Karang Mekar

Top PDF Karang Mekar:

BA HASIL PELELANGAN SDN KARANG MEKAR 6

BA HASIL PELELANGAN SDN KARANG MEKAR 6

Pada hari ini Kamis tanggal Dua Puluh Enam bulan Mei tahun Dua Ribu Enam Belas, Pokja ULP Jasa Konstruksi untuk Pekerjaan Pembangunan SDN Karang Mekar 6, telah selesai melaksanakan evaluasi dan penilaian terhadap Data Kualifikasi dan Dokumen Penawaran pekerjaan tersebut di atas. Data pelelangan Pekerjaan Pembangunan SDN Karang Mekar 6 Tahun Anggaran 2016 :

5 Baca lebih lajut

ANALISIS DAN PERANCANGAN E-CRM PADA PT. KARANG MEKAR MITRA SEJAHTERA (ARROWHEAD CONSULTING) - Binus e-Thesis

ANALISIS DAN PERANCANGAN E-CRM PADA PT. KARANG MEKAR MITRA SEJAHTERA (ARROWHEAD CONSULTING) - Binus e-Thesis

E-CRM adalah suatu aplikasi yang dirancang dengan tujuan untuk membantu PT. Karang Mekar Mitra Sejahtera (Arrowhead Consulting) agar dapat memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada customer-nya. Dengan E-CRM berbasis web ini perusahaan dapat mengetahui kebutuhan customer secara personal dan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan customer. Metodologi yang digunakan dalam penelitian yaitu metode pengumpulan data melalui wawancara dengan pemilik perusahaan maupun karyawan serta studi kepustakaan. Hasil yang dicapai dari analisis dan perancangan aplikasi ini adalah perancangan aplikasi E-CRM berbasis web yang akan dibuat akan membantu perusahaan dalam meningkatkan kepuasan customer sehingga customer yang merasa puas akan kembali lagi dan menjadi loyal. Simpulan yang didapat dari penelitian skripsi E-CRM ini adalah dapat menciptakan hubungan antara perusahaan dengan customer yang biasa dilakukan melalui telepon, email, maupun tatap muka dapat berjalan lebih cepat dan mudah sehingga akan terbina hubungan yang baik antara perusahaan dengan customer .
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Hubungan antara nyeri Reumatoid Artritis dengan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari pada lansia di Posbindu Karang Mekar wilayah kerja Puskesmas Pisangan Tangerang Selatan

Hubungan antara nyeri Reumatoid Artritis dengan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari pada lansia di Posbindu Karang Mekar wilayah kerja Puskesmas Pisangan Tangerang Selatan

Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner mengenai tingkat nyeri Reumatoid Artritis (RAPS) yang terdiri dari 24 pertanyaan dan tingkat kemandirian (Barthel Indeks + IADL) yang terdiri dari 14 pertanyaan, dari ±110 lansia yang mengikuti kegiatan posbindu Karang Mekar Karang Mekar di Kelurahan Cirendeu wilayah kerja Puskesmas Pisangan pada November 2013 sesuai dengan penghitungan sampel dan kriteria inklusi maka didapatkan 39 responden untuk mengisi pertanyaan penelitian. Peneliti melakukan wawancara kepada responden di butuhkan waktu ±5 menit untuk masing-masing responden di mulai dari jam 09.00-12.00 WIB. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dan dibantu para kader posbindu yang terdiri dari 5 orang. Peneliti melakukan wawancara dengan cepat karena diikuti dengan kegiatan posbindu yaitu pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Pisangan. Peneliti juga mengalami kesulitan dalam mewawancarai responden untuk kuesioner RAPS (Rheumatoid Arthritis Pain Scale) dikarenakan menggunakan skala Likert yang terdiri dari 5 kategori jawaban yaitu selalu, sering, kadang-kadang, jarang, tidak pernah sehingga peneliti harus berhati-hati dalam melakukan wawancara kepada responden agar tidak menimbulkan bias informasi.
Baca lebih lanjut

127 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat Terhadap Dengue Hemorrhagic Fever Di Kelurahan Karang Mekar Cimahi Tengah.

Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat Terhadap Dengue Hemorrhagic Fever Di Kelurahan Karang Mekar Cimahi Tengah.

Dalam penelitian ini dilakukan survei terhadap kepala keluarga di Kelurahan Karang Mekar Kecamatan Cimahi Tengah dengan menggunakan metode cross sectional dan dilakukan penilaian terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku responden terhadap DHF. Jumlah responden adalah 360 kepala keluarga dari total 3423 kepala keluarga.

24 Baca lebih lajut

SK No. 93 Thn 2016 ttg Plt Karang Mekar

SK No. 93 Thn 2016 ttg Plt Karang Mekar

Menimbang : a. bahwa   dalam   rangka   kelancaran   tugas   Pemerintahan Desa Karang Mekar  Kecamatan  Mekarsari  sehubungan Kepala   Desa     An.     Akhmadi   Sulaiman     habis     masa jabatannya   dengan   ini   perlu   mengangkat   Penjabat Sementara;

3 Baca lebih lajut

OPTIMALISASI HANDPHONE UNTUK MONITORING RUANGAN MENGGUNAKAN WEBCAM SEBAGAI PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA KANTOR KELURAHAN KARANG MEKAR KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR

OPTIMALISASI HANDPHONE UNTUK MONITORING RUANGAN MENGGUNAKAN WEBCAM SEBAGAI PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA KANTOR KELURAHAN KARANG MEKAR KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR

Pegawai Negeri Sipil) agar memberikan komentar atau pendapat masing - masing mengenai rencana penelitian yang akan dilakukan, setelah itu penulis akan melakukan suatu wawancara langsung kepada seluruh karyawan Kantor Kelurahan Karang Mekar mengenai suasana kerja yang mereka alami baik sebelum maupun setelah pemasangan alat monitoring, dimana pada saat itu pemasangan perangkat monitoring dilakukan selama 1 Minggu (5 hari masa kerja aktif). Dalam hal ini, Lurah Karang Mekar juga akan memberikan komentar terkait hasil monitoring yang sudah dilakukan. Sehingga dapat memberikan kesimpulan apakah alat monitoring ini mampu dijadikan sebagai peningkatan kinerja karyawan pada Kantor Kelurahan Karang Mekar Kecamatan Banjarmasin Timur.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Pembangunan merupakan segala upaya yang terus menerus ditujukan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat dan bangsa yang belum baik, atau untuk meningkatkan kehidupan yang sudah baik menjadi lebih baik lagi.Pemekaran wilayah dipandang sebagai sebuah terobosan untuk mempercepat pembangunan melalui peningkatan kualitas dan kemudahan memperoleh pelayanan bagi masyarakat.Pemekaran Desa Mekar Sari pada tahun 1994 mengharapkan agar pembangunan Desa Mekar Sari lebih maju dari sebelumnya.Pembangunan desa tidak terlepas dari adanya partisipasi masyarakat didalamnya.Pemuda merupakan salah satu unsur didalam masyarakat yang diharapkan mampu memiliki gagasan, kekuatan, dan semangat yang tinggi untuk mengisi pembangunan desa.Organisasi Karang Taruna Citra Yodha adalah wadah untuk menghimpun, menggerakkan, dan menyalurkan partisipasi pemuda dalam pembangunan Desa Mekar Sari. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis partisipasi Karang Taruna Citra Yodha mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan dan pemanfaatan, evaluasi, serta mengetahui faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi Karang Taruna Citra Yodha. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif.Teori yang digunakan adalah teori partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi sehingga diperoleh kesimpulan bahwa secara umum Karang Taruna Citra Yodha aktif berpartisipasi dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan pemeliharaan pembangunan, namun dinilai kurang aktif dalam tahapan evaluasi. Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, keinginan untuk berpartisipasi, dan rasa kepedulian terhadap generasi muda. Sedangkan faktor eksternal meliputi adanya dukungan dari masyarakat, pemerintah desa, Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB IV KONSEP STANDARISASI UMR DALAM EKONOMI ISLAM DI KSP MEKAR JAYA

BAB IV KONSEP STANDARISASI UMR DALAM EKONOMI ISLAM DI KSP MEKAR JAYA

Karyawan yang melakukan kesalahan kerja tidak mempengaruhi terhadap penerimaan upahnya dan apabila tidak mengikuti prosedur kerja yang sudah ditetapkan . Contohnya apabila karyawan terlambat 30 menit pada jam masuk kerja dan jika karyawan pulang tidak sesuai dengan waktu kerja yang ditetapkan ataupun melakukan kesalahan dalam bekerja seperi memakai uang nasabah oleh pihak kantor tidak akan mempengaruhi upah yang diterima tetapi diberikan peringatan. Surat peringatan tersebut juga dibatasi sampai 3 kali. Apabila karyawan mendapatkan surat peringatan 3 kali maka karyawan tersebut akan dikeluarkan tetapi biasanya pihak kantor KSP Mekar Jaya sebelum mengeluarkan surat peringatan yang ketiga mereka memindahkan karyawan tersebut ke kantor KSP Mekar Jaya yang lainnya.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

STUDI EKOLOGI REPRODUKSI KARANG CABANG Acrapara aspera UNTUK MENGATASI KONDISI KRITIS EKOSISTEM TERUMBU KARANG - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) 669 KI FPIK 2004 a

STUDI EKOLOGI REPRODUKSI KARANG CABANG Acrapara aspera UNTUK MENGATASI KONDISI KRITIS EKOSISTEM TERUMBU KARANG - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) 669 KI FPIK 2004 a

daratan dari kota Jepara dan semakin intensifnya pengembangan wisata pulau. Semakin meningkatnya populasi dan pengembangan wilayah kota memicu penggunaan lahan atas tak terkendali yang disertai rendahnya kesadaran lingkungan dari masyarakat mengakibatkan tingginya sedimen yang dibawa oleh aliran sungai ke perairan laut. Hal ini menjadikan perairan pantai Jepara menjadi keruh dengan laju sedimentasi yang tinggi. Laju sedimentasi di Pulau Panjang pada musim kemarau saja telah mencapai 40,4 mg/ cm 2 hari dan kekeruhan perairan mencapai 0,04 mg/ l (Setyadi, 1995). Ditambah dengan banyaknya wisatawan yang datang ke pulau yang mencapai sekitar 13.000 per tahun serta semakin maraknya pengambilan karang dan ikan karang yang tidak ramah lingkungan berpotensi merusak terumbu secara fisik. Kondisi terumbu karang di bagian selatan pulau Panjang dilaporkan kritis dengan angka penutupan karang mencapai 21,3% (Munasik et al ., 2000).
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Biologi dan fenologi pembungaan genus Alpinia, etligera dan zingiber

Biologi dan fenologi pembungaan genus Alpinia, etligera dan zingiber

Pengujian viabilitas polen dengan pengecambahan pada media Brewbaker dan Kwack terhadap varietas A. purpurata “Kusuma”, A. purpurata “Bethari”, E. elatior “Pink Torch Ginger” dan E. elatior “Red Torch Ginger” tidak dipengaruhi oleh waktu walaupun viabilitasnya bervariasi antar kultivar (Tabel 5). Akan tetapi perkecambahan polen keempat kultivar tersebut umumnya meningkat sejak sebelum bunga mekar pada pukul 08.00 sampai sekitar pukul 14.00, kemudian mulai menurun kecuali E. elatior “Pink Torch Ginger”. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat bunga mekar penuh, yang terjadi sekitar pukul 09.00-11.00 (Tabel 3), viabilitas polen cukup tinggi, yang memungkinkan keberhasilan penyerbukan. Selain itu penurunan viabilitas polen diduga terkait dengan semakin tingginya suhu udara pada saat udara semakin siang, sehingga
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

323740355.doc 228.00KB 2015-10-12 00:17:43

323740355.doc 228.00KB 2015-10-12 00:17:43

Koperasi Unit Desa Mekar Ungaran dari tahun ketahun anggotanya semakin bertambah, hal ini dikarenakan KUD Mekar merupakan satu satunya koperasi desa yang menyalurkan atau menyediakan sarana produksi di bidang pertanian (pupuk dan bibit tanaman) dan peternakan (persusuan). Tapi dengan bertambanhnya anggota, omset penjualan mengalami penurunan, padahal sasaran dari KUD Mekar Ungaran adalah anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya. Turunnya omset penjualan dapat dilihat dari data mengenai kepuasan konsumen di KUD Mekar Ungaran yang dapat dilihat dari penjualan susu yang mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan banyak berdirinya badan usaha lain yang bergerak dalam bidang yang sama seperti Firma dan Perseroan modal yang usahanya lebih memadai dan organisasinya yang terkontrol.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Referensi Buku dan Penelitian tentang karang dan  transplantasi terumbu karang

Referensi Buku dan Penelitian tentang karang dan transplantasi terumbu karang

Herdiana, Y. 2001.Respon Pertumbuhan serta Keberhasilan Transplantasi Koral Terhadap Ukuran Fragmen dan Posisi Penanaman pada Dua Spesies Karang Acropora micropthalma (Verill, 1869) dan Acropora intermedia (Brook, 1891) di Perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Hilbertz, W. H. 1992. Solar generated building material from seawater as a sink for carbon. Ambio 21 :126-129.

3 Baca lebih lajut

Pengaruh Kedan terhadap Morfologi dan Kelimpahan di Pulau Cemara Kecil, Taman Nasional Karimunjawa. - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) ABSTRAK Yulia R

Pengaruh Kedan terhadap Morfologi dan Kelimpahan di Pulau Cemara Kecil, Taman Nasional Karimunjawa. - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) ABSTRAK Yulia R

Jenis karang yang dominan disuatu habitat tergantung pada kondisi lingkungan atau habitat tempat karang itu hidup. Pada suatu habitat, jenis karang yang hidup dapat didominasi oleh suatu jenis karang tertentu. Menurut bentuk pertumbuhannya karang keras dibedakan menjadi acropora dan non- acropora, dengan perbedaan morfologi berupa tipe bercabang (branching), tipe padat (massive), tipe merayap (encrusting), tipe daun/lembaran (foliose), tipe meja (tabulate), serta tipe jamur (mushroom), tipe menjari (digitate).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua Chapter III V

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua Chapter III V

4.3 Pembangunan Desa Mekar Sari Sejak Tahun 1994 Hingga Tahun 2015 Tjokroamidjojo (2000) mengatakan, bahwa pembangunan didalam proses atau usaha–usaha perubahan sosial (social change) dapat berarti suatu usaha perubahan dan pembangunan kondisi masyarakat untuk menjadi lebih baik. Dalam melaksanakan pembangunan perlu adanya suatu usaha dan proses, menurut Khairuddin yang dinyatakan oleh Siagian (2005) pembangunan adalah rangkaian usaha yang secara sadar dilakukan. Artinya, keadaan yang lebih baik, yang didambakan oleh suatu masyarakat, serta pertumbuhan yang diharapkan akan terus berlangsung, tidak terjadi dengan sendirinya, apalagi secara kebetulan. Usaha atau proses pembangunan yang dilaksanakan oleh suatu negara adalah tekad atau keinginan yang disusun berdasarkan pemikiran–pemikiran dan pertimbangan– pertimbangan secara luas. Usaha atau proses pembangunan terlihat dengan adanya kehendak untuk menentukan arahan–arahan sebagai pedoman dalam melaksanakan pembangunan tersebut.Secara umum, pembangunan desa meliputi dua aspek utama, yaitu :
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Jurnal yang ditulis oleh Nurul dan Bagus berjudul “Partisipasi Pemuda dalam Program Karang Taruna Desa (Studi pada Pemuda di Dusun Kupang Kidul Desa Kupang Kecamatan Ambarawa)” pada tahun 2014 menyatakan, bahwa partisipasi pemuda dalam program Karang Taruna desa di Dusun Kupang Kidul menggunakan tiga tahap partisipasi, yaitu partisipasi dalam perencanaan, partisipasi dalam pelaksanaan, dan partisipasi dalam pemanfaatan. Faktor penghambat partisipasi pemuda dalam program Karang Taruna desa di Dusun Kupang Kidul adalah pemuda banyak yang merantau, baik dalam hal studi atau dalam hal pekerjaan, rasa kurang percaya diri untuk memperlihatkan potensi yang dimiliki dari dalam diri, pemuda dan remaja yang mengalami pernikahan dini sehingga waktu lebih diutamakan untuk mengurus rumah tangga mereka.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Karang Taruna merupakan salah satu organisasi pemuda yang sudah dikenal luas oleh masyarakat karena merupakan wadah yang memiliki misi untuk membina generasi muda khususnya di pedesaan. Adapun visi Karang Taruna, yaitu sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kreatifitas generasi muda yang berkelanjutan untuk menjalin persaudaraan dan rasa kebersamaan menjadi mitra organisasi lembaga, baik kepemudaan ataupun pemerintah dalam pengembangan kreatifitas. Kemampuan di bidang kesejahteraan sosial baik untuk masyarakat di lingkungan sekitar ataupun di wilayah lain. Dalam bidang kesejahteraan sosial, Karang Taruna sebagai organisasi sosial masyarakat di pedesaan akan ditingkatkan fungsi dan perannya agar dapat menghimpun, menggerakkan, dan menyalurkan peran serta generasi muda dalam pembangunan. Selain mewujudkan kesejahteraan sosial di desa atau kelurahan, Karang Taruna berfungsi mengembangkan potensi kreatifitas generasi muda agar secara terarah generasi muda di pedesaan membina dirinya sebagai pendukung pembangunan pedesaan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Development is a continuous effort to improve bad life of the people and the nation or from better life to be much better one. Regional extension is considered as a breakthrough to accelerate development by increasing quality and facility to get service for the people. The area extension of Mekar Sari Village in 1994 was expected to be more advanced than it used to be. Village development cannot be separated from the participation of its community. Youth is one of the elements in the community that is expected to be able to have viewpoint, strength, and high morale to participate in village development. Neighborhood Youth Association, Citra Yodha, is one of the facilities to gather, motivate, and transfer youth participation in developing Mekar Sari Village. The objective of the research was to analyze the participation of Neighborhood Youth Association, Citra Yodha, starting from the phases of planning, implementation, maintenance and utility, and evaluation and to find out the factors which influenced the participation of Neighborhood Youth Association, Citra Yodha. The research used descriptive qualitative approach and the theory of public participation in development. The result of the research, using interview and documentation method, showed that, in general, Neighborhood Youth Association, Citra Yodha, actively participated in the phases of planning, implementation, and maintenance of development, but it was considered not active in the evaluation phase. Its participation was influenced by internal and external factors. Internal factors included age, education, occupation, willingness to participate, and care for young generation. External factors included public support, the village government, the Social Agency, and the Manpower Agency.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Dampak Pemekaran Desa Pasca Konflik: studi Kasus Desa Bale dan Desa Ori T1 352008006 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Dampak Pemekaran Desa Pasca Konflik: studi Kasus Desa Bale dan Desa Ori T1 352008006 BAB V

Pada dasarnya harus diakui bahwa masyarakat Indonesia secara umum, dan terutama masyarakat desa Bale dan Ori secara khusus, mengalamai perubahan-perubahan yang signifikan dalam arus kehidupan politik. Pada era sembilan puluhan pada masa Orde Baru masyarakat desa Bale dan Ori selalu memanfaatkan hak suara untuk memilih dengan pertimbangan partai apa yang disenanginya, tanpa melihat siapa, dari mana, dan apa latar belakang agama dan calon pemimpin tersebut. Akan tetapi setelah pasca konflik, dan di era demokrasi sekarang ini, berbagai pertimbangan yang pikirkan oleh warga masyarakat terutama pada masyarakat desa Ori dan Bale dalam menentukan hak pilih mereka, pertimbangan-pertimbangan masyarakat misalnya: dari mana asal dari calon pemimpin tersebut, apa agamanya, dan sebagainya. Seperti dalam hasil wawancara pada beberapa warga desa, sebagai berikut: Ambrosisu Gogugu (tokoh agama, sebelum rusuh pernah menjabat sebagai sekertaris desa diBale) menjelaskan bahwa Dalam masalah pemilihan baik pemilihan Pilpres, kepala daerah, dan kepala desa pada zaman dulu (ORLA sampai ORBA) warga masyarakat kami (Ori dan Bale) selalu kompak dalam memberikan suara kami, sehingga kami tidak melihat siapa calon pemimpinnya dan apa agamanya? , akan tetapi yang menjadi patokan kami ialah apa partainya? Akan tetapi pada zaman sekarang (DEMOKRASI) kami tidak lagi mempunyai kebesamaan dalam menentukan pilhan kami, kami mempunyai pertimbangan yang berbedah-bedah antara kedua desa. Misalnya: siapa calon pemimpinnya, apa agamanya, apa dia orang yang saya kenal atau tidak, dan lain sebagainya. Badrun Manuru (Sebelum mekar menjabat sebagai KAUR Pembangunan, setelah mekar menjabat sementara sebagai Kades, sekarang menjabat sebagai sekertaris desa Ori)Berkaitan dengan masalah pemilihan kepala daerah atau pilpres bahwa pada dulunya kami yang mempunyai ikatan yang sangat kuat dengan warga masyarakat Bale sehingga seakan-akan kami mempunyai satu tujuan bersama, memiliki satu suara, akan tetapi semuanya telah berbedah ketika kami dihadakan dengan konflik, yang kemudian dimekarkan menjadi 2 desa sehingga kami memiliki tujuan masing-masing untuk mandiri, walaupun secara umum bahwa kami memiliki tujuan yang sama yaitu kedamaian, dan ketentraman.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Induksi Pembungaan dengan Penambahan Penyinaran dan Pengaruh Dmur Bunga terhadap Pembentukan Buah pada Hylocereus spp.

Induksi Pembungaan dengan Penambahan Penyinaran dan Pengaruh Dmur Bunga terhadap Pembentukan Buah pada Hylocereus spp.

Gambar 5 Kerontokan bunga H. undatus: kuncup kecil (kanan) dan sedang (kiri) Kerontokan pada fase kuncup jauh lebih tinggi dari pada fase mekar bunga. Kuncup bunga yang muncul pertama (pada 54 hari setelah penyinaran) hanya sekitar 39.5% - 71.6% kuncup yang bertahan hingga bunga mekar (Tabel 3). Pada fase kuncup kerontokan diawali dengan perubahan warna kuncup bunga menjadi kekuningan dan kuncup tidak berkembang. Kuncup berubah warna menjadi coklat kehitaman kemudian rontok. Induksi pembungaan diaplikasikan pada bulan Mei segera setelah musim berbuah selesai. Hal ini diduga menyebabkan keterbatasan asimilat untuk membentuk bunga sehingga bunga rontok pada fase kuncup. Sementara secara alami pada bulan Mei-September tanaman mengakumulasikan asimilat.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Reproduksi Karang | Karya Tulis Ilmiah Reproduksi Karang

Reproduksi Karang | Karya Tulis Ilmiah Reproduksi Karang

Reproduksi hewan karang dapat terjadi secara seksual maupun aseksual. Proses reproduksi seksual dimulai dengan pembentukan klon gamet sampai terbentuknya gamet masak, proses ini disebut sebagai gametogenesis. Gamet yang masak kemudian akan dilepaskan dalam bentuk planula. Planula yang telah lepas akan berenang bebas dalam perairan. Dan bila mendapati tempat yang cocok, ia akan menetap di dasar/substrat dan berkembang menjadi koloni baru. Karang dalam melakukan pembuahan ada yang diluar tubuh induknya (pembuahan eksternal) dan ada yang didalam tubuh induknya (pembuahan internal) (Nybakken, 1992). Reproduksi Aseksual karang dilakukan dengan cara membentuk tunas. Tunas ini biasanya akan tumbuh di permukaan bagian bawah atau pada bagian pinggir koloni karang. Tunas baru akan tetap melekat hingga ukuran tertentu sampai dapat melepaskan diri dan menjadi individu baru. Pembentukan tunas ini dapat terjadi dapat dilakukan dengan cara pertunasan intretentakular, yaitu
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Show all 3618 documents...