PROTEKSI ISI LAPORAN PENELITIAN: Dilarang menyalin, menyimpan, memperbanyak sebagian atau seluruh isi laporan ini dalam bentuk apapun kecuali
oleh peneliti dan pengelola administrasi penelitian
LAPORAN PENELITIAN INTERNAL UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG
IDENTITAS PENELITIAN
A. JUDUL PENELITIAN
HUBUNGAN AMBILAN OKSIGEN MAKSIMAL DENGAN FUNGSI FAAL PARU MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNISSULA
B. BIDANG, TEMA, TOPIK, DAN RUMPUN BIDANG ILMU Bidang Unggulan
Perguruan Tinggi
Tema Topik (jika ada) Rumpun Bidang Ilmu Kedokteran Umum Kesehatan Olahraga Fungsi Faal Paru Fisiologi
Kesehatan Masyarakat C. KATEGORI, SKEMA, TARGET TKT, DAN LAMA PENELITIAN
Kategori Skema Penelitian (Penelitian Dasar/Terapan/Pengembangan)
Target Akhir TKT
Lama Penelitian
(Tahun) Penelitian Internal Penelitian Terapan 1
D. IDENTITAS PENGUSUL Nama,
Peran (Ketua, Anggota 1, Anggota 2)
Institusi (Fakultas)
Program
Studi Tugas ID Sinta H- Index
dr. Herlin AjengNurrahma, M.
Biomed
Fakultas Kedokteran
Kedokteran Umum
Ketua
2
dr. Nura EkyVikawati, MSi.Med
Fakultas Kedokteran
Kedokteran Umum
Anggota
E. MITRA KERJASAMA PENELITIAN (JIKA ADA)
Pelaksanaan penelitian dapat melibatkan mitra kerjasama, yaitu mitra kerjasama dalam melaksanakan penelitian, mitra sebagai calon pengguna hasil penelitian, atau mitra investor
Mitra Nama Mitra
F. LUARAN DAN TARGET CAPAIAN (Luaran Wajib)
Tahun
Luaran Jenis Luaran
Status target capaian (accepted, published, terdaftar atau granted,
atau status lainnya)
Keterangan (url dan nama jurnal, penerbit, url paten, keterangan sejenis lainnya)
2021 Artikel Draft https://jurnal.um-
palembang.ac.id/syifamedika Luaran Tambahan
Tahun
Luaran Jenis Luaran
Status target capaian (accepted, published, terdaftar atau granted,
atau status lainnya)
Keterangan (url dan nama jurnal, penerbit, url paten, keterangan sejenis lainnya) 2021 Artikel Presentasi
Seminar Ilmiah
- -
G. ANGGARAN
Rencana anggaran biaya penelitian mengacu pada PMK yang berlaku dengan besaran minimum dan maksimum sebagaimana diatur pada buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNISSULA.
Total RAB: Rp. 8.000.000,-
3 LEMBAR PENGESAHAN
Judul Penelitian : HUBUNGAN AMBILAN OKSIGEN MAKSIMAL DENGAN : FUNGSI FAAL PARU MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNISSULA
Bidang Penelitian : Fisiologi : Ketua Peneliti
a. Nama Lengkap : dr. Herlin Ajeng Nurrahma, M.Biomed :
b. NIP/NIK : 210116191 :
c. NIDN : - :
d. Jabatan Fungsional : - : e. Jabatan Struktural : - :
f. Fakultas/Jurusan : Fakultas Kedokteran :
g. Pusat Penelitian : :
h. Alamat Institusi : Jl Kaligawe Km.4 Semarang : Waktu Penelitian : Agustus – Desember 2017 :
Pembiayaan :
a. Tahun pertama : 5.000.000 :
b. Tahun kedua : :
c. Tahun ketiga : :
Semarang, Februari 2021 Mengetahui,
Dekan FK UNISSULA Ketua Peneliti,
Dr. dr. Setyo Trisnadi, S.H., Sp.KF dr.Herlin Ajeng Nurrahma
NIK. 210199049 NIK.210116191
Menyetujui,
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat
Dr. Heru Sulistyo, MSi NIK. 210493032
4 LAPORAN PENELITIAN
Pengisian poin A sampai dengan poin G mengikuti template berikut dan tidak dibatasi jumlah kata atau halaman namun disarankan seringkas mungkin. Dilarang menghapus/memodifikasi template ataupun menghapus penjelasan di setiap poin.
A. HASIL PELAKSANAAN PENELITIAN
Tuliskan secara ringkas hasil pelaksanaan penelitian yang telah dicapai sesuai tahun pelaksanaan penelitian. Penyajian meliputi data, hasil analisis, dan capaian luaran (wajib dan atau tambahan). Seluruh hasil atau capaian yang dilaporkan harus berkaitan dengan tahapan pelaksanaan penelitian sebagaimana direncanakan pada proposal. Penyajian data dapat berupa gambar, tabel, grafik, dan sejenisnya, serta analisis didukung dengan sumber pustaka primer yang relevan dan terkini.
Penelitian ini melibatkan 28 responden yang menandatangani informed consent.Seluruh responden Dari 28 responden tersebut yang mengikuti penelitian dan berhasil diambil data berat badan, tinggi badan, saturasi oksigen,tekanan darah, denyut nadi, dan BMI.
Hasil pemeriksaan ambilan oksigen maksimal dikategorikan menjadi tingkat kebugaran rendah, sedang, dan tinggi. Mayoritas sampel memiliki tingkat kebugaran rendah yaitu sebesar 64,8%
(17/28), 20,8% (8/28) dengan tingkat kebugaran sedang, dan 14,3% (3/28) dengan tingkat aktivitas tinggi (gambar VI.1)
Gambar VI.1. Ambilan Oksigen Maksimal Sampel
Dari data BMI didapatkan 50,3% sampel memiliki BMI normal (30,1% adalah laki-laki dan 20,2% adalah perempuan), 15,6% underweight (9,2% laki-laki dan 6,4% perempuan), 20,4%
overweight (9,2% laki-laki dan 11,2% perempuan), 13,7% obese I (8,5% perempuan dan 5,2% laki-laki), tidak didapatkan obese II pada BMI menurut kriteria WHO Asia Pasific.
Hasil pengukuran fungsi faal paru
65%
21%
14%
Ambilan oksigen maksimal
Aktivitas rendah Aktivitas sedang Aktivitas tinggi
5
Analisis statistik dilakukan dengan SPSS ver 17.0 for windows. Tidak didapatkan hubungan signifikan antara ambilan oksigen maksimal dengan fungsi faal paru (p>0.05). Tidak didapatkan hubungan antara ambilan oksigen maksimal dengan volume paksa 1 menit, namun didapatkan adanya hubungan antara ambilan oksigen maksimal dengan kapasitas vital paru (p = 0.046).B. STATUS LUARAN
Tuliskan jenis, identitas dan status ketercapaian setiap luaran wajib dan luaran tambahan (jika ada) yang dijanjikan. Jenis luaran dapat berupa publikasi, perolehan kekayaan intelektual, hasil pengujian atau luaran lainnya yang telah dijanjikan pada proposal. Uraian status luaran harus didukung dengan bukti kemajuan ketercapaian luaran sesuai dengan luaran yang dijanjikan. Lengkapi keterangan jenis luaran yang dijanjikan serta mengunggah bukti dokumen ketercapaian luaran wajib dan luaran tambahan melalui Sippmas.
C. PERAN MITRA
Tuliskan realisasi kerja sama dan kontribusi Mitra baik in-kind maupun in-cash (untuk Penelitian Terapan dan Penelitian Pengembangan). Bukti pendukung realisasi kerja sama dan realisasi kontribusi mitra dilaporkan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Bukti dokumen realisasi kerja sama dengan Mitra dilampirkan bersama laporan ini.
………
………
………
………
………
………
D. KENDALA PELAKSANAAN PENELITIAN
Tuliskan kesulitan atau hambatan yang dihadapi selama melakukan penelitian dan mencapai luaran yang dijanjikan, termasuk penjelasan jika pelaksanaan penelitian dan luaran penelitian tidak sesuai dengan yang direncanakan atau yang dijanjikan.
Penelitian dilaksanakan pada kondisi COVID-19, dimana kegiatan perkuliahan dilakukan melalui daring dari rumah (School for Home) sehingga dalam memenuhi sampel dibutuhkan waktu yang lama. Serta, prosedur saat penelitian menjadi berubah, dengan melaksanakan rapid test terlebih dahulu kepada sampel, sehingga biaya tidak terduga juga bertambah
E. KESIMPULAN DAN SARAN
Tuliskan dan uraikan kesimpulan dari pelaksanaan dan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan dalam bentuk poin (1., 2., dst). Tuliskan dan uraikan saran untuk kemungkinan dilanjutkannya penelitian berikutnya, baik oleh peneliti yang bersangkutan maupun oleh peneliti lainnya dalam bentuk poin (1., 2., dst).
SIMPULAN
1. Mayoritas mahasiswa kedokteran FK UNISSULA memiliki tingkat kebugaran yang rendah
6
2. Tidak didapatkan hubungan positif antara ambilan oksigen maksimal dengan Fungsi FaalParu
3. Didapatkan hubungan positif antara ambilan oksigen maksimal dengan volume paksa 1 menit namun tidak ditemukan hubungan pada ambilan oksigen maksimal terhadap kapasitas vital paru
SARAN
1. Diperlukan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar
2. Diperlukan penelitian lanjutan dengan metode yang lebih baik misalnya cohort study maupun studi eksperimental yang diberi perlakuan
F. DAFTAR PUSTAKA
Penyusunan Daftar Pustaka berdasarkan sistem nomor sesuai dengan urutan pengutipan.
Hanya pustaka yang disitasi pada laporan kemajuan yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka.
1. Caspersen, C. J., Powell, K. E. and Christenson, G. M. (1974) ‘Physical activity, Exercise, and Physical Fitness: Definitions and Distinctions for Health-Related Research’, Public Health Reports, 100(2), pp. 126–131.
2. Cheng, H. (2016) ‘A simple, easy-to-use spreadsheet for automatic scoring of the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) Short Form’, Research Gate.
3. Cornelissen, V. A. and Smart, N. A. (2013) ‘Exercise Training for Blood Pressure: A Systemic Review and Meta-analysis’, Journal of the American Heart Association, 2(e004473), pp. 1–
39. doi: 10.1161/JAHA.112.004473.
4. Diaz, K. M. and Shimbo, D. (2013) ‘Physical activity and the prevention of hypertension’, Curr Hypertens Rep, 15(6), pp. 659–668. doi: 10.1007/s11906-013-0386-8.Physical.
5. Dumith, S. C. et al. (2011) ‘Worldwide prevalence of physical inactivity and its association with human development index in 76 countries’, Preventive Medicine. Elsevier Inc., 53(1–2), pp. 24–28. doi: 10.1016/j.ypmed.2011.02.017.
6. Hemmingsson, E. and Ekelund, U. (2007) ‘Is the association between physical activity and body mass index obesity dependent ?’, International Journal of Obesity, 31, pp. 663–668.
doi: 10.1038/sj.ijo.0803458.
7. JANSSEN, I. et al. (2004) ‘Overweight and obesity in Canadian adolescents and their associations with dietary habits and physical activity patterns’, Journal of Adolescent Health, 35(5), pp. 360–367. doi: 10.1016/S1054-139X(04)00058-8.
8. Keykhaei, F. et al. (2016) ‘Correlation of Body Mass Index and Physical Activity Among 7- to 11-Year Children at Zahedan , Iran’, Food and Nutrititon Bulletin, 37(3), pp. 364–374. doi:
7
10.1177/0379572116657225.9. Marlina, Y., Huriyati, E. and Sunarto, Y. (2016) ‘Indeks massa tubuh dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada pelajar SMA’, Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(4), pp. 160–166.
10. Nascente, F. M. N. et al. (2016) ‘Sedentary lifestyle and its associated factors among adolescents from public and private schools of a Brazilian state capital’, BMC Public Health.
BMC Public Health, 16(1), pp. 1–8. doi: 10.1186/s12889-016-3836-9.
11. Natives, A. and Islanders, P. (2004) ‘Primary Prevention of Type 2 Diabetes Mellitus by Lifestyle Intervention : Implications for Health Policy’, Ann Intern Med, 140(11), pp. 951–
958.
12. Ndahimana, D. and Kim, E. (2017) ‘Measurement Methods for Physical Activity and Energy Expenditure : a Review’, Clinical Nutrition Research, 6(2), pp. 68–80.
13. Nugraha, M., Pratama, P. A. and Turmudzi, M. (2017) ‘Hypertension Patients Among the Employee of Majalengka Public Hospital in 2016’, in Journal of Hypertension, p. 2017.
14. Rachmawati, R. and Permanasari, Y. (2010) ‘Higher body mass index may increase prehypertension risk’, Health Science Journal of Indonesia, 2(1), pp. 21–27. Available at:
https://www.neliti.com/id/publications/56010/higher-body-mass-index-may-increase- prehypertension-risk.
15. Riley, M. and Bluhm, B. (2012) High Blood Pressure in Children and Adolescents, American Academy of Family Physicians. Available at: www.aafp.org/afp.
16. Sigal, R. J., Kenny, P. and David, H. (2005) ‘Physical Activity / Exercise and Type 2 Diabetes’, Diabetes Spectrum, 18(1), pp. 88–101.
17. Sobngwi, E. et al. (2002) ‘Physical activity and its relationship with obesity, hypertension and diabetes in urban and rural Cameroon’, International Journal of Obesity, 26(7), pp. 1009–
1016. doi: 10.1038/sj.ijo.0802008.
18. Støyten, M. (2017) Physical activity and blood pressure : A cross-sectional study. The Arctic University of Noway.
19. Sulemana, H., Smolensky, M. H. and Lai, D. (2006) ‘Relationship between Physical Activity and Body Mass Index in Adolescents’, (24), pp. 1182–1186. doi:
10.1249/01.mss.0000222847.35004.a5.
20. Sullivan, P. W. et al. (2005) ‘Obesity, inactivity and the prevalence of diabetes and diabetes related cardiovascular comorbidities in the US’, Diabetes Care, 28(7), pp. 1599–1603.
Available at: http://www.ebscohost.com.
21. Sun, S. S. et al. (2007) ‘Systolic Blood Pressure in Childhood Predicts Hypertension and Metabolic Syndrome Later in Life’, Pediatrics, 119(2), pp. 237–246. doi: 10.1542/peds.2006-
8
2543.22. Teh, C. H. et al. (2015) ‘Association of physical activity with blood pressure and blood glucose among Malaysian adults : a population-based study’, Public Health. BMC Public Health, 15, pp. 1–7. doi: 10.1186/s12889-015-2528-1.
23. Tiwari, S. et al. (2014) ‘A study to assess prevalence of obesity among medical students of G.R. medical college, Gwalior, M. P., India’, International Journal of Research in Medical Sciences, 2(4), p. 1412. doi: 10.5455/2320-6012.ijrms20141132.
24. Trost, S. G. (2007) ‘Measurement of Physical Activity in Children and Adolescents’, American Journal of Lifestyle Medicine, 1(4), pp. 299–314. doi: 10.1177/1559827607301686.
25. Tsioufis, C. et al. (2010) ‘Relation between physical activity and blood pressure levels in young Greek adolescents : The Leontio Lyceum Study’, European Journal of Public Health, 21(1), pp. 63–68. doi: 10.1093/eurpub/ckq006.
26. Twisk, J. W., Kemper, H. C. and van Mechelen, W. (2002) ‘The Relationship Between Physical Fitness and Physical Activity During Adolescence and Cardiovascular Disease Risk Factors at Adult Age. The Amsterdam Growth and Health Longitudinal Study’, International Journal of Sports Medicine, 23(S1), pp. 8–14. doi: 10.1055/s-2002-28455.
27. Wattanapisit, A. et al. (2016) ‘Physical activity among medical students in Southern Thailand : a mixed methods study’, BMJ Open, 6(e013479), pp. 1–7. doi: 10.1136/bmjopen- 2016-013479.
28. Whelton, S. P. et al. (2002) ‘Effect of Aerobic Exercise on Blood Pressure: A Meta-Analysis of Randomized, Controlled Trials’, Annals of Internal Medicine, 136, pp. 493–503.
29. WHO (2010) Global recommendations on physical activity for health. Geneva, Switzerland.
30. WHO (2014) Global status report on communicable disease 2014. Geneva, Switzerland.