MODUL AJAR BAHASA INDONESIA TEKS BERITA
INFORMASI UMUM A. Identitas Sekolah
Nama penyusun Siti Ari Fah, S.Pd.
Satuan pendidikan SMP Negeri 7 Padang
Tahun ajaran 2023/2024
Jenjang sekolah SMP
Mata pelajaran Bahasa Indonesia
Kelas/Semester VIII/I
Fase D
Alokasi waktu 2 JP (2x40 menit)
Materi pokok Teks Berita
Elemen Menyimak
Membaca dan memirsa,
Berbicara dan mempresentasikan
CP Peserta didik mampu menganalisis dan
mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan, yang akurat dari teks berita.
Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks berita (teks visual dan audiovisual) untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk pemecahan masalah secara logis, kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif, kontributif, efektif, dan santun.
B. Kompetensi Awal
1. Peserta didik sudah mengenal apa itu berita
2. Peserta didik sudah mampu memahami pengertian dan ciri teks berita C. Profil Pelajar Pancasila
1. Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2. Bernalar Kritis
3. Kreatif
4. Bergotong royong D. Sarana dan Prasarana
Alat Laptop, proyektor, layar proyektor, speaker.
Media powerpoint, video berita.
Sumber belajar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), materi ajar, buku paket bahasa Indonesia kelas VIII E. Target Peserta Didik
Regular/Tipikal
Jumlah peserta didik 32 orang
F. Model Pembelajaran
Model pembelajaran Problem Based Learning
1. Memberikan orientasi tentang permasalahan kepada peserta didik
2. Mengorganisasi peserta didik dalam belajar 3. Memberikan bimbingan pada individu
maupun kelompok
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya peserta didik
5. Melakukan analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah
Pendekatan Saintifik
Metode pembelajaran Tanya jawab, diskusi (tipe Numbered Head Together), Penugasan.
KOMPONEN INTI A. Tujuan Pembelajaran (TP)
Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks berita yang didengar atau dibaca dengan tepat.
B. Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP)
1. Melalui pendekatan pembelajaran saintifik dan model Problem Based Learning, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur teks berita dengan benar, jujur, kreatif, dan disiplin.
2. Melalui pendekatan pembelajaran saintifik dan model Problem Based Learning, peserta didik dapat menyimpulkan isi berita dengan benar, jujur, kreatif, dan disiplin.
C. Asesmen
Formatif 1. Sikap (observasi)
2. Pengetahuan (LKPD)
3. Pengetahuan (Tes tertulis berbasis objektif) D. Pemahaman Bermakna
1. Peserta didik memahami teks berita
2. Peserta didik memahami unsur-unsur teks berita.
E. Pertanyaan Pemantik 1. Apa itu teks berita?
2. Apa saja ciri-ciri teks berita?
3. Informasi apa saja yang terdapat pada berita?
F. Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan (10 Menit)
Persiapan Pendidik membuka pembelajaran dengen memberi
salam, menanyakan kondisi, mengajak berdoa, dan pendidik memeriksa kehadiran peserta didik.
Motivasi Peserta didik memperoleh motivasi tentang
pentingnya memanfaatkan waktu dengan sebaik- baiknya yang disampaikan oleh pendidik.
Apersepsi Peserta didik dan pendidik melaksanakan apersepsi dengan bertanya jawab tentang materi sebelumnya.
Informasi Peserta didik menyimak tujuan, manfaat, dan alur pembelajaran yang harus dilalui melalui tayangan powerpoint yang disiapkan dengan cermat, disiplin dan penuh tanggung jawab.
Inti (60 Menit)
Orientasi pada Masalah 1. Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada materi yang akan dipelajari dengan cara mengamati video dengan cermat.
2. Pendidik menginformasikan kepada peserta didik mengenai hal-hal yang perlu dicermati dalam menemukan unsur-unsur dalam berita.
Pengorganisasian Peserta Didik 1. Peserta didik dibagi ke dalam lima kelompok.
Setiap kelompok terdiri atas 6-7 anggota.
2. Peserta didik diberikan nomor yang berbeda oleh pendidik.
3. Peserta didik berkolaborasi dengan temannya melalui grup-grup kecil untuk mengidentifikasi unsur-unsur teks berita pada teks yang disajikan dengan sikap disiplin dan tanggung jawab.
4. Peserta didik dengan arahan guru melakukan pembagian peran dalam kelompok agar setiap peserta didik fokus melakukan tugas masing- masing.
5. Peserta didik mengisi tabel LKPD menemukan unsur-unsur teks berita dan simpulan teks berita yang disajikan dengan cermat, disiplin, dan penuh tanggung jawab (Tes Formatif).
Pembimbingan penyelidikan 1. Peserta didik dibimbing oleh pendidik dalam mengidentifikasi unsur-unsur teks berita dan menyimpulkan berita dari teks yang disajikan dengan sikap disiplin dan tanggung jawab.
2. Pendidik memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mencari informasi pendukung dengan mencermati materi ajar.
3. Peserta didik dibantu oleh guru dalam menyelesaikan permasalahan individu maupun kelompok dalam mengidentifikasi unsur-unsur dan menyimpulkan teks berita.
Pengembangan dan Penyajian Karya 1. Pendidik memanggil satu nomor dan siswa tersebut menjawab pertanyaan dari pendidik serta melaporkan hasil kerjanya.
2. Pendidik memilih peserta didik dari kelompok lain secara random yang bernomor sama untuk menanggapi dan menyampaikan hasil kerjanya.
Penganalisisan dan evaluasi proses pemecahan masalah
1. Pendidik memberikan apresiasi kepada peserta didik yang sudah menyampaikan hasil kerjanya.
2. Peserta didik mendengarkan evaluasi dan penguatan guru secara keseluruhan terhadap hasil kegiatan pembelajaran.
Penutup (10 Menit)
1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran dengan sikap disiplin dan tanggung jawab.
2. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi terhadap kegiatan menemukan unsur-
unsur dan menyimpulkan teks berita serta hambatan yang dialami dengan cermat, disiplin dan tanggung jawab.
3. Peserta didik mengerjakan asesmen formatif berupa tes tertulis berbasis objektif (Tes formatif individu).
4. Peserta didik menerima informasi tentang tindak lanjut kegiatan pembelajaran dan kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
5. Peserta didik bersama guru menutup kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan memberi salam.
G. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik
1. Peserta didik diminta menyampaikan perasaan dan pengalaman saat mengikuti pembelajaran.
a. Apakah materi ini menarik? Bagian mana yang paling mudah dipahami?
b. Bagian mana yang dianggap paling sulit? Mengapa?
c. Apakah cara guru mengajar menyenangkan?
2. Guru mencatat hal-hal atau peristiwa yang terjadi pada saat proses pembelajaran, terkait dengan:
a. Momen terbaik apa yang saya rasakan ketika melakukan kegiatan ini?
b. Apa saja yang tidak berjalan dengan baik saat saya melakukan kegiatan? Mengapa?
c. Hal apakah yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan dalam pembelajaran?
H. Lampiran
1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
https://drive.google.com/file/d/1M5kSjquz8RGWQ3E9myeLJcEDb6hHke6F/view?usp=
drive_link
2. Bahan bacaan peserta didik
https://drive.google.com/file/d/1wcqSXfGijfu8UFtGO3eOr7XkygOO53Qk/view?usp=dr ive_link
3. Instrumen penilaian sikap, rubrik penilaian LKPD, dan presentasi 4. Asesmen formatif individu (tes tertulis berbasis objektif)
5. Link Powerpoint
https://docs.google.com/presentation/d/1TXWxqSLTcuD8JymcWTAQ8kaOAXC6AxLJ /edit?usp=drive_link&ouid=116106162968883426069&rtpof=true&sd=true
6. Link video berita
https://youtu.be/c3e8oMTeWN8 7. Glosarium
8. Daftar Pustaka I. Glosarium
Aktual : Informasi yang terdapat dalam berita merupakan kejadian atau peristiwa yang baru saja terjadi
Berita : Kabar atau informasi mengenai suatu peristiwa
Faktual : Informasi yang terdapat dalam berita yang benar-benar nyata yang dapat dibuktikan kebenarannya
Jurnalistik : Pengumpulan bahan berita
J. Daftar Pustaka
Ermanto. (2002). Berita dan Fotografi (Buku Ajar). Padang: FBS UNP
Romli, A. S. M. (2014). Jurnalistik Praktis untuk Pemula. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Semi, M. A. (1995). Teknik Penulisan Berita, Feature, dan Artikel. Bandung: Mugantara.
https://www.liputan6.com/
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR TEKS BERITA Kelompok : Pertama
Anggota : 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Petunjuk Pengerjaan!
1. Bacalah teks berita yang disajikan lalu kerjakanlah latihan soal yang telah disiapkan dengan teliti.
2. Latihan soal yang disediakan dikerjakan secara berkelompok dan silahkan didiskusikan lalu tuangkanlah di dalam lembar jawaban dengan teliti dan penuh tanggung jawab.
3. Sebelum mulai mengerjakan, isilah terlebih dahulu identitas sesuai dengan anggota kelompok.
4. Sebagai materi pendukung, Ananda dapat membuka buku atau materi ajar yang telah disediakan.
Bacalah teks berita berikut ini!
Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Sumbawa Kompas.com - 07/07/2023, 10:21 WIB
SUMBAWA, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengakibatkan terjadinya banjir bandang di lima desa di Kecamatan Lunyuk, Jumat (7/7/2023) sekitar pukul 04.30 Wita. Kelima desa yang terdampak banjir itu yakni Desa Emang Lestari, Desa Sukamaju, Desa Perung, Desa Lunyuk Ode dan Desa Pada Suka. Banjir bandang merendam rumah warga dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga 1,5 meter. Sementara jumlah warga yang terdampak masih dalam proses asesmen.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, Muhammad Nurhidayat mengatakan, banjir tersebut disebabkan oleh luapan air sungai. "Intensitas hujan yang cukup tinggi dan sedimentasi sebabkan sungai meluap," kata Nurhidayat.
Saat ini, tim reaksi cepat yang dipimpin Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa Rusdianto masih melakukan asesmen di lapangan. Nurhidayat mengatakan, hujan deras mengguyur sejak Kamis (6/7/2023) sekitar pukul 19.00 Wita. Hujan mulai deras sekitar pukul 21.30 sampai dengan Jumat dini hari. Sekitar pukul 03.00 Wita, air mulai meluap dan membanjiri permukiman warga.
"Kami laporkan kondisi saat ini karena air yang masih menggenangi beberapa wilayah, aliran listrik dipadamkan. Kebutuhan sementara ini adalah air bersih dan air minum untuk konsumsi warga yang terkena dampak," jelas Nurhidayat. Kepala Desa Emang Lestari, Deni Murdani mengungkapkan, banjir melanda dua dusun di desanya, yakni Dusun Kalbir dan Dusun Emang. “Di Dusun Kalbir, ketinggian air bervariasi, sekitar 30 sentimeter LAMPIRAN 1
sampai dengan 1,5 meter. Warga terdampak sekitar 370 KK. Tidak ada korban jiwa.
Sedangkan di Dusun Emang, ketinggian air sekitar 30 sentimeter sampai dengan 1 meter.
Jumlah warga terdampak banjir sekitar 250 KK. Tidak ada korban jiwa,” beber Deni.
Akibat banjir itu, beberpa warga tidak bisa memasak lantaran dapur dan sembako warga tergenang air. Selain itu, banjir juga mengakibatkan pembangkit listrik milik PLN di Lunyuk untuk sementara tidak bisa berfungsi lantaran terendam air.
Tuliskan unsur-unsur teks berita dari teks “Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Sumbawa” di atas! (Kegiatan 1)
Unsur-Unsur
Teks Berita Penjelasan
What (Apa)
Where (Di mana)
When (Kapan)
Who (Siapa)
Why (Mengapa)
How (Bagaimana)
Baca dan cermatilah teks berita di atas kemudian tulislah simpulan dari teks berita tersebut! (Kegiatan 2)
...
...
...
...
...
...
...
LAMPIRAN 2
TEKS BERITA
A. Pengertian Teks Berita
Teks berita adalah teks yang menyampaikan kabar atau informasi mengenai peristiwa faktual dan aktual kepada masyarakat. Faktual artinya sesuai fakta dan tidak mengada-ngada, sedangkan aktual artinya hangat atau baru saja terjadi. Semi (1995:11) berpendapat, “berita adalah cerita atau laporan mengenai kejadian atau peristiwa faktual, yang baru, dan luar biasa sifatnya.” Sejalan dengan pendapat tersebut, Ermanto (2002:6) mengemukakan bahwa berita menurut sisi jurnalistik dan media massa adalah peristiwa, kejadian, aspek kehidupan manusia yang dirasakan baru, dianggap penting, mempunyai daya tarik dan mengundang keingintahuan pembaca atau masyarakat. Teks berita bisa disebarluaskan melalui media elektronik dan media cetak seperti koran dan majalah.
Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa teks berita adalah teks yang berisi mengenai segala kejadian atau peristiwa yang baru saja terjadi dan sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat luas dalam waktu tersebut.
B. Tujuan dan Fungsi Teks Berita
Teks berita bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terhadap hal-hal yang terjadi di sekitarnya, sehingga menambah wawasan pembaca atau pendengar. Fungsi teks berita adalah mengetahui informasi terkini.
C. Ciri-Ciri Teks Berita
Ada sejumlah ciri-ciri yang perlu kamu ketahui sebelum mulai menulis teks berita.
Dilansir situs unpas.ac.id, berikut ciri-ciri teks berita.
1. Faktual
Berisi kejadian yang sifatnya nyata dan benar-benar terjadi tanpa rekayasa serta tidak terikat oleh waktu misalnya kejadian di masa lalu. Namun, teks berita harus berupa kejadian terkini, sedang terjadi, baru, terhangat, dan baru saja terjadi.
2. Aktual
Berisi kejadian yang sifatnya benar sesungguhnya terjadi sedang hangat- hangatnya dan menjadi bahan perbincangan orang banyak.
3. Unik dan Menarik
Di dalam teks berita harus menyajikan berita yang dapat menarik perhatian dan kata-kata yang digunakan memakai kata yang unik sehingga pembaca merasa tertarik untuk membacanya. Perlu diingat, unik dan menarik dalam hal ini maksudnya dapat menimbulkan rasa ingin tahu untuk menyimak berita tersebut. Kejadian yang menarik biasanya bersifat menghibur, mengandung nilai kemanusiaan, kriminalitas, kejadian yang sedang booming, konflik, dan lain sebagainya. Semakin menarik dan unik, maka pembaca akan suka.
4. Berpengaruh bagi Masyarakat Luas
Teks berita yang dapat mempengaruhi seseorang termasuk berita yang baik karena jika masyarakat luas tertarik maka akan dipercayai oleh banyak dan berpengaruh pada masyarakat sebagai pendengar.
5. Terdapat Waktu dan Kronologis Kejadian
Pada umumnya, teks berita selalu dilengkapi oleh runtutan waktu kejadian dan kronologisnya. Kapan dan di mana kejadian itu berlangsung selalu dicantumkan dalam teks berita, fungsinya supaya pembaca dapat memahami waktu dan tempat kejadiannya.
6. Objektif
Berita yang disampaikan harus sesuai keadaan atau kondisi saat itu, tanpa melibatkan pandangan atau opini pribadi yang dapat mempengaruhi pembaca.
7. Bahasa Baku, Sederhana, dan Komunikatif
Secara umum, teks berita menggunakan bahasa yang baku, sederhana, dan komunikatif dengan tujuan jika kata-kata yang disampaikan tidak menggunakan bahasa baku maka pembaca akan sulit memahaminya. Maka dari itu, penggunaan bahasa baku sudah sesuai dengan kaidah-kaidah standar berupa pedoman.
8. Ejaan (EYD)
Ciri-ciri teks berita yang terakhir adalah penggunaan ejaan tepat, yaitu Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Penggunaannya yang sederhana dan komunikatif dapat mempengaruhi pembaca dengan apa yang terjadi.
D. Unsur-Unsur Teks Berita
Menurut Romli (2014:10) mengatakan, unsur-unsur berita tersebut dikenal dengan 5W+1H, meliputi :
1. What (Apa): Apa yang terjadi?
Nama atau identitas dari suatu kejadian atau peristiwa yang baru atau sedang terjadi. Apakah menyangkut hidup seseorang atau kejadian tanah longsor?
Banjir? Kerusuhan? Apa yang diberitakan.
2. Where (Di mana): Di mana hal itu terjadi?
Unsur ini menyatakan lokasi atau daerah tempat terjadinya peristiwa. Dalam kriminal istilahnya biasa disebut dengan TKP atau tempat kejadian perkara.
3. When (Kapan): Kapan peristiwa itu terjadi?
Waktu menyatakan kapan suatu kejadian atau peristiwa yang dilaporkan terjadi. Bisa mencakup tanggal, hari, jam, menit, atau umum, seperti pagi, siang, dan sore.
4. Who (Siapa): Siapa yang terlibat dalam kejadian itu?
Siapa saja yang terlibat dalam suatu kejadian atau peristiwa? atau siapa tokoh utama yang menjadi sorotan berita?
5. Why (Mengapa): Mengapa hal itu terjadi?
Alasan mengapa peristiwa atau kejadian yang dilaporkan dapat terjadi. Unsur ini juga mencakup untuk mengetahui secara detail penyebab dari suatu peristiwa yang telah terjadi.
6. How (Bagaimana): Bagaimana peristiwa itu terjadi?
Bagaimana keadaan atau proses terjadinya suatu kejadian, termasuk akibat yang ditimbulkan atau justru yang diharapkan dari peristiwa tersebut jika peristiwa tersebut berupa acara yang sengaja dibuat (konser amal, pentas seni, dan sebagainya).
E. Struktur Teks Berita
Secara umum, struktur teks berita terdiri dari empat bagian. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini.
1. Judul Berita
Dalam sebuah berita, judul sangat penting karena berperan sebagai pemikat pembaca untuk membaca isi dari teks berita. Untuk itu, judul harus dibuat semenarik mungkin agar dapat memancing rasa penasaran pembaca.
2. Kepala Berita (Lead atau Teras Berita)
Kepala berita memiliki lingkup bahasan yang lebih besar. Dalam struktur ini, ada banyak informasi yang disajikan kepada pembaca.
Informasi penting dalam berita memuat unsur AdiKSiMBa atau unsur 5W+1H.
Umumnya pada bagian awal berita ini, penulis akan mengawali informasinya dengan menyajikan 4 unsur utama, yaitu "apa, di mana, kapan, dan siapa".
3. Tubuh Berita (Body)
Dalam struktur ini, tubuh berita atau body berisi tentang penjelasan atau informasi yang sudah disampaikan sedikit di bagian kepala berita. Bagian ini adalah jawaban atas pertanyaan "mengapa dan bagaimana" yang membuat para pembaca penasaran.
4. Ekor Berita
Struktur yang terakhir adalah ekor berita. Pada bagian ini, penulis akan mencantumkan informasi yang bersifat tambahan. Apabila bagian ini dihilangkan, tidak akan berpengaruh terhadap pokok berita dan mengurangi informasi yang disampaikan.
F. Contoh Teks Berita
Gempa M 7,4 di Laut Flores, 346 Rumah Rusak 770 Jiwa Mengungsi
Gempa bumi Magnitudo 7,4 yang terjadi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021), menyebabkan 346 rumah rusak dan 770 orang mengungsi. Hal itu disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berdasarkan data Selasa (14/12/2021) per pukul 22.15 WIB.
Dari 346 rumah yang rusak, 134 di antaranya rusak berat, sementara sisanya rusak ringan.
Selain tempat tinggal penduduk, gempa juga merusak tiga gedung sekolah, dua tempat ibadah, satu rumah jabatan kepala desa dan satu pelabuhan.
Menurut BNPB, daerah yang paling banyak melaporkan kerusakan bangunan adalah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Sebanyak 770 orang pengungsi dilaporkan oleh BPBD Kabupaten Sikka, NTT. Rinciannya,
320 orang mengungsi di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, 150 orang di Gedung SIC dan 330 lainnya berdiam di aula rumah jabatan Bupati Sikka.
Sementara terkait korban jiwa, BNPB menyebut bahwa belum ada catatan tentang kematian akibat gempa tersebut. Namun, ada tujuh orang terluka yaitu enam warga Kabupaten Selayar dan seorang warga Kabupaten Manggarai, NTT.
Imbauan Jangan Panik Tetap Waspada
Gempa bermagnitudo 7,4 di Flores Timur, yang sempat membuat BMKG mengeluarkan peringatan tsunami, berdampak ke sembilan kabupaten di NTT, tiga kabupaten/kota Sulawesi Selatan dan enam kabupaten Sulawesi Tenggara.
Sembilan kabupaten di NTT yaitu Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ende dan Kabupaten Ngada.
Lalu di Sulawesi Selatan ada Kepulauan Selayar, Kabupaten Bulukumba dan Kota Makassar.
Terakhir, di Sulawesi Tenggara, ada Kabupaten Muna, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Baubau, Kabupaten Buton Selatan dan Kabupaten Wakatobi.
Sampai Selasa (14/12/2021) malam, BMKG mencatat 120 kali gempa susulan (aftershock) dan beberapa kali bermagnitudo lebih dari lima, yaitu Magnitudo 5,6 pada pukul 10.41 WIB, Magnitudo 5,5 pada pukul 10.47 WIB, Magnitudo 5,0 pada pukul 12.46, Magnitudo 5,4 pada pukul 15.31 WIB dan Magnitudo 5,2 pada pukul 15.57 WIB.
Terkait gempat tersebut, Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menimbau warga, khususnya di wilayah yang terdampak gempa, untuk tidak panik tetapi tetap waspada.
"Masyarakat agar melihat kondisi rumah masing-masing. Jika terdapat kerusakan struktur seperti dinding retak terbuka, plafon atap bergeser dan tiang rumah rusak, sebaiknya jangan tinggal di rumah untuk sementara waktu. Warga dapat mengungsi ke rumah kerabat, saudara atau tempat evakuasi sementara yang didirikan instansi dan pemerintah setempat," katanya.
Sumber: https://www.liputan6.com/
Hasil Analisis Unsur-Unsur Teks Berita Unsur-
Unsur Berita
Kalimat Analisis/Bukti
What Apa yang diberitakan? Gempa magnitudo 7,4 terjadi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Who Siapa yang terlibat dalam berita?
Pihak yang menyampaikan adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Sikka, NTT.
Where Di mana peristiwa tersebut?
Gempa terjadi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Why Mengapa peristiwa itu BMKG sempat mengeluarkan peringatan tsunami karena gempa bermagnitudo 7,4 di
terjadi? Flores Timur.
When Kapan peristiwa itu terjadi?
Gempa terjadi pada Selasa, 14 Desember 2021.
How Bagaimana akibat dari kejadian tersebut?
Gempa menyebabkan menyebabkan 346 rumah rusak dan 770 orang mengungsi.
G. Kaidah Kebahasaan Teks Berita
Teks berita termasuk ke dalam karya jurnalistik. Oleh sebab itu, ada panduan yang harus kamu ikuti untuk membuat teks berita, salah satunya mengenai kaidah kebahasaan. Yuk, kita bahas!
1. Bahasa Baku
Teks berita harus ditulis dengan bahasa baku, yaitu bahasa yang bersumber pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
2. Kata Kerja Mental
Kata kerja atau verba mental adalah kata yang menerangkan tanggapan, perasaan, pemikiran, serta perbuatan yang tidak bisa diamati secara fisik.
Contoh: Warga mengkhawatirkan kondisi rumah mereka sehingga tidak ingin berpindah ke pengungsian.
3. Konjungsi Temporal
Konjungsi temporal adalah kata penghubung yang menandai keterangan waktu.
Contoh: kemudian, setelah, akhirnya, sejak, awalnya.
4. Konjungsi Penerang
Konjungsi penerang adalah kata yang menerangkan pernyataan sebelumnya.
Biasanya, konjungsi ini digunakan dari kalimat langsung ke kalimat tidak langsung.
Contoh: Kepala BNPB mengatakan bahwa pengungsi sudah dapat kembali ke rumah karena banjir telah surut.
5. Kalimat Langsung
Ketika wartawan meliput berita, keterangan dari narasumber diperoleh secara langsung. Jadi, dalam penyajian beritanya, wartawan akan menyusun teksnya dalam berbagai ragam kalimat, salah satunya kalimat langsung. Kalimat langsung adalah kalimat yang mengutip pernyataan seseorang sama persis tanpa menambah atau mengurangi ujaran yang disampaikan.
Contoh: “Karena beberapa hari ini cuaca agak ekstrem, masyarakat diminta siap sedia,” kata wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Referensi
Ermanto. (2002). Berita dan Fotografi (Buku Ajar). Padang: FBS UNP
Romli, A. S. M. (2014). Jurnalistik Praktis untuk Pemula. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Semi, M. A. (1995). Teknik Penulisan Berita, Feature, dan Artikel. Bandung: Mugantara.
https://www.liputan6.com/
INSTRUMEN PENILAIAN A. Penilaian Sikap: Teknik Nontes (Lembar Observasi)
Penilaian observasi dilakukan dengan mengamati secara langsung sikap peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Berikut instrumen dan lembar pengamatan penilaian sikap.
LEMBAR PENILAIAN SIKAP Satuan pendidikan : SMP Negeri 7 Padang
Mata pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/SMT : VIII/I
Alokasi waktu : 2 JP (2x40 Menit) No. Nama
Aspek yang Dinilai
Jumlah Skor Religiusitas Gotong
royong
Mandiri Disiplin Teliti Kreatif
Pedoman Penilaian Sikap
No. Sikap Skor
1. Menunjukkan perilaku yang selalu sungguh-sungguh dalam melakukan
kegiatan pembelajaran 4
2. Menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan
pembelajaran 3
3. Mulai menunjukkan kadang-kadang ada usaha sungguh-sungguh perilaku
dalam kegiatan pembelajaran 2
4. Sama sekali tidak menunjukkan perilaku yang diamati dalam kegiatan
pembelajaran 1
Nilai =
x 4 = ...
LAMPIRAN 3
B. Penilaian Formatif: Teknik Tes (LKPD)
1. Pedoman penilaian pengetahuan (Kegiatan 1)
No. Aspek yang dinilai Bobot Rubrik Skor
1. Mengidentifikasi unsur what
1 1: Sesuai dengan isi berita 0: Tidak sesuai dengan isi berita
1 0 2. Mengidentifikasi
unsur where
2 1: Sesuai dengan isi berita 0: Tidak sesuai dengan isi berita
2 0 3. Mengidentifikasi
unsur when
3 1: Sesuai dengan isi berita 0: Tidak sesuai dengan isi berita
3 0 4. Mengidentifikasi
unsur who
4 1: Sesuai dengan isi berita 0: Tidak sesuai dengan isi berita
4 0 5. Mengidentifikasi
unsur why
5 1: Sesuai dengan isi berita 0: Tidak sesuai dengan isi berita
5 0 6. Mengidentifikasi
unsur how
6 1: Sesuai dengan isi berita 0: Tidak sesuai dengan isi berita
6 0
Skor Maksimum 21
Nilai =
x 100
2. Pedoman penilaian keterampilan (Kegiatan 2)
Aspek Penialain Bobot Skor (1-4)
Kesesuaian dengan teks sumber 25
Kepaduan isi tulisan 20
Keefektifan kalimat 20
Kebakuan pemilihan kata 15
Ketepatan ejaan dan tanda baca 20
Jumlah 100
Nilai =
x 100
NILAI AKHIR =
C. Penilaian Keterampilan: Presentasi
LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI
Kelas :
Mata Pelajaran :
Materi Pokok :
Alokasi Waktu :
No. Nama Siswa
Aspek Penilaian
Skor Nilai Kemampuan
mendeskripsikan jawaban
Kemampuan menjelaskan isi/jawaban
Sikap dalam presentasi 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Pedoman Penilaian Presentasi
No. Aspek Penilaian Kriteria Penilaian Skor Max 1. Kemampuan
mendeskripsikan jawaban
a. Ketepatan dalam menjawab pertanyaan
b. Penggunaan bahasa indonesia
4
2. Kemampuan menjelaskan isi/jawaban
a. Kelancaran penyampaian gagasan b. Akurasi uraian jawaban dengan
materi
4
3. Sikap dalam presentasi
a. Percaya diri b. Sopan dan rapi
4
Skor Maksimal 12
Nilai =
x 100 =
D. Penilaian Pengetahuan: Tes Tertulis (Tes Objektif)
BUTIR SOAL PENILAIAN PENGETAHUAN UNSUR TEKS BERITA
1. Teks yang mengandung informasi fakta, berisi mengenai kejadian atau peristiwa yang baru saja terjadi dan sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat luas disebut teks...
A. Iklan B. Eksplanasi C. Berita D. Eksposisi
2. Indonesia berada dalam status darurat narkoba. Menurut data yang dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN) ada lebih dari lima juta pencandu narkoba di negeri ini.
Mayoritas pengguna narkoba di Indonesia adalah remaja. Teks berita di atas dimulai dengan unsur berita...
A. Siapa B. Apa C. Kapan D. Bagaimana
3. Simulasi dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Kutipan teks berita tersebut mengandung unsur...
A. How B. Where C. Who D. When
4. Unsur berita “siapa” berfungsi menanyakan...
A. Tempat B. Pelaku C. Peristiwa D. Waktu
5. Indonesia berada dalam status darurat narkoba. Menurut data yang dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN) ada lebih dari lima juta pencandu narkoba di negeri ini.
Terlebih mayoritas pengguna narkoba di Indonesia adalah remaja.
Pernyataan yang sesuai untuk teks berita di atas adalah ....
A. Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya suka mengonsumsi narkoba B. Narkoba adalah sesuatu yang biasa bagi warga Indonesia
C. Mayoritas pengguna narkoba di Indonesia adalah remaja D. Pencandu narkoba di Indonesia mencapai seratus juta jiwa LAMPIRAN 4
KISI-KISI BUTIR SOAL PENILAIAN PENGETAHUAN UNSUR-UNSUR TEKS BERITA
Kompetensi Dasar
Indikator Soal Bentuk Soal
Bobot Nomor Soal
Tingkat Kognitif
Kunci
3.1.
Mengidentifikasi ifikasi unsur- unsur teks berita (membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca.
Disajikan uraian teks berita, peserta didik dapat
mengidentifikasi pengertian teks berita.
Tes Objektif
1 1 C1/LOTS C
3.1.
Mengidentifikasi ifikasi unsur- unsur teks berita (membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca.
Disajikan uraian teks berita, peserta didik dapat
mengidentifikasi unsur-unsur teks berita.
Tes Objektif
1 2 C1/LOTS B
3.1.
Mengidentifikasi ifikasi unsur- unsur teks berita (membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca.
Disajikan uraian teks berita, peserta didik dapat
mengidentifikasi unsur-unsur teks berita.
Tes Objektif
1 3 C1/LOTS D
3.1.
Mengidentifikasi ifikasi unsur- unsur teks berita (membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca.
Disajikan uraian teks berita, peserta didik dapat
mengidentifikasi unsur-unsur teks berita.
Tes Objektif
1 4 C1/LOTS B
4.1
Menyimpulkan isi dari berita (membanggakan dan memotivasi) yang dibaca dan didengar
Disajikan contoh teks berita, peserta didik dapat meringkas isi teks berita.
Tes Objektif
1 5 C4/HOTS C
PEDOMAN PENSKORAN PENILAIAN PENGETAHUAN UNSUR-UNSUR TEKS BERITA
No. Kunci Jawaban Pilihan Skor
1. Berita C 1
2. Apa B 1
3. When D 1
4. Pelaku B 1
5. Mayoritas pengguna narkoba di Indonesia adalah remaja
C 1
Skor Maksimal 5
Nilai =
x 100
POWERPOINT
(https://docs.google.com/presentation/d/1TXWxqSLTcuD8JymcWTAQ8kaOAXC6AxLJ/edi t?usp=drive_link&ouid=116106162968883426069&rtpof=true&sd=true)
LAMPIRAN 5
VIDEO BERITA
https://youtu.be/c3e8oMTeWN8 LAMPIRAN 6