• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh pendapatan bagi hasil mudharabah terhadap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh pendapatan bagi hasil mudharabah terhadap"

Copied!
77
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar belakang

Meskipun Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 belum mempunyai ketentuan yang jelas, namun baru diperkenalkan dengan konsep “bagi hasil”. Tingginya bagi hasil yang diberikan oleh bank syariah akan mendorong seseorang untuk menyimpan dananya dan mengorbankan konsumsi saat ini untuk digunakan di masa depan dan sebaliknya. Dalam sistem bagi hasil, keuntungan nasabah ditentukan berdasarkan nisbah yang ditetapkan oleh bank, sehingga semakin tinggi bagi hasil yang ditawarkan bank syariah kepada nasabah, maka semakin besar pula nasabah menginvestasikan dananya.

Perusahaan yang dapat mengelola uang yang dihemat oleh pelanggan dengan baik juga akan memberikan hasil yang lebih baik kepada pelanggan. Prinsip bagi hasil tidak hanya sekedar keuntungan semata, namun juga terdapat unsur keadilan di dalamnya, dimana besarnya manfaat yang diterima nasabah sangat bergantung pada kemampuan bank dalam menginvestasikan dana yang dipercayakan kepadanya. Sistem bagi hasil menjadi tantangan bagi bank syariah sebagai pengelola untuk dapat menyalurkan dana yang dihimpunnya ke sektor riil yang lebih besar, menguntungkan dan manfaatnya besar, sehingga kesejahteraan semua pihak dapat terwujud.

Bagi Bank Syariah sendiri tidak bisa menentukan berapa keuntungan yang akan diperolehnya karena bergantung pada pendapatan yang diperoleh setiap bulannya. Meski begitu, sebagian nasabah masih belum memahami mengenai bagi hasil yang diberikan bank karena terlalu lama menjelaskan sistem bagi hasil yang akan mereka berikan kepada mereka.

Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang yang dijelaskan penulis, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian pada Bank BNI Syariah KCU Makassar dengan judul Pengaruh Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah Terhadap Kepuasan Nasabah (Studi Kasus Bank BNI Syariah KCU Makassar). Pada penelitian ini akan dilihat apakah terdapat pengaruh keuntungan mudharabah terhadap kepuasan nasabah Bank BNI Syariah. Untuk itu akan dilakukan penelitian terhadap sistem bagi hasil mudharabah pada Bank BNI Syariah dan melihat tingkat kepuasan nasabah pada Bank Muamalat.

Mengenai nisbah atau nisbah bagi hasil yang ditetapkan pada awal akad, pengetahuan pelanggan dinilai pada tabel di bawah ini. Berdasarkan pengetahuan nasabah, besarnya bagi hasil meningkat tergantung besarnya peningkatan keuntungan yang dicapai Bank, seperti terlihat pada tabel di bawah ini. Berdasarkan pernyataan bahwa responden tertarik menabung di bank karena nisbah bagi hasil yang ditawarkan secara umum menarik.

Berdasarkan keterangan di atas, terdakwa mengetahui perhitungan bagi hasil seperti yang dijelaskan oleh pejabat bank. Pendapatan bagi hasil mudharabah berpengaruh terhadap kepuasan nasabah pada Bank BNI Syariah KCU Makassar. Berdasarkan pengujian diatas diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 & gt dan t-value.

Tujuan penelitian

Manfaat penelitian

TINJAUAN TEORITIS

  • Bagi hasil mudharabah
    • Pengertian mudharabah
    • Dasar hukum mudharabah
    • Rukun dan syarat mudharabah
    • Jenis-jenis mudharabah
    • Perhitungan Bagi Hasil Mudharabah
    • Perbedaan riba dengan bagi hasil
  • Kepuasan nasabah
    • Pengertian nasabah
    • Kepuasan nasabah
    • Pengukuran kepuasan nasabah
  • Kerangka konsep
  • Hipotesis penelitian

Dalam kegiatan penyaluran dana, bank syariah melakukan penanaman modal dan pembiayaan, disebut investasi karena prinsip yang digunakan adalah prinsip penanaman dana atau penyertaan dan keuntungan yang diperoleh tergantung pada kinerja pengusaha dan usaha yang menjadi tujuan penanaman modal. . sesuai dengan nisbah bagi hasil yang telah disepakati sebelumnya. Menurut Sayyad Sabiq, rukun mudharabah adalah kerelaan dan penerimaan orang yang mempunyai keahlian. Pada akhir bulan, nasabah tabungan akan menerima hasil sesuai dengan nisbah bagi hasil yang disepakati.

Dalam kamus ekonomi artinya bagi hasil 13 Bagi hasil adalah pembagian hasil usaha yang dilakukan oleh para pihak yang mengadakan perjanjian yaitu nasabah dan bank syariah. 14. Terkait dengan bagi hasil, prinsip bagi hasil merupakan ciri umum dan landasan fundamental perbankan syariah secara keseluruhan. Prinsip bagi hasil merupakan aturan yang dijadikan dasar pembagian hasil usaha, yaitu laba kotor, bukan total pendapatan (pendapatan).

Bagi hasil setiap investasi mudharabah dihitung dengan cara mengalikan pembagian pendapatan dengan nisbah masing-masing dana investasi kemudian dikalikan dengan nisbah investasi mudharabah tersebut. Pendapatan Bagi Hasil Mudharabah adalah pendapatan yang akan dibagi antara nasabah investor dan bank bagi hasil syariah. Berbeda dengan sistem bagi hasil yang menitikberatkan pada kemitraan untuk mencapai keuntungan bersama.17.

Penentuan nisbah atau nisbah bagi hasil dilakukan pada awal akad dengan mempertimbangkan kemungkinan untung dan rugi (loss and profit sharing). Besarnya nisbah bagi hasil ditentukan berdasarkan besarnya keuntungan atau hasil usaha yang diperoleh sesuai dengan perjanjian. Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa nasabah adalah “seseorang yang biasa berhubungan dengan atau menjadi nasabah bank (dalam urusan keuangan).

Dalam dunia perbankan, nasabah diartikan sebagai nasabah, yaitu orang-orang yang berinteraksi dengan perusahaan setelah proses produksi selesai, karena mereka adalah pengguna produk. Pelanggan adalah seseorang yang datang ke tempat yang sama beberapa kali untuk membeli barang atau peralatan. 20 Pelanggan merupakan orang yang paling penting dalam perusahaan. Tidak ada yang menang ketika berdebat dengan pelanggan karena pelanggan adalah orang yang menuntun kita untuk memenuhi kebutuhannya.

Tabel 2.1 Perbedaan Riba dan Bagi Hasil
Tabel 2.1 Perbedaan Riba dan Bagi Hasil

METODE PENELITIAN

  • Jenis penelitian
  • Lokasi dan objek penelitian
  • Variabel penelitian
    • Variabel independen
    • Variabel dependen
  • Definisi operasional variabel
  • Populasi dan sampel
    • Populasi
    • Sampel
  • Instrument penelitian
  • Tehnik pengumpulan data
    • Observasi
    • Angket (kuesioner)
    • Dokumentasi
  • Tehnik analisis data
    • Uji validitas dan reliabilitas
    • Uji asumsi klasik
    • Uji regresi sederhana

Prinsip bagi hasil merupakan ciri umum dan landasan dasar bagi kegiatan bank syariah secara keseluruhan. Saat mengambil pinjaman/pembiayaan di bank syariah, jawaban responden ditunjukkan pada tabel di bawah ini. Berdasarkan pernyataan responden mengetahui bahwa pembagian/penetapan bagi hasil dilakukan pada saat penandatanganan perjanjian akad, secara umum 81% responden mengetahui bahwa pembagian/penetapan bagi hasil dilakukan pada saat dimulainya akad. dan 19% tidak mengerti.

Berdasarkan pernyataan responden yang mengetahui bahwa bagi hasil meningkat sesuai dengan besarnya peningkatan keuntungan yang diperoleh bank, secara umum 71% responden mengetahui bahwa bagi hasil meningkat sesuai dengan besarnya peningkatan keuntungan yang diperoleh bank. % Tidak setuju. Mengenai return yang dapat dicapai tergantung kinerja perusahaan, pengetahuan pelanggan diulas pada tabel di bawah ini. Mengenai kontrak yang disediakan bank untuk penggunaan jasa, pengetahuan nasabah diulas pada tabel di bawah ini.

Sebanyak 38 responden atau 88% tertarik menabung di bank karena nisbah bagi hasil yang ditawarkan menarik dan 12% tidak tertarik. Anda dapat melihat tabel di bawah ini berdasarkan manfaat yang ditawarkan menabung di bank. Berdasarkan proses dan layanan yang diberikan oleh pejabat bank, otoritas nasabah dinilai pada tabel di bawah ini.

Berdasarkan pelayanan petugas bank terhadap pengaduan nasabah, kepuasan nasabah diulas pada tabel di bawah ini. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa seluruh nilai Cronbach’s Alpha pada variabel Bagi Hasil (X) sebesar 0,726 dinyatakan reliabel, sedangkan nilai variabel Kepuasan Pelanggan (Y) sebesar 0,482 dinyatakan cukup reliabel. Dari tabel diatas diketahui nilai R2 sebesar 0,224. Artinya sebesar 22,4% menunjukkan bagi hasil mudharab berpengaruh terhadap kepuasan nasabah.

Pendapatan bagi hasil mudharabah berpengaruh terhadap kepuasan nasabah di Bank BNI Syariah KCU Makassar Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai r square sebesar 0,224 berarti diketahui sebesar 22,4% mempengaruhi kepuasan nasabah. Pendapatan bagi hasil mudharabah secara umum diterima oleh responden. sistem bagi hasil, dilihat dari jumlah pinjaman/pembiayaan yang diterima dan pengetahuan tentang bagi hasil yang menunjukkan angka sebesar 84,8% dari rata-rata keseluruhan mengenai pernyataan sistem bagi hasil Mudharabah. berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Bank BNI Syariah KCU Makassar Berdasarkan pengujian diatas menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 & gt dan nilai t hitung sebesar 5,318 > t tabel 1,984 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X mempunyai pengaruh pada variabel Y sehingga menyatakan “bagi hasil” Mudharabah berpengaruh terhadap kepuasan nasabah di Bank BNI Syariah KCU Makassar, Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai r square sebesar 0,224 berarti diketahui berpengaruh terhadapnya sebesar 22,4%.

Tabel 3.1. Skala Liker
Tabel 3.1. Skala Liker

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Sejarah Perusahaan
  • Visi dan Misi Bank BNI Syariah

Tabel diatas menunjukkan bahwa responden pada penelitian ini sebagian besar terdiri dari 72 orang pegawai swasta Tabel 4.2 Karakteristik responden berdasarkan profesi. Berdasarkan pernyataan responden mengetahui sistem akad mudharabah di Bank BNI Syariah KCU Makassar, secara keseluruhan sebanyak 94% responden mengetahui sistem akad mudharabah di Bank Syariah, dan 6% menyatakan tidak setuju. Dari segi pengetahuan pelanggan, jika terjadi kerugian maka ditanggung bersama, seperti terlihat pada tabel di bawah ini.

Berdasarkan pernyataan responden mengetahui bahwa return yang diperoleh bergantung pada kinerja perusahaan, umumnya 86% responden. Dari segi imbalan atau return yang secara kumulatif dapat meningkatkan jumlah keuntungan, ekspektasi pelanggan diulas pada tabel di bawah ini. Berdasarkan pernyataan di atas, responden merasa puas dengan proses dan pelayanan yang diberikan oleh pegawai bank.

Desktiptif Data Responden

  • Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
  • Responden Berdasarkan Pekerjaan
  • Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Hasil Dan Pembahasan

  • Uji Deskripsi Variabel
  • Uji Validitas dan Reliabilitas
  • Uji Asumsi Klasik
  • Uji Hipotesis

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Gambar

Gambar 2.1 kerangka pikir ...................................................................................
Tabel 2.1 Perbedaan Riba dan Bagi Hasil
Gambar 2.1. Kerangka Pikir
Tabel 3.1. Skala Liker
+5

Referensi

Dokumen terkait

a) Pihak bank islam wajib memberitahukan kepada para pemilik dana mengenai nisbah serta hal-hal yang berkaitan dengan pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian

Murabahah Adalah suatu perjanjian yang disepakati antara Bank Syariah dengan nasabah, dimana Bank menyediakan pembiayaan untuk pembelian bahan baku atau modal kerja

PUTRI SEKAR LANGIT : Pengaruh Pembiayaan Mudharabah Terhadap Peningkatan Pendapatan Nasabah Pada Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang Cirebon.. Salah satu tujuan dari Bank

Kata syariah dalam versi bank syariah di Indonesia adalah aturan perjanjian berdasarkan yang dilakukan oleh pihak bank dan pihak lain untuk penyimpangan dana dan/ atau pembiayaan

Dengan melarang riba’ perbankan syariah menggunakan prinsip bagi hasil yang memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat, salah satunya terhindar dari kegiatan

” PENGARUH RELIGIUSITAS, PENGETAHUAN, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN FATWA MUI TENTANG KEHARAMAN BUNGA BANK TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN

Pembiayaan bagi hasil menggunakan prinsip syariah berupa mudharabah yang merupakan pembiayaan yang dananya diberikan 100% oleh pihak bank kepada nasabah sebagai

Fungsi bank syariah secara umum adalah sebagai business partner bagi nasabah atau pihak lain yang berhubungan dengan bank syariah, sebab dalam kegiatan penghimpunan dana pihak ketiga