Suicide
Hamida An – Nisa (1102019089) Pembimbing :
dr. Hj. Prasila Darwin, Sp. KJ.
KEPANITERAAN KLINIK ILMU KEDOKTERAN JIWA RUMAH SAKIT JIWA ISLAM KLENDER JAKARTA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI PERIODE 19 Juni – 15 Juli 2023
Bunuh diri (suicide) adalah kematian yang diniatkan dan dilakukan oleh seseorang terhadap dirinya sendiri.
Bunuh diri adalah tindakan fatal yang mewakili keinginan orang tersebut untuk mati. Namun, ada jarak antara berpikir tentang bunuh diri dan melakukannya. Beberapa berencana selama berhari-hari, berminggu- minggu, atau bahkan bertahun-tahun sebelum bertindak, sementara yang lain mengambil hidup mereka secara impulsif tanpa pra-meditasi.
Definisi
Kaligis F. Pleyte HEW. FKUI. Buku Ajar Psikiatri [Internet]. Bunuh Diri. Kusumadewi I, Siste K, editors. Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2018
Sadock BJ, Sadock VA, Ruiz P. Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry: Behavioural Science/Clinical Psychiatry.
11th ed. Goolsby J, Elfrank J, editors. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2015. 387 p.
800.000
Angka bunuh diri lebih tinggi pada usia muda. Di Asia Tenggara, angka bunuh diri tertinggi terdapat di Thailand yaitu 12.9 (per 100.000 populasi), Singapura (7,9), Vietnam (7.0), Malaysia (6.2), Indonesia (3.7), dan Filipina (3.7)
670
Asosiasi Pencegahan Bunuh Diri Indonesia (INASP), terdapat 670 jumlah kasus bunuh diri yang resmi dilaporkan.
Epidemiologi
Onie, S. et al. (under review). Indonesian National Suicide Prevention Strategy 2022: A Preliminary Report. https://doi.org/10.31234/osf.io/xhqgm WHO, World Suicide Prevention Day, ” Creating Hope Through Action”, 2022.
Faktor Risiko
Agama
Pekerjaan Ras
Jenis Kelamin
Status Pernikahan Usia
Pria dan wanita kulit putih kira-kira dua sampai tiga kali lebih tinggi daripada pria dan wanita AfrikaAmerika
Bekerja, secara umum, melindungi dari bunuh diri.
Bunuh diri lebih tinggi di antara orang yang menganggur daripada di antara orang yang bekerja.
Melakukan bunuh diri : Laki – laki > Wanita
Protestan dan Yahudi di Amerika Serikat memiliki tingkat bunuh diri yang lebih tinggi daripada umat Katolik. Muslim memiliki tarif yang jauh lebih rendah.
Sebagian besar kasus bunuh diri sekarang terjadi pada mereka yang berusia 35 hingga 64 tahun.
Pernikahan mengurangi risiko bunuh diri. Orang yang belum menikah 2x berisiko
Sadock BJ, Sadock VA, Ruiz P. Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry: Behavioural Science/Clinical Psychiatry. 11th ed. Goolsby J, Elfrank J, editors. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2015. 387 p.
Faktor Risiko
Ketergantungan Alkohol
Perilaku Bunuh Diri Sebelumnya
Pasien Psikiatri
Kesehatan Fisik
Ketergantungan Bahan Lainnya
Penyakit Kejiwaan
Kelompok risiko utama adalah pasien dengan gangguan depresi, skizofrenia, dan penyalahgunaan zat dan pasien yang melakukan kunjungan berulang ke ruang gawat darurat.
Studi menunjukkan bahwa sekitar 40 persen pasien depresi yang melakukan bunuh diri telah melakukan upaya sebelumnya
Hilangnya mobilitas penting untuk pekerjaan
Kelompok terbesar pasien ketergantungan alkohol laki-laki terdiri dari mereka yang memiliki gangguan kepribadian antisosial terkait
Depresi : 80%, Skizofrenia : 10%, demenisa atau delirium :
5% Ketersediaan jumlah zat yang
mematikan, penggunaan intravena, gangguan kepribadian antisosial terkait, gaya hidup yang kacau, dan impulsif
Sadock BJ, Sadock VA, Ruiz P. Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry: Behavioural Science/Clinical Psychiatry. 11th ed. Goolsby J, Elfrank J, editors. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2015. 387 p.
Sadock BJ, Sadock VA, Ruiz P. Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry: Behavioural Science/Clinical Psychiatry. 11th ed. Goolsby J, Elfrank J, editors. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2015. 387 p.
Etiologi
Bunuh diri egoistik, altruistik, dan anomik
Upaya bunuh diri dapat menyebabkan depresi yang berkepanjangan menghilang, terutama jika memenuhi
kebutuhan pasien akan hukuman
Sebuah penelitian mencatat bahwa konsentrasi rendah serotonin metabolit asam 5-hidroksiindoleasetat (5-HIAA) dalam cairan serebrospinal (CSF) lumbar dikaitkan dengan bunuh diri.
Riwayat bunuh diri dalam keluarga meningkatkan risiko percobaan bunuh diri dan bunuh diri total pada sebagian besar kelompok diagnostic.
01
03
02
Faktor Biologis 04 Faktor Genetik Faktor Sosiologis Faktor Psikologis
Sadock BJ, Sadock VA, Ruiz P. Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry: Behavioural Science/Clinical Psychiatry. 11th ed. Goolsby J, Elfrank J, editors. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2015. 387 p.
Gambaran Klinis dan Diagnosis
Mengidentifikasi Pasien Wawancara
- Pasien mungkin secara spontan
menjelaskan adanya ide bunuh diri. Bila tidak, tanyakan langsung.
- Mulailah dengan menanyakan :
Apakah anda pernah merasa ingin menyerah saja?
Apakah anda pernah merasa bahwa lebih baik kalau anda mati saja?
- Tanyakan isi pikiran pasien dan catat.
Begitu topik ini dibuka, gunakan kata2 spt “membunuh diri” atau “mati”.
- Pertimbangkan faktor umur dan kecanggihan pikiran pasien, dan apakah niat yang dinyatakan pasien sesuai dengan metode yang mereka pilih.
- 12
Kaligis F. Pleyte HEW. FKUI. Buku Ajar Psikiatri [Internet]. Bunuh Diri. Kusumadewi I, Siste K, editors. Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2018
Gambaran Klinis dan Diagnosis
Wawancara
- Selidiki :
Apakah pasien bisa mendapatkan alat atau cara untuk melakukan rencana bunuh dirinya?
Apakah mereka sudah mengambil Langkah – Langkah aktif, misalnya mengumpulkan obat, menyelesaikan segala urusannya?
Seberapa pesimiskah mereka?
Apakah mereka bisa membayangkan atau memikirkan bahwa kehidupannya dapat membaik?
- Pertanyaan terakhir ini dapat membantu assessment dan terapi, karena pasien dapat mengajukan suatu alternatif untuk memecahkan masalahnya
- Jika tidak, apakah merasa masa depannya suram, taka da harapan lagi?
- Jika ya, apakah ketakutannya itu rasional atau tidak?
- Jika pasien tidak kooperatif, ceri data dari orang2 penting dalam kehidupannya.
Kaligis F. Pleyte HEW. FKUI. Buku Ajar Psikiatri [Internet]. Bunuh Diri. Kusumadewi I, Siste K, editors. Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2018
Terapi
Seseorang yang sedang dalam krisis karena baru ditinggal mati atau baru mengalami suatu kejadian yang jangka waktunya tak lama, biasanya akan berfungsi lebih baik setelah mendapat tranquiluzer ringan, terutama bila tidurnya terganggu. Obat pilihannya adalah golongan benzodiazepine, misalnya lorazepam 3x1 mg/hari, selama 2 minggu.
Berikan pernyataan yang bersifat empatik. Terapis harus menghindari pernyataan yang sifatnya memojokkan, introgratif, serta menganggap persoalan pasien adalah suatu hal yang ringan.
Pada pasien dengan strategi koping yang maladaptive maka dapat diberikan intervensi psikoterapi yang berfokus pada pengembangan keterapilan dalam penyelesaian masalah seperti cognitive behavior therapy.
Terapi Psikofarmaka Terapi Non Farmakologi
Kaligis F. Pleyte HEW. FKUI. Buku Ajar Psikiatri [Internet]. Bunuh Diri. Kusumadewi I, Siste K, editors.
Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2018