Interaksi Sosial dalam Kelompok

Top PDF Interaksi Sosial dalam Kelompok:

Kelompok Sebaya dan Interaksi Sosial dal

Kelompok Sebaya dan Interaksi Sosial dal

Adapun Interaksi sosial dalam pandangan pakar sosiologi, Soejono Soekanto (2009:25) adalah merupakan hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok dan antara kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial merupakan proses komunikasi di antara orang-orang untuk saling mempengaruhi perasaan, pikiran dan tindakan. Interaksi sosial akan berlangsung apabila seorang individu melakukan tindakan dan dari tindakan tersebut menimbulkan reaksi individu yang lain. Interaksi sosial terjadi jika dua orang atau lebih saling berhadapan, bekerja sama, berbicara, berjabat tangan atau bahkan terjadi persaingan dan pertikaian.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BENTUK BENTUK INTERAKSI SOSIAL Kelompok

BENTUK BENTUK INTERAKSI SOSIAL Kelompok

Semoga, apa yang telah kami jelaskan di depan kelas kepada teman- teman kami ini bisa menambah wawasan kita mengenai bentuk-bentuk interaksi sosial. Dan semoga juga apa yang telah kami presentasi kepada tidak hanya diingat ketika kami menjelaskan tetapi diingat sampai

26 Baca lebih lajut

Sosiologi 2

Sosiologi 2

membutuhkan interaksi sosial dengan orang lain karena dalam kehidupan ini mustahil kita bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Dalam interaksi yang terjadi dikalangan masyarakat tersebut secara sengaja maupun tidak sengaja maka akan membentuk kelompok sosial mulai dari kelompok sosial yang terkecil yaitu keluarga sampai dengan kelompok sosial yang sangat kompleks. Kelompok sosial itu terbentuk karena adanya kesamaan kepentingan, sejumlah tujuan, serta untuk memenuhi peran sosial yang kita terima sebagai anggota masyarakat. Kelompok memainkan peran yang sangat penting dalam struktur sosial. Oleh karena itu dalam makalah ini kelompok kami akan membahas serta
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

proses interaksi sosial dan interaksi

proses interaksi sosial dan interaksi

Accomodation adalah proses sosial dengan dua makna, yang pertama yaitu proses sosial yang menunjukan pada suatu keadaan yang seimbang dalam interaksi sosial antara individu dan antar kelompok di dalam masyarakat, terutama yang ada hubungannya dengan norma-norma dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat tersebut. Kedua adalah menunjuk pada suatu proses yang sedang berlangsung, di mana accomodation menampakan suatu proses untuk meredakan suatu pertentangan yang terjadi di masyarakat, baik pertentangan yang terjadi di antara individu, kelompok dan masyarakat, maupun dengan norma dan nilai yang ada di masyarakat itu.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial | Karya Tulis Ilmiah Interaksi Sosial

Interaksi Sosial | Karya Tulis Ilmiah Interaksi Sosial

menggunakan teknologi yang baru, mereka pun tidak mau menggunakan sabun mandi yang jelas ? jelas sangat bermanfaat bagi kesehatan mereka sendiri, dengan alasan agar nenek moyang tidak marah karena keturunannya menggunakan benda ? benda asing. Padahal jika dipikir secara logika, perilaku mereka ini justru merupakan upaya pemeliharaan lingkungan dari bahan ? bahan kimia. Kelompok ? kelompok yang cenderung tertutup dan lebih memilih untuk menjunjung tinggi budayanya inilah yang akan mengalami proses yang sangat lambat dalam menerima perubahan yang terjadi di Indonesia.

8 Baca lebih lajut

RONDE IV Bentuk Bentuk Interaksi sosial

RONDE IV Bentuk Bentuk Interaksi sosial

Akulturasi adalah proses penerimaan dan pengolahan unsur-unsur kebudayaan asing menjadi bagian dari kultur suatu kelompok, tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan asli. Akulturasi merupakan hasil dari perpaduan kedua kebudayaan dalam waktu lama.

17 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial  Interaksi antar perokok

Interaksi Sosial Interaksi antar perokok

Interaksi Sosial - Interaksi, yaitu hubungan saling mempengaruhi. Hubungan antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok yang dapat menimbulkan pengaruh satu sama lain. Terus apa dong Interaksi Sosial itu? Tenang sobat, Zona Siswa pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai Interaksi Sosial secara lengkap, baik pengertian, faktor dan syarat terjadinya interaksi sosial. Semoga bermanfaat. Check this out!!!

3 Baca lebih lajut

INTERAKSI SOSIAL DALAM SUKU KARO DI INDO

INTERAKSI SOSIAL DALAM SUKU KARO DI INDO

Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat. Dengan adanya nilai dan norma yang berlaku, interaksi sosial itu sendiri dapat berlangsung dengan baik jika aturan - aturan dan nilai – nilai yang ada dapat dilakukan dengan baik. Jika tidak adanya kesadaran atas pribadi masing – masing, maka proses sosial itu sendiri tidak dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan.Di dalam kehidupan sehari – hari tentunya manusia tidak dapat lepas dari hubungan antara satu dengan yang lainnya, ia akan selalu perlu untuk mencari individu ataupun kelompok lain untuk dapat berinteraksi ataupun bertukar pikiran. Menurut Prof. Dr. Soerjono Soekamto di dalam pengantar sosiologi, interaksi sosial merupakan kunci rotasi semua kehidupan sosial. Dengan tidak adanya komunikasi ataupun interaksi antar satu sama lain maka tidak mungkin ada kehidupan bersama. Jika hanya fisik yang saling berhadapan antara satu sama lain, tidak dapat menghasilkan suatu bentuk kelompok sosial yang dapat saling berinteraksi. Maka dari itu dapat disebutkan bahwa interaksi merupakan dasar dari suatu
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Interaksi Sosial | Karya Tulis Ilmiah

Interaksi Sosial | Karya Tulis Ilmiah

Proses asimilasi menunjuk pada proses yang ditandai adanya usaha mengurangi perbedaan yang terdapat diantara beberapa orang atau kelompok dalam masyarakat serta usaha menyamakan sikap, mental, dan tindakan demi tercapainya tujuan bersama. Asimilasi timbul bila ada kelompok masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, saling bergaul secara intensif dalam jangka waktu lama, sehingga lambat laun kebudayaan asli mereka akan berubah sifat dan wujudnya membentuk kebudayaan baru sebagai kebudayaan campuran.

16 Baca lebih lajut

PERANAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU

PERANAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU

Berlangsungnya interaksi sosial didasarkan atas berbagai faktor, antara lain faktor imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, motivasi, dan empati, imitasi adalah proses atau tindakan seseorang untuk meniru orang lain baik sikap, perbuatan, penampilan, dan gaya hidup. Sugeti adalah rangsangan, pengaruh, atau stimulus yang diberikan individu kepada individu lain sehingga orang yang diberi sugesti itu melaksanakan apa yang disegestikan tanpa sikap kritis dan rasional, identifikasi adalah upaya yang dilakukan individu untuk menjadi sama (identik) dengan individu yang ditirunya. Proses identifikasi erat kaitannya dengan imitasi. Simpati adalah proses kejiwaan seseorang individu yang merasa tertarik dengan individu atau kelompok karena sikap, penampilan, atau perbuatannya. Motivasi merupakan dorongan, rangsangan, pengaruh, atau stimulasi yang diberikan individu kepada individu lain sehingga orang yang diberi motivasi melaksankannya dengan secara kritis, rasional, dan tanggung jawab. Empati adalah proses kejiwaan seorang individu untuk larut dalam perasaan orang lain baik suka maupun duka.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB II TUNJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teori 1. Game Online - Eka Widiya Oktavianti BAB II

BAB II TUNJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teori 1. Game Online - Eka Widiya Oktavianti BAB II

Komunikasi merupakan suatu proses penyampaian dan penerimaan lambang-lambang yang mengandung arti, baik yang berwujud informasi, pemikiran, pengetahuan ataupun yang lainnya dari komunikator kepada penerima (Walgito, 2007). Dengan komunikasi seseorang dapat menyampaikan informasi, ide, ataupun pemikiran, pengetahuan, konsep dan lain-lain kepada orang lain secara timbal balik. Dengan komunikasi manusia dapat berkembang dan dapat melangsungkan kehidupan masyarakat. Setiap interaksi sosial sudah barang tentu terjadi karena adanya hubungan antara individu dengan individu maupun antara individu dengan kelompok. Dalam suatu interaksi sosial dikatakan berhasil jika antara kedua belah pihak terjadi hubungan timbak balik. Untuk memenuhi kebutuhan inidividu harus mengadakan hubungan dengan orang lain. Hubungan antar pribadi dapat terjadi hubungan dengan orang yang dapat memberi inklusi, orang yang butuh kontrol berhubungan dengan yang dapat memberi kontrol. Dengan adanya hubungan dalam pemenuhan kebutuhan tersebut individu akan mengadakan interaksi sosial (Santoso, 2007).
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Interaksi sosial antara penghuni asrama putri pjtki pt. graha indra wahana perkasa dengan masyarakat sekitar

Interaksi sosial antara penghuni asrama putri pjtki pt. graha indra wahana perkasa dengan masyarakat sekitar

Interaksi sosial adalah sebagai atau merupakan dasar dari proses-proses sosial, sebab tanpa adanya interaksi tidak mungkin kehidupan bersama akan terjalin. Bentuk proses sosial adalah interaksi sosial karena interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Interaksi sosial adalah merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia. Apabila dua orang bertemu, interaksi sosial dimulai pada saat itu. Mereka saling menegur, berjabat tangan, saling berbicara atau bahkan saling berkelahi. Aktivitas-aktivitas semacam itu merupakan bentuk-bentuk interaksi sosial. Walaupun orang-orang yang bertemu muka tersebut tidak saling berbicara atau tidak saling menukar tanda-tanda, interaksi sosial telah terjadi, karena masing-masing sadar akan adanya pihak lain yang menyebabkan perubahan-perubahan dalam perasaan maupun syaraf orang yang bersangkutan, yang disebabkan oleh minyak wangi, suara berjalan, dan sebagainya. Semuanya itu menimbulkan kesan di dalam pikiran seseorang, yang kemudian menentukan tindakan apa yang akan dilakukan.
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

GEJALA SOSIAL Makalah ini dibuat untuk m

GEJALA SOSIAL Makalah ini dibuat untuk m

Masalah sosial sesungguhnya merupakan akibat dari interaksi sosial antar individu, antar individu dengan kelompok, atau antar kelompok. Dalam keadaan normal, interaksi sosial dapat menghasilkan integrasi. Namun, interaksi sosial juga dapat menghasilkan konflik. Soerjono Soekanto mengatakan bahwa masalah sosial adalah ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Soerjono Soekanto membedakan masalah sosial menjadi empat yaitu sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Teori Interaksi Simbolik  dalam filsafat (3)

Teori Interaksi Simbolik dalam filsafat (3)

Tema ini berfokus pada dengan hubungan antara kebebasan individu dan masyarakat, dimana norma-norma sosial membatasi perilaku tiap individunya, tapi pada akhirnya tiap individu-lah yang menentukan pilihan yang ada dalam sosial kemasyarakatannya. Fokus dari tema ini adalah untuk menjelaskan mengenai keteraturan dan perubahan dalam proses sosial. Asumsi-asumsi yang berkaitan dengan tema ini adalah : Orang dan kelompok masyarakat dipengaruhi oleh proses budaya dan sosial, Struktur sosial dihasilkan melalui interaksi sosial
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL Interaksi Sosial sebagai Faktor Utama dalam Kehidupan Sosial

PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL Interaksi Sosial sebagai Faktor Utama dalam Kehidupan Sosial

Hubungan antar manusia atau relasi-relasi sosial, hubungan satu dengan yang lain warga-warga suatu masyarakat, baik dalam bentuk individu atau perorangan maupun dengan kelompok-kelompok dan antar kelompok manusia itu sendiri, mewujudkan segi dinamikanya perubahan dan perkembangan masyarakat. Apabila kita lihat komunikasi ataupun hubungan tersebut sebelum mempunyai bentuk-bentuknya yang konkrit, yang sesuai dengan nilai-nilai sosial di dalam suatu masyarakat, ia mengalami suatu proses terlebih dahulu. Proses-proses inilah yang dimaksudkan dan disebut sebagai proses sosial. Sehingga Gillin & Gillin mengatakan bahwa: Proses-proses sosial adalah cara-cara berhubungan yang dapat dilihat apabila orang-perorangan dan kelompok-kelompok manusia saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut, atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Dampak instant messenger dalam interaksi sosial keluarga (Studi Kasus Dampak Instant Messenger dalam Interaksi Sosial Keluarga di Kota Surakarta) Jurnal Ajeng

Dampak instant messenger dalam interaksi sosial keluarga (Studi Kasus Dampak Instant Messenger dalam Interaksi Sosial Keluarga di Kota Surakarta) Jurnal Ajeng

Interaksi sosial di era digital saat ini bisa dilakukan tanpa bertemu secara langsung. Dalam penelitian ini, komunikasi difokuskan pada komunikasi pertengahan yang berada antara komunikasi antarpribadi dan komunikasi massa yang ada dalam organisasi terpenting dalam masyarakat, yaitu keluarga. Keluarga merupakan organisasi terkecil dalam kehidupan sosial, dan paling penting dalam penanaman nilai dan norma yang mendasar. Dalam keluarga terjadi keteraturan yang sudah jelas, dalam ikatan dan keterkaitan anggota satu sama lain yang bersifat abadi. Proses belajar anak pada awalnya berlangsung dalam keluarga, sehingga keluarga menjadi faktor penentu bagi perkembangan emosi anak. Interaksi sosial dalam keluarga juga akan menentukan pembentukan dan perkembangan emosi tersebut. Seiring dengan bertambahnya usia anak, proses belajar tersebut tidak hanya sebatas pada keluarga, melainkan juga lingkungan di luar keluarga, sehingga perkembangan emosinya juga dipengaruhi oleh pola interaksinya dengan orang lain. 2
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

 Buku Kelas XI SMK/MAK KTSP 2006 Lengkap smk11 IPS Wahyu

Buku Kelas XI SMK/MAK KTSP 2006 Lengkap smk11 IPS Wahyu

Sejalan dengan adanya status conclict, juga ada conflict of roles. Bahkan kadang-kadang pemisahan antara individu dengan peranan yang sesungguhnya harus dilaksanakannya. Hal itu dinamakan role distance. Gejala tadi timbul apabila individu merasakan dirinya tertekan. Karena dia merasa dirinya tidak sesuai untuk melaksanakan peranan yang diberikan oleh masyarakat kepadanya. Dengan demikian dia tidak melaksanakan peranannya dengan sempurna atau bahkan menyembunyikan dirinya, apabila dia berada dalam lingkaran sosial yang berbeda. Lingkaran sosial atau social circle adalah kelompok sosial di mana seseorang mendapat tempat serta kesempatan untuk melaksanakan perannya. Setiap peranan bertujuan agar anggota individu yang melaksanakan peranan tadi dengan orang-orang disekitarnya yang tersangkut, atau, ada hubungannya dengan peranan tersebut, terdapat hubungan yang diatur oleh nilai-nilai sosial yang diterima dan ditaati kedua belah pihak, nilai-nilai sosial tersebut, misalnya nilai ekononomis yang tercipta dalam hubungan antara seorang bankir dengan nasabahnya; nilai higienis antara dokter dengan pasiennya; nilai-nilai keagamaan antara pemuka agama dengan umatnya dan sebagainya. Apabila tak dapat terpenuhi oleh individu, terjadilah role distance.
Baca lebih lanjut

235 Baca lebih lajut

Buku Bahan Ajar | Set Datang Di Website SMK St. Pius X Insana smk11 IPS Wahyu

Buku Bahan Ajar | Set Datang Di Website SMK St. Pius X Insana smk11 IPS Wahyu

Contoh pertama menunjukkan suatu perbedaan yang maksimum. Perbedaan-perbedaan antara budaya Asia dan budaya Barat. Ini dilambangkan dalam suatu percakapan antara dua orang petani, seorang dari suatu ladang di pinggiran kota Beijing dan seorang lainnya dari suatu ladang luas dan modern dekat kota Des Moines. Dalam contoh ini, jumlah faktor budaya berbeda yang dapat kita temukan adalah jumlah terbesar. Penampakan fisik, agama, filsafat, sikap-sikap sosial, bahasa, pusaka, konsep-konsep dasar tentang diri dan alam semesta, dan derajat perkembangan teknologi, adalah sebagian saja di antara faktor-faktor budaya yang berbeda tajam. Kita pun harus mengetahui bahwa kedua petani ini punya beberapa persamaan dalam bertani dan gaya hidup pedesaan. Dalam beberapa aspek pola budaya, mereka mungkin lebih mirip daripada bila dibandingkan dengan orang-orang dari budaya mereka sendiri yang tinggal di suatu kota metropolitan. Dengan kata lain, petani asal Iowa tersebut mungkin punya lebih banyak persamaan dengan petani Cina daripada dengan seorang pedagang saham New York.
Baca lebih lanjut

235 Baca lebih lajut

HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA UNIT BUDI LUHUR YOGYAKARTA

HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA UNIT BUDI LUHUR YOGYAKARTA

menjalani aktivitas-aktivitas kehidupannya. Belum lagi berbagai penyakit degeneratif yang menyertai keadaan lansia membuat mereka memerlukan perhatian ekstra dari orang-orang disekelilingnya. Dengan terjadinya kemunduran fisik ini, secara tidak langsung seseorang akan berangsur-angsur mulai melepaskan diri dari kehidupan sosialnya. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial lansia menurun, baik secara kuantitas maupun kualitas sehingga sering terjadi kehilangan ganda (Triple Loss) yaitu kehilangan peran, hambatan kontak sosial serta berkuranngya komitmen.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

INTERAKSI SOSIAL DALAM IMPLEMENTASI e- GOVERNMENT

INTERAKSI SOSIAL DALAM IMPLEMENTASI e- GOVERNMENT

Meskipun dalam proses pelayanan telah terjadi perubahan dalam beberapa fungsi unit-unit sosialnya tetapi pada prinsipnya tetap mengacu suatu tujuan yaitu menjaga keteraturan dan keseimbangan sebuah sistem sosial. Artinya beberapa fungsi sosial dari unit-unit sosial tidak lagi dijalankan oleh lembaga yang seharusnya dijalankan dalam lembaga tradisional telah dilaksanakan oleh lembaga baru. Perubahan sosial tidak bisa dihindari dalam dinamika kehidupan masyarakat. Sistem kapitalisme modern menuntut untuk membatasi konsumsi supaya uang yang ada diinvestasikan kembali dan untuk pertumbuhan modal. Begitu pula dengan Mc Clleland (dalam Lauer, 1993 : 137) menyatakan bahwa masyarakat yang tinggi tingkat kebutuhan untuk berprestasinya, umumnya akan menghasilkan pelayanan yang lebih baik dan selanjutnya menghasilkan perkembangan ekonomi yang lebih cepat. Kebutuhan untuk berprestasi (need for achievement) adalah salah satu kebutuhan dasar manusia, dan sama dengan motif-motif lain pada umumnya, kebutuhan untuk berprestasi ini adalah hasil dari pengalaman sosial sejak masa kanak-kanak. Oleh karena itu motivasi berprestasi yang tinggi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sebaliknya motivasi untuk berprestasi yang rendah dapat melambatkan pertumbuhan ekonomi.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...