• Tidak ada hasil yang ditemukan

Unduh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Unduh"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

Dari hasil proses keperawatan yang dimulai dari pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan akhirnya dapat disimpulkan bahwa ;

5.1.1 Pada Subjek I / By. Ny. C ditemukan :

Berat badan By. Ny. C dengan BBLR yaitu 1000gr dan usia kehamilan antara 26-28 minggu dengan masalah keperawatan ; gangguan pertukaran gas, pola nafas tidak efektif dan gangguan pemenuhan nutrisi. Saat dilakukkan proses perawatan selama 3 hari masih ada masalah gangguan pertukaran gas dan pola nafas tidak efektif yang memerlukan perawatan selanjutnya dengan lebih intensif, terutama dalam pemberian ASI.

5.1.2 Pada Subjek II / By. Ny. SM ditemukan :

Berat badan By. Ny. SM dengan BBLR yaitu 1008gr dan usia kehamilan antara 28-30 minggu dengan masalah keperawatan ; gangguan pertukaran gas, pola nafas tidak efektif dan gangguan pemenuhan nutrisi. Dalam proses perawatan selama 3 hari masih ada masalah gangguan pertukaran gas dan pola nafas tidak efektif yang memerlukan perawatan selanjutnya dengan lebih intensif, terutama dalam pemberian ASI.

88

(2)

Pada format pengkajian yang disediakan di kedua subjek : By. Ny. C (subjek I) dan By. Ny. SM (subjek II) tidak ditemukan dari pengkajian dari sisi kultur dan budaya pasien. PPA (Profesional Pemberi Asuhan) pada kedua subjek baik perawat, medis, nutrisionist dan farmasis bekerja secara optimal sesuai dengan Standar Prosedur Operasional yang sudah ditentukan, dengan tingkat performance yang berbeda tergantung jumlah pasien dan jenis program tindakan di masing masing tim.

Proses pelaksanaan Asuhan Keperawatan Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Dengan Hyaline Membrane Disease Dengan Gangguan Pertukaran Gas dan Ketidakadekuatan Intake Nutrisi di Ruang 11 Perinatologi RSUD. Dr. Saiful Anwar Malang ini sudah sesuai dan dilakukan berdasarkan SPO yang telah ditetapkan.

89

(3)

5.2 Saran

5.2.1 Bagi Institusi Rumah Sakit

Perlu dilakukkan adanya telaah dan up date terkait dengan format pengkajian keperawatan yang ada, guna untuk mengikuti proses ilmu keperawatan yang terus berkembang.

5.2.2 Bagi Peneliti Selanjutnya

Penulis menyadari masih banyak sekali kekurangan dalam penulisan dan penyusunan karya tulis ini baik dari sisi kurangnya literatur yang diambil, terbatasnya jumlah kasus dan responden, serta keterbatasan waktu penelitian.

Sehingga penulis berharap peneliti selanjutnya dapat menyempurnakan karya tulis ini demi untuk kemajuan profesi keperawatan di masa mendatang.

90

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah keperawatan pasien dengan kasus kecelakaan lalulintas di IGD mayoritas adalah nyeri, pola nafas tidak efektif, gangguan jalan

Diagnosa yang muncul antara lain Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan bronkospasme, Gangguan bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan respons

Efusi pleura Penekanan rongga pleura Penurunan pengembangan Paru Penekanan abdomen Nyeri dada Gangguan rasa nyaman : nyeri Dyspnea Pola nafas tidak efektif

Pola nafas tidak efektif b.d hipoventilasi. Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1) Pertahankan kepatenan jalan nafas dengan 1. untuk membersihkan jalan nafas..

Intervensi yang di berikan pada klien sesuai dengan NIC 2015 mengenai gangguan pertukaran gas adalah dengan memonitor status nafas klien, dan mengajarkan nafas dalam dan teknik

Diagnosa yang muncul antara lain Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan bronkospasme, Gangguan bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan respons

Setelah mendapat penjelasan oleh peneliti tentang penelitian : “Asuhan Keperawatan Pada Bayi BBLR Dengan HMD Yang Mengalami Masalah Keperawatan Gangguan Pertukaran Gas Dan

1.3 Tujuan Study Kasus 1.3.1 Tujuan Umum 1.3.1.1 Untuk Melaksanakan Asuhan Keperawatan Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Dengan Hyaline Membrane Disease Dengan Gangguan Pertukaran