• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPA KELAS 9

N/A
N/A
Liliyani Asmuie idris

Academic year: 2024

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPA KELAS 9"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP-09

Sekolah : SMP Handayani 1 Banjaran Mata pelajaran : IPA

Kelas/Semester : IX / 2

Materi Pokok : Teknologi Ramah Lingkungan Alokasi Waktu : 10 JP

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 dan 2

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya serta Menunjukan perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan lingkugan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

KI 3 KI 4

Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No Kompetensi Dasar No Indikator

3.10 Menganalisis proses dan produk teknologi ramah lingkungan untuk

keberlanjutan kehidupan.

4.10 Menyajikan karya tentang proses dan produk teknologi sederhana yang

ramah lingkungan.

3.10 .1

Mengidentifikasi perbedaan teknologi yang ramah lingkungan dan teknologi

yang tidak ramah

lingkungan.

4.10 . 1

Membuat alat pemurnian air sederhana.

3.10 .2

Menjelaskan prinsip-prinsip teknologi ramah lingkungan

4.10 . 2

Membuat kliping tentang sumber energy alternatif.

3.10 .3

Mengidentifikasi penerapan teknologi ramah lingkungan di sekitar tempat tinggal peserta didik.

3.10 .4

Mendeskripsikan dampak positif dan negatif penerapan teknologi di sekitar tempat tinggal peserta didik terhadap lingkungan.

3.10 .5

Merumuskan ide atau saran untuk mengatasi dampak negative penerapan teknologi di sekitar tempat tinggal peserta didik.

3.10 .6

Menjelaskan contoh-contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang: bidang energi, bidang transportasi, bidang lingkungan, dan bidang industry.

3.10 Mengidentifikasi perilaku

(2)

No Kompetensi Dasar No Indikator .7 hemat energi yang mudah

dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

3.10 .8

Menjelaskan prinsip-prinsip teknologi tidak ramah lingkungan.

3.10 .9

Memprediksi kerusakan yang timbul di lingkungan sekitar akibat teknologi tidak ramah lingkungan.

Nilai Karakter : Religius, Jujur, Disiplin, Kerjasama, Rasa ingin tahu, Tanggung jawab.

C. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik menggunakan Metode Diskusi, Eksperimen, Presentasi,Penugasan dan model pembelajaran Discovery Learning :

 Peserta didik mengidentifikasi perbedaan teknologi yang ramah lingkungan dan teknologi yang tidak ramah lingkungan dapat dengan baik dan benar.

 Peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip teknologi ramah lingkungan dengan baik dan benar.

 Peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan teknologi ramah lingkungan di sekitar tempat tinggal peserta didik merumuskan ide atau saran untuk mengatasi dampak negative penerapan teknologi di sekitar tempat tinggal peserta didik dengan baik dan benar.

 Peserta didik dapat menjelaskan contoh-contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang: bidang energi, bidang transportasi, bidang lingkungan, dan bidang industry dengan baik dan benar.

 Peserta didik dapat mengidentifikasi perilaku hemat energi yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dengan baik dan benar.

 Peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip teknologi tidak ramah lingkungan dengan baik dan benar.

 Peserta didik dapat Memprediksi kerusakan yang timbul di lingkungan sekitar akibat teknologi tidak ramah lingkungan dengan baik dan benar.

 Peserta didik dapat membuat alat pemurnian air sederhana dengan baik dan benar.

 Peserta didik dapat Membuat kliping tentang sumber energy alternatif dengan baik dan benar.

D. Pendekatan Dan Model Pembelajaran

Pendekatan dan model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah:

Metode : Saintifik

Model : Discovery Learning

Metode : Diskusi, Eksperimen, Penugasan, Presentasi

E. Materi Pembelajaran 1. Materi Reguler

- Pengertian dan prinsip teknologi ramah lingkungan - Aplikasi teknologi ramah lingkungan

- Perilaku hemat energy

- Teknologi tidak ramah lingkungan (materi selengkapnya ada di lampiran) 2. Materi Pengayaan

(3)

- Pembangkit listrik tenaga nuklir (materi selengkapnya ada di lampiran) 3. Materi Remidi

- Aplikasi teknologi ramah lingkungan (materi selengkapnya ada di lampiran) F. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Pertama: (2JP) Langkah

Pembelaja

ran Deskripsi

Aloka si Wakt

u Kegiatan

Pendahulua n

1) Menyiapkan peserta didik

untuk belajar.

2) Guru melakukan

apersepsi, dengan cara menghubungkan materi yang akan disampaikan tentang teknologi ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan, dengan menanyakan:

- Apa yang menjadi sumber energy utama di alam?

- Coba sebutkan sumber energy lain yang kalian ketahui

3) Guru mengajak siswa

untuk menggunakan sumber energy secara bijak sebagai bentuk rasa syukur.

4) Guru menyampaikan

kompetensi yang akan dicapai dan rencana kegiatan.

5) Guru menyampaikan

manfaat materi pembelajaran.

6) Guru membagi peserta

didik menjadi 8 kelompok.

5 men it

Kegiatan

Inti Mengamati

1) Peserta didik mengamati foto mobil tenaga suryayang ditayangkan oleh guru.

Menanya

2) Peserta didik memberikan tanggapan dan pendapat terhadap foto mobil tenaga surya 3) Peserta didik menentukan

permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan tayangan yang

diamati.Contoh pertanyaannya yaitu:Apa bahan bakar yang digunakan alat-alat transportasi tersebut?

Mengumpulkan informasi/mencoba

4) Peserta didik menggali informasi dari buku IPA kelas IX tentang Teknologi Ramah Lingkuan”

secara berkelompok.

5) Peserta didik mengumpulkan informasi untuk membangun ide mereka sendiri dalam memecahkan masalah tentang Pengertian Teknlogi Ramah Lingkungan.

6) Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait dengan masalah yang telah diidentifikasi yang terdapat dalam LK.

7) Guru membagikan Lembar Kerja

“Mengidentifikasi Berbagai fakta dilingkungan sekitar terkait teknologi yang tidak ramah lingkungan serta alternative pemecahannya dengan teknologi yang ramah lingkungan”.

8) Peserta didik melakukan penyelidikan melalui Lembar Kerja dengan melakukan pengamatan di

70 menit

(4)

luar kelas.

9) Guru membimbing penyelidikan yang dilakukan peserta didik.

10) Peserta didik mencatat data hasil penyelidikan kelompok dalam Lembar Kerja

Menalar/mengasosiasi

11) Peserta didik mengolah data yang diperoleh dari kelompoknya.

12) Peserta didik menjawab pertanyaan pada Lembar Kerja.

13) Peserta didik dan guru mengevaluasi hasil Kegiatan

Menutup 1) Peserta didik dan guru meriview hasil kegiatan pembelajaran.

2) Guru memberikan penghargaan (pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik.

3) Peserta didik menjawab kuis tentang perbedaan teknologi ramah lingkungan dengan teknologi yang tidak ramah lingkungan.

4) Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang telah dipelajari peserta didik (dapat menggunakan paper and pencil test atau authentic assessmen.

15 menit

2. Pertemuan ke 2 (3 JP) Langkah

Pembelajar

an Deskripsi

Aloka si Wakt

u Kegiatan

Pendahuluan 1) Menyiapkan peserta didik untuk belajar.

2) Guru melakukan apersepsi, dengan cara menghubungkan materi yang akan disampaikan tentang penerapan teknologi ramah lingkungan dengan menanyakan:

- Sebutkan contoh penerapan teknologi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari !

3) Guru mengajak siswa untuk menggunakan sumber energy secara bijak sebagai bentuk rasa syukur.

4) Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana kegiatan.

5) Guru menyampaikan manfaat materi pembelajaran.

6) Guru membagi peserta didik menjadi 8 kelompok.

10 menit

Kegiatan Inti Mengamati

1) Peserta didik mengamati botol berisi air bersih dan botol berisi air keruh yang di tunjukkan guru.

100 menit

(5)

Menanya

2) Peserta didik memberikan tanggapan dan

pendapat terhadap benda yang di tunjukkan guru.

3) Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan hal tersebut. Contoh pertanyaan yang diharapkan muncul adalah : Mengapa air keruh dapat berubah menjadi air jernih?, Bagaimana cara membuat air keruh menjadi air jernih?

Mengumpulkan informasi/mencoba

4) Mengorganisasi peserta didik dalam belajar.

5) Secara berkelompok peserta didik melakukan Kegiatan

Menutup 1) Peserta didik dan guru meriview hasil kegiatan pembelajaran

2) Guru memberikan penghargaan (pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik

3) Peserta didik menjawab kuis tentang proses pemurnian (penjernihan air).

4) Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang telah dipelajari peserta didik .

10 menit

3. Pertemuan ke 3 (2 JP) Langkah

Pembelajar

an Deskripsi

Alokas i Waktu Kegiatan

Pendahulua n

1) Menyiapkan peserta didik untuk belajar.

2) Guru melakukan apersepsi, dengan caramemberikan pertanyaan yaitu : - Mengapa kita perlu hemat energi?

3) Guru mengajak siswa untuk menggunakan sumber energy secara bijak sebagai bentuk rasa syukur.

4) Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana kegiatan.

5) Guru menyampaikan manfaat materi pembelajaran.

6) Guru membagi peserta didik menjadi 8 kelompok

5 menit

Kegiatan Inti Mengamati

1) Peserta didik mengamatisebuah gambar fenomena dalam kehidupan sehari-hari (fenomena kelangkaan BBM) yang di tunjukkan guru.

Menanya

70 menit

(6)

2) Peserta didik memberikan tanggapan dan pendapat terhadap gambar yang di tunjukkan guru.

3) Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan hal tersebut. Contoh pertanyaan yang diharapkan muncul adalah :Fenomena apa itu?, Mengapa fenomena itu dapat terjadi?, Bagaimana cara menyelesaikan permasalahan pada fenomena tersebut?.

Mengumpulkan informasi/mencoba

4) Mengorganisasi peserta didik dalam belajar.

Kegiatan Menutup

1) Peserta didik dan guru meriview hasil kegiatan pembelajaran

2) Guru memberikan penghargaan ( pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik

3) Peserta didik menjawab kuis tentang proses pemurnian (penjernihan air).

4) Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang telah dipelajari peserta didik .

5 menit

4. Pertemuan ke 4 (3 JP) Langkah

Pembelajar

an Deskripsi Alokas

i Waktu Kegiatan

Pendahulua n

1) Menyiapkan peserta didik untuk belajar.

2) Guru melakukan apersepsi, dengan

caramemberikan pertanyaan terkait dengan materi sebelumnya yaitu :

- Apa saja sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan yang yang tidak dapat diperbaharui?

3) Guru mengingatkan bahwa penggunaan kayu yang terlalu besar dapat merusak lingkungan.

4) Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana kegiatan.

5) Guru menyampaikan manfaat materi pembelajaran.

6) Guru membagi peserta didik menjadi 8 kelompok.

10 menit

Kegiatan Inti Mengamati

1) Peserta didik mengamati gambar 9.23 (tambang pasir minyak di kanada) dan gambar 9.24 (burung yang terkena limbah minyak).

Menanya

2) Peserta didik memberikan tanggapan dan pendapat terhadap gambar yang dilihatnya.

3) Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk

100 menit

(7)

pertanyaan yang berhubungan dengan gambar tersebut. Contoh pertanyaan yang diharapkan muncul adalah :Adakah akibat yang ditimbulkan dari tambang pasir minyak selain polusi udara?, Apa dampak yang dialami mahluk hidup di sekitarnya?, Bagaimana cara menyelesaikan

permasalahan tersebut?.

Mengumpulkan informasi/mencoba

4) Mengorganisasi peserta didik dalam belajar.

5) Peserta didik secara berkelompokberdiskusi cara penyelesaian masalah yang ditimbulkan oleh Kegiatan

Menutup 1) Peserta didik dan guru meriview hasil kegiatan pembelajaran

2) Guru memberikan penghargaan ( pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik

3) Peserta didik menjawab kuis tentang teknologi tidak ramah lingkungan

4) Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang telah dipelajari peserta didik .

10 menit

G. Penilaian Pembelajaran, Remidial dan Pengayaan i. Teknik Penilaian

a. Penilaian sikap melalui observasi dan penilaian antar peserta didik b. Penilaian pengetahuan melalui tes tertulis

c. Penilaian ketrampilan melaui unjuk kerja dan proyek ii. Instrumen Penilaian

a. Instrumen Penilaian sikap

Lampiran 1 : instrument observasi penilaian sikap Lampiran 4 : instrument penilaian antar peserta didik b. Instrumen Penilaian pengetahuan

Lampiran 2 : tes tertulis

c. Instrumen Penilaian ketrampilan

Lampiran 3 : Instrumen Penilaian unjuk kerja Lampiran 5 : Instrumen penilaian proyek iii. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

Pembelajaran Remedial Pembelajaran remedial dilakukan segera setelah kegiatan penilaian.

- JIka terdapat lebih dari 50% peserta didik yang mendapat nilai di bawah 3,00;

maka dilaksanakan pembelajaran remedial (remedial teaching), terhadap kelompok tersebut.

- Jika terdapat 30%-50% peserta didik yang mendapat nilai di bawah3,00; maka dilaksanakan penugasan dan tutor sebaya terhadap kelompok tersebut.

- Jika terdapat kurang dari 30% peserta didik yang mendapat nilai di bawah 3,00;

maka diberikan tugas terhadap kelompok tersebut. Setelah remedial dilaksanakan kemudian dilaksanakan tes ulang pada indikator-indikator pembelajaran yang belum tercapai oleh masing-masing peserta didik.

Pengayaan

Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang mendapat nilai di atas 3,00dengan cara diberikan tugas mengkaji penerapan dan/mengerjakan soal-soal yang HOTS (High Order Thinking Skills).

H. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar

(8)

i. Media/alat

- Foto macam-macam alat transportasi.

ii. Bahan untuk ketrampilan unjuk kerja - Air bersih dan air keruh

- Pasir, batu, ijuk, kapas, arang iii. Sumber Belajar

- Buku Guru dan buku siswa IPA Terpadu kelas IX dan Sumber Lainnya yang relevan (intenet dan buku literatur)

Lampiran 1

Instrumen Observasi Penilaian Sikap PENILAIAN SIKAP

Lembar Pengamatan Sikap Peserta Didik Tanda cek (√) jika sikap sesuai penyataan

Tanda strip (- ) jika sikap tidak sesuai pernyataan

NO NAMA SIKAP

1 2 3 Jumlah 1

2 3 dst

… Pernyataan:

1. Rasa ingin tahu terhadap teknologi ramah lingkungan

2. Teliti dalam mengidentifikasi macam-macam teknologi ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan

3. Tanggung jawab dalam diskusi kelompok Rubrik Penilaian:

1. Jika tampak 3 sikap (√), score 10 2. Jika tampak 2 sikap (√), score 5 3. Jika tampak 1 sikap (√), score 1

Lampiran 2

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d!

1. Sumber energi yang paling aman bagi lingkungan adalah....Skor = 1

(9)

a. minyak bumi b. batubara

c. energi matahari d. nuklir

2. Minyak mentah dapat diolah menjadi berbagai jenis bahan bakar seperti bensin, avtur, kerosin serta aspal. Prinsip dasar dalam pengolahan minyak mentah tersebut adalah.... Skor = 1

a. pemanasan dan pemisahan berdasarkan titik didih b. penyaringan berdasarkan ukuran molekul

c. penyaringan berdasrkan berat jenis molekul

d. pemisahan berdasar kelarutannya pada pelarut tertentu

3. Pembakaran batubara untuk digunakan sebagai sumber energi dapat memiliki beberapa dampak negatif. Berikut ini yang bukan merupakan dampak negatif dari pembakaran batubara yang tidak terkontrol adalah.... Skor = 1

a. menghasilkan zat radioaktif

b. menghasilkan gas natrium klorida c. menyebabkan gangguan pernapasan d. menyebabkan polusi udara

4. Bentuk aplikasi teknologi yang memberikan kemudahan bagi manusia dalam

memenuhi kebutuhannya namun tetap menjaga kelestarian lingkungan baik sekarang maupun yang akan datang merupakan pengertian dari.... Skor = 1

a. bioteknologi b. bioremediasi c. teknologi modern

d. teknologi ramah lingkungan

5. Berikut ini yang bukan merupakan prinsip-prinsip teknologi yang tetap menjaga kelestarian lingkungan adalah.... Skor = 1

a. menjaga keberlangsungan lingkungan dimasa depan b. menggunakan bahan-bahan yang tidak dapat didaur ulang b. menggunakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui c. memperhatikan kesimbangan lingkungan, sosial, dan ekonomi Uraian

1. Biopori dapat dilakukan di sekitar rumah kita. Jelaskan manfaat diterapkan biopori di lingkungan dan apa dampaknya jika biopori tidak dilakukan? Skor = 5

2. Kegiatan apa yang dapat kamu lakukan untuk menghemat penggunaan energi?

Berikan contohnya dalam kehidupan seharihari! Skor = 5

3. Sebagai penerus bangsa Indonesia teknologi manakah yang lebih baik dikembangkan antara teknologi pengolahan minyak bumi atau batubara dan teknologi pengubahan energi angin atau air menjadi energi listrik? Jelaskan. Skor = 5

4. Bagaimana teknik pemurnian air sederhana? Buatlah skema alatnya dan beri penjelasan! Skor = 5

5. Jelaskan potensi energi alternatif di Indonesia dan berikan contohnya ! Skor = 5 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda 1. C

2. A 3. B 4. D 5. C Uraian

1. Biopori dapat menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah banjir dimusim hujan, menjaga ketersediaan air pada musim kemarau,

membantupencegahan peyebaran penyakit yang disebabkan oleh adanyagenangan air, seperti demam berdarah, malaria, dan kaki gajah serta Membantumenjaga kesuburan dan kelestaraian organisme tanah.

2. Mematikan lampu yang tidak digunakan, mematikan kendaraanbermotor jika tidak digunakan,

(10)

3. Lebih baik dikembangkan teknologi pengubahan energi angin atauair, karena teknologi ini lebihramah lingkungan, selain itu cadanganminyak bumi akan semakin habis sehingga di tahun-tahun mendatangkita harus mengembangkan teknologi energi alternatif.

4. Teknik pemurnian air secara sederhana dapat menggunakan saringanyang berlapis- lapis yang terbuat dari beberapa bahan seperti pasir, kerikil, batu, arang, ijuk atau sabut kelapa, dan dapat juga ditambahdengankapas atau kain katun. Air kotor dapat dituangkan ke dalamtabung melalui bagian atas kemudian akan mengalir pada bagianbawah sehingga diperoleh air yang sudah bersih.

5. Potensi energi alternatif yang dapat diterapkan di Indonesiadiantaranya adalah dengan memanfaatkan energi matahari, energilistrik tenaga angin, pembangkit listrik tenaga air serta pembangkitlistrik tenaga nuklir.

Kriteria Penilaian :

Nilai =

Jumlah skor yang diperoleh

skor maksimum

x 100

Lampiran 3

Penilaian unjuk kerjadalam kegiatan praktikum IPA

No. Indikator

HasilPenilaian 3

(baik) 2

(cukup) 1 (kurang) 1 Menyiapkan alat dan bahan

2 Melakukan praktikum

3 Mendeskripsikan pengamatan 4 Menafsirkan hasil pengamatan 5 Mempresentasikan hasil praktikum Jumlah Skor yang Diperoleh

RubrikPenilaian

No Indikator Rubrik

1 Menyiapkan alat

dan bahan 3. Menyiapkan seluruh alat danbahanyang diperlukan.

2. Menyiapkan sebagian alat danbahanyang diperlukan.

1. Tidakmenyiapkanseluruh alat danbahanyang diperlukan.

2 Melakukan

praktikum 3. Melakukanpraktikumdengan prosedur yang benar.

2. Melakukanpraktikumdengan prosedur yang kurangbenar.

1. Tidakmampu melakukanpraktikumdengan benar.

3 Menulis hasil pengamatan

3. Menulis hasil pengamatan benardanlengkap.

2. Menulis hasil pengamatan benartapi kurang lengkap.

1. Tidakmenulis hasil pengamatan,atau menulis namunkuranglengkap

dantidakbenar.

4 Menafsirkanhasil

pengamatan 3. Mampu memberikanpenafsiran hasil pengamatan dengan benar.

2. Mampu memberikanpenafsiran hasil pengamatan tetapikurangbenar.

1. Tidakmampu memberikanpenafsiran hasil pengamatan dengan benar.

5 Mempresentasika

n hasil praktikum 3. Mampu mempresentasikan hasil praktikum dengan benar,bahasamudah

dimengerti, dan disampaikansecara percaya diri.

2. Mampu mempresentasikan hasil praktik dengan benar,bahasamudah

dimengerti, tetapi disampaikankurangpercaya diri.

(11)

1. Mampu mempresentasikan hasil praktikdengan kurangbenar,bahasasulit dimengerti, dan

disampaikantidakpercaya diri.

Lampiran 4

Instrumen Penilaian antar teman

PENILAIAN ANTAR TEMAN Tanda cek (√) jika sikap sesuai penyataan

Tanda strip (- ) jika sikap tidak sesuai pernyataan

NO NAMA SIKAP

1 2 3 Jumlah 1

2 3 dst

… Pernyataan:

1. Rasa ingin tahu terhadap teknologi ramah lingkungan

2. Teliti dalam mengidentifikasi macam-macam teknologi ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan

3. Tanggung jawab dalam diskusi kelompok Rubrik Penilaian:

Jika tampak 3 sikap (√), score 10 Jika tampak 2 sikap (√), score 5 Jika tampak 1 sikap (√), score 1 Lampiran 5

Penilaian Proyek N

o Nama

Siswa

Aspek yang dinilai Tahap

Persiapa n

Tahap Pelaksana an

Tahap Pelapora n

Skor yang dicapai

Nilai

Rubrik :

Skor 4 = tanpa kesalahan Skor 3 = ada kesalahan sedikit Skor 2 = ada kesalahan banyak Skor 1 = tidak mengumpulkan

Nilai = ( skor maksimal /12 ) X 100

Lampiran 6 LK. Kegiatan 9.2

Lampiran 7

MATERI PEMBELAJARAN Pendahuluan

Energi merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. Alat transportasi yang menggunakan energi untuk mengoperasionalkan, seperti: sepeda motor, mobil, kapal, kereta api, dan pesawat terbang.

Energi yang digunakan alat transportasi dan rumah tangga dapat bersumber dari alam.Beberapa sumber energi yang digunakan manusia di antaranya adalah batubara, minyak bumi, dan gas alam.Sumber energi tersebut disebut bahan bakar fosil.Bahan

(12)

bakar fosil merupakan sumber energi yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup yang ada dalam kerak bumi sehingga tidak dapat diperbaharui karena dibutuhkan waktu jutaan tahun untuk menghasilkannya.

Sumber energi lainnya seperti matahari, angin, aliran air, kayu, dan panas bumi merupakan sumber energi yang dapat diperbaharui.Sumber energi tersebut dapat terbentuk kembali secara alami dalam waktuwaktu tertentu.Maha Besar Tuhan yang telah menciptakan berbagai sumber energi untuk kehidupan kita di bumi.Oleh karena itu, kita harus selalu bersyukur atas segala nikmat-Nya dengan menggunakan sumber energi secara bijak dan menjaga ketersediaannya.

Menurut sejarah, penggunaan minyak bumi telah ada sejak lima ribu tahun sebelum masehi namun pada saat itu belum ada penggalian minyak bumi seperti saat ini. Minyak bumi diperoleh hanya terbatas dari rembesan minyak yang ada di permukaan tanah.

Seiring dengan berkembangnya kebutuhan manusia maka minyak bumi diolah menjadi bahan bakar dengan mengolahnya melalui proses destilasi sederhana.

Di Eropa kebutuhan minyak bumi sebagai bahan bakar terus meningkat setelah ditemukannya mesin uap oleh James Watt (Gambar 9.1 b) sehingga mendorong revolusi industri.Pada masa itu minyak bumi dianggap sebagai sumber energi yang praktis sehingga mulailah pencarian sumber-sumber minyak bumi dan berkembangnya teknologi pengolahannya.

Pada tahun 1859, teknologi pengeboran minyak bumi pertama kali ditemukan dan minyak bumi dipompa keluar dari dasar bumi di Pennsylvania, Amerika Serikat. Pada perkembangan selanjutnya, ditemukan teknologi destilasi minyak bumi untuk mengubah minyak bumi menjadi bahan bakar seperti bensin dan beberapa minyak yang lain.

Kemudian, penggunaan batubara dalam skala luas mulai dimanfaatkan untuk pembangkit listrik.Pada tahun 1885, Carl Benz menemukan mesin yang dapat bergerak menggunakan bahan bakar bensin.

Pada tahun 1990, hampir 40% kebutuhan energi dipenuhi dari minyak bumi.Akibat penggunaan minyak bumi sebagai bahan bakar adalah terjadinya pencemaran udara.Oleh karena itu, saat ini mulai banyak ilmuwan yang mengembangkan teknologi yang lebih tidak berbahaya bagi lingkungan.

Beberapa teknologi ramah lingkungan yang telah dikembangkan salah satunya adalah teknologi yang menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan angin, cahaya matahari, panas bumi, minyak dari tumbuhan, biofuel dan bahkan dari gas hidrogen (H). Teknologi tersebut dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap mengutamakan kelestarian alam.

Pengertian dan Prinsip Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi ramah lingkungan (sustainable technology/ green technology) merupakan bentuk penerapan teknologi yang memperhatikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan.Teknologi tersebut bertujuan untuk memberi kemudahan dan pemenuhan kebutuhan manusia.Suatu teknologi dikatakan teknologi ramah lingkungan jika memenuhi syarat-syarat tertentu.

Prinsip teknologi ramah lingkungan :

1. Menghasilkan berbagai produk dan jasa untuk kepentingan manusia dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbarui

2. Tidak menghasilkan limbah yang membahayakan lingkungan 3. Menggunakan bahan yang dapat didaur ulang.

4. Sumber energy alternative yang dapat diperbaharui, seperti : matahari, angin dan air.

5. Sumber energy yang tidak mencemari lingkungan.

Berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan, teknologi dapat dibagi menjadi dua yaitu teknologi tidak ramah lingkungan dan teknologi ramah lingkungan. Teknologi ramah lingkungan merupakan bentuk aplikasi teknologi dengan tujuan memberi kemudahan bagi aktivitas dan pemenuhan kebutuhan manusia dengan memperhatikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan. Beberapa prinsip teknologi ini di antaranya adalah tidak menghasilkan limbah yang berbahaya serta menggunakan energi yang berasal dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui.

Teknologi ramah lingkungan dapat diaplikasikan pada beberapa bidang kehidupan diantaranya adalah bidang energi, bidang lingkungan, bidang industri, bidang rumah tangga, dan lainnya.

Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang energi antara lain teknologi biofuel, biogas, sel surya, dan pembangkit listrik tenaga air, tenaga pasang surut air laut, tenaga angin, geotermal, fuel cell, dan hydrogen power.

Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang lingkungan adalah biopori, fitoremediasi, teknologi toilet pengompos, dan teknologi pemurnian air.

(13)

Contoh teknologi ramah lingkungan dalam bidang transportasi, misalnya kendaraan hidrogen, bus surya, mobil listrik. Sedangkan contoh teknologi ramah lingkungan di bidang industri adalah biopulping.

Teknologi tidak ramah lingkungan pada umumnya menggunakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak bumi atau batubara. Selain itu teknologi tidak ramah lingkungan juga kurang memperhatikan kelestarian lingkungan.

Aplikasi (Penerapan) Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi ramah lingkungan telah di terapkan dalam berbagai bidang antara lain bidang energi, lingkungan, industri ,rumah tangga dan lainnya.

1. Bidang Energi

a. Biofuel : merupakan teknologi penyedia alternatif dengan menggunakan sumber daya alam yang dapat di perbahurui, biofuel berasal dari bahan organik. Ada 2 jenis biofuel yaitu dalam bentuk etanol dan bio diesel.

b. Biogas : merupakan jenis BB alternatif yang diperoleh dari proses fermentasi, bahan bakar organik oleh bakteri anaerob.

c. Sel surya : merupakan alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Panel surya mempunyai keuntungan yaitu tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca, mampu menghasilkan energi yang cukup besar, mudah dipasan, dipindahkan atau dikmebangkan. Sedangkan kekurangannya membutuhkan sistem penyimpanan listrik dan komponen pada panel surya ini termasuk jenis sampah yang berbahaya.

d. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA)

e. Pembangkit listrik tenaga pasang surut air laut dan ombak f. Pembangkit listrik tenaga angin

g. Geotermal

h. Fuelsel dan hidrogen power

2. Bidang transportasi

a. Kendaraan hidrogen b. Mobil surya

c. Mobil listrik

3. Bidang lingkungan

a. Biopori b. Fitoremidiasi c. Toilet pengompos

d. Teknologi pemurnian air

4. Biopulping

PEMBAGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR

Tenaga nuklir merupakan sumber energi yang baru dikenal beberapa tahun yang lalu, dan merupakan salah satu sumber utama untuk menghasilkan listrik. Pembangkit listrik tenaga nuklir merupakan sistem yang sangat komplek dan membutuhkan biaya besar yang didesain untuk melakukan tugas sederhana, yaitu untuk memanaskan air dan menghasilkan uap panas yang akan memutar turbin dan menghasilkan listrik. Kompleks dan mahalnya teknologi ini diakibatkan penggunaan reaksi fisi (pemisahan) nuklir yang terkontrol untuk menghasilkan panas.Reaks fisi terjadi di reaktor.Reaktor yang paling umum disebut light-water reactor (LWR) atau reaktor air ringan, menghasilkan 85% listrik dari nuklir di seluruh dunia.Bahan bakar untuk reaktor terbuat dari unsur uranium (U) yang ditambang dari lapisan bumi.Setelah ditambang uranium harus diperkaya untuk meningkatkan konsentrasi dari uranium-235 yang dapat melakukan fisi dari 1% menjadi 5%.Uranium yang sudah diperkaya diproses menjadi bentukanbentukan kecil senyawa uranium dioksida. Setiap butiran kecil dari uranium memiliki ukuran seperti penghapus pensil dan memiliki energi setara dengan sekitar satu ton batu bara. Besarnya jumlah butiran ini dibungkus dalam pipa tertutup yang disebut fuel rods atau batang bahan bakar, yang selanjutnya dikelompokkan bersama dalam alat pemasang bahan bakar “fuel assemblies”, untuk diletakkan dalam reaktor. Skema Teknologi pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Batang pengontrol “control rods” dipindahkan masuk dan ke dalam inti reaktor untuk menyerap neutron, sehingga dapat meregulasi laju fusi tenaga yang dihasilkan. Suatu pendingin “coolant”, biasanya merupakan air, mengalir melalui inti

(14)

reaktor untuk memindahkan panas, ini menjaga batang bahan bakar dan komponen reaktor lain meleleh dan melepaskan

Radioaktivitas yang banyak ke dalam lingkungan.Pada reaktor yang modern terdapat pendingin darurat sebagai cadangan untuk mencegah lelehnya komponen- komponen reaktor. Suatu containment shell atau dinding inti reaktor sangatlah tebal yang diperkuat dengan lapisan baja. Ini didesain untuk menjaga material radioaktif terlepas ke lingkungan. Dinding ini jugamenjagainti reaktor dari ancaman dari luar seperti tornado atau kecelakaan

Referensi

Dokumen terkait

a) Peserta didik dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran. b) Peserta didik dan guru menarik kesimpulan dari hasil kegiatan Pembelajaran. c) Guru Memberikan

Penutup Peserta Didik  Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.. Peserta didik

Kegiatan Inti - Peserta didik mengamati gambar timbangan yang disajikan oleh guru - Peserta didik mengamati demonstrasi guru tentang cara menimbang - Peserta didik

Selanjutnya mengajak Peserta didik berdo’a  Guru melakukan apersepsi berkaitan dengan materi yang sudah dipelajari minggu lalu  Guru memberikan pertanyaan motivasi pengantar materi

Rencana kegiatan: Guru menyampaikan bahwa metode pembelajaran yang digunakan adalah problem based learning yaitu peserta didik akan belajar dengan cara melakukan penyelidikan,

Guru memberikan tambahan materi dan mengoreksi hasil jawaban siswa PENUTUP Refletion  Guru bersama peserta didik merefleksikan pengalaman belajar hari ini dan menyimpulkan materi

 Guru meminta siswa agar duduk berkelompok  Peserta didik duduk secara berkelompok dibagi dalam 8 kelompok Membimbing penyelidikan individu dan kelompok  Guru membagikan LK /

Kegiatan Inti Sintak Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Orientasi peserta didik kepada masalah Mengamati Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan