolahan data yang dilakukan sehingga akan dapat menjawab secara ilmiah permasalahan hipotesis yang dikaji dalam penelitian ini.
Bab VI : Kesimpulan dan Saran
Bab ini merupakan kesimpulan penelitian dan saran-saran berdasarkan uraian dari bab sebelumnya.
DAFTAR PUSTAKA
Bangun, W. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga.
Busro, M. (2018). Teori-Teori Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Kencana.
Dessler, G. (2011). Human Resource Management. New Jersey: Twelfth/Global Edition.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23.
Semarang: Universitas Diponegoro.
Hadiyati. (2017). Pengantar Manajemen. Pekanbaru: CV. Karya Nova.
Hasibuan, M. S. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi Aksara.
Kasmir. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Depok: Rajagrafindo Persada.
Kawiana, I. G. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.
Denpasar: UNHI Press.
Larasati, S. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta:
Deeppublish.
Mamik, U. S. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Sidoarjo: Zifatama Publisher.
Mangkunegara, A. A. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.
Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nofrizal. (2019). Metode Penelitian Dan Praktik SPSS. Pekanbaru: Unilak Publisher.
Nurmansyah. (2017). Era Baru Manajemen Modern. Pekanbaru: Unilak Press.
Nurmansyah. (2018). Pengantar Manajemen Sumber Daya Manusia Konsep - Teori dan Peneltian. Pekanbaru: Unilak Press.
128
Nurmansyah. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia Dan Strategik . Pekanbaru: Unilak Press.
Nurmansyah. (2019). Perilaku Organisasi . Pekanbaru: Unilak Press.
Santoso, S. (2014). SPSS 22 from Essential to Expert Skills. Jakarta: Gramedia IKAPI.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sunyoto, D. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Center for Academic Publishing Service.
Sutrisno, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Wibowo. (2017). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
JURNAL
Achmad Fadhil, Y. M. (2018). Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Kerja Terhadap Kinerja Karyawan AJB Bumiputera. Jurnal Administrasi Bisnis, Vol. 54,No.1 Januari, page 40-47.
Afni Can, Y. (2016). Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank Nagari. Jurnal Riset Manajemen Bisnis Dan Publik, Vol. 4, No.1, page 1-26.
Changgriawan, G. S. (2017). Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan One Way Production. Jurnal Agora, Vol.5 No.3, page 1-7.
Christian G. Makaluas, R. J. (2017). Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. BPR Prisma Dana Manado. Jurnal Administrasi Bisnis, Vol. 5, No. 005, page 1-8.
Denny Erica, I. S. (2020). Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Aneka Gas Industri Tbk. Jurnal Ecodemica, Vol. 4, No.1 April, page 52-58.
Fathoni, A. (2016). Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan. Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen, Vol. 1, No.02, page 90-97, ISSN : 2502-3780.
Febriyana, W. (2015). Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT KPB Chakra. eProceedings of Management, Vol. 2, No.3, Desember 201, page 2954-2961, ISSN : 2355-9357.
Florida Dessy Putri Sanuddin, A. R. (2013). Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Semen Tonasa. Jurnal Modus, Vol. 25, No.2, page 217-231, ISSN : 0852-1875.
Gold Win, C. F. (2019). Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Tanimas Soap Industries (Perusahaan Manufaktur Dan Eksportir Sabun). Jurnal Risset Manajemen Dan Bisnis (JRMB), Vol. 4, No.1 Juni, page : 36-45.
Ma'ruf, U. C. (2020). Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT.
Nirha Jaya Teknik Makassar. Jurnal Brand, Vol. 2, No.1, page 99-108, ISSN : 2715-4290.
Mustika, I. N. (2016). Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. BPR Picu Manunggal Sejahtera Denpasar. Jurnal Ilmu Manajemen, Vol. 6, No.1, page 1-16, ISSN : 2337-9804.
Pristiyanti, D. C. (2016). Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Mayer Sukses Jaya. Jurnal Ilmu Manajemen, Vol.
4 No.1, page 173-183.
Setiawan, K. C. (2015). Pengaruh Motivasi KerjaTerhadap Kinerja Karyawan Level Pelaksana Di Divisi Operasi PT. Pusri Palembang. Jurnal Psikologi Islami, Vol. 1 No.2, page 43-53.
Surjosuseno, D. (2015). Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bagian Produksi UD Pabrik ADA Plastic. AGORA, Vol.3, No.2, page 175-179.
130
Susanto, N. (2019). Pengaruh Motivasi Kerja , Kepuasan Kerja, Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Divisi Penjualan PT. Rembaka. Jurnal Agora, Vol. 7, No. 1, page 1-6.
Suwati, Y. (2013). Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Tunas Hijau Samarinda. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, Vol.1, No.1, pages 41-55.
Wijaya, I. K. (2018). Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan CV.
Bukit Sanomas. Jurnal Agora, Vol.6, No.2, page 1-5.