DESKRIPSI TEKNIK PEMBUATAN GENDERANG
SISIBAH BUATAN BAPAK ATUR PANDAPOTAN SOLIN DI SANGGAR NINANOLA DESA SUKARAMAI
KECAMATAN KERAJAAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Rodo Andreas Panjaitan 210707057
Pembimbing I Pembimbing II
Dra. Heristina Dewi,M.Pd. Drs. Yoe Anto Ginting, M.A
Penguji I Penguji II
Dra. Rithaony, M.A Hubari Gulo, S.Sn., M.Sn
OUTLINE
BAB I PENDAHULUAN BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB III METODOLOGI DAN TEKNIK
PENELITIAN
BAB I
PENDAHULUAN
• Latar Belakang
• Batasan Masalah
• Rumusan Masalah
• Tujuan Penelitian
• Manfaat Penelitian
Latar Belakang
Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu kabupaten yang terdapat di Sumatera Utara. Kabupaten ini memiliki 8 kecamatan, yakni kecamatan Salak, kecamatan Kerajaan, Kecamatan Tinada, kecamatan Siempat Rube, kecamatan sitellu Tali Urang Jehe, kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, kecamatan Pergetteng- getteng Sengkut, dan kecamatan Pagindar.
INFORMAN
Bapak Atur Pandapotan Solin adalah seorang Budayawan, seniman, dan juga pembuat alat
musik tradisional Pakpak.
SANGGAR NINANOLA
Sanggar Ninanola merupakan suatu komunitas seni yang mengangkat kebudayaan dan kesenian suku Pakpak, mulai
dari seni musik, tari, nyanyian, dan seni ukir.
GENDERANG SISIBAH
Genderang sisibah merupakan alat musik yang terbuat dari kayu dan tergolong kedalam klasifikasi
membranophone
Batasan Masalah
Penelitian ini terfokus kedalam Deskripsi Teknik Pembuatan Genderang Sisibah Buatan Bapak Atur Pandapotan Solin di Sanggar Ninanola Desa Sukaramai Kecamatan Kerajaan
Kabupaten Pakpak Bharat. Dalam hal ini topik-topik yang dibahas mulai dari struktur organologis, teknik dan cara
pembuatan Genderang Sisibah dan fungsi Genderang Sisibah
pada masyarakat suku Pakpak
.Rumusan Masalah
1. Bagaimana proses pembuatan Genderang Sisibah buatan Bapak Atur Pandapotan Solin?
2. Bagaimana fungsi Genderang Sisibah pada Masyarakat suku Pakpak.
Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui proses dan teknik pembuatan Genderang Sisibah, 2. Untuk mengetahui fungsi Genderang Sisibah pada Masyarakat suku
Pakpak
Manfaat Penelitian
Manfaat Teoritis
1. Untuk memenuhi syarat ujian untuk mendapatkan gelar sarjana Departemen Etnomusikologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara
2. Sebagai masukan dan bahan perbandingan untuk penelititan yang berkaitan selanjutnya
3. Penelitian dan tulisan ini diharapkan memberi konstribusi baik terhadap ilmu pengetahuan,
4. Sebagai bahan dokumentasi untuk menambah referensi mengenai Genderang Sisibah di Departemen Etnomusikologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara
5. Memberikan referensi akademik dalam kajian musik tradisional
Manfaat Praktis
1. Menjadi referensi bagi masyarakat, musisi, dan pelaku seni dalam melestarikan dan mengembangkan alat musik Genderang Sisibah.
2. Mendorong generasi muda untuk menghargai warisan budaya dan terlibat dalam pelestarian musik
tradisional.
3. Memberikan acuan bagi lembaga kebudayaan, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam memperkenalkan alat musik Genderang Sisibah melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.
BAB II
Tinjauan Pustaka
• Landasan Teori
• Penelitian Terdahulu
• Kerangka Konseptual
• Susumu Khusima (1978:74), yaitu: “ada dua pendekatan yang dapat
dilakukan untuk membahas alat musik, yakni pendekatan struktural dan fungsional”.
• CurtSach dan Horn Bostel (1961) yaitu: “Sistem pengklasifikasian alat musik berdasarkan sumber penggetar utama bunyinya.
• Alan P. Merriam (1964 : 219-226), yaitu: “Untuk membedakan penggunaan dan fungsi dalam memahami peran musik.”
Landasan Teori
Penelitian Terdahulu
1. Skripsi Erik Ferdani S. Pane S.Sn (2017) “Kajian Organologi Instrumen Gonrang Sipitu-Pitu Buatan Bapak Sahat Damanik Di Desa Sirpang Dalig Raya
Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun”
2. Skripsi Josua Tondi Nababan S.Sn (2021) “Studi Deskriptif Teknik Permainan dan Pembuatan Genderang Sidua-dua Pak-Pak”
3. Artikel Fadillah, S. Lubis, F. Jamil, K. (2021) yang berjudul “ Sejarah dan Pelestarian Genderang Sisibah Sebagai Warisan Budaya Suku Pakpak Di Kabupaten Dairi”
4. Drs. Torang Naiborhu, M.Hum, Etnomusikologi. Vol 1 (2005) “Genderang
Sisibah, Instrumentasi, bahan dan pembuatan, bagaimana fungsi dan kegunaan Genderang Sisibah”
Kerangka Konseptual
BAB III
METODOLOGI DAN TEKNIK PENELITIAN
• Jenis penelitian
• Data dan sumber data
• Teknik pengumpulan Data
• Teknik Analisis Data
• Teknik Penyajian Data
Dalam hal ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang dapat mempermudah penulis dalam mengerjakan tulisan ini.
Jenis Penelitian
Data dan Sumber Data
Untuk mendapatkan data, penulis harus melakukan berbagai cara, seperti obeservasi, wawancara, dokumentasi. Data yang dimaksud
dalam hal ini dapat berupa foto, video, dan rekaman suara. Sedangkan sumber data merupakan tempat ataupun asal usul data ditemukan.
Teknik Pengumpulan Data
Dokumentasi
• BrunoNettl dalam buku nya yang berjudul The Study of Ethnomusicology: Thirty-One Issuesand Concepts (Nettl, 2015: 190). Ia menjelaskan bahwa dokumentasi adalah salah satu metode penting dalam
etnomusikologi, yang memungkinkan peneliti untuk mengabadikan
ekspresimusik yang sulit ditransfer hanya melalui teori atau narasi.
• Untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai Teknik Pembuatan Genderang Sisibah, penulis memanfaatkan perangkat seperti
handphone Vivo Y33S untuk
menghasilkan gambar, rekaman suara, dan video yang mendukung proses penelitian ini.
• setiap keterangan yang diberikan oleh informan juga dicatat secara rinci dalam bentuk tulisan sebagai tambahan informasi
Wawancara
Wawancara digunakan sebagai salah satu metode pengumpulan data ketika peneliti bertujuan untuk melakukan penelitian awal guna mengidentifikasi masalah yang perlu diteliti lebih lanjut. Dalam hal ini penulis terlebih dahulu menyiapkan daftar
pertanyaan yang relevan terkait topik penelitian ini
Observasi
Observasi adalah metode yang digunakan untuk pengumpulan data
dengan cara mengamati langsung peristiwa yang terjadi di lapangan pada saat penelitian
berlangsung. Penulis akan mengamati,
melihat, mendengarkan terhadap objek
penelitian.
Teknik Analisis Data
Analisis data bertujuan untuk menemukan pola, hubungan, atau makna dari data yang diperoleh sehingga dapat menjawab pertanyaan
penelitian. penerapan teknologi modern seperti perangkat lunak analisis musik juga dapat menjadi bagian integral dari kerja laboratorium.
Dalam metode penelitian ini, setelah data yang dikumpulkan melalui teknik kerja lapangan, wawancara, observasi, dan dokumentasi, penulis akan mengolah seluruh data yang ada, kemudian menuliskannya dalam bentuk skripsi.
Teknik Penyajian Data
Penyajian data disusun dalam bentuk narasi, table, serta dokumentasi visual seperti gambar.
1. Narasi Deskriptif 2. Tabel
3. Dokumentasi Visual