PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Audit Internal
Oleh karena itu, auditor dengan program audit internal yang baik akan dapat menyelesaikan auditnya sesuai anggaran dan jadwal yang telah ditentukan. Laporan sangat penting karena laporan audit internal memungkinkan seluruh hasil pekerjaannya dan merupakan realisasi dari . Tanggung jawab auditor internal adalah memberikan informasi mengenai hasil pengukuran aktivitas perusahaan yang diauditnya. Ruang lingkup pekerjaan audit internal meliputi pengujian dan evaluasi cakupan dan efektivitas sistem pengendalian internal organisasi.
Laporan Keuangan
Rizky Septidiani (2013) telah memaparkan pengaruh kompetensi auditor terhadap penerapan auditor internal dan implikasinya terhadap kualitas pelaporan keuangan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian hipotesis terlihat bahwa profesionalisme auditor internal mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah. Nil Yesni (2015) dengan judul Pengaruh Fungsi Auditor Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (kualitas dewan pengawas sebagai variabel).
Koordinasi dan kerjasama antara auditor internal dan auditor eksternal memberikan dampak positif terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan standar akuntansi pemerintahan, kompetensi aparatur, peran audit internal dan sistem pengendalian internal tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Library Research yaitu penulis mengumpulkan data terkait audit internal terhadap kualitas laporan keuangan.
Bumi Sarana Beton mempunyai pengaruh yang besar terhadap kualitas laporan keuangan yang disajikan karena PT. Pengaruh Fungsi Auditor Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Kualitas Dewan Komisaris Sebagai Variabel Moderasi Universitas Negeri Yokyakarta. Pengaruh Kompetensi Auditor Terhadap Pelaksanaan Audit Internal Konsekuensinya Terhadap Kualitas Keuangan Laporan.Universitas Komputer Indonesia.
Tujuan Laporan Kuangan
Sifat Laporan Keuangan
Survei yang dilakukan dalam penyusunan laporan keuangan harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku, begitu pula dalam hal penyusunan laporan keuangan berdasarkan sifat dari laporan keuangan itu sendiri. Bersifat historis, artinya laporan keuangan dibuat dan disusun dari data-data masa lalu atau periode-periode yang telah berlalu sejak masa kini. Misalnya, laporan keuangan disusun berdasarkan data satu atau dua atau beberapa tahun ke belakang (tahun atau periode sebelumnya).
KomponenLaporan Keuangan
Kewajiban/hutang adalah tuntutan atau hak pihak ketiga (kreditur) atas kekayaan perusahaan, atau kewajiban perusahaan terhadap pihak lain. Ekuitas merupakan tuntutan suatu perusahaan terhadap pemilik usaha (investor) atau atas harta kekayaan yang ditanamkan pemilik pada usaha yang dimilikinya. Laporan arus kas merupakan laporan yang menggambarkan arus masuk uang (penerimaan kas) dan arus keluar uang (pengeluaran kas) pada suatu periode tertentu.
Sejauh menyangkut laporan arus kas, aktivitas bisnis dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok aktivitas utama yaitu. Kegiatan usaha adalah berbagai kegiatan yang berkaitan dengan upaya perusahaan untuk menghasilkan produk, serta segala upaya untuk menjual produk tersebut. Kegiatan investasi merupakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan aset usaha yang dapat menjadi sumber pendapatan usaha.
Aktivitas pendanaan adalah segala aktivitas yang berkaitan dengan upaya menunjang operasional dengan memenuhi kebutuhan pendanaan dari berbagai sumber, seperti penerbitan obligasi, pembayaran dividen, dan pembayaran utang. Laporan keuangan yang lengkap biasanya memuat catatan atas laporan keuangan yang menjelaskan gambaran umum perusahaan, kebijakan akuntansi perusahaan, dan penjelasan item-item penting dalam laporan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, laporan keuangan yang telah diaudit atau diterbitkan secara resmi selalu mencantumkan catatan di bagian bawahnya yang berbunyi: “Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
Pihak-pihak Yang Memerlukan Laporan Keuangan
Kualitas Laporan Keuangan
- Peneliti Terdahulu
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan akuntan berpengaruh positif signifikan terhadap audit internal dengan pengaruh yang tinggi dan audit internal mempunyai pengaruh positif signifikan sebesar 53,3% terhadap kualitas pelaporan keuangan dengan pengaruh sebesar 72,4%. Riski Amalia (2015) dengan judul penelitian peran audit internal dalam mendukung efektivitas penyusunan laporan keuangan pada PT. Hasil penelitian adalah peran audit internal berpengaruh terhadap efektivitas penyusunan laporan keuangan pada PT.
Usman Bakar (2010) dengan judul penelitian Dampak Pemahaman Akuntansi, Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah dan Peran Audit Intern terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen turunan (simultan) berpengaruh positif terhadap kualitas laporan akuntansi. Alif Fikri (2012) dengan judul penelitian Pengaruh Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan, Kompetensi Aparatur dan Peran Audit Internal Terhadap Kualitas Informasi Akuntansi Keuangan.
Hasil penelitian dengan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa penerapan standar akuntansi negara, kompetensi aparatur, peran audit internal dan sistem pengendalian internal tidak mempunyai pengaruh terhadap kualitas laporan akuntansi. Semakin besar tingkat keterlibatan auditor internal dalam memantau keandalan pelaporan keuangan akan meningkatkan kualitas laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan auditor mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap audit internal dengan pengaruh yang tinggi dan audit internal mempunyai pengaruh signifikan positif sebesar 53,3% terhadap kualitas laporan akuntansi dengan pengaruh sebesar 72,4.
Hasil penelitian membuktikan bahwa keahlian dewan komisaris berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan dan keahlian dewan komisaris dapat memoderasi hubungan antara fungsi audit internal dengan dewan komisaris independen dan tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. . dan dewan komisaris independen tidak dapat memoderasi hubungan antara fungsi audit internal dengan kualitas laporan keuangan.
Kerangka Pikir
Hipotesis
METODE PENELITIAN
- Teknik Pengumpulan Data
- Jenis dan Sumber Data
- Operasonal Variabel
- Populasi dan Sampel Penelitian
- Metode Analisis Data
Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Bumi Sarana Beton di Makassar pada bagian audit internal dan pelaporan keuangan. Pernyataan untuk variabel audit internal berjumlah 10 pernyataan dan untuk variabel kualitas laporan keuangan sebanyak 10 pernyataan. Status organisasi bagian audit internal harus memberikan fleksibilitas untuk memenuhi tanggung jawab pemeriksaan laporan keuangan yang ditugaskan oleh kepala eksekutif audit.
Laporan keuangan yang disajikan dapat membantu untuk mengevaluasi kegiatan keuangan pada periode berikutnya 2. Status organisasi bagian audit internal hendaknya memberikan keleluasaan untuk memenuhi tanggung jawab penelaahan atas laporan keuangan yang diberikan oleh manajer audit. Hasil penelitian ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Rizki Septidiany yang menyatakan bahwa pelaksanaan audit internal mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.
Bumi Sarana Beton bisa dikatakan berkualitas, sebagaimana hasil penelitian yang telah diuraikan di atas menunjukkan bahwa keberadaan audit internal mempunyai pengaruh besar terhadap kualitas laporan keuangan yang disajikan. Pengaruh Pemahaman Akuntansi, Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah dan Peran Audit Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Universitas Syiah Kuala. 2 Status organisasi departemen audit internal harus memberikan fleksibilitas untuk memenuhi tanggung jawab yang diberikan pemimpin audit untuk memeriksa laporan keuangan.
1 Laporan keuangan yang disajikan dapat membantu dalam mengevaluasi kegiatan keuangan pada periode berikutnya.
GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
Visi dan misi
Struktur organisasi
Informasi dalam laporan keuangan dapat diuji, dan apabila pengujian dilakukan oleh pihak yang berbeda maka hasilnya tetap menunjukkan kesimpulan yang tidak berbeda nyata. Laporan keuangan yang disajikan dapat membantu dalam menilai aktivitas keuangan pada periode berikutnya. Koefisien regresi variabel Audit internal sebesar 0,560 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti audit internal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.
Berdasarkan Tabel 2.11 terlihat koefisien determinasi yang ditunjukkan oleh Adjusted R square sebesar 0,369 yang berarti sebesar 36,9% peran audit internal mempengaruhi kualitas laporan akuntansi pada PT. Bumi Sarana Beton menjalankan perannya sebagai pengawas dan evaluasi laporan keuangan. Laporan keuangan PT Bumi Sarana Beton dapat dipahami dengan jelas. Informasi keuangan disajikan dalam format teknis dan bahasa yang sesuai dengan tingkat pemahaman pengguna.
Laporan keuangan tersebut dapat dibandingkan satu sama lain, terbukti dari laporan keuangan yang disajikan oleh PT. Dilihat dari nilai koefisien determinasi yang diwakili oleh Adjusted R-square yaitu sebesar 0,369 berarti sebesar 36,9% peran audit internal mempengaruhi kualitas laporan keuangan pada PT. 5 Informasi dalam laporan keuangan dapat diuji, dan apabila pengujian tersebut dilakukan oleh pihak yang berbeda maka hasilnya tetap akan menghasilkan kesimpulan yang tidak jauh berbeda satu sama lain.
Job discrabtion
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Analisis Data
Informasi laporan keuangan dapat menggambarkan secara wajar seluruh transaksi dan peristiwa lain yang seharusnya dilaporkan. Informasi dalam laporan keuangan dapat diuji, dan apabila pengujian tersebut dilakukan oleh pihak yang berbeda maka hasilnya tetap akan menunjukkan kesimpulan yang tidak jauh berbeda. Artinya semakin baik peningkatan Internal Audit maka Kualitas Laporan Keuangan juga akan meningkat atau dapat diartikan bahwa audit internal meningkat sebesar 1% maka kualitas laporan keuangan akan meningkat sebesar 1%.
Yang membedakan penelitian ini dengan yang dibahas dalam penelitian ini adalah hasil penelitiannya bahwa audit internal berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan hasil penelitian pembahasan ini menjelaskan bahwa audit internal berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan yang ditawarkan PT. . . Bumi Sarana Beton memberikan gambaran bahwa laporan keuangan memiliki kualitas yang baik dengan adanya audit internal sebagai pengawasan internal untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan dapat memberi nasihat atas laporan keuangan yang disajikan oleh manajemen. 3 Informasi laporan keuangan dapat menggambarkan secara wajar seluruh transaksi dan peristiwa lain yang disajikan.
Hasil Persamaan Regresi
Pembahasan
Kesimpulan
Bumi Sarana Beton berperan sebagai pengawas internal dan mencegah adanya penyimpangan yang disebabkan oleh pihak-pihak tertentu, hal ini dikarenakan seorang audit harus mempunyai kemampuan menilai secara obyektif sehingga ketika seorang auditor menemukan adanya kejanggalan dalam penyajian laporan keuangan perusahaan yang diaudit maka seorang auditor akan mengungkapkan hal tersebut. terdapat kejanggalan dalam laporan keuangan dan dapat memberikan saran kepada manajemen untuk mengatasi penyimpangan tersebut. Bumi Sarana Beton sedangkan 63,1% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Saran
Pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintahan, kompetensi aparatur dan peran audit internal terhadap kualitas informasi akuntansi keuangan. Dampak Audit Internal Terhadap Kinerja Keuangan Bank Tesis Tidak Dipublikasikan. Universitas Negeri Gorontalo. Diakses pada 26 Januari 2017. 1 Audit internal mengambil tugas langsung dari manajemen dan direktur utama, sehingga mendapat kerjasama dari pihak-pihak yang akan diaudit dan dapat melaksanakannya secara independen dari berbagai pihak intervensi dari pihak lain.
3 Auditor internal dianggap independen apabila dapat melaksanakan pekerjaannya secara bebas dan obyektif, pemeriksa audit internal bersifat independen dan dapat memberikan penilaian yang tidak memihak tanpa bias. 4 Audit internal dalam menilai hasil audit harus objektif dan tidak berada di bawah tekanan atau pengaruh pihak manapun. 6 Audit internal harus memeriksa metode yang digunakan untuk melindungi aset yang dianggap perlu untuk memverifikasi keberadaan berbagai aset.
7 Audit internal harus menilai pekerjaan, operasi atau program untuk menentukan apakah hasil yang dicapai sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. 9 Audit internal harus mengumpulkan, menganalisis, menafsirkan dan membuktikan kebenaran informasi untuk mendukung hasil audit. 10 Auditor internal harus melaporkan hasil audit yang diperoleh dari hasil audit kepada supervisor atau pemimpin audit.