I KADEK RESTU ARDIJAYA
2005521094
LATAR BELAKANG
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN
SASARAN
E-sport, singkatan dari Electronic Sport merupakan kompetisi permainan video game multiatlet yang biasanya melibatkan atlet profesional. Di zaman ini, permainan video game sangat digemari dari usia 10 tahun-36 tahun. Berkembangnya permainan video game memberi dampak negatif dan positif bagi para penggemarnya.
PBESI (Pengurus Besar E-sport Indonesia) merupakan organisasi yang merangkul dan wadah bagi pemain dan tim-tim e-sport di Indonesia.
Maka untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya untuk menyediakan fasilitas yang dapat menampung kegiatan E-sport, seperti pusat e-sport yang mampu memberi edukasi, akademi, dan kompetisi yang memadai.
LATAR BELAKANG
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN
SASARAN
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, dapat dirumuskan poin permasalahan sebagaimana spesifikasi dan rancangan bangunan Pusat E-sport dan bagaimana konsep dan kriteria design Pusat E-sport agar dapat mengedukasi, mewadahi minat bakat, dan mewadahi kompetisi E-sport berskala nasional maupun internasional?
LATAR BELAKANG
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN
SASARAN
Tujuan yang diharapkan berdasarkan rumusan masalah di atas adalah untuk mengetahui spesifikasi dan rancangan bagunan Pusat E-sport dan menciptakan konsep dan kriteria design Pusat E-sport agar dapat mewadahi minat bakat atlet E-sport, mewadahi kompetisi E-sport berskala nasional maupun internasional, dan juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.
.
LATAR BELAKANG
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN
SASARAN
1. Aktivitas dan Fasilitas
2. Zonasi Ruang Dalam dan Luar 3. Sirkulasi
4. Keamanan dan Kenyamanan
5. Tampilan dan Bentuk Massa Bangunan
PEMAHAMAN UMUM
STUDI BANDING
TINJAUAN WILAYAH
SPESIFIKASI KHUSUS
Pusat banguan adalah tempat yang khusus dirancang untuk menggelar berbagai jenis kompetisi, pelatihan, pertandingan, dan acara terkait. Biasanya, pusat bangunan ini dilengkapi dengan fasilitas yang dirancang untuk mendukung aktivitas kompetitif dan untuk memfasilitasi pertemuan pemain dan penggemar. Namun, dalam konteks ini, berfokus pada E-sport.
1. Fungsi utama sebagai sarana kompetisi.
2. Fungsi pendukung sebagai tempat latihan.
3. Fungsi pelengkap memfasilitasi kegiatan pengelolaan, servis, dan parkir.
PEMAHAMAN UMUM
STUDI BANDING
TINJAUAN WILAYAH
SPESIFIKASI KHUSUS
Pada studi objek yang dilakukan di:
1. Stadion Kapten I Wayan Dipta
2. LOL Park Seoul E-sport Korea Selatan 3. HyperX E-sport Las Vegas
PEMAHAMAN UMUM
STUDI BANDING
TINJAUAN WILAYAH
SPESIFIKASI KHUSUS
Kondisi fisik wilayah Kabupaten Badung
• Perbatasan sebelah Utara :Kabupaten Buleleng
• Perbatasan sebelah Timur :Kota Denpasar, Kabupaten Bangli, Kabupaten Gianyar
• Perbatasan sebelah Selatan :Samudera Indonesia
• Perbatasan sebelah Barat :Kabupaten Tabanan
Kabupaten Badung yang memiliki luas wilayah 418,52 Km² (7,43 % luas Pulau Bali) memiliki 6 kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta, Kuta Selatan
Peraturan dan kebijakan pemerintah daerah mengenai ketentuan- ketentuan perancangana proyek memiliki peraturan yang berbeda di setiap kecamatannya, jadi untuk peraturan pemerintahannya saya mencantumi peraturan di setiap kecamatan di Badung
SPESIFIKASI KHUSUS
TINJAUAN WILAYAH STUDI BANDING PEMAHAMAN UMUM
Dalam perancangan Pusat e-sport, aspek keberlanjutan menjadi semakin penting, sehingga pendekatan postmodern digunakan dalam perancangan arena e-sport ini.
Tujuan dari perancangan pusat e-sport ini adalah sebagai penyediaan fasilitas edukasi, akademi, dan kompetisi
1. Fungsi Utama: fungsi utama pusat e-sport adalah sebagai fasilitas penyelenggaraan pertandingan berskala regional, nasional, dan internasional.
2. Fungsi Pendukung: fungsi pendukung di dalam pusat e-sport adalah sebagai tempat edukasi dan akademi.
3. Fungsi Pelengkap: fungsi pelengkap pusat e-sport yang akan dirancang adalah memfasilitasi kegiatan pengelolaan, servis, dan parkir.
Civitas pengguna dan kegiatannya:
1. Pemerintah, Pengelola, Pengguna, Pengunjung, dan civitas akademi pada pusat e-sport mensasar pelajar SMP,SMA, Umum 2. Dan kegiatannya: Tournament, edukasi, dan akademi
RENCANA PENDEKATA N
JENIS DAN SUMBER DATA
INSTRUMEN PENELITIAN
ANALISIS DATA
Pendekatan rancangan pada penyusunan Pusat E-sport di Kabupaten Badung, Bali, dilandasi oleh teori dari Donna P. Duerk
1. Isu/Permasalah (Issue) 2. Tujuan (Mission)
3. Sasaran (Goals)
4. Kriteria perancangan (Performance requirement) 5. Konsep perancangan (Concept)
Strategi Perancangan 1. Tahap Persiapan
2. Tahap Pengumpulan data 3. Tahap Analisis
4. Tahap Konsep Perancangan
RENCANA PENDEKATA N
JENIS DAN SUMBER DATA
INSTRUMEN PENELITIAN
ANALISIS DATA
Jenis dan Sumber DataData yang digunakan dalam penulisan seminar ini dibagi menjadi dua kategori berdasarkan sumber dan karakteristiknya.
Berdasarkan Sumber:
1. Data PrimerData primer merupakan sumber data yang diperoleh langsung dari narasumber atau objek yang menjadi fokus pengumpulan data.
2. Data SekunderData sekunder adalah data yang diperoleh melalui sumber lain atau studi literatur.
Berdasarkan Sifat
3. Data KualitatifData kualitatif adalah data yang berbentuk kata- kata, skema, atau gambar. Dalam laporan ini, data kualitatif mencakup gambar ilustratif, teori, hasil observasi daring, skema perancangan, dan ilustrasi proyek.
4. Data KuantitatifData kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data yang dapat diukur secara kuantitatif. Contoh data kuantitatif dalam laporan mencakup angka-angka dalam statistik yang terkait dengan potensi lokasi proyek.
RENCANA PENDEKATA N
JENIS DAN SUMBER DATA
INSTRUMEN PENELITIAN
ANALISIS DATA
Instrumen Penelitian 1. Laptop
2. Smartphone 3. Alat Tulis
RENCANA PENDEKATA N
JENIS DAN SUMBER DATA
INSTRUMEN PENELITIAN
ANALISIS DATA
Sumber Literatur:
1. Analisis Data 2. Analisis Tapak 3. Analisis Fungsi 4. Analisis Kegiatan 5. Analisis Ruang
I KADEK RESTU ARDIJAYA
2005521094