RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMP N 3 Ruteng
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Kelas/Semester : VIII/Ganjil
Materi Pokok : We Know What To Do:Personal Obligation(Must) Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (2 JP)
A. Kompetensi Inti
• KI1:Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
• KI2: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
• KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
• KI4:Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.
B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator
3.3 Menerapkan (C3) fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan, larangan, dan himbauan, sesuai dengan konteks penggunaannya (Perhatikan unsur kebahasaan must, should)
3.3.1 Mengamati (C1) struktur teks ungkapan keharusan, larangan dan himbauan
3.3.2 Menentukan (C3) ungkapan keharusan, larangan dan himbauan dari orang disekitarnya dengan baik sesuai dengan struktur teks dan unsur kebahasaan 3.3.3 Menganalisis (C4) ungkapan keharusan,
larangan dan himbauan dari orang disekitarnya dengan baik sesuai dengan struktur teks dan unsur kebahasaan
4.3 Menyusun (KA6) teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan, larangan, dan himbauan, dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
4.3.1 Menyaji (KA5) ungkapan yang tepat dalam struktur teks yang runtut dengan unsur kebahasaan yang benar sesuai konteks mengungkapkan keharusan, larangan dan himbauan dalam bentuk tulisan 4.3.2 Menyusun (KA6) ungkapan keharusan, larangan dan
himbauan orang disekitarnya dengan tepat dalam struktur teks yang runtut dengan unsur kebahasaan yang benar sesuai konteks dalam bentuk tulisan maupun lisan.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran yang menggunakan model Problem Based Learning, kegiatan diskusi kelompok, dan kegiatan literasi peserta didik diharapkan dapat mengamati, menentukan dan manganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan, larangan, dan himbauan, sesuai dengan konteks penggunaannya. Disamping itu, peserta didik dapat menyajikan dan menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan, larangan, dan himbauan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks. Dalam kegiatan pembelajaran ini peserta didik dapat menunjukkan sikap disiplin, santun, kerjasama dan menghargai pendapat orang lain dalam berdiskusi.
D. Materi Pembelajaran
Fungsi Sosial
Menyuruh, melarang, dan menghimbau.
Struktur teks
• Memulai
• Menanggapi (diharapkan/di luar dugaan)
Unsur kebahasaan
• Ungkapan keharusan, larangan, himbauan dengan modal must, (don’t) have to..., should,
• Nomina singular dan plural dengan atau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb.
• Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan
Topik
Interaksi antara peserta didik dan guru di dalam dan di luar kelas yang melibatkan keharusan, larangan, himbauan yang dapat menumbuhkan perilaku yang termuat di KI
E. Metode Pembelajaran
1) Pendekatan : Saintifik
2) Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
3) Metode : Tanya jawab, diskusi dan bermain peran F. Media Pembelajaran
1. Media
Kertas Manila Bergambar
Worksheet atau lembar kerja (siswa) 2. Alat/Bahan
Penggaris, spidol, papan tulis
Laptop
LCD G. Sumber Belajar
Buku Penunjang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Inggris When English Rings The Bell, Kelas VIII, Kemendikbud, Revisi Tahun 2018
https://www.ecenglish.com/learnenglish/lessons/modal-verbs-1-permission-prohibition- obligation-no-obligation
Kamus Bahasa Inggris
Pengalaman peserta didik dan guru H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 (2 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit) Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkansyukurkepada Tuhan YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikapdisiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
• Menampilkan video singkat terkait motivasi terhadap peserta didik.
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 60 Menit ) Sintak Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Orientasi (10 Menit)
1. Peserta didik mendengarkan percakapan yang disiapkan guru 2. Peserta didik mengulangi teks yang telah dibacakan oleh guru
3. Peserta didik secara berkelompok menulis teks yang telah dibacakan oleh guru.
4. Peserta didik beserta pasangannya menyajikan hasil diskusinya di depan kelas, kelompok lain menanggapi hasil diskusinya dengan sopan.
Pengorganisasia 1. Guru membagikan peserta didik dalam kelompok.
n Siswa (15 Menit)
2. Guru menampilkan beberapa gambar terkait personal obligation di papan tulis.
3. Peserta didik diminta untuk menentukan ungkapan personal obligation dan menanggapinya.
4. Guru memberikan sebuah konteks situasi kepada peserta didik:
• Konteks situasi:
Rian dan John duduk bersama di halaman sekolah, John terlihat murung karena sakit.
5. Peserta didik dengan bimbingan guru menganalisis masalah yang terdapat dalam konteks situasi tersebut. Problems:
Buatlah percakapan sederhana sesuai kondisi di atas.
Tentukan ungkapan yang menyatakan personal obligation berdasarkan kondisi di atas.
6. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi pelajaran yang berkaitan dengan penggunaan personal obligation dan responnya.
7. Peserta didik menanyakan beberapa arti yang dirasa sulit berkaitan pada materi tersebut berdasar kehidupan sehari-hari.
8. Guru menjelaskan apa yang ditanyakan peserta didik.
Bimbingan Penyelidikan (10 Menit)
9. Peserta didik secara berkelompok mengumpulkan data terkait materi dari berbagai sumber belajar
10. Peserta didik mengolah data tersebut dengan mengklasifikasikan informasi terkait materi
Pengembangan dan
Penyajian Hasil Penyelesaian Masalah (15 menit)
11. Guru membimbing peserta didik dalam menyusun percakapan secara tertulis terkait ungkapan personal obligation melakukan sesuatu dalam bahasa Inggris
12. Peserta didik menuliskan percakapan sederhana tentang personal obligation melakukan sesuatu dalam bahasa Inggris
13. Tiap kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas Analisis dan
Evaluasi (10 Menit)
14. Peserta didik dari group lain memberikan tanggapan atas presentasi yang dilakukan tentang materi tersebut.
15. Setelah mendapat saran/masukan dari grup lain dan guru, peserta didik dalam grup merevisi percakapan yang disajikan lalu dikumpulkan pada guru.
16. Guru memberi kesempatan peserta didik bertanya tentang materi yang belum dipahami.
Kegiatan Penutup (10 Menit) Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Fungsi sosial teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait personal obligation yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Fungsi sosial teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait personal obligation yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Fungsi sosial teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait personal obligation
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran fungsi sosial teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait personal obligation kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
I. Penilaian Hasil Pembelajaran a. Teknik Penilaian
1) Penilaian Sikap
a. Teknik penilaian : Sikap disiplin, santun, kerjasama dan menghargai pendapat orang lain dalam berdiskusi.
b. Bentuk penilaian : Lembar pengamatan c. Instrumen penilaian : jurnal terlampir 2) Pengetahuan
Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan,dan Penugasan Bentuk tes : uraian/PG dll
Instrumen Penilaian : terlampir 3) Keterampilan
Teknik/Bentuk Penilaian : Praktik/Performance, Portofolio Instrumen Penilaian (terlampiran)
1. Remedial
Bagi peserta didik yang telah mencapai target pembelajaran sebelum waktu yang telah dialokasikan berakhir, perlu diberikan kegiatan pengayaan.
2. Pengayaan
Bagi peserta didik yang belum mencapai target pembelajaran pada waktu yang telah dialokasikan, perlu diberikan kegiatan remedial
Watu Benta, 12 Agustus 2022 Mengetahui
Kepala SMP N 3 Ruteng Guru Mata Pelajaran
Kornelius Manggur, S.Pd Yakobus Kardo, S,Pd
NIP.19810713201101 1 006 NIP. 19890725 201903 1 009
LAMPIRAN 1. Materi Ajar
Obligations
Pengertian Obligations
Dalam Bahasa Inggris, ungkapan-ungkapan yang digunakan untuk mengekspresikan keharusan atau kewajiban dikategorikan ke dalam topik Obligations.
Sedangkan pengertian obligations itu sendiri dalam Kamus Oxford Learners dinyatakan sebagai berikut.
“Obligations is the state of being forced to do something because it is your duty or because of a law to, etc. or something which you must do because you have promised, because of a law, etc.”
Dari pengertian di atas, dapat diambil beberapa poin penting yaitu:
1. Obligations membicarakan tentang pernyataan keharusan untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan tugas seseorang
2. Penggunaan Obligations untuk menyatakan keharusan melakukan sesuatu sesuai peraturan atau hukum yang berlaku
3. Bentuk Obligations juga digunakan untuk menyatakan keharusan melakukan sesuatu hal yang telah dijanjikan sebelumnya.
Simpulan dari ketiga poin penting terkait Obligations Bahasa Inggris adalah Obligations merupakan ekspresi yang digunakan untuk menyatakan sebuah situasi yang mengharuskan seseorang untuk melakukan sesuatu.
Sesuatu hal yang harus dilakukan dalam Obligations tersebut bisa disebabkan karena merupakan kewajiban berdasarkan aturan, hukum, atau karena telah dijanjikan sebelumnya.
Obligations Expressions
Secara garis besar, terdapat dua bentuk kalimat Bahasa Inggris yang mengekspresikan kewajiban atau Obligations Expression.
Bentuk kalimat tersebut dibedakan oleh penggunaan Modals berupa kata “Must” dan “Have to“.
Sedangkan Modals itu sendiri adalah bentuk kata yang mendukung kata kerja (Auxiliary Verb).
Meskipun kedua bentuk tersebut, Must dan Have to memiliki arti dan fungsi yang sama, akan tetapi terdapat perbedaan mendasar terkait penggunaannya dalam kalimat.
Berikut paparan selengkapnya terkait perbedaan penggunaan “Must” dan “Have to” dalam kalimat Bahasa Inggris.
Perbedaan Penggunaan Must dan Have to
1. Penggunaan Kata Must
Bentuk kata kerja bantu Must digunakan pada kalimat-kalimat yang bersifat personal atau erat kaitannya personal feeling dalam kalimat.
Sifat kata kerja bantu Must juga bisa untuk menyatakan sesuatu bernilai benar dan bisa dinalar
atau logis. Selain itu, penggunaan kata kerja bantu Must juga merupakan bersifat penekanan
terhadap bentuk kewajiban yang harus dilakukan.
Contoh penggunaan kata Must dalam kalimat Bahasa Inggris dapat diamati di bawah ini.
•
You MUST study hard for preparing next examination. (Anda harus giat belajar untuk mempersiapkan ujian mendatang).
•
I MUST go to the rock concert tomorrow night. I’m very excited to see Floor Jansen as a new stage queen for Nightwish and how amazing she is. (Saya harus pergi ke konser musik rock besok malam. Saya tertarik sekali melihat Floor Jansen sebagai ratu panggung Nightwish yang baru, dan betapa menakjubkannya dia).
•
It MUST be nice taking a holiday to Yogyakarta. (Pasti menyenangkan berlibur ke Yogyakarta).
•
My computer can’t run well. It MUST be broken. (Komputer saya tidak bisa bekerja.
Pasti sudah rusak).
2. Penggunaan Kata Have to
Di atas sudah disampaikan bahwa bentuk Must dan Have to memiliki arti dan fungsi yang sama.
Keduanya hanya berbeda pada sisi penggunaannya.
Bentuk Have to lebih bersifat impersonal, kebalikan dari bentuk Must yang bersifat personal.
Ekspresi kewajiban yang dinyatakan dengan Have to sama kuat dengan Must, akan tetapi pada bentuk kalimat yang menggunakan Have to lebih bersifat umum dan terkait dengan aturan atau konsesi bersama.
Contoh penggunaan kata Have to dalam kalimat Bahasa Inggris dapat dilihat pada kalimat- kalimat di bawah ini.
•
I have to get up early morning. I’m going away and my bus leaves at 5.30 AM.
•
You can’t turn left here. You have to turn right.
Obligations Structures (Struktur Kalimat Obligasi)
Penggunaan bentuk obligations dalam kalimat Bahasa Inggris memiliki struktur mengikat, artinya struktur yang wajib diikuti agar tidak menimbulkan kekeliruan pemahaman terhadap kalimat.
Adapun struktur kalimat untuk menyatakan obligasi atauObligations Structuressebagai berikut.
1. Struktur Kalimat Obligasi Menggunakan Bentuk Must
Pada kalimat Bahasa Inggris yang menggunakan bentukMust,strukturnya dinyatakan dalam rumus berikut.
RUMUS 1
Subject + MUST + Verb + Object
RUMUS 2
Subject + MUST BE + Adjective/Noun/Adverb
2. Struktur Kalimat Obligasi Menggunakan Bentuk Have to
Bentuk ekspresi kalimat obligasi atau obligations Bahasa Inggris berikutnya menggunakan kata kerja bantu atau modals berupaHave to.
Penggunaan bentukhave topada kalimat obligasi Bahasa Inggris memiliki makna akan kewajiban atau keharusan yang datang dari luar pembicara.
Dengan kata lain, kewajiban atau aturan yang berasal dari luar diri pembicara yan g meminta pembicara untuk melakukan sebuah keharusan atau kewajiban dalam situasi tertentu.
Misalnya terdapat pada kalimat:I have to use my own computer at work. (Saya harus menggunakan komputer milik sendiri di tempat kerja).
Pada kalimat di atas, terdapat aturan atau keharusan di tempat kerja pembicara untuk mempergunakan komputer milik sendiri pada saat bekerja.
Contoh lain dapat diamati pada kalimat berikut ini.
Rani has to finish her experiment before Monday. (Rani harus menyelesaikan percobaannya sebelum hari Senin).
Pada contoh kalimat obligasi di atas dinyatakan bahwa Rani harus menyelesaikan percobaan yang dilakukannya sebelum hari Senin. Keharusan tersebut datang dari aturan luar.
Bentukhave tojuga dapat digunakan untuk menyatakan sebuah kewajiban yang berlangsung di masa depan (future) maupun lampau (past).
Pola Kalimat Bentuk Have to
Pola kalimat yang menggunakan bentukhave tountuk menyatakan kewajiban yang berlangsung di masa depan ataufutureadalah:Subject + will have to + verb.
Sedangkan pola kalimat yang menggunakan bentukhave tountuk menyatakan kewajiban yang berlangsung di masa lampau ataupastadalah:Subject + had to + verb.
Berikut contoh kalimat obligasi Bahasa Inggris yang menggunakan bentukhave tountuk kewajiban masa lampau dan masa depan.
1. She had to present their credit card to buy some books. (Dia harus menunjukkan kartu kreditnya untuk membeli beberapa buku).
2. I will have to go to the office early tomorrow. (Saya harus berangkat ke kantor pagi besok).
Penting untuk diingat! Untuk menyatakan keharusan, bentuk have to tidak boleh digunakan dalam kalimat negatif ( do not have to / don’t have to ).
Bentuk have to yang digunakan dalam kalimat negatif memiliki makna BUKAN KEHARUSAN / BUKAN KEWAJIBAN. Jadi merupakan kebalikan dari yang seharusnya. Contoh kalimat serta artinya sebagai berikut.
They don’t have to use their own computers. (Mereka tidak harus menggunakan komputer mereka sendiri).
Pada kalimat di atas dinyatakan bahwa subjek TIDAK HARUS mempergunakan komputer mereka sendiri, meskipun mereka boleh menggunakannya jika mereka mau. Dengan kata lain, tidak ada keharusan yang dinyatakan dalam kalimat tersebut.
Contoh Dialog Obligations
Dalam kehidupan sehari-hari, materi obligations Bahasa Inggris yang dibelajarkan di kelas 8 SMP ini sering ditemui dan dipergunakan dalam percakapan atau dialog.
Berikut disajikan contoh dialog obligations Bahasa Inggris.
Dialogue 1 Ryan:Hi John!
John:Hi Ryan.
Ryan:You look sad. Is something bad happen?
John:Yes. I feel disappointed with myself.
Ryan:Why?
John:Here! Look at my examination result. It is bad.
Ryan:Don’t worry. You can do well on the next examination.
John:I don’t know. I am not sure.
Ryan:One thing that youmust dois to study even harder than you did before. I know you can do it.
John:Thank’s Ryan.
Dialogue 2
Sari:Dias, I heard Dani is leaving today.
Dias:Yes. He will go to Semarang today.
Sari:Have you say goodbye to him?
Dias:It is necessary?
Sari:Yes of course. You two are friends, right?
Dias:Yes. But I think it will make me sad, saying goodbye to him.
Sari:You will be more sad if you didn’t.Youhave to goto her house now, before he left!
Dias:Okay
Ungkapan-Ungkapan Obligations
Ungkapan Contoh Kalimat
Obligations (Keharusan)
1. have to 2. must
1. Have to = harus
“have to” merupakan modal verb yang dipergunakan untuk menunjukan yang kita harus lakukan.
e.g.
• Do we have to bring a plant for our school yard? (Apakah kita harus membawa sebuah tanaman untuk halaman sekolah kita?)
• Do you have to go? (Apakah kamu harus pergi?)
• I have to go to school at seven o’clock. (Kita harus berangkat ke sekolah pukul 7.)
• We have to show ID cards. (Kita harus menunjukan kartu pengenal kita.)
2. Must = harus
Didalam obligations kara “must”
dipergunakan untuk menyatakan sesuatu yang harus dilakukan biasanya berhubungan dengan aturan.
e.g.
Ungkapan Contoh Kalimat
• All students must wear uniform.
(Semua murid harus mengenakan seragam.)
• You must speak louder. I can’t hear you. (Kamus harus berbicara lebih keras. Saya tidak dapat
mendengarkanmu.)
2. Lembar Kerja Peserta Didik Pertanyaan Pemantik:
Activity 1: Look at the Picture!
Questions:
1. Have you ever seen this situation in your daily life?
2. What would you usually do in this situation?
3. According to you, what are meant from the picture?
Activity 2: Peserta didik mendengarkan teks yang dibacakan oleh guru (Mengamati/C1)
Please listen carefully the conversation below and then write in your book what the teacher said!
Activity 3: Peserta didik beserta pasangannya menyajikan hasil diskusinya di depan kelas, kelompok lain menanggapi hasil diskusinya dengan sopan. (Mengamati/C1)
After you repeat the conversation, with your friend perform in front of the class!
Activity 4: Peserta didik diminta untuk menentukan ungkapan menyuruh dan menanggapinya percakapan yang ditampilkan guru di papan tulis. (Menentukan/C3).
Please determine the expression of personal obligation from some pictures below!
Activity 5: Peserta didik dengan bimbingan guru menganalisis masalah yang terdapat dalam konteks situasi yang diberikan guru. (Menganalisis/C4)
Please analyze the dialogue according the condition said by teacher in your grup.
Activity 6: Activity 5: Peserta didik dalam kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas. (Menyajikan/KA5)
Let’s show your performance with your group in front of the class, then other group and teacher will coment your project!
Activity 7: Setelah mendapat saran/masukan dari grup lain dan guru, peserta didik dalam grup merevisi percakapan yang disajikan lalu dikumpulkan pada guru. (Menyusun/KA6)
Let’s edit your task and then collect it for your teacher!
3. Instrumen Penilaian
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
No Nama Siswa Aspek Perilaku yang Dinilai Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
BS JJ TJ DS
1 … 75 75 50 75 275 68,75 C
2 … ... ... ... ... ... ... ...
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400 3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01–100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01–75,00 = Baik (B)
25,01–50,00 = Cukup (C) 00,00– 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai - Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah
Skor
Skor Sikap
Kode Nilai 1 Selama diskusi, saya ikut serta
mengusulkan ide/gagasan. 50
250 62,50 C
2
Ketika kami berdiskusi, setiap anggota mendapatkan kesempatan untuk berbicara.
50 3 Saya ikut serta dalam membuat
kesimpulan hasil diskusi kelompok. 50
4 ... 100
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50 4. Kode nilai / predikat :
75,01–100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01–75,00 = Baik (B)
25,01–50,00 = Cukup (C) 00,00– 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan
- Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya : Nama yang diamati : ...
Pengamat : ...
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai 1 Mau menerima pendapat teman. 100
450 90,00 SB
2 Memberikan solusi terhadap
permasalahan. 100
3 Memaksakan pendapat sendiri
kepada anggota kelompok. 100
4 Marah saat diberi kritik. 100
5 ... 50
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00 4. Kode nilai / predikat :
75,01–100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01–75,00 = Baik (B)
25,01–50,00 = Cukup (C) 00,00– 25,00 = Kurang (K) - Penilaian Jurnal(Lihat lampiran) 3. Penilaian Pengetahuan
Tabel Penilaian Aspek Pengetahuan No Aspek yang
Dinilai Kriteria Skor 1-5 Skor 1-4
1 Tujuan
Komunikatif
Sangat memahami 5 4
Memahami 4 3
Cukup memahami 3 2
Kurang memahami
Hampir tidak Memahami
2 1
Tidak memahami 1
2 Keruntutan Teks
Struktur teks yang digunakan sangat
Runtut 5 4
Struktur teks yang digunakan runtut 4 3 Struktur teks yang digunakan cukup runtut 3 2 Struktur teks yang
digunakan kurang
runtut Struktur teks yang
digunakan hampir tidak runtut
2 1
Struktur teks yang digunakan tidak runtut
1
3 Pilihan
Kosakata
Sangat variatif dan tepat 5 4
Variatif dan tepat 4 3
Cukup variatif dan tepat 3 2
Kurang variatif dan
Tepat Hampir tidak
variatif dan tepat
2 1
Tidak variatif dan
Tepat 1
4 Pilihan Tata Bahasa
Pilihan tata bahasa sangat tepat 5 4
Pilihan tata bahasa tepat 4 3
Pilihan tata bahasa cukup tepat 3 2
Pilihan tata bahasa
kurang tepat Pilihan tata bahasa hampir tidak tepat
2 1
Pilihan tata bahasa
tidak tepat 1
4. Penilaian Keterampilan
a. Penilaian Presentasi/Monolog
Nama peserta didik: ________ Kelas: _____
No. Aspek yang Dinilai Baik Kurang
baik 1. Organisasi presentasi (pengantar, isi, kesimpulan)
2. Isi presentasi (kedalaman, logika) 3. Koherensi dan kelancaran berbahasa 4. Bahasa:
Ucapan Tata bahasa
Perbendaharaan kata
5. Penyajian (tatapan, ekspresi wajah, bahasa tubuh) Skor yang dicapai
Skor maksimum 10
Keterangan:
Baik mendapat skor 2 Kurang baik mendapat skor 1
b. Rubrik untuk Penilaian Unjuk Kerja
AKTIVITAS KRITERIA
TERBATAS MEMUASKAN MAHIR
Orientasi Tidak jelas pelaksanaannya
Beberapa kegiatan jelas dan terperinci
Semua kegiatan jelas dan terperinci Mengoranisasikan
siswa
Membaca script, kosakata terbatas, dan tidak lancar
Lancar dan kosakata dan kalimat
berkembang, serta ada transisi
Lancar mencapai fungsi sosial, struktur lengkap dan unsur kebahasaan sesuai Bimbingan dan
Penyelidikan
Fungsi social tidak tercapai, ungkapan dan unsur kebahasaan tidak tepat
Fungsi social kurang tercapai, ungkapan dan unsure kebahasaan kurang tepat
Fungsi social tercapai, ungkapan dan unsure kebahasaan tepat Pengembangan dan
Penyajian Hasil
Tidak lancar, topik kurang jelas, dan tidak menggunakan slide presentasi
Lancar, topik jelas, dan menggunakan slide presentasi tetapi kurang menarik
Sangat lancar, topic jelas, menggunakan slide presentasi yang menarik
Analisis dan Evaluasi
Membaca teks, fungsi social kurang tercapai, ungkapan dan unsur kebahasaan kurang tepat, serta tidak lancar
Kurang lancar, fungsi social tercapai, struktur dan unsure kebahasaan tepat dan kalimat berkembang, serta ada transisi
Lancar mencapai fungsi sosial, struktur lengkap dan unsur
kebahasaan sesuai, kalimat
berkembang, serta ada transisi Keterangan:
MAHIRmendapat skor 3 MEMUASKANmendapat skor 2 TERBATASmendapat skor 1 c. Penilaian Portofolio
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Alokasi Waktu : 1 Semester
Sampel yang Dikumpulkan : karangan
Nama Peserta didik : ______________ Kelas :_________
No Kompetensi
Dasar Periode Contoh aspek yang dinilai Catatan pendidik Tata Perbendaharaa Kelengkapa Sistematik
bahas a
n kata n gagasan a
1.
Menulis karangan deskriptif
30/7 10/8 .... dst 2.
Membuat Resensi
Buku
1/9 30/9 .... dst
d. Penilaian Kemampuan Menulis No Aspek yang
Dinilai Kriteria Skor 1-5 Skor 1-4
1 Keaslian Penulisan
Sangat original 5 4
Original 4 3
Cukup original 3 2
Kurang memahami
Hampir tidak original
2 1
Tidak original 1
2
Kesesuaian isi dengan
judul
Isi sangat sesuai dengan judul 5 4
Isi sesuai dengan judul 4 3
Isi cukup sesuai dengan judul 3 2
Isi kurang sesuai
dengan judul Isi hampir tidak sesuai dengan judul
2 1
Isi tidak sesuai
dengan judul 1
3 Keruntutan Teks
Keruntutan teks sangat tepat 5 4
Keruntutan teks tepat 4 3
Keruntutan teks cukup tepat 3 2
Keruntutan teks
kurang tepat Isi hampir tidak sesuai dengan judul
2 1
Keruntutan teks
tidak tepat 1
4 Pilihan
Kosakata
Pilihan kosakata sangat tepat 5 4
Pilihan kosakata tepat 4 3
Pilihan kosakata cukup tepat 3 2
Pilihan kosakata
kurang tepat Pilihan kosakata hampir tidak tepat
2 1
Pilihan kosakata
tidak tepat 1
5 Pilihan tata bahasa
Pilihan tata bahasa sangat tepat 5 4
Pilihan tata bahasa tepat 4 3
Pilihan tata bahasa cukup tepat 3 2
Pilihan tata bahasa
kurang tepat Pilihan tata bahasa hamper tidak tepat
2 1
Pilihan tata bahasa
tidak tepat 1
6 Penulisan Kosakata
Penulisan kosakata sangat tepat 5 4
Penulisan kosakata tepat 4 3
Penulisan kosakata cukup tepat 3 2
Penulisan kosakata
kurang tepat Penulisan kosakata hampir tidak tepat
2 1
Penulisan kosakata
tidak tepat 1
7 Kerapihan Tulisan
Tulisan rapi dan mudah terbaca 5 4
Tulisan tidak rapi tetapi mudah terbaca 4 3 Tulisan tidak rapi dan tidak mudah terbaca 3 2 Tulisan tidak rapi
dan sulit terbaca Tulisan rapi dan hamper tidak terbaca
2 1
Tulisan tidak rapi
dan tidak terbaca 1
e. Penilaian Kemampuan Berbicara (Speaking Skill) No Aspek yang
Dinilai Kriteria Skor 1-5 Skor 1-4
1 Pengucapan
(pronounciation)
Hampir sempurna 5 4
Ada beberapa kesalahan, tetapi tidak
mengganggu makna 4 3
Ada beberapa kesalahan dan
mengganggu makna 3 2
Banyak kesalahan dan mengganggu makna
Hampir semua salah dan mengganggu makna
2 1
Terlalu banyak kesalahan dan mengganggu makna
1
2 Intonasi
(intonation)
Hampir sempurna 5 4
Ada beberapa kesalahan, tetapi tidak
mengganggu makna 4 3
Ada beberapa kesalahan dan
mengganggu makna 3 2
Banyak kesalahan dan mengganggu makna
Hampir semua salah dan mengganggu makna
2 1
Terlalu banyak kesalahan dan mengganggu makna
1
3 Kelancaran (fluency)
Sangat lancer 5 4
Lancar 4 3
Cukup lancer 3 2
Kurang lancer
Sangat tidak lancar
2 1
Tidak lancer 1
4 Ketepatan Makna (accuracy)
Sangat tepat 5 4
Tepat 4 3
Cukup tepat 3 2
Kurang tepat
Hampir tidak tepat
2 1
Tidak tepat 1
Skor Penilaian
No. Huruf Rentang angka
1. Sangat Baik (A) 86-100
2. Baik (B) 71-85
3. Cukup (C) 56-70
4. Kurang (D) ≤ 55