• Tidak ada hasil yang ditemukan

perbedaan konsep diri remaja sekolah dan putus sekolah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "perbedaan konsep diri remaja sekolah dan putus sekolah"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN KONSEP DIRI REMAJA SEKOLAH DAN PUTUS SEKOLAH DI LINGKUNGAN XXIX KELURAHAN BELAWAN I

Ririn Febriani 13.860.0044

ABSTRAK

Penelitian ini berfungsi untuk mengetahui dan menguji secara empiris tentang perbedaan konsep diri remaja sekolah dan putus sekolah di Lingkungan XXIX Kelurahan Belawan I. Konsep diri merupakan penilaian tentang diri sendiri yang mencakup keyakinan, pandangan, pengalaman dan interaksi dengan orang lain, perasaan seseorang mengenai gambaran terhadap dirinya sendiri. Subjek pada penelitian ini adalah dua kelompok sampel yang secara keseluruhan berjumlah 66 responden, dengan perincian 40 remaja sekolah dan 26 remaja putus sekolah.Alat ukur yang dipakai untuk mengukur konsep diri dalam penelitian ini adalah Skala Konsep Diri yang terdiri dari 50 item (α = 0.942). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Analisis Varians satu jalur, dimana dengan teknik ini akan dilihat bagaimana perbedaan remaja sekolah dan remaja putus sekolah. Berdasarkan analisis data, bahwa hipotesis yang diiajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima, yaitu ada perbedaan konsep diri remaja sekolah dan putus sekolah. Hal ini dibuktikan melalui perhitungan analisis 1 jalur dengan koefisien Anava F = 210.700 dengan P = 0.000 < 0.050. Diketahui dari perhitungan mean hipotetik = 110 dan mean empirik = 137.12 serta standart deviasi = 10.694 diketahui bahwa konsep diri remaja sekolah dalam kategori konsep diri tinggi. Sedangkan konsep diri remaja putus sekolah mean hipotetik = 110 dan mean empirik 99.92 serta standart deviasi = 9.303 diketahui bahwa konsep diri remaja putus sekolah dalam kategori konsep diri rendah.

Kata kunci : Konsep Diri, Remaja Sekolah, Putus Sekolah

UNIVERSITAS MEDAN AREA

(2)

ii

The Difference In Self Concept Of Teenage School And Drop Out Of School In Kelurahan Belawan I XXIX Environment

Ririn Febriani 13.860.0044

ABSTRACT

This research function is for fid out and verify empirically about the difference in self concept of teenage school and drop out of school in Kelurahan Belawan I, XXIX environment. Self concept means valuation about oneself which cover faith, point of view, experience and intraction with the other, someone’s feeling about figure at themselves. Subject in this research is two sample group which overall in 66 respondents, the details are 40 teenage school and 26 teenage drop out of school. The device that used to quantify self concept in this research is self concept scale consist of 50 item (α = 0,942). The method of data analysis that used in this research is variants technique analysis one path, where in this technique will seem how the difference teenage school and drop out of school.

Base on data analysis, that hypothesis submitted in this research declared be accepted, there is difference in self concept of teenage school and drop out of school. This case has proven by analysis calculation one path with coefficient Anava F = 210.700 with p = 0.000 < 0.050. Discovered from mean hypothetical calculation = 110 and mean empirical = 137.12 also standart deviation = 10.694 known that self concept of teenage school in high self concept category. While self concept of teenage drop out of school mean hypothetical = 110 and mean empirical 99.92 also standart deviation = 9.303 known that self concept of teenage drop out of school in self concept category is low.

Key word : self concept, teenage school, drop out of school

UNIVERSITAS MEDAN AREA

(3)

2 UNIVERSITAS MEDAN AREA

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi belajar keterampilan menjahit remaja putus sekolah di BPRSR Yogyakarta masih dipengaruhi oleh faktor dari luar diri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan resiliensi pada remaja putus sekolah di Kecamatan Gisting, Lampung Selatan.. Jenis

Berdasarkan hasil tersebut diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh positif terhadap peningkatan konsep diri akademis pada siswa berisiko putus sekolah setelah

Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang sangat signifikan intensitas Chatting t : 4,674 p = 0,000 ( 0,010 ) ditinjau dari konsep diri, dimana remaja yang memiliki konsep

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan individu untuk menumbuhkan kepercayaan diri pada remaja putus sekolah dilakukan dengan berkomunikasi langsung

Walaupun remaja putra mengalami masalah acne pada wajah mereka tetap memiliki konsep diri yang positif dan diharapkan remaja putra lebih menjaga dan merawat kulit

Siswa remaja yang memiliki konsep diri positif menampilkan prestasi yang baik di sekolah atau siswa remaja yang berprestasi tinggi di sekolah memiliki penilaian diri yang

Pada mean empirik skala negative affect sebesar 11,94 lebih rendah dari mean hipotetik yaitu sebesar 21 dengan standart deviasi hipotetik maka diketahui secara umum