Ibu kota

Top PDF Ibu kota:

Perpindahan ibu kota negara suatu keharusan atau wacana - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Perpindahan ibu kota negara suatu keharusan atau wacana - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Wacana untuk memindahkan ibu kota negara telah berulangkali muncul, yakni ketika timbul kejadian kritis akibat faktor sosial, ekonomi politik, lingkungan dan bencana. Ibu kota negara mempunyai fungsi sentral bagi Pemimpin negara dalam melaksanakan tugas kenegaraan. Kondisi aman, nyaman, kondusif dari ibu kota negara merupakan bagian penting dalam memikirkan dan mengkoordinasikan jalannya pemerintahan agar negara dan bangsa maju sejajar dengan negara maju lainnya, serta rakyatnya cerdas, sejahtera secara berkeadilan. Ibu kota negara menjadi simbol suatu negara untuk menunjukkan jati diri dan harga diri bangsa dan negara. Kondisi umum yang mencitrakan Jakarta sebagai ibu kota negara adalah tata ruangnya semrawut, kemacetan lalu lintas banyak terjadi, ketimpangan sosial ekonomi sangat tinggi, tata guna lahannya tumpang tindih, pencemaran udara dan air telah terjadi, dan sering terlanda bencana banjir. Kondisi umum tersebut memunculkan beberapa pertanyaan antara lain: masih layakkah Jakarta sebagai ibu kota negara?; perpindahan ibu kota suatu keharusan atau wacana. Makalah ini mencoba mendiskusikan pertanyaan tersebut dengan sudut pandang geografis. Pendekatan keruangan, ekologis dan kewilayahan digunakan untuk mendiskusikan kelayakan Jakarta sebagai ibu kota negara. Hasil diskusi terungkap bahwa Jakarta kurang layak sebagai ibu kota negara, perpindahan ibu kota menjadi suatu keharusan yang seharusnya dilaksanakan dan bukan lagi sebagai wacana. Beberapa alternatif lokasi untuk memindahkan ibu kota negara pernah diwacanakan, perlu kajian yang mendalam untuk menentukan dimana dan kapan harus direalisasikan perpindahannya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta ibu kota dari

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta ibu kota dari

Berangkat dari suatu fungsi f(x) = 2x yang memuat dua makna, yaitu “2x adalah dua kali dari x” melawan “x dikalikan dua menjadi 2x,” memunculkan pertanyaan yang mendasar. Manakah yang benar dari keduanya? Ataukah kedua-duanya benar? Menurut penulis keduanya merupakan pernyataan yang ekuivalen. Apakah boleh kita menuliskan x ==> 2x dengan relasi “setengah dari” sebagai bentuk yang serupa dengan Semarang ==> Jawa Tengah yang memakai relasi “ibu kota dari” Ibu kota dari Setengah dari
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

DISKURSUS PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA DI

DISKURSUS PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA DI

MNC, perusahaan manufaktur dan jasa. Seiring berjalannya waktu, fungsinya pun tidak lagi tunggal, Jakarta telah pula menjadi pusat perburuan lapangan kerja kelas menengah bawah dari desa yang tidak lagi mau bertani, pemukiman dengan harga jual dan sewa yang mahal, berkumpulnya sentra pendidikan, tujuan pariwisata dan perdagangan internasional. Kepadatan penduduk yang tinggi, kemacetan lalu lintas yang parah, polusi, kejahatan jalanan, banjir adalah kondisi umum yang mencitrakan Jakarta sebagai ibu kota negara dengan indikasi sulitnya melakukan penataan tata ruangnya. Gejala tingginya ketimpangan sosial ekonomi, berkorelasi terhadap meningkatnya angka kriminalitas di Jakarta memerlukan jalan keluar yang sistemik. Kondisi umum menumpuknya berbagai masalah dari hari ke hari tersebut memunculkan beberapa pertanyaan: masih layakkah Jakarta sebagai ibu kota negara?. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden (78%) dari 200 orang sample cenderung menyatakan setuju bahwa perangkapan fungsi Jakarta sebagai pusat ekonomi sekaligus pusat politik telah menimbulkan bertumpuknya persoalan di Jakarta. Hanya ada 15% responden yang tidak setuju dan tidak melihat ada kaitannya.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

1. Ibu Kota Kec. Tambusai

1. Ibu Kota Kec. Tambusai

Berdasarkan Surat Penetapan Pemenang Nomor : POKJA 3 ULP/ BMP/ VIII/ 2012/ 1040 Tanggal : 8 Agustus 2012, dengan ini diumumkan bahwa pemenang dan Pemenang Cadangan pada Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan Dalam Ibu Kota Kecamatan Tambusai (0.5 KM), dengan total HPS sebesar Rp.990943000 ( Sembilan Ratus Sembilan Puluh Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Tiga Ribu Rupiah) adalah sebagai berikut :

1 Baca lebih lajut

Pemindahan Ibu Kota Negara Maju dan Sejahtera

Pemindahan Ibu Kota Negara Maju dan Sejahtera

Alternatif pemindahan ibu kota negara ke luar Jawa, pilihannya adalah Kalimantan dan Sumatra. Kelebihan dari Kalimantan adalah lokasinya merupakan pusat dari wilayah Nusantara. Lahan masih sangat luas, sehingga dapat menyusun tata ruang ibu kota Negara yang sangat ideal. Kelemahannya adalah prasarana dan sarana belum memadai, sebagian besar harus membangun yang baru, berarti biaya mahal. Kelemahan lainnya adalah penyediaan air bersih; kebakaran hutan, banjir dan longsor merupakan bahaya yang perlu dijadikan dasar pertimbangan. Sumatra merupakan alternatif lain, ketersediaan lahan memadai; sebelah barat Bukit Barisan rawan terhadap bencana gempa, sehingga daerah yang sesuai tentunya di sebelah timur Bukit Barisan. Alternatif pemindahan lokasi ibu kota negara tersebut di atas, baik yang tetap di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa merupakan awal dari pemikiran yang masih perlu didiskusikan secara mendalam. Tentunya masih banyak alternatif lain untuk pemindahan ibu kota negara, mengingat jumlah pulau di Indonesia lebih dari 17.000. Untuk pemilihan lokasi ibu kota perlu peraturan perundang-undangan. Undang-undang tata ruang saat ini sedang digodog di DPR, mudah-mudahan persyaratan ibu kota negara tidak terlewatkan atau terabaikan.(11)
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

5 SPAM di Ibu Kota Kecamatan (IKK) Pembangunan SPAM di Ibu Kota Kecamatan (IKK)

5 SPAM di Ibu Kota Kecamatan (IKK) Pembangunan SPAM di Ibu Kota Kecamatan (IKK)

Penyusunan Masterplan Drainase Penyusunan Masterplan Persampahan Penyusunan SSK 2 Infrastruktur Air Limbah 2.a Infrastruktur Air Limbah dengan Sistem Terpusat Skala Kota Pembangunan IPLT Pembangunan IPLT Kab. Nganjuk 1 Kawasan 2017 1.000 100 25

11 Baca lebih lajut

Und. Pembuktian pangaspalan ibu kota lakudo

Und. Pembuktian pangaspalan ibu kota lakudo

BUTON CIPTA INSANI Di – Tempat Sehubungan dengan Evaluasi penawaran dan kualifikasi untuk pekerjaan Perkerasan/Pengaspalan Jalan Dalam Ibukota Kecamatan Lakudo Nomor : 04/ PJLD-Lakudo/[r]

1 Baca lebih lajut

Undangan PK Ibu Kota Kec. Wakorsel

Undangan PK Ibu Kota Kec. Wakorsel

Gatot Subroto, Kompleks Perkantoran Labalue, Raha Nomor : 65.2/PPBJ-PU/VIII/2013 Lampiran : - Perihal : Undangan Pembuktian Kualifikasi Berdasarkan hasil evaluasi dokumen kualifikas[r]

1 Baca lebih lajut

Undangan PK Ibu Kota Kec. Barangka

Undangan PK Ibu Kota Kec. Barangka

Gatot Subroto, Kompleks Perkantoran Labalue, Raha Nomor : 66.2/PPBJ-PU/VIII/2013 Lampiran : - Perihal : Undangan Pembuktian Kualifikasi Berdasarkan hasil evaluasi dokumen kualifikas[r]

1 Baca lebih lajut

LPSE Kabupaten Muna Undangan Ibu Kota

LPSE Kabupaten Muna Undangan Ibu Kota

Membawa dokumen asli dan 1 satu set fotocopy dari data-data formulir isian kualifikasi yang diinput di dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik SPSE pada alamat website LPSE, sesuai yan[r]

1 Baca lebih lajut

Pemindahan Ibukota Dalam Perspektif Admi

Pemindahan Ibukota Dalam Perspektif Admi

Aspek politik juga perlu mendapat perhatian dalam wacana ini. Ibu kota memang identik dengan politik. Dikarenakan pusat pemerintahan dan pengambilan kebijakan strategis terletak di kota itu. Faktor politik mengambil peranan dominan dibandingkan faktor lain. Tidak terealisasinya wacana pemindahan ibukota yang sebelumnya pernah muncul antara lain juga berkaitan dengan aspek politik, di mana terjadi pergantian pimpinan politik. Hal ini memberikan pelajaran bahwa jika pilihan pemindahan ibukota telah ditetapkan, tidak mendapat pertentangan ketika kepemimpinan nasional berganti. Di samping itu, dengan sifat pelaksanannya yang multiyears dan membutuhkan dukungan dana yang besar, tentu memerlukan komitmen politik yang kuat. Diharapkan bahwa Presiden memiliki keberanian yang kuat untuk mengusulkan kebijakan pemindahan ibukota kepada DPR. Berbagai sejarah pemindahan ibukota memperlihatkan bahwa peran pemimpin yang mengusung gagasan tersebut memainkan peranan penting (Rawat, 2005). Salah satu contohnya adalah pemindahan ibukota Kazakhtan dari Almaty ke Astana yang mendapat dukungan kuat dari Presiden Nursuktan Nazarbayev.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

S GEO 1205823 Chapter1

S GEO 1205823 Chapter1

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,Kota Pekanbaru terus menggalakkan pariwisata. Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Firdaus (2016), ”bahwa Kota Pekanbaru akan dijadikan tujuan kota wista MICE ( Mice, Incentive, Convention, Exhibition) atau lebih dikenal dengan pergelaran pameran dan pertemuan. Kota Pekanbaru memenuhi syarat untuk menjadi Urban Tourism diantaranya yaitu merupakan pusat ibu kota dari provinsi Riau, kota yang memiliki sejarah, dan terdapat sungai Siak yang membelah Kota Pekanbaru sebagai jalur transportasi air dalam kota.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Pengetahuan Penderita Kanker Tentang Kemoterapi Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

Pengetahuan Penderita Kanker Tentang Kemoterapi Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

2.3. Perbedaan Tindakan Responden Tindakan ibu-ibu yang bertempat tinggal di desa maupun di kota tidak berbeda secara signifikan jika dipandang dari keterampilan dan frekuensi pelaksanaan (lihat tabel 10). Keterampilan ibu-ibu di desa maupun di kota dalam upaya pemeriksaan payudara sendiri masih sangat rendah (tidak baik; kurang baik), terlihat dari hasil yang menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan ibu-ibu desa adalah 2,84 dan ibu-ibu kota adalah 4,45. Hal ini mungkin dapat dihubungkan dengan sumber responden dalam mempelajari cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (lihat tabel 6 dan 9). Untuk memastikan dugaan ini, penulis merekomendasikan untuk dilakukan penelitian yang berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya keterampilan ibu-ibu dalam upaya pemeriksaan payudara sendiri.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Peraturan Perundangan PP0062010

Peraturan Perundangan PP0062010

Organisasi perangkat daerah kabupaten/kota sebagai ibu kota provinsi atau penyangga ibu kota provinsi tidak termasuk pola organisasi dengan klasifikasi besar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, namun mengingat permasalahan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat yang relatif besar, organisasi Satpol PP kabupaten/kota sebagai ibu kota provinsi atau penyangga ibu kota provinsi dapat ditetapkan sebagai organisasi Satpol PP Tipe A.

0 Baca lebih lajut

PeraturanPemerintahRINo.6tahun2010tentangSatPolPP01141222092016

PeraturanPemerintahRINo.6tahun2010tentangSatPolPP01141222092016

Organisasi perangkat daerah kabupaten/kota sebagai ibu kota provinsi atau penyangga ibu kota provinsi tidak termasuk pola organisasi dengan klasifikasi besar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, namun mengingat permasalahan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat yang relatif besar, organisasi Satpol PP kabupaten/kota sebagai ibu kota provinsi atau penyangga ibu kota provinsi dapat ditetapkan sebagai organisasi Satpol PP Tipe A.

18 Baca lebih lajut

klasifikasi dan perangkat peradilan di i

klasifikasi dan perangkat peradilan di i

Pengadilan Negeri mempunyai daerah hukum yang meliputi wilayah kabupaten atau kota dan berkedudukan di ibu kota kabupaten kota. Pengadilan Negeri dibentuk berdasarkan keputusan presiden. Untuk menjalankan tugas dan fungsinya, Pengadilan negeri mempunyai perangkat yang terdiri atas: pimpinan (yang terdiri dari seorang ketua dan seorang wakil ketua), hakim (yang merupakan pejabat pelaksana kekuasaan kehakiman), panitera (yang dibantu oleh wakil panitera, panitera muda dan panitera muda penganti), sekretaris dan jurusita (yang dibantu oleh juru sita pengganti)
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Analisis Pengembangan Kopi Ekstrak Sebagai Upaya Diversifikasi Ekspor Kopi Indonesia

Analisis Pengembangan Kopi Ekstrak Sebagai Upaya Diversifikasi Ekspor Kopi Indonesia

DIS d = jarak ibu kota Indonesia dengan ibu kota negara d km GDPd = tingkat perekonomian negara d US$ GDPkawasan = jumlah GDP kawasan pasar AGREE = dummy perdagangan bebas yang bernil[r]

80 Baca lebih lajut

RPP Sarana

RPP Sarana

3) Jalan kabupaten/kota merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer yang tidak termasuk jalan nasional dan jalan provinsi, yang menghubungkan ibu kota kabupaten dengan ibu kota kecamatan, antaribu kota kecamatan, ibu kota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, antarpusat kegiatan lokal, serta jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder dalam wilayah kabupaten, dan jalan strategis kabupaten/kota. Pada tahun 2012, total panjang jaringan jalan yang ada di Indonesia mencapai 501.969 km, terdiri atas jalan nasional sepanjang 38.570 km, jalan provinsi sepanjang 409.757 km dan jalan kabupaten/kota sepanjang 501.969 km (BPS, 2012). Pertumbuhan kendaraan yang tinggi melampaui pembangunan jalan berdampak pada kemacetan di sejumlah daerah perkotaan. Beberapa kota besar di Indonesia menghadapi masalah kemacetan, di antaranya Jakarta dan Bandung.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...