• Tidak ada hasil yang ditemukan

Skripsi - Universitas Muhammadiyah Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Skripsi - Universitas Muhammadiyah Makassar"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Penampilan juga menjadi salah satu faktor yang menunjang rasa percaya diri seseorang. Dengan demikian dapat diperkirakan indeks massa tubuh mempunyai hubungan dengan rasa percaya diri, dimana semakin ideal indeks massa tubuh maka semakin besar pula peningkatan rasa percaya diri.5. Rasa percaya diri merupakan hasil kerja realisasi diri yang positif dan baik agar dapat berkembang menjadi pribadi yang sukses. Dalam dunia medis, tingkat kepercayaan diri tidak berpengaruh langsung terhadap kesehatan seseorang, namun tingkat kepercayaan diri memang berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup7.

Shafee berkata dalam penyelidikannya, "Orang yang mempunyai harga diri yang tinggi mempunyai tahap kualiti hidup yang lebih tinggi daripada orang yang mempunyai harga diri yang rendah." 4 Islam juga mengajar manusia supaya mempunyai keyakinan diri yang cukup, tetapi tidak terlalu banyak untuk menjadi khalifah yang lebih baik di muka bumi. Daripada penjelasan tersebut, dapat dilihat betapa pentingnya keyakinan diri kepada kehidupan seseorang baik dari sudut perubatan mahupun agama.

Oleh karena itu, berbagai hal yang dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang perlu diketahui dan dianalisis agar nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang. Salah satu hal yang diyakini mempengaruhi rasa percaya diri adalah indeks massa tubuh, seperti yang telah disebutkan pada beberapa paragraf sebelumnya.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

  • Indeks Massa Tubuh
  • Kepercayaan Diri
  • Tinjauan Keislaman
  • Kerangka Teori

Rasa percaya diri tidak sama dengan harga diri yang merupakan penilaian terhadap nilai diri sendiri, rasa percaya diri lebih spesifik diartikan sebagai perasaan yakin terhadap kemampuan diri sendiri dalam mencapai suatu tujuan6. Maslow (2003) menekankan perlunya membedakan antara kepercayaan diri sebagai karakteristik kepribadian umum dan kepercayaan diri dalam kaitannya dengan tugas. Sebagai ciri kepribadian, rasa percaya diri mempunyai arti seperti yang telah dijelaskan di atas dengan penekanan pada pencapaian suatu tujuan.

Sementara itu, rasa percaya diri dalam kaitannya dengan tugas atau yang disebut dengan self-eficacy diartikan sebagai perasaan percaya diri yang dimiliki seseorang terhadap kemampuannya dalam melakukan suatu tugas15. Terdapat korelasi antara kepercayaan diri dengan variabel psikologis lainnya, misalnya kemampuan mengelola keuangan, kemampuan individu dalam mempengaruhi orang lain dan tanggung jawab16. Jika seseorang menerima feedback yang positif terhadap kinerjanya, maka rasa percaya diri orang tersebut akan meningkat.

Rasa percaya diri seseorang bisa berbeda-beda tergantung lingkungannya33, misalnya di rumah dan di rumah yang keduanya mempunyai situasi sosial yang sangat berbeda. Bisa jadi seseorang memiliki rasa percaya diri yang tinggi sebagai kepala keluarga di rumah, namun merasa sangat minder ketika berada di kantor, karena bekerja hanya sebagai staf tetap. Seseorang yang mempunyai harga diri yang tinggi, maka ia akan semakin sulit terpengaruh oleh komentar orang lain, baik negatif maupun positif.

Rasa percaya diri seseorang akan bertambah atau berkurang hanya ketika orang tersebut membandingkan kemampuannya dengan orang lain dalam situasi persaingan. Orang yang mempunyai rasa percaya diri yang tinggi akan mudah terkesan dan mempercayai seseorang karena rasa percaya diri ini memberikan kesan bahwa orang tersebut lebih mampu dalam mengambil keputusan yang tepat. Seseorang pada kelompok aman menunjukkan harga diri yang sehat, yaitu memiliki rasa percaya diri yang tinggi, namun mampu mengakui kesalahan, tidak merasa unggul, dan mempunyai keinginan untuk memperbaiki diri jika memiliki kekurangan.

Larangan kenyang ini bertujuan agar kenyang sehingga membuat perut terasa kenyang dan menyulitkan orang tersebut dalam menjalankan ibadah, sehingga menjadikan dirinya sombong, menggairahkan, mengantuk, dan malas. Hikmah dari melarang makan terlalu banyak sebenarnya banyak, juga karena makan terlalu banyak akan merusak kepribadian (rasa percaya diri), kehilangan kecerdasan, menjadi lebih batin dan susah, kasihan pada orang yang hidupnya lebih susah dan membuat Anda malas beribadah. Sebagai rujukan pertama, Al-Qur’an dengan jelas menekankan kemandirian dalam beberapa ayat yang menunjukkan kemandirian, seperti ayat berikut.

Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi kedudukannya, jika kamu orang-orang yang beriman. Sesungguhnya orang-orang yang berkata: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka meneguhkan kedudukannya, kemudian malaikat akan datang kepada mereka dan berkata: "Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih hati;

Gambar 2.1. Klasifikasi Indeks Massa Tubuh
Gambar 2.1. Klasifikasi Indeks Massa Tubuh

KERANGKA KONSEP

  • Kerangka Konsep
  • Variabel Penelitian
  • Definisi Operasional Variabel Penelitian
  • Hipotesis Penelitian

Instrumen penelitian ini berupa angket hubungan BMI dengan tingkat kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar. Hubungan indeks massa tubuh dengan tingkat kepercayaan diri pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar. BMI dihitung sebagai persentase status gizi kemudian dibandingkan dengan tingkat kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar.

Pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar diperoleh hasil sebaran kepercayaan diri dari total 100 responden. Ditemukan korelasi antara BMI dengan tingkat kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar. 34;Kebiasaan pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup menetap pada anak sekolah eutrofik dan obesitas: studi kasus-kontrol." BMC, 2015.

34;BMI and WHR are reflected in female facial shape and texture: a geometric morphometric image analysis." PLOS One, 2017. 34;Correlates of appearance and weight satisfaction in a US national sample: Personality, attachment style, television viewing, self-esteem, and life satisfaction. " Body Image, 2016. 34; Racial/ethnic differences in early childhood BMI, obesity and overweight in the UK and USA." International journal of obesity, 2015.

34; Accuracy of body mass index in diagnosing obesity in the general adult population." International Journal of Obesity, 2008. 34; Combine body mass index and body fat percentage measures to improve the accuracy of obesity screening in adults. young people." Obesity Research and Clinical Practice, 2017. 34; Measuring nutritional status using body mass index, waist-to-hip ratio, and waist circumference." Journal of Stroke and Cerebrovascular Diseases, 2018.

34; Mood, Self-Efficacy, and Performance Standards: Lower Mood Induces Higher Performance Standards." Journal of Personality and Social Psychology, 1994. 34; The Effects of Television Ads on Women's Self-Esteem and Independent Judgment." Journal of Personality and Social Psychology, 1980. 34; Commentary: The origins and evolution of body mass index (BMI): a continuing saga." International Journal of Epidemiology, 2014.

METODE PENELITIAN

Desain Penelitian

Penelitian cross-sectional merupakan korelasi antara suatu variabel dan pengaruhnya melalui observasi atau pengumpulan data.

Tempat dan Waktu Penelitian

Populasi dan Sampel

Metode Pengambilan Data

Teknik Pengambilan Sampel

Teknik Pengumpulan Data

Alur Penelitian

Pengolahan dan Penyajian Data

  • Etika Penelitian

33 Data yang berkaitan dengan gambaran frekuensi variabel kepercayaan diri dapat dilihat pada tabel 5.3 yang menyatakan bahwa sebagian besar responden yang diteliti mempunyai tingkat kepercayaan diri tinggi sebanyak 82 orang (82%) dan tingkat kepercayaan diri biasa saja. percaya diri, 18 orang (18%). Hasil tabel 5.4 menunjukkan bahwa jumlah responden terbanyak adalah responden dengan BMI normal dan rasa percaya diri tinggi sebanyak 48 orang (48%), responden dengan BMI normal dan rasa percaya diri normal sebanyak 11 orang (11%), responden dengan BMI tidak normal. BMI dan rasa percaya diri rendah, terdapat 34 orang (34%) yang memiliki rasa percaya diri tinggi, disusul responden dengan BMI abnormal dan rasa percaya diri normal sebanyak 7 orang (7%). 34 Hasil analisis yang digunakan pada uji korelasi diperoleh nilai p = 0,004 yang menyatakan ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan tingkat kepercayaan diri pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar.

Hasil yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kepercayaan diri. Hasil tersebut menyatakan hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima bahwa terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan tingkat kepercayaan diri pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa salah satu faktor yang menunjang rasa percaya diri seseorang, sehingga dapat diperkirakan indeks massa tubuh mempunyai hubungan dengan rasa percaya diri, maka semakin ideal pula massa tubuh. indeks adalah. indeks, semakin besar peningkatan kepercayaan diri.5.

Hasil penelitian ini mendukung penelitian Indra Rupang (2013) yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Sam Ratulangi, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kepercayaan diri dengan indeks massa tubuh, dimana semakin tinggi indeks massa tubuh (obesitas), maka semakin tinggi pula indeks massa tubuh (obesitas). semakin rendah tingkat kepercayaan diri. Namun hasil tersebut tidak sesuai dengan penelitian Dianita L. Sitepu (2016) yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Manado yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara kepercayaan diri dengan BMI. Ayat suci di atas jelas dapat dikatakan mengupas tuntas berbagai hal yang berkaitan dengan rasa percaya diri.

Mahasiswa praklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar yang dijadikan responden sebagian besar memiliki Indeks Massa Tubuh normal. Mahasiswa praklinis Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar yang dijadikan responden sebagian besar memiliki tingkat rasa percaya diri yang tinggi. Peneliti lain dapat menguraikan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi rendahnya rasa percaya diri.

HASIL PENELITIAN

Gambaran Umum Populasi/Sampel

Pengumpulan data penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2019 hingga Januari 2020 di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar.

Gambaran Umum Lokasi Penelitian

Analisis

  • Analisis Univariat
  • Analisis Bivariat

Jadi dapat dikatakan bahwa BMI yang rendah bukanlah suatu hal yang baik dan lebih baik memiliki indeks massa tubuh yang normal29. Disarankan untuk mengatur pola makan dan rajin berolahraga agar memiliki indeks massa tubuh yang ideal sehingga dapat lebih percaya diri.

Tabel 5.2. Distribusi frekuensi dan persentase IMT.
Tabel 5.2. Distribusi frekuensi dan persentase IMT.

PEMBAHASAN

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Saran

Ketika saya belum memahami materi pembelajaran, saya malu untuk bertanya, sehingga sulit bagi saya untuk menyelesaikan tugas. Keterlambatan penyerahan tugas adalah sebuah kesalahan, jadi mohon maaf jika saya terlambat menyerahkan tugas. Ketika saya tidak dapat menyelesaikan suatu tugas, saya lebih memilih menyalin pekerjaan teman saya untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Gambar

Gambar 2.1 Klasifikasi Indeks Massa Tubuh  ................................................
Gambar 2.1. Klasifikasi Indeks Massa Tubuh
Tabel 5.1. Distribusi berdasarkan karakteristik responden.
Tabel 5.2. Distribusi frekuensi dan persentase IMT.
+3

Referensi

Dokumen terkait

Lingkar pinggang adalah prediktor yang lebih baik terhadap penyakit terkait obesitas daripada IMT (Indeks Massa Tubuh) dan RLPP (Rasio Lingkar Pinggang Pinggul)

Massa Tubuh memiliki hubungan dengan kelainan refraksi, dimana pasien. dengan Indeks Massa Tubuh tinggi memiliki

Syukur Alhamdulillah, penulis telah berhasil menyelesaikan karya tulis akhir yang berjudul “Hasil Penelitian Indeks Massa Tubuh Berat Badan Lebih (Overweight) Sebagai Faktor

Melihat kondisi sebagaiamana disebutkan diatas, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah perbaikan system pemasaran yang lebih efektif, dimana dalam hal ini penerapannya bukan

merupakan hambatan hambatan yang didapatkan untuk mewujudkan kerjasama yang efektif antara kedua organisasi, dimana diketahui bahwa kerjasama yang terjalin antara BLHKP Kab Maros dan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa i etika berpakaian mahasiswa sosiologi angkatan 2012 yang selalu disesuaikan dengan postur tubuh, karena dianggap lebih cocok, lebih percaya diri,

Kassi,”Hasil wawancara dengan AH 6 Mei 2022 Semakin meningkatnya kelengkapan fasilitas prasarana dan kualitas pelayanan di dalam wisata Birtaria Kassi inilah yang menjadi salah satu

Pemilih Rakyat dalam Nugraheni 2016 juga menyatakan perilaku pemilih merupakan perilaku mengenai alasan dan faktor yang menyebabkan seseorang memilih suatu partai atau kandidat yang