DOSEN PENGAMPU : Dr.Ir. Rahmanta, M.Si.
PERAN
PERTANIAN/AGRIBISNIS DALAM PEMBANGUNAN
EKONOMI
KELOMPOK 3 :
Nur ‘Aini Andini P
(210304036)
Alda Natasya
(210304037)
PERAN
AGRIBISNIS/PERTANIAN
Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memiliki hubungan dengan pengelolaan
dan pemanfaatan hasil strategis yang menyangkut tentang komoditas pangan.
PERANAN SEKTOR PERTANIAN:
Dapat dilihat melalui beberapa aspek, antara lain:
a.) Kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)/ Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
b.) Kontribusi sektor pertanian terhadap kesempatan kerja
c.) Dalam menyediakan keragaman menu makanan yang mempengaruhi pola konsumsi dan gizi masyarakat.
d.) Dalam mendukung perkembangan industry hulu hingga hilir
e.) kegiatan ekspor hasil pertanian akan memberikan sumbangan devisa bagi negara
Pembangunan Sektor Pertanian Sebagai Basis Pertumbuhan Ekonomi
No. Lapangan Usaha 2018 2019 2020
1. Pertanian, Kehutana, dan Perikanan
24,81% 24,79% 25,54%
2. Pertambanga dan
Penggalian 1,32% 1,32% 1,30%
3. Industri Pengolahan 18,76% 18,05% 18,09%
4. Listrik dan Gas 0,14% 0,14% 0,14%
5. Jasa Pendidikan 2,03% 2,02% 2,08%
PDRB Provinsi Sumatera Utara Menurut Lapangan Usaha Tahun 2018-2020
“
PDRB Prov. Sumatera Utara dalam kurun waktudari 2018-2020 dari data yang didapatkan terlihat sektor pertanian menjadi sektor yang paling banyak
memberikan nilai tambah dalam pertumbuhan
ekonomi
”
.PERAN EKONOMI, SERTA HUBUNGAN ILMU EKONOMI
DENGAN EKONOMI PERTANIAN
Pertumbuhan ekonomi merupakan hal penting dari tujuan ekonomi makro.
Peranan Ekonomi Ilmu ekonomi dan ekonomi pertanian
Untuk meningkatkan pendapatan petani dan meratakan pembangunan
pedesaan.
Tujuan pembangunan untuk meningkatkan pendapatan dan menyediakan lapangan
pekerjaan.
Ekonomi pertanian adalah pengaplikasiaan pendekatan
ekonomi untuk
menyelesaikan masalah yang timbul disektor pertanian.
Oleh sebab ini maka pakar ekonomi pertanian harus memahami ilmu ekonomi.
01
Selama kebutuhan dan keinginan selalu tidak terbatas, maka suatu negara akan menghasilkan lebih banyak barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut.
02
Usaha untuk menciptakan kemerataan ekonomi melalui retribusi pendapatan akan lebih mudah dicapai dalam periode
pertumbuhan ekonomi yang tinggi, melalui pendapatan regional domestik bruto (PDRB)
03
Penduduk selalu meningkat, dengan meningkatnya jumlah
penduduk maka angkatan kerja juga akan mengalami peningkatan.
Tujuan ekonomi makro memiliki 3
alasan :
DAMPAK POSITIF YANG
DIDAPATKAN DENGAN
MENGGUNAKAN PERTANIAN
SEBAGAI FAKTOR
PENUNJANG
PERTUMBUHAN EKONOMI
01.
Dapat menyerap banyak tenaga kerja.
Memenuhi ketahanan pangan negara.
Merupakan kebutuhan pokok manusia sektor pertanian merupakan
sumber kehidupan manusia.
Di dukung oleh alam di indonesia dengan kegiatan sektor pertanian, masyarakat dapat memebuhi
kebutuhannya secara bekelajutan.
Terdapat 4 dampak positif:
03.
02.
04.
KESIMPULAN
“Fungsi dari adanya sektor pertanian dalam pembangunan perekonomian ini guna
mengurangi jumlah kemiskinan, dan
merupakan penyumbang dalam pembangunan pedesaan dan lingkungan hidup berkelanjutan.
Sektor pertanian menjadi penopang kegiatan ekonomi masyarakat, tidak hanya sebagai
sumber pangan saja akan tetapi mampu
menjadi sumber devisa negara juga.”
DAFTAR PUSTAKA
Isbah Ufira, Iyan Yani Rita. (2016). Analisis Peran Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Dan Kesempatan Kerja. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, Vol 07, No. 19, 45- 54.
Kusumaningrum, S.I. (2019). Pemanfaatan Sektor Pertanian Sebagai Penunjang Pertumbuhan Perekonomian Indonesia. Jurnal Transaksi, vol 1, No. 11, 80-89.
Ramiawati. (2020). Peranan Sektor Pertanian Dalam Perencanaan Pembangunan Ekonomi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, Vol 1, no. 2, 174-181.
CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, and includes icons by
Flaticon, and infographics & images by Freepik
THANKS!
DO YOU HAVE ANY QUESTIONS?