RANCANGAN AKTIVITAS TUTORIAL (RAT) PROGRAM STUDI AKUNTANSI
Nama Mata Kuliah : Perpajakan
Kode Mata Kuliah : EKSI4206
Jumlah sks : 3 SKS
Nama Pengembang : Sapon, SE.,MM
Nama Penelaah :
Deskripsi Singkat Mata Kuliah : Praktik Kerja lapangan Perpajakan dilingkungan Pemerintah dan Perusahaan
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
: Mahasiswa dapat menjelaskan tentang ketentuan umum dan tatacara perpajakan serta terampil dalam menghitung, menyetor dan melaporkannya
Tahun Pengembangan : 2024
Tutori
al Ke Capaian Pembelajaran
Khusus Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Aktivit as Belajar
Modus Tugas
Tutori al
Daftar Pustaka 6
1 2 3 4 5 TTM
/ Tuw
eb
Tuto
n Prak
tik/
Praktiku m
7 8
1 Mahasiswa dapat menjelaskan
1. Definisi pajak, fungsi pajak dan asas perpajakan 2. Teori yang
mendukung pemungutan
Definisi, Fungsi, Asas-Asas Perpajakan dan Teori yang mendukung Pemungutan Pajak
a. Definisi b. Fungsi Pajak c. Asas-asas
Perpajakan d. Jenis
Pemungutan lain Selain Pajak e. Kedudukan
Halim, Abdul, Icuk
Rangga Bawono dan Amin Dara.
2016Perpajakan:
Konsep Aplikasi, Contoh dan Studi Kasus. Edisi 2, Penerbit Salemba
pajak 3. Jenis pajak 4. Tatacara
pemungutan pajak
5. Timbul dan berakhirnya utang pajak serta tarif pajak
Hukum Pajak f. Teori yang
mendukung pemungutan pajak
Empat. Jakarta Kementerian Keuangan, 2014, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111 Tahun 2014 tentang Konsultan Pajak
Republik
Indonesia, 2009.
Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan ---, 2009.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah www.pajak.go.id Jenis Pajak, Tatacara
Pemungutan Pajak, Timbul dan
Berakhirnya Utang Pajak, dan Tarif Pajak
a. Jenis pajak b. Tatacara
pemungutan pajak
c. Timbul dan berakhirnya
utang pajak d. Penghindaran
dan pengelakkan pajak
e. Tarif pajak f. Profesi konsultan
pajak g. Isu-isu
kontemporer 2 Mahasiswa dapat
menjelaskan
1. Pengertian Umum 2. NPWP dan PKP 3. Pemotongan dan
Pemungutan 4. Pembayaran/
Penyetoran Pajak dan Pelaporan 5. Ketetapan Pajak 6. Pembukuan dan
Pencatatan 7. Pemeriksaan dan
penyidikan Pajak 8. Tatacara
Keberatan dan Banding
Pengertian Umum
dan NPWP/PKP a. Pengertian umum b. NPWP dan
Pengukuhan PKP
Kementerian
Keuangan. 2014.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 242/PMK.03/2014 tentang Tatacara Pembayaran dan Penyetoran Pajak ____________, 2014. Peraturan Menteri Keuangan Nomor
243/PMK.03/2014 tentang Surat Pemberitahuan (SPT)
Republik
Indonesia. 2008.
Undang-Undang Nomor 36 tahun 2008 tenatng
Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan ____________, 2009.Undang- Undang Nomor 16 tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan www.ortax.org Pemotongan dan
Pemungutan, Pembayaran/Penyet oran, Pelaporan Pajak dan Ketetapan Pajak
a. Pemotong/
Pemungutan b. Pembayaran dan
Penyetoran pajak c. Pelaporan
dengan SPT d. Surat Ketetapan
pajak
e. Surat tagihan pajak
Pembukuan dan Pencatatan, Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak, dan keberatan dan
a. Pembukuan dan pencatatan b. Pemeriksaan c. Penyidikan d. Kebertan,
Banding Banding dan peninjauan kembali 3 Mahasiswa dapat
menjelaskan dan menghitung
1. Menjelaskan Subyek Pajak PPh 2. Menjelaskan
bukan Subyek PPh 3. Menjelaskan
Obyek Pajak Penghasilan 4. Menjelaskan
Obyek Pajka yang dikenakan PPh Bersifat Final 5. Menjelaskann
penghasilan yang tidak termasuk Obyek Pajak 6. Menjelaskan
Bentuk Usaha Tetap
7. Menghitung Penghasilan Kena Pajak
8. Menghitung Penghasilan tidak Kena Pajak (PTKP) 9. Menghitung biaya yang tidak boleh dikurangkan
Subjek Pajak dan Objek Pajak
a. Subjek pajak b. Objek pajak
penghasilan
Dara,
Amin.2013.Pemoto ngan dan
Pemungutan Pajak Penghasilan : Contoh dan Kasus.
Penerbit Indie Kementerian Keuangan. 2015.
Peraturan Menteri Keuangan nomor 156/PMK.010/201 5 tentang
Perubahan keempat atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 215/PMK.03/2008 tentang Penetapan Oragnisasi-
organisasi International dan Pejabat Pejabat Perwakilan Organisasi Internasional dan Pejabat Perwakilan Organisasi
Internasional yang
10. Menghitung Penilaian Aset 11. Menghitung
Penyusutan dan Amortisasi 12. Menghitung Tarif
Pajak PPh 13. Menghitung
Penghasilan Kena Pajak dan PPh yang terutang
tidak Termasuk Sujek Pajak Penghasilan ___________, 2016. Peraturan Menteri
Keuangagn
Republik Indonesia Nomor
101/PMK.010/201 6 tentang
Penyesuaian Besarnya
Penghasilan Tidak Kena Pajak
__________, 2009.
Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan
Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Tarif Pajak
a. Penghitungan penghasilan kena pajak
b. Tarif pajak
4 Mahasiswa dapat
Menjelaskan Pemotongan Pemotong Pajak,
Subjek Pajak, dan a. Pemotong Pajak
Penghasilan Pasal Direktorak Jenderal
Pajak. 2015.
Pajak Penghasilan Pasal 21, Subjek PPh Pasal 21 dan dikecualikan sebagai subjek PPh Pasal 21, Objek PPh Pasal 21 dan
dikecualikan sebagai objek PPh Pasal 21 serta
Menghitung PPh Pasal 21
Objek pajak Penghasilan Pasal 21
21
b. Subjek Pajak Penghasilan Pasal 21
c. Tidak Termasuk Subjek Pajak Penghasilan Pasal 21
d. Hak dan
Kewajiban Wajib Pajak
e. Objek Pajak PPh Pasal 21
f. Tidak Termasuk Objek Pajak PPh Pasal 21
Peraturan Dirjen Pajak
Nomor-32/PJ/2015 tentang Pedoman Teknis dan Tata Cara Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan Dengagn Pekerjaan, Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi ___________, 2010. Peraturan Menteri Keuangan Nomor
262/PMK.03/2010 tentang Tata Cara Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 bagi Pejabat Negara, PNS, Anggota TNI, Anggota POLRI, dan Pensiunannya atas Penghasilan yang Menjadi Beban Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Penghitungan Pajak
Penghasilan Pasal 21
a. Penghitungan PPh Pasal 21 b.
5 Mahasiswa dapat menjelaskan
pemungut/pemotong Pajak Penghasilan, Subjek Pajak, Objek Pajak, yang dikecualikan dari Objek Pajak, tarif pajak dan dasar pengenaan pajak serta dapat menghitung Pajak Penghasilan Pasal 22,23 dan 26
Pajak Penghasilan
Pasal 22 dan 23 a. Pajak
penghasilan pasal 22
b. Pajak
penghasilan pasal 23
Kementerian Keuangan. 2016.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2016 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 154/PMK.03/2010 tentang
Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sehubungan dengan
Pembayaran atas Penyerahan Barang dan Kegiatan di Bidang Impor atau Kegiatan Usaha di Bidang Lain _________, 2015/
Peraturan Menteri
Keuangan Nomor 90/PMK.03/2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor
253/PMK.03/2008 tentang Wajib Pajak Badan Tertentu Sebagai Pemungut Pajak Penghasilan dari Pembelian Barang yang tergolong sangat Mewah Pajak Penghasilan
Pasal 26 a. Pemotong pajak
penghasilan pasal 26
b. Objek pajak penghasilan pasal 26
c. Tarif dan dasar pengenaan pajak penghasilan pasal 26
d. Contoh penghitungan pajak
penghasilan pasal 26
6 Mahasiswa dapat
menjelaskan angsuran Penghitungan
Angsuran Bulanan a. Penghitungan
Angsuran Direktorat Jenderal
Pajak.2000.
bulanan Pajak Penghasilan Pasal 25, Besarnya angsuran pajak dalam tahun berjalan, Besarnya angsuran Pajak
Penghasilan Pasal 25 bagi wajib pajak baru, bank, sewa guna usaha dengan hak opsi
dan Besarnya Angsuran Pajak Tahun Berjalan dalam Hal-hal Tertentu
Bulanan b. Penghitungan
Besarnya Angsuran Pajak Tahun Berjalan dalam Hal-hal Tertentu
Keputuasn
Direktorat Jenderal Pajak Nmor KEP- 537/PJ/2000 tentang Penghitungan Besarnya Angsuran Pajak Dalam Tahun Pajak Berjalan Dalam Hal-hal Tertentu
_________, 2010.
Peraturan
Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER- 32/PJ/2010 tentang Pelaksanaan Pengenaan Pajak Penghasilan Pasal 25 Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu Besarnya Angsuran
PPh Pasal 25 Bagi Wajib Pajak Baru, Bank, Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsi, BUMN, BUMD, Wajib Pajak Masuk
a. PPh Pasal 25 Bagi Wajib Pajak Baru b. PPh Pasal 25 Bagi
Bank dan Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsi c. PPh Pasal 25 Bagi
Bursa, dan Wajib Pajak Lainnya Yang Berdasarkan Ketentuan Diharuskan Membuat Laporan Keuangan Berkala Termasuk Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu
BUMN dan BUMD
d. PPh Pasal 25 Bagi Wajib Pajak Masuk Bursa dan Wajib Pajak Lainnya yang Berdasarkan Ketentuan Diharuskan Membuat Laporan Keuangan Berkala
e. PPh Pasal 25 Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu 7 Mahasiswa dapat
menjelaskan Pajak Penghasilan atas bunga dan deposito, Bunga Obligasi dan Surat Utang Negara, Bunga Simpanan, Hadiah Undian, Trasnsaksi Saham dan Sekuritas, Pengalihan Ha katas Tanah dan/atau Bangunan, Usaha Jasa Konstruksi, Persewaan Tanah dan/atau Bangunan, Wajib Pajak
Pajak Penghasilan
Pasal 4 Ayat 2 a. Pengertian b. Pajak
Penghasilan atas Bunga dan Deposito c. Bunga Obligasi
dan Surat Utang Negara
d. Bunga Simpanan yang dibayarkan Koperasi kepada anggota Koerasi Orang Pribadi e. Hadiah Undian
yang Memiliki Peredaran Bruto tertentu, Pajak Penghasilan atas
Perusahaan Penerbangan dalam Negeri, PPh atas perusahaan pelayaran dalam negeri
f. Transaksi Saham dan Securitas Lainnya
g. Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan h. Usaha Jasa
Konstruksi i. Persewaan Tanah
dan/atau Bangunan Pajak Penghasilan
Pasal 15 a. Pengertian
b. Pajak
Penghasilan atas Perusahaan Pelayaran/
Penerbangan luar Negeri
c. Pajak
Penghasilan atas Perusahaan Penerbangan dalam Negeri d. Pajak
Penghasilan atas Perusahaan Pelayaran dalam Negeri
8 Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian pada UU No.8 Tahun 1983 tentang PPN dan PPnBM,
Dasar-Dasar Pajak
Pertambahan Nilai a. Dasar Hukum b. Pengertian c. Barang Kena
Pajak dan
Objek pajak dan yang dikecualikan PPN, Barang dan Jasa kena pajak, Dasar Pengenaan Pajak,
Penghitungan dan Pelaporan, Saat dan Tempat terutangnya Pajak, Kredit Pajak Masukan, Faktur Pajak, Nota Retur, Menghitung Pajak Penjualan atas Barang Mewah
Pengecualian barang Kena Pajak
d. Jasa Kena Pajak dan Pengecualian Jasa Kena Pajak e. Penyerahan
Barang Kena Pajak (BKP) f. Dikecualikan dari
Penyerahan Barang Kena Pajak
g. Objek Pajak h. Tarif Pajak i. Dasar Pengenaan
Pajak PPN j. Penghitungan
PPN
k. Saat Terutang PPN
l. Tempat Terutang PPN
m. Saat Penyetoran dan Pelaporan PPN
Pajak Pertambahan Nilai Lanjutan
a. Pajak Masukan dan Pajak Keluaran b. Pedoman
Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan
bagi PKP yang mempunyai Peredaran Usaha tidak melebiihi jumlah tertentu c. Pedoman
Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan bagi PKP yang melakukakn kegiatan usaha tertentu d. Faktur Pajak e. Surat
Pemberitahuan Masa PPN f. Kompensasi dan
Restitusi
g. PPN dan PPnBM atas Penyerahan Kepada
Pemungut PPN h. PPN atas
Kegiatan Membangun Sendiri
i. Pajak Penjualan atas Barang Mewah 9 Mahasiswa dapat
menjelaskan Dasar Hukum, Pengertian
Pajak Provinsi a. Dasar Hukum b. Pengertian
Umum
Umum, Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Pajak air Permukaan, Pajak Rokok, Pajak Hotel, Pajakm Restoran, Pajak Hiburan, Pajak reklame, Pajak Penerangan jalan, Pajak mineral bukan logam, pajak Parkir, pajak air tanah, Pajak Bumi dan bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan BPHTB
c. Pajak Kendaraan Bermotor d. Bea Balik Nama
Kendaraan Bermotor e. Pajak Bahan
Bakar Kendaraan Bermotor
f. Pajak Air Permukaan g. Pajak Rokok
Pajak
Kabupaten/Kota a. Pajak Hotel b. Pajak Restoran c. Pajak Hiburan d. Pajak Reklame e. Pajak
Penerangan Jalan f. Pajak Mineral
Bukan Logam dan Batuan
g. Pajak Parkir h. Pajak Air Tanah i. Pajak Sarang
Burung Walet j. Pajak Bumi dan
Bangunan Perkotaan dan Pedesaan
k. Bea Perolehan Hak atas tanah dan Banunan