Keterampilan Dasar Sepakbola

Top PDF Keterampilan Dasar Sepakbola:

Silabus dan RPP Keterampilan Dasar Sepakbola

Silabus dan RPP Keterampilan Dasar Sepakbola

Mata kuliah Keterampilan Dasar Sepakbola adalah salah satu mata kuliah konsentrasi kepelatihan sepakbola. Mata kuliah ini bersifat teori dan praktik. Pada mata kuliah ini akan dibahas secara teoritis tentang ruang lingkup permainan sepakbola, analisis dan model gerakan dasar sepakbola. Selanjutnya secara praktik akan diberikan tentang dasar-dasar teknik sepakbola serta permainan sepakbola.

4 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 4 SENTOLO.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 4 SENTOLO.

Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, sementara itu metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 4 Sentolo tahun ajaran 2015/2016 dengan jumlah sampel penelitian 20 orang siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling . Variabel penelitian adalah tingkat keterampilan dasar sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 4 Sentolo tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan data menggunakan tes, dengan instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan dasar sepakbola menurut Nurhasan dari Rahmadhaniar Kalbu Adi (2011: 55) berupa tes sepak dan tahan bola diperoleh validitas 0,747 dan reliabilitas 0,851; memainkan bola dengan kepala diperoleh validitas 0,885 dan reliabilitas 0,939; menggiring bola diperoleh validitas 0,548 dan reliabilitas 0,706; dan menembak bola ke sasaran diperoleh validitas 0,779 dan reliabilitas 0,868. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif dengan frekuensi dan persentase melalui pengkategorian.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 SELOMERTO KECAMATAN SELOMERTO KABUPATEN WONOSOBO.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 SELOMERTO KECAMATAN SELOMERTO KABUPATEN WONOSOBO.

Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah yang telah disebutkan di atas serta terbatasnya waktu dan keterbatasan-keterbatasan yang lain, maka peneliti hanya akan mengkaji dan mengetahui, “Tingkat Keterampilan Dasar Sepakbola Siswa Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola di SMP Negeri 1 Selomerto”. Keterampilan dasar bermain sepakbola yang diukur meliputi keterampilan menyepak dan menahan bola, memainkan bola dengan kepala, menggiring bola dan menembak bola.

106 Baca lebih lajut

PENGARUH MODIFIKASIPEMBELAJARAN DAN MOTIVASI TERHADAP KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA - repository UPI T POR 1302502 Title

PENGARUH MODIFIKASIPEMBELAJARAN DAN MOTIVASI TERHADAP KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA - repository UPI T POR 1302502 Title

PENGARUH MODIFIKASIPEMBELAJARAN DAN MOTIVASI TERHADAP KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA Oleh Bayu Dwi Febrianto 1302502 Sebuah Tesis yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memper[r]

2 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA ANGGOTA TIM SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 SEWON BANTUL YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA ANGGOTA TIM SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 SEWON BANTUL YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016.

Menurut pendapat beberapa ahli di atas maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu sepakbola merupakan kegiatan fisik yang menuntut pelakunya melakukan gerakan tubuh yang sangat lengkap. Dalam satu pertandingan sepakbola, seorang pemain dituntut memilik keterampilan lokomotor (gerakan berpindah tempat), nonlokomotor (gerakan tidak berpindah tempat) dan gerakan manipulatif. Tujuan dari sepakbola itu sendir adalah memenangkan pertandingan dengan cara mencetak gol ke gawang lawan sebanyak-banyaknya dan mempertahankan gawang sendiri supaya tidak kemasukan gol. Dalam hal ini, sepakbola merupakan olahraga beregu sehingga dalam sepakbola sangat memerlukan kekompakan antar pemain. Untuk menunjang hal tersebut dibutuhkan teknik dasar bermain sepakbola yang bagus, sehingga kerjasama antar pemain mampu berjalan dengan maksimal. Ada beberapa keterampilan dasar sepakbola antara lain, menggiring bola, mengoper bola, menerima/menahan bola, menembak dengan bola, menyundul bola dll.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Pengaruh Pembelajaran Soccer Like Games terhadap Keterampilan Dasar Sepakbola Siswa.

Pengaruh Pembelajaran Soccer Like Games terhadap Keterampilan Dasar Sepakbola Siswa.

6. Pelaksanaan pembelajaran di lapangan olahraga SMP Negeri 1 Susukan Lebak. 7. Setelah sampel diberikan perlakuan, selanjutnya dilihat skor peningkatan keterampilan dasar sepakbola. Skor subjek tersebut dihitung rata-ratanya sehingga didapat skor rata-ratanya. Kemudian dihitung skor perolehan rata- ratanya. Dengan pendekatan statistika tertentu skor perolehan rata-rata dihitung dan dianalisis.

20 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN TGFU DAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK TINGGI DAN KEMAMPUAN MOTORIK RENDAH - repository UPI T POR 1402665 Title

PENGARUH PEMBELAJARAN TGFU DAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK TINGGI DAN KEMAMPUAN MOTORIK RENDAH - repository UPI T POR 1402665 Title

PENGARUH PEMBELAJARAN TGFU DAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK TINGGI DAN KEMAMPUAN MOTORIK RENDAH Oleh Luqman Hakim Univers[r]

3 Baca lebih lajut

KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DAN STATUS KONDISI FISIK SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER DI SD MUHAMMADIYAH BLAWONG I KECAMATAN JETIS KABUPATEN BANTUL.

KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DAN STATUS KONDISI FISIK SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER DI SD MUHAMMADIYAH BLAWONG I KECAMATAN JETIS KABUPATEN BANTUL.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan menggunakan pedoman pengukuran keterampilan dasar sepakbola usia 10 -12 tahun menurut Daral Fauzi R sebagai berikut; test shooting, dribbling, running with the ball, throw in, heading,, short passed. Sedangkan kondisi fisik menggunakan pedoman pengukuran TKJI usia 10-12 tahun dengan tes lari 40 meter, lari 600 meter, lari zig-zag, dan lompat jauh tanpa awalan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SD Muhammadiyah Blawong I Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul yang berjumlah 25 siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase.
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERSEPTUAL MOTORIK DENGAN KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) PUTRA BANGSA KLATEN USIA 10-12 TAHUN.

HUBUNGAN ANTARA PERSEPTUAL MOTORIK DENGAN KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) PUTRA BANGSA KLATEN USIA 10-12 TAHUN.

balok keseimbangan sampai berjingkat dengan satu kaki kiri sepanjang balok keseimbangan. Kemudian siswa melakukan tes perseptual motorik membawa beban 0,5 kg dari berjalan maju sepanjang balok keseimbangan sampai berjingkat dengan satu kaki kiri sepanjang balok keseimbangan. Setelah semua subjek melakukan tes perseptual motorik kemudian dilanjutkan dengan tes keterampilan sepakbola usia 10-12 tahun oleh Daral Fauzi R (2009) yang meliputi enam butir tes yaitu: (a) dribbling (menggiring bola), (b) short passed (menendang bola ke sasaran), (c) throw in (lemparan ke dalam), (d) running with the ball (lari dengan sentuhan bola), (e) heading the ball (menyundul bola), (f) shooting at the ball (menendang bola dari tempat dengan kaki tertentu). Setiap tes di buat pos-pos yaitu pos I dribling, pos II short passed, pos III throw in, pos IV running with the ball, pos V heading the ball, pos VI shooting at the ball. Masing- masing siswa melakukan tes pengukuran teknik keterampilan dasar sepakbola secara urut menurut presensi siswa.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

T POR 1402665 Chapter3

T POR 1402665 Chapter3

Maksud dari pernyataan di atas yaitu kelebihan lain dari desain faktorial adalah memungkinkan peneliti untuk mempelajari interaksi dari variabel lainnya, yang biasa disebut variabel moderator. Variabel-variabel moderator dapat berupa variabel perlakuan atau variabel karakteristik subjek. Desain penelitian dipilih atau digunakan berdasarkan kebutuhan serta situasi dan kondisi dari pelaksanaan penelitian. Sugiyono (2010, hlm. 76) berpendapat bahwa “Desain factorial merupakan desain yang memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhi perlakuan (variable bebas) terhadap hasil (variable terikat)”. Penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran (TGfU dan Kooperatif), variabel atribut yaitu kemampuan motorik (tinggi dan rendah). Sedangkan variabel terikatnya adalah keterampilan dasar sepakbola. Berdasarkan variabel-variabel penelitian tersebut dapat digambarkan desain penelitian sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

T POR 1302502 Table of content

T POR 1302502 Table of content

Bayu Dwi Febrianto, 2016 PENGARUH MODIFIKASIPEMBELAJARAN DAN MOTIVASI TERHADAP KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.e[r]

5 Baca lebih lajut

T POR 1402665 Table of content

T POR 1402665 Table of content

Luqman Hakim, 2016 PENGARUH PEMBELAJARAN TGFU DAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK TINGGI DAN KEMAMPUAN MOTORIK RENDAH Unive[r]

3 Baca lebih lajut

S IKOR 1001989 Chapter5

S IKOR 1001989 Chapter5

1. Bagi pelatih dan orang-orang yang berkecimpung di dunia olahraga agar lebih banyak memperhatikan kemampuan gerak (Motor Ability) maupun keterampilan dasar sepakbola, agar anak-anak memiliki kemampuan gerak (Motor Ability) dan keterampilan dasar sepakbola mendapatkan performa yang baik dan mendapatkan hasil yang maksimal.

2 Baca lebih lajut

T POR 1402665 Abstract

T POR 1402665 Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model pembelajaranTGFU dan Kooperatif serta kemampuan motorik terhadap hasil belajar keterampilan dasar sepakbola. Model pembelajaran Teaching Games for Understanding dan Cooperative learning dikelompokan berdasarkan kemampuan motorik tinggi dan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Penelitian dilakukan di SMP Muhamadiyah Kab. Garut. Populasi adalah seluruh Siswa SMP Muhamadiyah kelas VIII. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 siswa yang dibagi menjadi 4 kelompok. Instrumen dalam penelitian ini antara lain: (1) barrow mototr ability test untuk mengukur kemampuan motorik, (2) tes kemampuan dasar sepakbola. Hasil analisis anova menunjukan, model pembelajaran TGFU dan Kooperatif memberikan pengaruh terhadap hasil belajar keterampilan dasar sepakbola. Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motor ability terhadap keterampilan dasar sepakbola. Model pembelajaran TGFU pada tingkat kemampuan motorik tinggi memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar keterampilan dasar sepakbola. Model pembelajaran Kooperatif lebih baik dari pada TGFU pada tingkat kemampuan motorik rendah terhadap hasil belajar keterampilan dasar sepakbola.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL DALAM PROGRAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN GERAK DASAR MANIPULATIVE SEPAKBOLA DI SMA NEGERI 3 PURWAKARTA: Studi Eksperimen di SMA Negeri 3 Purwakarta.

PENGARUH PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL DALAM PROGRAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN GERAK DASAR MANIPULATIVE SEPAKBOLA DI SMA NEGERI 3 PURWAKARTA: Studi Eksperimen di SMA Negeri 3 Purwakarta.

pemahaman pengajar pendidikan jasmani tentang media sebagai salahsatu penunjang proses pembelajaran pendidikan jasmani di SMA Negeri 3 Purwakarta. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui sejauhmana pengaruh media pembelajaran yang diberikan pada siswa SMA Negeri 3 Purwakarta terhadap keterampilan dasar sepakbola khususnya keterampilan dasar shooting. Diharapkan dengan adanya penelitian tentang keterampilan dasar sepakbola khususnya shooting, dapat menjadi rujukan untuk pelatih ekstrakurikuler dan tenaga pendidik khususnya mata pelajaran pendidikan jasmani di SMA Negeri 3 Purwakarta.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Kemampuan Dasar bermain sepakbola

Kemampuan Dasar bermain sepakbola

Dari hasil analisis data yang telah dilaksanakan didapat bahwa sebagian besar menunjukkan bahwa kemampuan dasar bermain sepakbola siswa kelas 2 SMP Negeri 2 Pandak masuk kategori sedang, baik siswa putra maupun siswa putri. Kemampuan dasar bermain sepakbola siswa kelas II SMP Negeri 2 Pandak yang sebagian besar termasuk dalam kategori sedang ini, berarti menunjukkan kemampuan dasar bermain sepakbola mereka rata(rata sudah cukup baik, namun tentunya diharapkan dapat mencapai tingkat yang tinggi secara menyeluruh. Kemampuan dasar bermain sepakbola siswa yang rata(rata termasuk dalam kategori sedang ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor dari siswa sendiri, faktor guru, sarana dan prasarana, lingkungan sekolah, dan masyarakat.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

T POR 1103346 Chapter 3

T POR 1103346 Chapter 3

Uji hipotesis data dilakukan guna mendapatkan kesimpulan dari data yang diperoleh. Dalam uji hipotesis ini penulis hanya mengambil tes akhir keterampilan sepakbola kelompok pendekatan pembelajaran taktis dan teknis. Selain itu juga membandingkan hasil belajar keterampilan sepakbola sebelum dan sesudah perlakuan ( posttest ) dengan menggunakan pendekatan taktis dan teknis. Dalam penelitian ini digunakan uji t yang ada dalam analisis statistik SPSS. Adapun output yang dihasilkan terdiri dari dekripsi data, uji homogenitas variansi, uji t , tes ini digunakan untuk melihat kelompok mana saja yang memiliki perbedaan signifikan. Hasil-hasil tersebut dibandingkan dengan tabel dan probabilitas (Sig.).
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

soal UAS Penjaskes  kelas 7 SMPMTS semester 1

soal UAS Penjaskes kelas 7 SMPMTS semester 1

Pola dasar pertahanan seorang lawan seorang dalam permainan sepakbola disebut juga…1. Sedangkan pola dasar pertahanan daerah dalam permainan sepakbola disebut juga …… a.[r]

2 Baca lebih lajut

SURVEI KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTERA USIA 10-12 TAHUN DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH SIRAMAN WONOSARI GUNUNGKIDUL.

SURVEI KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PUTERA USIA 10-12 TAHUN DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH SIRAMAN WONOSARI GUNUNGKIDUL.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran. Metode penelitian deskriptif kuantitatif yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran atau kenyataan yang sesungguhnya dari keadaan objek penelitian dengan didukung oleh data-data berupa angka yang diperoleh dari hasil pengambilan data yaitu tes dan pengukuran. Menurut Suharsimi Arikunto (2006) menyatakan bahwa penelitian deskriptif adalah penelitian non hipotesis sehingga langkah penelitian tidak merumuskan hipotesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan gerak dasar sepakbola siswa putera usia 10-12 tahun di Sekolah Dasar Muhammadiyah Siraman, Wonosari, Gunungkidul.
Baca lebih lanjut

134 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...