PPh Psl 15
Norma Penghitungan Khusus untuk menghitung penghasilan netto dari Wajib Pajak tertentu yang tidak dapat dihitung berdasarkan ketentuan Pasal 16 ayat (1) atau ayat (3) UU PPh, ditetapkan
Menteri Keuangan.
9/7/2015 -Judi Prajitno-
PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh Psl 15
No
Penghasilan DPP Tarif Keterangan Dasar
Hukum 1 Bidang Penerbangan
Dalam Negeri
Bruto 1,8%
TIDAK FINAL (Psl 23)
Atas perolehan berdasarkan perjanjian charter meliputi semua bentuk charter, termasuk sewa ruangan pesawat udara baik untuk orang dan/atau barang ("space charter").
Penghasilan perusahaan penerbangan DN dari pengangkutan orang dan/atau barang berdasarkan charter yg dilakukan dari :
• pelabuhan di Indo ke pelabuhan lain di Indonesia;
• pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan luar negeri.
KMK 475/1996 SE 35/1996
2 Bidang Ush Pelayaran Dalam Negeri
Bruto 1,2%
FINAL
Penghasilan perusahaan pelayaran DN dari pengangkutan orang dan/atau barang termasuk penyewaan kapal (charter) yg dilakukan dari :
• pelabuhan di Indo ke pelabuhan lain di Indonesia;
• pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan luar negeri;
• pelabuhan di luar Indo ke pelabuhan di Indonesia;
• pelabuhan di luar Indo ke pelabuhan lain luar Indo.
KMK 416/1996 SE 29/1996
3 Bidang Ush Pelayaran dan/ atau Penerbangan Luar Negeri
Bruto 2,64%
FINAL
Perusahaan Pelayaran dan/atau Penerbangan LN (melalui BUT di Indo) dari pengangkutan orang dan/atau barang yg dilakukan dari :
• pelabuhan di Indo ke pelabuhan lain di Indonesia;
• pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan luar negeri.
KMK 417/1996 SE 32/1996
9/7/2015 -Judi Prajitno-
PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh Psl 15
No
Penghasilan DPP Tarif Keterangan Dasar
Hukum 4 Jasa Maklon
International Mainan Anak-anak
Bruto imbaln
jasa maklon
2,1%
FINAL
WP yg melakukan kgt usaha jasa maklon (Contract Manufacturing) internasional adl WP Badan DN yg melakukan jasa pembuatan atau perakitan barang berupa produk mainan anak-anak, dgn bahan-bahan, spesifikasi, petunjuk teknis dan penentuan imbalan jasa dari pihak pemesan yg berkedudukan di luar negeri dan mempunyai hubungan istimewa dgn WP
KMK 543/2002
5 Penerimaan Bgn di atas tanah milik OP krn berakhirnya perjanjian BOT
Bruto (NJOP
/ Harga Pasar)
5%
Bangun Guna Serah ("Built Operate and Transfer")adl bentuk perjanjian kerjasama yg dilakukan pemegang hak atas tanah dgn investor, yg menyatakan bhw pemegang hak atas tanah memberikan hak kpd investor u/ mendirikan bgn selama masa perjanjian dan mengalihkan kepemilikan bgn tsb kpd pemegang hak atas tanah setelah masa guna serah berakhir.OP Final
Badan mrpkn PPh Psl 25 yg dpt dikreditkan
KMK 248/1995
Catatan :
Terhadap PPh Psl 15, pemotongan dilakukan oleh pihak yang membayarkan (jika sebagai pemotong) dan di setor sendiri oleh Perush Pelayaran jika penerima jasa bukan sebagai pemotong PPh
9/7/2015 -Judi Prajitno-
PPh Psl 19 – Revaluasi Aktiva Tetap
Penghasilan DPP Tarif Keterangan Dasar
Hukum Selisih Nilai Revaluasi
Aktiva Tetap dg Nilai Buku Fiskal
Selisih Setelah
Dikom pensasi
kan ke rugi thn2
lalu
10%
FINAL
•
Badan DN & BUT (kec yg pembukuan asing)
•
Aktiva Tetap Berwujud (kecuali tanah)
•
Berdasarkan harga pasar wajar saat di revaluasi
•
Jika harga tdk wajar, DJP yg menetapkan nilai wajarnya
•
Dasar penyusutan adl : nilai baru setelah revaluasi
•
Masa manfaat menjadi penuh unt aktiva yg direvaluasi tsb
•
Jika aktiva dialihkan sblm berakhir masa manfaat baru, mk atas pengalihan tsb dikenakan tambahan PPh Final sebesar 20% dari selisih lebih tanpa dikompensasikan dgn kerugian fiskal
Pengecualian atas tambahan 20 %
- Pen galihan aktiva yg b ersifat force majeur
- Dlm rangka memenuhi persyaratan penggabungan, dll
- Penarikan dari penggunaan krn kerusakan berat yg tdk dpt diperbaiki
Ps 19 UU PPh PMK 79/2008
9/7/2015 -Judi Prajitno-