• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERSPEKTIF IMAM AL GHAZALI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PERSPEKTIF IMAM AL GHAZALI "

Copied!
122
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Menurut Imam Al-Ghazali, akhlak bukan sekedar perbuatan, bukan sekedar kemampuan melakukan sesuatu, bukan sekedar ilmu. Imam Al-Ghazali di masa lalu telah banyak melahirkan karya-karya monumental untuk meningkatkan akhlak yang sangat relevan di era milenium ini. 4 Yoke Suryadarma dan Ahmad Hifdzil Haq, “Pendidikan Akhlak Menurut Imam Al-Ghazali,” dalam Jurnal Gontor, Vol.

Identifikasi Masalah

Jika akhlak seseorang itu baik, maka sihatlah ketenteraman batinnya, jika rosak akhlaknya, maka rosaklah jasad dan fikiran.6 Kepentingan akhlak kepada kehidupan manusia, kerana sesuai dengan tujuannya, bahawa tujuan akhlak itu. hubungan umat Islam dengan Allah SWT dan sesama makhluk sentiasa terpelihara dengan baik dan harmoni Berdasarkan penjelasan di atas, kajian akan menyelidiki secara saintifik nilai-nilai sosio-moral masyarakat dari sudut pandangan Imam Al-Ghazali.

Pembatasan Masalah

Perumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Serta memberikan ilmu yang berguna untuk diri sendiri dan orang lain tentang nilai-nilai akhlak sosial dalam masyarakat dari perspektif Imam Al-Ghazali.

Tinjauan Pustaka

Persamaan yang terdapat antara skripsi ini dengan tesis yang akan saya kaji adalah pada variabelnya. Persamaan antara skripsi ini dengan skripsi yang akan saya kaji adalah pada pendidikan akhlak Imam Al Ghazali. Persamaan skripsi ini dengan skripsi yang akan saya kaji adalah pada sudut pandang Imam Al Ghazali.

Kerangka Teori

  • Metode Penelitian

Konsep pendidikan akhlak Imam Al-Ghazali dapat disesuaikan dengan pendidikan saat ini, karena konsep pendidikan akhlak Imam Al-Ghazali sejalan dengan Pendidikan Agama Islam pada kurikulum saat ini. Data sekunder yang akan digunakan berupa dokumen dan buku yang mengkaji nilai-nilai sosial, moral sosial dan riwayat hidup Imam Al-. Teknik pengumpulan data, dalam hal ini penulis akan mengidentifikasi wacana dari buku, majalah atau artikel, jurnal, jurnal, web (Internet) atau informasi lain yang berkaitan dengan judul tulisan guna mencari hal atau variabel yang berupa penelusuran catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kajian penanaman nilai-nilai moral sosial dalam masyarakat dari sudut pandang Al-Ghazali.

Sistematika Penulisan

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian karena tujuan utama penelitian adalah memperoleh data.” Teknik pengumpulan data sangat diperlukan dalam penelitian karena penulis menggunakannya untuk memperoleh data yang akan diolah sehingga dapat diambil kesimpulan.

KAJIAN TEORI

Pengertian Nilai Sosial

Kimball Young, nilai-nilai sosial adalah asumsi-asumsi abstrak dan seringkali tidak disadari tentang apa yang benar dan apa yang penting. Lawang, nilai-nilai sosial merupakan gambaran tentang apa yang diinginkan, pantas, berharga, yang mempengaruhi perilaku sosial orang-orang yang memegang nilai-nilai tersebut. Lamm, nilai-nilai sosial adalah gagasan kolektif (bersama) tentang apa yang dianggap baik, penting, diinginkan dan bermanfaat, serta tentang sebaliknya.

Batang Tubuh Nilai

Perlu ditegaskan di sini bahwa nilai-nilai logika (benar-salah), etika (baik-buruk), dan estetika (indah-tidak-indah) merupakan nilai-nilai fundamental yang berada pada kategori nilai lain, misalnya pada nilai ekonomi. atau nilai-nilai agama. Dalam ilmu ekonomi, nilai suatu barang pada hakikatnya merupakan hasil akhir dari pertimbangan logis, etis, dan estetis. Suatu barang bisa mempunyai nilai yang tinggi apabila nilai logikanya mengatakan bahwa barang tersebut benar adanya – apalagi menurut ilmu ekonomi, nilai etika mengatakan bahwa barang tersebut baik bagi kesehatan atau kesejahteraan manusia, dan nilai estetika mengatakan bahwa barang tersebut bersifat kualitatif karena keindahannya.

Demikian pula nilai-nilai tertinggi dalam agama adalah nilai-nilai yang memenuhi syarat logika, etika, dan estetika. Misalnya, nilai keimanan yang dicapai melalui amalan shalat akan bernilai tinggi, apabila shalat itu dilakukan berdasarkan pengetahuan kita akan nilai kebenaran dalam pelaksanaan tata cara. doa, nilai baik doa yang tercermin dari hubungan antar manusia, dan nilai kesucian atau kesucian ketika kita berdoa. Uraian di atas menegaskan bahwa kategori nilai yang paling mendasar terletak pada nilai-nilai yang bersifat logis, etis, dan estetis.

Nilai dasar ini berada dalam wilayah nilai tersendiri yang harus dibedakan dengan jenis nilai lain yang terdapat dalam klasifikasi, kategorisasi, dan hierarki nilai. Klasifikasi nilai: nilai terminal dan nilai instrumental, nilai intrinsik dan nilai ekstrinsik, nilai pribadi dan nilai sosial, nilai subjektif dan nilai objektif. Jika obyek-obyek nilai dikelompokkan, maka ajaran agama, logika filsafat, teori-teori ilmiah, peraturan-peraturan hukum, adat-istiadat, dan karya seni merupakan obyek-obyek nilai yang berada di atas nilai.

Sedangkan perilaku (perilaku keagamaan, karakter pemikiran filosofis, sikap ilmiah, perilaku etis, dan perilaku estetis) sebagai objek nilai merupakan hilir nilai.

Ciri-ciri Nilai Sosial

Penerimaan, artinya tingkat penerimaan terhadap nilai-nilai antara orang-orang dalam suatu kelompok atau masyarakat tidak sama sehingga menimbulkan perbedaan pandangan antara satu sama lain. Misalnya masyarakat yang hidup di lingkungan yang mengutamakan kepentingan individu dibandingkan kepentingan kelompok, mempunyai kecenderungan untuk membentuk individu yang egois dan ingin menang sendiri. Asumsi, artinya munculnya nilai-nilai sosial bergantung pada berbagai asumsi yang terdapat pada berbagai objek yang ada di masyarakat.

Biasanya asumsi tersebut bersifat umum dan melihat pada objek sebenarnya yang ada di masyarakat.

Macam-macam Nilai Sosial

Pasang surut perusahaan yang menerapkan nilai-nilai ini. Contoh: Menunaikan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang cakap.

Manfaat Nilai Sosial Dalam Kehidupan Masyarakat

Pengertian Akhlak Sosial Bermasyarakat

Oleh karena itu, akhlak merupakan pola tingkah laku yang menghimpun aspek keyakinan dan ketaatan sehingga tercermin dalam tingkah laku yang baik. Akhlak adalah tingkah laku yang terlihat jelas, baik dalam perkataan maupun perbuatan, yang dilatarbelakangi oleh suatu dorongan karena Allah. Namun banyak juga aspek yang berkaitan dengan sikap atau pemikiran internal, seperti moralitas awal, yang berkaitan dengan berbagai aspek, yaitu pola perilaku terhadap Tuhan, sesama manusia, dan pola perilaku terhadap alam. 14.

Artinya : “Dari Abu Hurairah beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Aku tidak diutus ke dunia ini kecuali aku mempunyai tugas untuk memperbaiki akhlak manusia.” Nabi Muhammad SAW dalam salah satu sabdanya mengisyaratkan bahwa kehadirannya di bumi ini adalah misi utama menyempurnakan akhlak mulia manusia. Misi Nabi ini bukanlah misi sederhana, melainkan misi besar yang ternyata memakan waktu cukup lama yaitu sekitar 22 tahun.

Melalui dua sarana tersebut (Aqidah dan Syari'ah), Nabi mampu mewujudkan akhlak mulia di kalangan umat Islam pada masa itu.

Macam-macam Akhlak

Tetamu ialah orang yang datang ke rumah kita, sama ada datang dari jauh atau dekat. Dengan menziarahi mendekatkan perasaan ukhuwwah, orang yang ingin menyambung silaturahim wajar disambut dengan penuh kegembiraan. Orang yang mempunyai sifat tercela ini termasuk dalam golongan orang yang tidak sempurna imannya 28.

Semua anjuran tersebut sering terdapat dalam ayat-ayat tentang akhlak, sebagai nasehat kepada orang-orang yang sering melakukan perbuatan buruk, kecuali keburukan tingkat keempat atau perbuatan buruk. Artinya: “Dan barangsiapa melakukan kesalahan atau dosa maka ia menyalahkan orang yang tidak bersalah. Artinya: “Dan di antara kamu ada orang-orang yang lambat sekali (ke medan perang).

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah sebagian besar prasangka (kecurigaan), karena sebagian di antaranya adalah dosa. Artinya: “Dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melewati batas yang menyebabkan kerusakan pada permukaan bumi dan tidak melakukan perbaikan.” Artinya: “Kemudian orang-orang yang zalim mengganti perintah tersebut dengan (melakukan) apa yang tidak diperintahkan kepada mereka.

Maka Kami turunkan orang-orang yang zalim itu dari langit, disebabkan mereka melakukan kefasikan”.

Ruang Lingkup Akhlak

  • Manfaat Mempelajari Akhlak

Jika kawan-kawannya masih hidup, kita harus menghormati mereka sebagaimana mestinya. d) Berbuat baik kepada orang yang kita jalinkan hubungan kerana ibu bapa kita, kerana ayah kita atau kerana ibu kita. Jadi bagi orang yang berjumpa dengan ayah dan atau ibu, kita hendaklah menjalinkan hubungan mesra dengannya. Dan berbuat baik kepada orang yang bertemu ayah dan ibu semasa mereka masih hidup, maka ini termasuk berbuat baik kepada ibu dan ayah kita yang telah meninggal dunia.

Artinya: (1) Demi waktu, (2) Manusia sungguh-sungguh merugi, (3) Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta saling menasehati tentang kebenaran dan saling menasehati untuk bersabar. Orang-orang yang bertakwa dan berakhlak mulia diberi pertolongan dan kemudahan dalam memperoleh keluhuran, kecukupan, dan nama baik. Orang yang sudah sampai pada suatu pilihan terhadap kebaikan, mengupayakan adanya proses keyakinan dan menjadikan dirinya berkesinambungan (continuous) dalam tindakannya agar terbiasa dengan kebaikan, pada akhirnya akan mampu mengembangkan gairah.

Maksudnya: "Allah telah meninggikan darjat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa darjat. Disebutkan dalam beberapa hadis bahawa Rasulullah (SAW) menjelaskan bahawa orang yang berakhlak mulia ' akan mengadakan kedudukan yang mulia di hari kiamat Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat denganku ialah orang yang paling baik akhlaknya pada hari kiamat.

Dan orang-orang yang sangat aku benci dan paling jauh dariku di hari kiamat adalah orang-orang yang banyak bicara (berbicara omong kosong dan mengolok-olok orang). Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling banyak bicara?” Nabi menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang sombong.” Jika pemimpin suatu negara terdiri dari orang-orang yang tidak mempunyai moral yang baik, maka mereka akan mengarahkan roda kekuasaan menjadi semacam imperialisme dan kolonialisme yang tentunya akan menghancurkan kehidupan disekitarnya.

METODOLOGI PENELITIAN

Waktu Penelitian

Metode Penelitian

Jenis Penelitian

Sumber Data Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Analisis Data

  • Biografi Imam Al-Ghazali
  • Karya-karya Imam Al-Ghazali
  • Pokok Pemikiran Imam Al-Ghazali Tentang Akhlak Sosial
  • Analisis Nilai-nilai Akhlak Sosial Dalam Bermasyarakat Perspektif

Pemikiran Imam Al-Ghazali Terhadap Akhlak Sosial Masyarakat, Karya dan Nilai Akhlak Sosial Imam Al-Ghazali dalam Masyarakat Perspektif Imam Al-Ghazali.

PENUTUP

KESIMPULAN

Berdasarkan teori ciri-ciri nilai sosial, Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa acuan seseorang menjadi mulia di mata Allah SWT adalah akhlaknya. Menurut Imam Al-Ghazali, akhlak bukan hanya perbuatan, bukan hanya kemampuan dalam melakukan sesuatu, bukan hanya ilmu. Menurut pandangan Imam Al-Ghazali, nilai-nilai moral sosial dalam masyarakat adalah sikap saling menghormati terhadap orang lain.

Dalam konteks masyarakat, Al-Ghazali menjalinkan interaksi antara individu makhluk dengan membina ukhuwah Islamiah terhadap saudara terdekat, jiran sekeliling dan saudara yang jauh. Janganlah kamu bergaul dengan orang yang jahat iaitu orang yang durhaka kepada Allah dan RasulNya.

SARAN

Aisah, Susianti, Nilai-Nilai Sosial yang Terkandung dalam Cerita Rakyat Ence Sulaiman di Masyarakat Tomia, dalam Jurnal Humanika, Vol. Al-Ghazali, Al-Imam, Ihya' 'Ulumiddin menghidupkan kembali ilmu-ilmu agama (Akhlak Sehari-hari), Jakarta: Republika, 2011. Ismail Al-Bukhari, Muhammad bin, Al-Adab Al-Mufrad; Kumpulan Hadits Akhlak dan Akhlak Seorang Muslim, Jakarta: Griya Ilmu, 2010.

Berbaris. Suryadarma, Yoke dan Hifdzil Haq, Ahmad, Pendidikan Akhlak Menurut Imam Al-Ghazali, dalam Jurnal Gontor, vol.

Selamat Kasmuri dan Sanusi, Ihsan Akhlak Sufisme Upaya Mencapai Kemurnian Akal dan Kedekatan Ilahi, Jakarta: Kalam Mulia, 2012.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini adalah adanya perbedaan dari kedua tokoh (Imam Ghazali dan K.H. Imam Zarkasyi) dalam perumusan pengertian hakikat pendidikan akhlak dan metode

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka yang dimaksud dengan judul dalam penelitian ini adalah konsep Cinta Ilahi dalam dunia tasawuf dalam pandangan Rabi’ah al-Adawiyah

Kata terus-menerus dipahami dari bentuk kata kerja mudhari (masa kini dan datang) yang digunakan ayat ini, yang berarti bahwa mereka terus-menerus terpelihara,

Di pernyataaan di atas dengan jelas menghuraikan langkah-langkah dalam mencegah kemungkaran, yang mana harus dilakukan mengikut langkah dan situasi yang dihadapi, karena

Belajar adalah suatu proses atau upaya yang dilakukan setiap individu untuk mendapatkan perubahan tingkah laku, baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, sikap dan

Harga menurut kamus umum bahasa indonesia adalah nilai suatu barang yang ditentukan atau dirupakan dengan uang, 5 maksud harga dalam penelitian ini adalah harga

Pengertian Time Value of Money Time value of money atau dalam bahasa indonesianya disebut dengan nilai waktu uang yaitu merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa nilai uang sekarang

Skripsi ini lebih memfokuskan padakajianya yaitu tradisi mujahadah, sedang dalam pemecahan masalah yang penulis susun ialah peran dari spiritual terhadap karakter dan menerapkannya