Pra Rancangan Pabrik Aluminium Fluorida dari Aluminium Hidroksida dan Asam Fluosilikat
I. Pendahuluan
Aluminium Fluorida (AlF3) merupakan bahan tambahan yang digunakan pada proses produksi aluminium digunakan untuk menurunkan titik lebur Alumina yang semula memiliki titik lebur yang tinggi, yakni mencapai 2053-2072°C akan berkurang cukup signifikan dengan ditambahkannya aluminium florida yakni menjadi 800°C. Penggunaan aluminium florida pada proses peleburan alumina dapat menekan energi yang dibutuhkan sehingga biaya produksi aluminium dapat berkurang (Maryadele, 2001).
Aluminium Flourida merupakan bahan yang digunakan sebagai substantive material untuk cryolite dalam industri aluminium seperti :
1. Menurunkan melting point 1200℃ menjadi 660℃ 2. Menaikkan konduktivitas larutan dan
3. Digunakan sebagai aditif untuk produksi aluminium dengan elektrolisis.
(Lindsay,2010) https://www.google.co.id/books/edition/Essential_Readings_in_Light_Metals_Volum/WiVB DgAAQBAJ?hl=id&gbpv=1 Kebutuhan Aluminium Flourida yang semakin meningkat tiap tahunnya tidak sebanding dengan jumlah produksi yang dihasilkan industri di Indonesia. Saat ini produsen alumunium flourida di Indonesia hanyalah PT. Petrokimia Gresik dengan kapasitas produksi kurang dari 13.000 ton. Hal tersebut menjadikan Indonesia perlu mengimpor aluminium flourida guna memenuhi kebutuhan senyawa. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mengenai data impor produk aluminium flourida dalam kurun waktu 2018-2022, ditunjukan pada tabel 1.
Tahun Jumlah (Ton) 2018
2019 2020 2021 2022