: Kepribadian

Top PDF : Kepribadian:

KEPRIBADIAN  pelaku kekerasan dalam kepribadian (3)

KEPRIBADIAN pelaku kekerasan dalam kepribadian (3)

Alwisol (2004) mengemukakan kepribadian berasal dari kat.a personality bahasa Inggris, yang berasal dari bahasa Yunani-Kuno prosopon atau persona, yang artinya “topeng” yang biasa dipakai artis dalam teater. Para artis itu berperilaku sesuai dengan ekspresi topeng yang dipakainya, seolah-olah topeng itu mewakili ciri kepribadian tertentu.

2 Baca lebih lajut

Membaca kepribadian adalah ilmu yang san (1)

Membaca kepribadian adalah ilmu yang san (1)

mewakili sebagian besar (80%) aspek yang diukur. Dewasa ini, alat tes kepribadian mudah sekali kita jumpai dan sangat bervariasi. Mulai dari tes projektif seperti tes grafis (menggambar house, tree, person, & wartegg) serta tes Rorschach yang mengungkap alam bawah sadar manusia sampai dengan tes inventori/objektif yang mengandalkan kejujuran pengisinya.

4 Baca lebih lajut

PERBEDAAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA  Perbedaan Antara Tipe Kepribadian Ekstrovert Dan Introvert Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta.

PERBEDAAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA Perbedaan Antara Tipe Kepribadian Ekstrovert Dan Introvert Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hasil: Jumlah responden dengan tipe kepribadian introvert memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan responden dengan tipe kepribadian ekstrovert. Hasil analisis data didapatkan nilai p= 0.000 (p<0,05) dengan nilai t = 4.121. Kesimpulan: kesimpulan dari penelitian ini terdapat perbedaan yang bermakna antara tipe kepribadian ekstrovert dan introvert dengan tingkat stres pada mahasiswa fakultas hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta.

12 Baca lebih lajut

RPS PSI 304 Psikologi Kepribadian S. Ganjil 2017

RPS PSI 304 Psikologi Kepribadian S. Ganjil 2017

2. Mahasiswa mampu memahami berbagai teori kepribadian antara lain pendekatan psikodinamis, pendekatan fenomenologis (humanistik & eksistensialisme), pendekatan sifat (Traits), pendekatan biologis, pendekatan behaviorisme dan learning, pendekatan kognitif & sosial kognitif.

15 Baca lebih lajut

kepribadian pelaku kekerasan dalam kepribadian

kepribadian pelaku kekerasan dalam kepribadian

Islam telah menjelaskan cara memilih pasangan hidup untuk menciptakan keturunan sehat dan sholeh, yang semua itu membuktikan pentingnya faktor keturunan (genetik). Pengaruh gen berlangsung melalui perpindahan gen dari orang tuanya yang ada dalam kromosom. Setiap sifat keturunan menempati suatu lokasi tertentu didalam mata rantainya. Misalnya kromosom yang menentukan warna kulit, mata, rambut, golongan darah,kecerdasan dan kepribadian. Jadi antara gen dari kepribadian ada keterkaitan satu sama lain.Kepribadian merupakan citra manusia yang mempunyai aktualisasi fitriah sebagai potensi dasar yang dimiliki manusia untuk dikembangkan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Kepribadian pelaku kekerasan dalam kepribadian

Kepribadian pelaku kekerasan dalam kepribadian

Dari ke empat aspek kepribadian yang ada dalam teori MBTI, peneliti hanya mengambil aspek pertama, yaitu Ekstrovert-Introvert. Ekstrovert-Introvert(EI) mencerminkan suatu orientasi terhadap dunia luar manusia dan benda ataupun dunia-dalam yang berupa konsep dan ide. Dimensi ini memperlihatkan sampai sejauh mana perilaku kita ditentukan oleh sikap kita terhadap dunia. Jung menemukan istilah dari bahasa Latin yang berarti berpaling kea rah luar (Ekstrovert) atau berpaling kea rah dalam (Introvert). Jung mengatakan bahwa ekstrovet dapat bekerja dengan nyaman dan sukses jika berinteraksi dengan hal- hal di luar diri mereka, seperti orang lain, pengalaman, dan situasi. Ekstrovet suka mengklarifikasi pikiran dan idenya dengan cara berbicara dan berbuat. Mereka yang merasa lebih nyaman bekerja dengan cara ekstrovet akan berpikir dengan keras. Introvert, sebaliknya, lebih tertarik dengan dunia di dalam pikiran, hati, dan jiwa mereka. Introvert suka merumuskan ide dan tindakan, memikirkannyan sampai hal itu menjadi lebih bermakna dengan cara
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

Silabus Teori Kepribadian S1 PPB.docx

Silabus Teori Kepribadian S1 PPB.docx

Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai: konsep-konsep dasar teori kepribadian, definisi kepribadian, pola kepribadian, faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian, tipologi kepribadian berdasarkan konstitusi tubuh, teori psikoanalisis klasik dari Sigmund Freud, teori psikoanalisis kontemporer dari Erik Erikson, teori dinamika interpersonal dari Alfred Adler, teori holistik- humanistik dari Abraham Maslow, fenomenologi dari Carl R. Rogers, teori dunia pribadi dari Kurt Lewin, teori operant-reinforcement dari B.F. Skinner, teori social learning dari Albert Bandura, , dan kepribadian menurut perspektif agama Islam.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

KEPRIBADIAN Kepribadian Muslim itu tidak

KEPRIBADIAN Kepribadian Muslim itu tidak

Tanpa proses pendidikan tidak mungkin kebudayaan itu berlangsung dan berkembang. Melalui pendidikan, kepribadian seseorang itu dibentuk dan dikembangkan. Individu yang dididik melalui pendidikan merupakan kreator dan sekaligus sebagai manipulator dari kebudayaannya. Tanpa kepribadian manusia tidak ada kebudayaan, meskipun kebudayaan bukanlah sekedar jumlah dari kepribadian kepribadian. Sebaliknya kebudayaan akan sangat diperlukan upaya pembentukan kepribdian. Kesenian misalnya, sebagai aspek kebudayaan, sangat besar peranannya dalam pengembangan kepribadian seseorang, dan karena itu sangat penting bagi pendidikan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Kepribadian  pelaku kekerasan dalam kepribadian (1)

Kepribadian pelaku kekerasan dalam kepribadian (1)

Saat ini banyak psikolog berkeyakinan bahwa gambaran paling baik mengenai struktur trait dimiliki oleh Five Factor Model dari teori Big Five Personality. Menurut Five Factor Model (FFM) ini trait kepribadian digambarkan dalam bentuk 5 dimensi dasar, yaitu Neuroticism, Extraversion, Openness to Experience, Agreeableness, dan Conscientiousness. Di Indonesia, penggunaan alat ukur ini kepribadian ini maupun pengembangan alatnya masih belum begitu populer, padahal banyak hal yang mampu diprediksi dengan alat tes ini. Karena itu pengembangan alat tersebut perlu dilakukan di Indonesia.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Kepribadian  pelaku kekerasan dalam kepribadian (1)

Kepribadian pelaku kekerasan dalam kepribadian (1)

Beberapa contoh dari pengaruh unsur kebudayaan terhadap kepribadian, sebagaimana kasus suku Dobu di Melanisia (Horton, 1993). Anak suku Dobu yang lahir ke dunia hanya pamannya yang mungkin menyayanginya, terhadap siapa ia akan menjadi ahli warisnya, Ayahnya yang lebih tertarik kepada anak-anak saudara perempuannya biasanya membencinya, karena si ayah harus menunggu sampai anak tersebut disapih untuk dapat melakukan hubungan seksual dengan ibunya. Sering juga ia tidak diharapkan oleh ibunya dan tidak jarang terjadi pengguguran, Hidup suku Dobu diatur oleh ilmu sihir, penyebab kejadian bukan berasal dari alam; semua gejala dikendalikan oleh ilmu sihir yang telah dikenakan terhadap seseorang dan menyebabkan balas dendam dari keluarganya. Bahkan mimpipun diinterpretasikan sebagai sihir. Malah nafsu seksual tidak akan muncul apabila tidak menanggapi penyihiran cinta orang lain, yang membimbingnya menuju kepadanya, sementara daya sihir cinta seseorang menunjukkan keberhasilannya. Setiap orang Dobu selalu merasa takut akan diracun. Makanan dijaga dengan waspada pada waktu dimasak dan hanya dengan beberapa orang tertentulah orang Dobu bersedia makan bersama. Setiap saat setiap desa melindungi diri dari semua pasangan yang berkunjung dari desa lain, dan semua tamu ini tidak dapat dipercayai oleh yang punya rumah dan para tamu sendiri tidak saling percaya. Sungguh tidak seorang pun dapat dipercaya penuh; para suami cemas terhadap sihir isterinya dan takut terhadap mertua. Sepintas lalu, hubungan sosial di Dobu adalah cerah dan sopan meskipun keras dan tanpa humor. Pertentangan hanyalah sedikit, karena menghina atau bermusuhan berbahaya. Namun, teman-teman juga berbahaya. Persahabatan mungkin merupakan awal pengracunan atau pengumpulan bahan (rambut, kuku tangan) yang berguna untuk menyihir.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

Kepribadian pelaku kekerasan dalam kepribadian  (1)

Kepribadian pelaku kekerasan dalam kepribadian (1)

Setiap individu memiliki ciri-ciri kepribadian Setiap individu memiliki ciri-ciri kepribadian tersendiri, mulai dari yang menunjukkan tersendiri, mulai dari yang menunjukkan kepribadian yang sehat atau justru yang tidak kepribadian yang sehat atau justru yang tidak

15 Baca lebih lajut

Konstrinusi pendidikan agama Islam dalam pembentukan kepribadian muslim siswa SMP Negeri 217 Jakarta Timur

Konstrinusi pendidikan agama Islam dalam pembentukan kepribadian muslim siswa SMP Negeri 217 Jakarta Timur

Jika dilihat berdasarkan nilai “r” tabel tersebut, rxy lebih besar daripada “r” tabel, baik pada taraf signifikansi 5% (0,516>0,349) maupun pada taraf signifikansi 1% (0,516=0,449). Dari kedua hipotesis yang penulis ajukan, setelah melakukan penelitian ternyata hipotesis pertama (hipotesis alternatif) yang menyatakan terdapat korelasi positif antara pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan kepribadian muslim siswa diterima walaupun pada taraf yang sedang, artinya kontribusi yang diberikan pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 217 Jakarta Timur masih belum maksimal, hal ini dikarenakan masih ada beberapa faktor penghambat diantaranya adalah: kurang adanya kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan keluarga siswa.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

SISTEM PAKAR DIAGNOSA GANGGUAN KEPRIBADI (1)

SISTEM PAKAR DIAGNOSA GANGGUAN KEPRIBADI (1)

1. Aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa gangguan kepribadian pada seseorang menggunakan metode forward chaining merupakan program yang digunakan untuk mendiagnosa gangguan seseorang berdasarkan gejala-gejala dan untuk dilakukan proses penerjemahan pakar melalui komputer. 2. Aplikasi ini terdiri dari 4 menu untuk pengguna

12 Baca lebih lajut

KEKUATAN DAN KEUTAMAAN KARAKTER 2

KEKUATAN DAN KEUTAMAAN KARAKTER 2

Kepribadian berbeda dengan karakter, kepribadian sebagai hal yang terorganisasi tidak acak, dan unsur-unsurnya tidak bekerja sendiri-sendiri karena kepribadian manusia adalah kesatuan yang teratur dengan unsur-unsur yang berkaitan satu sama lain. Kepribadian manusia tampil dalam perilaku yang melibatkan aspek psikis seperti berpikir, mempercayai dan merasakan sesuatu. Sedangkan karakter adalah segi-segi kepribadian yang ditampilkan keluar dari, dan disesuaikan dengan nilai dan norma tertentu. Karakter diperoleh melalui pengasuhan dan pendidikan meskipun potensialitasnya ada pada setiap orang. Untuk membentuk karakter yang kuat, manusia perlu menjalani serangkaian proses pemelajaran, pelatihan, dan peneladanan. 3. KEKUATAN DAN KEUTAMAAN KARAKTER
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

12.92.0056 Yogi Swaraswati BAB III

12.92.0056 Yogi Swaraswati BAB III

Trait kepribadian Conscientiousness identik dengan kecenderungan seseorang yang lebih berorientasi tugas, bertujuan dan terarah, memiliki kemauan yang kuat atau gigih, terorganisir, bertanggungjawab, persisten dan berorientasi pada prestasi. Semakin tinggi skor yang diperoleh, maka semakin menunjukkan trait kepribadian Conscientiousness pada mahasiswa, demikian sebaliknya.

13 Baca lebih lajut

SISTEM PAKAR DIAGNOSA GANGGUAN KEPRIBADI (4)

SISTEM PAKAR DIAGNOSA GANGGUAN KEPRIBADI (4)

Sistem Pakar ini bertujuan untuk membantu mengenali gejala-gejala dalam mendiagnosa awal adanya gangguan kepribadian pada seseorang dan akan mendapatkan solusi atau tindakan yang harus dilakukan. Metode yang digunakan dalam sistem pakar ini yaitu Forward chaining. Metode Forward Chaining adalah metode pencocokan fakta atau pernyataan yang benar untuk dijadikan pengujian hipotesis dalam bentuk aturan kebenaran.

12 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KETANGGUHAN PRIBADI (HARDINESS) ANTARA SISWA DAN SISWI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DAERAH RAWAN ABRASI.

PERBEDAAN KETANGGUHAN PRIBADI (HARDINESS) ANTARA SISWA DAN SISWI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DAERAH RAWAN ABRASI.

Kepribadian tangguh (hardiness) dalam psikologi islam yaitu kepribadian Ibrahim yaitu satu kepribadian rasuli yamg memiliki kepribadian ketuhanan yang tangguh meskipun hidup pada keluarga dan lingkungan yang korup mampu bertahan hidup, kepribadian ismaili yaitu satu kepribadian rasuli yang mampu bertahan hidup pada situasi dan kondisi yang serba sulit gersang dan tanpa bergantung pada orang lain kepribadian ayyubi yaitu satu kepribadian rasuli yang tabah, sabar, tawakal terhadap musibah Alla h swt, berusaha mencari hikmah yang tekandung dalam musibah baik berupa penyakit, kemiskinan maupun penghinaan dari orang lain. Belajar dari berbagai bentuk kepibadian rasuli seorang muslim belajar untuk mengenal diri, lingkungan dan tuhannya, serta tuga s-tugas dan kewajiban sehingga ketika terjadi bencana atau musibah mampu bertahan dan terhindar dari stess (Mujib, 2006).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

SISTEM PAKAR DIAGNOSA GANGGUAN KEPRIBADI

SISTEM PAKAR DIAGNOSA GANGGUAN KEPRIBADI

Data yang telah diinput Pakar akan di proses pada program dengan menggunakan metode forward chaining, berdasarkan gejala yang dimasukan, kemudian gejala-gejala tersebut akan dikelompokkan sesuai dengan jenis gangguan, dan akan dilakukan pemeriksaan pada basis pengetahuan apakah gejala tersebut merupakan salah satu jenis gangguan. Kemudian akan diberikan rekomendasi berupa solusi. Mekanisme program ini menggunakan metode forward chaining. Sistem pakar diagnosa awal gangguan kepribadian pada seseorang dengan langka-langka sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Idiom dalam Bahasa Jepang yang Menggunakan TE : Kajian Sintaksis dan Semantik.

Idiom dalam Bahasa Jepang yang Menggunakan TE : Kajian Sintaksis dan Semantik.

Bahasa merupakan sebuah alat komunikasi untuk menyampaikan pendapat, pikiran, dan perasaan yang kemudian dapat mempengaruhi atau dipengaruhi orang lain. Tidak hanya sebagai alat komunikasi, bahasa juga dapat menggambarkan kepribadian seseorang, baik kepribadian tersebut adalah kepribadian yang baik maupun buruk, seperti yang diungkapkan Syamsuddin (1986:2) mengenai definisi bahasa, yaitu:

22 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Konflik Budaya Suami-Istri di Jemaat GKI Lachai Roi Wamena dari Perspektif Konseling Lintas Budaya T1 752014016 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Konflik Budaya Suami-Istri di Jemaat GKI Lachai Roi Wamena dari Perspektif Konseling Lintas Budaya T1 752014016 BAB IV

Sarwono mengutip definisi kepribadian yag dibuat oleh Matsumoto dan Juang yang kemudian mendefinisikan kepribadian sebagai satu set perilaku, dan ciri-ciri kognitif, sifat (trais), atau predisposisi (kecenderungan) yang relatif berlangsung secara terus menerus, dan dibawa oleh seseorang dalam berbagai konteks kehidupannya serta saat berinteraksi dengan orang lain sehingga membedakannya dari orang-orang yang lain. 9 Inti dari kepribadian itu adalah sifat (trais). Kepribadian itu menurut Sarwono dikelompokan menjadi tiga macam, yaitu : kepribadian kardinal, yaitu kepribadian yang paling dominan; kepribadian sentral yaitu kepribadian yang digunakan untuk menyebut seseorang misalnya pemalu, pemalas, penakut, periang dan seterusnya; kepribadian sekunder, yaitu kepribadian yang muncul dalam situasi tertentu. 10
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Show all 3924 documents...