PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Definisi Istilah
Bagi peneliti, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam bidang ekonomi Islam sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya. Tabungan berjangka adalah tabungan yang dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu, sama seperti deposito. Demikian dari judul penelitian 'Implementasi Prinsip Ekonomi Islam pada Tabungan Berjangka di BMT Nusa Ummah.
Sistematika Pembahasan
Penerapan Prinsip 'Adl pada Tabungan Berjangka Mudharabah. Dalam menerapkan prinsip adil, BMT Nuasa Ummah Dalam menerapkan prinsip adil, BMT Nuasa Ummah menekankan keadilan dalam pembagian hasil antara klien dan BMT. Dalam menerapkan prinsip bagi hasil, BMT Nusa Ummah Cabang Sumbersari menerapkan prinsip keadilan dalam pembagian bagi hasil. Hal ini berkaitan dengan pembagian hasil yang dicapai antara anggota dengan BMT yang disepakati di awal dan semuanya sesuai dengan kesepakatan yang disepakati.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
- Prinsip Ekonomi Islam
- Simpanan Berjangka
Pembayaran bagi hasil deposito mudharabah mukayidah dilakukan secara bulanan, triwulanan, semesteran atau periodisasi lain yang disepakati. Menurut penjelasan dari pengelola cabang BMT NU Sumbersari, keuntungan atau bagi hasil dari tabungan berjangka mudharabah yang dikelola BMT NU Cabang Sumbersari dapat diterima secara bulanan atau triwulanan. Dari wawancara diatas dapat dipastikan bahwa pembagian hasil yang diperoleh antara anggota dengan BMT sudah disepakati sejak awal dan semuanya sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati.
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Tempat yang berkaitan dengan penelitian peneliti mengenai bank yang mengamalkan tabungan terikat Mudharabah adalah BMT Nuasa Cabang Sumbersari yang beralamat di Jl. Dengan menggunakan metode tersebut penulis bertujuan untuk memperoleh data mengenai penerapan prinsip ekonomi syariah pada tabungan mudharabah terikat di BMT Nuansa Ummah cabang Sumbersari Jember. Yaitu penerapan prinsip ekonomi syariah pada tabungan mudharabah terikat di BMT Nuasa Ummah Sumbersari cabang Jember.
Berikut data yang peneliti peroleh dari pengumpulan data di lapangan yaitu mengenai penerapan prinsip ekonomi syariah pada tabungan berjangka mudharabah di BMT Nuasa Ummah Divisi Sumbersari. Dan diperkuat oleh Bpk. Muhammad Jaelani selaku kepala BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari yang menyampaikan hal tersebut. Dan diperkuat oleh Bpk. Muhammad Jaelani selaku kepala BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari yang menyampaikan hal tersebut.
Dari beberapa penjelasan diatas dalam sajian data yang telah peneliti sajikan mengenai penerapan prinsip berkeadilan pada Tabungan Berjangka Mudharabah (SIBERKAH) di BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari. Produk SIBERKAH yang dikeluarkan BMT Nusaa Ummah Cabang Sumbersari menggunakan akad mudharabah (bagi hasil). Pemahaman tentang sportivitas, kejujuran, tanggung jawab, riba dan penipuan dalam tabungan berjangka mudharabah bagi BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari dan nasabah.
Penerapan sportifitas, kejujuran, tanggung jawab, riba dan penipuan dalam tabungan berjangka mudharabah bagi BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari dan nasabah. Nilai-nilai sportivitas, kejujuran, tanggung jawab, riba dan penipuan dalam tabungan berjangka mudharabah bagi BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari dan nasabah. Produk penggalangan dana dan produk penyaluran dana tersedia di BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari.
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Sutrisno Hadi menjelaskan bahwa “observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap suatu gejala yang terjadi pada objek penelitian.”39 Dengan demikian, observasi berarti suatu cara pengumpulan data yang mencakup seluruh aspek penelitian secara menyeluruh. Dalam penelitian ini observasi dilakukan dengan cara observasi langsung ke lokasi penelitian untuk memperoleh data yang obyektif. Esterberg mengatakan, “Wawancara adalah pertemuan antara dua orang untuk bertukar informasi dan gagasan melalui tanya jawab sehingga dapat dibangun mengenai suatu topik tertentu.”40.
Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa metode wawancara adalah suatu metode perolehan data dengan cara bertanya dan menjawab langsung kepada narasumber. Dengan metode tersebut peneliti memperoleh informasi dan data terkait penerapan prinsip ekonomi syariah pada tabungan waktu mudharabah di BMT Nuasa. Jenis data dokumentasi dari penelitian ini berupa dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan Koperasi BMT NU Cabang Sumbersari seperti profil dan sejarah berdirinya perusahaan, visi dan misi, data kelembagaan, struktur organisasi, daftar pegawai, pegawai. Selain itu juga dilengkapi dengan dokumentasi yang diperlukan bukti transaksi tabungan berjangka di BMT NU Cabang Sumbersari.
Analisis Data
Sesuai dengan data yang akan diperoleh dari BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari Jember, maka seluruh data yang dikumpulkan dengan berbagai teknik di atas diolah dengan menggunakan model analisis aliran data seperti yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman.43 . Selain reduksi data, tahap selanjutnya adalah penyajian data atau penyajian data dalam bentuk teks naratif. Data yang disajikan dianalisis, disusun secara sistematis dan simultan untuk menjelaskan dan menjawab permasalahan utama penelitian.
Kesimpulan dalam penelitian mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang telah dirumuskan sejak awal, namun juga tidak, karena permasalahan dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan berkembang setelah peneliti berada di lapangan. Temuan penelitian kualitatif adalah temuan baru yang belum ada sebelumnya, berupa deskripsi atau gambaran yang sebelumnya belum jelas, dan dapat berupa hubungan sebab akibat atau interaktif serta hipotesis atau teori44. Triangulasi adalah suatu teknik yang digunakan untuk menguji keandalan data (validasi data atau verifikasi data), dengan menggunakan hal lain yang ada di luar data untuk keperluan verifikasi atau sebagai pembanding terhadap data yang dilakukan. dikumpulkan45.
Triangulasi dalam pengujian kredibilitas diartikan sebagai pengecekan data dari sumber yang berbeda dengan cara yang berbeda dan waktu yang berbeda.47 Tujuan triangulasi bukan untuk menemukan kebenaran atas beberapa fenomena, melainkan pemahaman peneliti terhadap apa yang ditemukan. Dalam hal ini peneliti akan menggunakan analisis deskriptif untuk mencari dan mengumpulkan data, mengumpulkan, menggunakan dan menafsirkan data yang ada. Berdasarkan sudut pandang tersebut, pada tahap pra lapangan, pada tahap ini penulis juga menyusun rencana penelitian, memilih dan menggunakan informan, serta menyiapkan peralatan penelitian.
Pada tahap ini juga dilakukan pengecekan dan pengecekan keabsahan data dan diakhiri dengan laporan seluruh hasil penelitian.48.
Gambaran Objek Penelitian
- Sejarah Berdirinya BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari
- Visi dan Misi BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari
- Tujuan BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari
- Letak Geografis BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari
- Sarana dan Prasarana BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari 47
- Legalitas BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari
- Stuktur Organisasi BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari
Memberikan pelayanan usaha yang prima kepada seluruh anggota dan mitra KSPP (Koperasi Simpan Pinjam) SYARIAH BMT NU. Mengawasi dan memastikan kegiatan usaha KJKS BMT Dega NU tidak menyimpang dari prinsip dan norma yang berkembang di masyarakat. Mengawasi dan memantau kegiatan operasional KJKS BMT NU Cabang untuk memastikan kepatuhan terhadap keputusan dewan syariah pusat.
Melakukan pengawasan terhadap risiko bisnis KJKS BMT NU Cabang dan upaya manajemen dalam menerapkan pengendalian internal f. Melakukan pemantauan dan pengarahan secara menyeluruh terhadap upaya pengembangan dan peningkatan kualitas KJKS BMT Cabang NU untuk mencapai tujuan bisnis. Mengurus KJKS BMT NU dengan wewenang dan tanggung jawab sesuai anggaran dasar, peraturan khusus yang berlaku dan prinsip koperasi.
Melaksanakan pengendalian secara menyeluruh dan memberikan arahan terhadap upaya pengembangan dan peningkatan kualitas KJKS BMT NU untuk mencapai tujuan perusahaan. Memberikan masukan kepada pengelola mengenai strategi yang dapat dikembangkan oleh KJKS BMT NU untuk mencapai tujuan. Memimpin rapat untuk membahas tujuan dan kendala yang dihadapi KJKS BMT SEKARANG.
Menanyakan kepada pihak tertentu yang menjadi penanggung jawab dana KJKS BMT NU (uang muka, pinjaman lainnya).
Penyajian Data dan Analisis
- Implementasi Prinsip Tauhid Pada Simpanan Berjangka
- Implementasi Prinsip ‘Adl Pada Simpanan Berjangka
Dalam Siberkah yang dilakukan BMT dengan menggunakan akad mudharabah mutlaqah, bagi hasil yang dikeluarkan setiap bulan oleh BMT, bagi hasil yang dikeluarkan setiap bulan oleh BMT Nuasa Ummah cabang Sumbersari merupakan bentuk sportifitas terhadap nasabah karena nasabah telah menyetorkan modalnya. dengan BMT Nusa Umat. BMT dan nasabah mengetahui semua informasi tentang Cyberkah, salah satu produknya adalah Cyberkah, makanya tabungan Cyberkah menghasilkan bagi hasil bagi nasabah setiap bulannya.” 59. “Alhamdulillah di BMT Sekarang semua orang sportif, artinya tidak membeda-bedakan nasabah dengan perlakuan yang berbeda-beda, nasabah dengan mengikuti seluruh peraturan dan prosedur dan juga dari BMT sendiri dengan memberikan bagi hasil kepada nasabah.”62.
Dari hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa untuk bagi hasil tabungan berjangka mudharabah, nasabah harus menyetorkan dananya terlebih dahulu, kemudian nasabah akan menerima bagi hasil dari BMT setiap bulannya. Akad Mudharabah merupakan sistem bagi hasil dan tidak mengandung riba. Berikut wawancara peneliti dengan Lailatuzzumroh Al-Faizah selaku bagian keuangan dan Adum menyampaikan hal tersebut. Dari sini juga jelas bahwa transaksi yang dilakukan kedua belah pihak antara nasabah (shahibul amal) dan BMT (mudarib) adalah transaksi bebas riba karena akadnya menggunakan mudharabah yang sistem keuntungannya menggunakan bagi hasil dan bukan menggunakan sistem bunga.
Prinsip mudharabah adalah pengaturan bagi hasil antara nasabah dan BMT berdasarkan kesepakatan di awal akad. BMT selalu menyatakan bahwa sistem bagi hasil pada awal pembukaan Cyberkah menyatakan bahwa bagi hasil yang dicapai per likuid biasanya berubah karena mengikuti hasil yang dikelola BMT, namun persentasenya tetap sama seperti yang disepakati di awal”80 .Dari keuntungan yang saya peroleh dari Seiberkah setiap bulannya saya selalu mendapat bagian yang besarnya sesuai dengan nisbah yang saya sepakati ketika saya mulai membuka Cyberkah bersama BMT”81.
Kewajipan pelanggan adalah untuk memberikan modalnya dengan mendepositkan kepada bmt sekiranya pelanggan ingin mendapatkan sebahagian daripada pendapatan daripada bmt, bahagian pendapatan yang diperolehi daripada bmt adalah hak pelanggan, manakala kewajipan bmt adalah untuk bahagian daripada pendapatan kepada pelanggan."86.
Pembahasan Temuan
- Analisa implementasi Prinsip Tauhid Pada Simpanan
- Analisa implementasi Prinsip ‘Adl Pada Simpanan
Dengan kata lain bank syariah mempunyai hak dan kebebasan penuh untuk menginvestasikan dananya pada berbagai sektor usaha yang diharapkan menghasilkan keuntungan. Dengan kata lain BMT mempunyai hak dan kebebasan penuh untuk menginvestasikan dananya pada berbagai sektor usaha yang diharapkan menghasilkan keuntungan. Siberkah yang menggunakan akad mudharabah mutlaqoh tidak mengandung unsur riba karena menggunakan sistem bagi hasil dan juga tidak terdapat penipuan karena seluruh mekanisme yang ada dilaksanakan secara transparan dan sesuai dengan kesepakatan yang disepakati kedua belah pihak yaitu anggota. dan BMT.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi prinsip Tauhid dalam Siberkah (Tabungan Berjangka Mudharabah) berupa. Siberkah merupakan salah satu produk yang dikeluarkan BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbesari dalam upaya BMT Nuasa Ummah meningkatkan perekonomian mikro dan mendorong pemerataan ekonomi di tanah air. Kesepakatan awal akan menimbulkan persamaan hak dan kewajiban antara anggota dengan BMT, yaitu hak dan kewajiban anggota bersifat wajib.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip 'Adl dalam Siberkah (Tabungan Berjangka Mudharabah) berbentuk. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan hasil yang diperoleh sebagaimana telah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa. Diharapkan BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari terus mempertahankan prestasinya dan mampu mengembangkan lembaga keuangan syariah dengan terus eksis dan mempertahankan serta meneruskan prestasi yang telah diraih.
Diharapkan BMT Nuasa Ummah Cabang Sumbersari dapat menjadi teladan bagi cabang-cabang lainnya agar selalu menegakkan dan beroperasi sesuai dengan syariat Islam.
PENUTUP
Saran-saran