KKG PAI

Top PDF KKG PAI:

BAB IV PROGRAM KKG PAI SD DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS A. Gambaran Umum KKG PAI SD - PELAKSANAAN KELOMPOK KERJA GURU (KKG) PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH DASAR (SD) SEBAGAI WADAH PENINGKATAN KOMPETEN

BAB IV PROGRAM KKG PAI SD DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS A. Gambaran Umum KKG PAI SD - PELAKSANAAN KELOMPOK KERJA GURU (KKG) PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH DASAR (SD) SEBAGAI WADAH PENINGKATAN KOMPETEN

Berbagai program yang telah diselenggarakan oleh KKG PAI SD di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus dalam peningkatan kompetensi pedagogik yang tertuang dalam program bidang pendidikan dan pelatihan menunjukkan ciri-ciri sebagai guru profesional yaitu memiliki kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang tugas; memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan; adanya komitmen pada pekerjaannya; dan selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri. Peningkatan kualitas diri tersebut ditunjukkan pada peran aktif guru PAI SD melalui wadah KKG PAI SD terkait diskusi dan bekerja sama secara baik dalam penyusunan perangkat pembelajaran; guru menguasai secara mendalam bahan atau materi pelajaran yang akan diajarkannya serta cara mengajarnya kepada peserta didik; guru mampu berfikir sistematis tentang apa yang dilakukannya; dan dapat belajar dari pengalaman dirinya maupun orang lain; kemudian yang lebih penting lagi yaitu guru memahami potensi-potensi yang dimiliki oleh peserta didik yang kemudian dikembangkan agar lebih optimal. 35
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

MANAJEMEN MUTU KKG PAI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PAI SD (STUDI KASUS DI KKG PAI KEC. RANDUBLATUNG KAB. BLORA TAHUN PELAJARAN 2013/2014). - STAIN Kudus Repository

MANAJEMEN MUTU KKG PAI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PAI SD (STUDI KASUS DI KKG PAI KEC. RANDUBLATUNG KAB. BLORA TAHUN PELAJARAN 2013/2014). - STAIN Kudus Repository

Penguatan KKG PAI sebagai organisasi menjadi sarana penguatan bagi guru PAI secara individu. Mengingat guru PAI merupakan anggota dari KKG PAI. Ketika KKG PAI sebagai organisasi mampu mandiri dan berdaya, maka fungsi layanannya kepada guru PAI semakin terasa. Sebab KKG PAI adalah organisasi yang langsung bersentuhan dengan guru PAI. Disinilah peran penting KKG, untuk membantu GPAI dalam menyelesaikan segala persoalan.

10 Baca lebih lajut

 Lampiran Juknis Bantuan KKG PAI SD MI Juknis Bantuan KKG

Lampiran Juknis Bantuan KKG PAI SD MI Juknis Bantuan KKG

Agar peran KKG sebagai kelompok atau organisasi profesional maksimal maka harus diberdayakan pada segala bidang, seperti dari segi pengelolaan atau management, perencanaan program, pelaksanaan program, evaluasi program, pengembangan program, dan strategi pembinaan GPAI, sehingga sebagai kepanjangan tangan Kementerian Agama dalam Sosialisasi Kebijakan Pemerintah menjadi lebih bermakna. Melihat peran KKG PAI SD tingkat Kab/Kota sangat strategies dalam upaya pengembangan dan peningkatan kompetensi guru PAI SD, maka Direktorat Pendidikan Agama Islam, Ditjen Pendidikan Islam merasa perlu untuk memberi support kepada organisasi profesi tersebut agar lebih berdaya dan memberi pencerahan kepada KKG PAI SD agar lebih berfungsi dan berperan sebagaimana mestinya, yaitu melalui Pemberian Dana Bantuan Pemberdayaan KKG PAI SD Tingkat Kabupaten/Kota.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

MANAJEMEN MUTU KKG PAI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PAI SD (STUDI KASUS DI KKG PAI KEC. RANDUBLATUNG KAB. BLORA TAHUN PELAJARAN 2013/2014). - STAIN Kudus Repository

MANAJEMEN MUTU KKG PAI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PAI SD (STUDI KASUS DI KKG PAI KEC. RANDUBLATUNG KAB. BLORA TAHUN PELAJARAN 2013/2014). - STAIN Kudus Repository

Pada dataran operasional pelaksanaan analisis SWOT akan berkembang menghasilkan visi, misi, tujuan, dan program kerja peningkatan profesionalisme guru PAI melalui KKG PAI Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Setelah pelatihan dan penyusunan program-program KKG PAI dan indikator-indikator keberhasilan program peningkatan mutu, dilanjutkan dengan verifikasi program-program yang ada. Verifikasi dilakukan dengan melihat alternatif-alternatif program yang telah disusun dan membandingkan dengan data hasil analisis SWOT yang telah dilakukan. Dengan mendiskusikan kedua data tersebut, didapat gambaran tentang program-program peningkatan mutu yang realistis untuk dicapai pada 1-2 tahun ke depan. Setelah tahapan pembacaan analisis SWOT, pelatihan, penyusunan program, penyusunan indikator keberhasilan dan verifikasi. Dilanjutkan dengan persetujuan dan penetapan program kerja KKG PAI Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora yang dijadikan arah kerja dan pengembangan mutu dan profesionalisme guru PAI 1 s/d 2 tahun. Namun demikian, program-program yang telah disusun, sewaktu-waktu dapat direvisi sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan. ”KKG PAI Kecamatan Randublatung dalam aplikasi programnya selalu berusaha menggunakan analisis SWOT melalui proses memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimiliki serta mencoba mengeliminir kelemahan dan tantangan yang ada, sehingga setiap tujuan yang diharapkan dapat disusun dan diaplikasikan dapat tercapai secara maksimal dan profesionalisme dari setiap anggota dapat terwujudkan. Selanjutnya setelah program di susun kemudian di verifikasi dengan mmembandingkan analisis SWOT yang telah dilakukan sehingga program-program yang peningkatan mutu realistis dalam 1-2 tahun ke depan. Namun ketika terdapat berbagai hal yang mengharuskan program tersebut direvisi atau diperbaiki yan di revisi untuk menyesuaikan perkembangan dan kebutuhan yang ada” 13
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN SUPERVISI PAI SEBAGAI PENGENDALI MUTU PADA KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI: STUDI DI KKG PAI KECAMATAN NGAWEN DAN KKG PAI KECAMATAN BANJAREJO KABUPATEN BLORA

PELAKSANAAN SUPERVISI PAI SEBAGAI PENGENDALI MUTU PADA KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI: STUDI DI KKG PAI KECAMATAN NGAWEN DAN KKG PAI KECAMATAN BANJAREJO KABUPATEN BLORA

menanggulangi problematika dalam kegiatan supervisi PAI, supaya kegiatan supervisi dapat berjalan secara efektif untuk memantau perkembangan guru, menjangkau keseluruhan sekolah, memberikan pembinaan dan bimbingan, serta layanan professional guru PAI. Hasil wawancara dijelaskan bahwa Penerapan teknik supervisi PAI berbasis kelompok di lingkungan KKG PAI Kecamatan Ngawen dan KKG PAI Kecamatan Banjarejo dilakukan dengan melalui Forum KKG PAI Yang didasarkan pada pembagian Dabin (daerah binaan) baik di lingkungan KKG PAI Kecamatan Ngawen maupun Kecamatan Banjarejo. Kegiatan ini dilakukan setiap bulan sekali. Dalam forum ini Pengawas PAI mendapat waktu khusus untuk memberikan pembinaan, pembimbingan dan hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan profesi guru secara profesional. Pengawas PAI menggunakan forum KKG untuk mengevaluasi guru, namun yang paling esensi adalah memotivasi guru untuk selalu berubah secara terus-menerus supaya mencapai kemajuan dan peningkatan diri, baik dalam layanan belajar kepada peserta didik, disiplin yang tinggi, maupun peningkatan integritas diri guru PAI, misalnya: melaksanakan pembimbingan dan pelatihan profesional guru PAI dan atau Kepala Sekolah dalam Penelitian Tindakan, pembimbingan guru PAI supaya aktif dalam KKG PAI dan forum pengembangan kompetensi profesional guru PAI, serta pemeriksaan perangkat pembelajaran guru PAI.
Baca lebih lanjut

158 Baca lebih lajut

MANAJEMEN MUTU KKG PAI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PAI SD (STUDI KASUS DI KKG PAI KEC. RANDUBLATUNG KAB. BLORA TAHUN PELAJARAN 2013/2014). - STAIN Kudus Repository

MANAJEMEN MUTU KKG PAI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PAI SD (STUDI KASUS DI KKG PAI KEC. RANDUBLATUNG KAB. BLORA TAHUN PELAJARAN 2013/2014). - STAIN Kudus Repository

4) Sebagai pusat kegiatan praktek pembuatan alat peraga, penggunaan perpustakaan serta perolehan berbagai keterampilan mengajar maupun pengembangan administrasi kelas. Perbedaan materi ajar mengakibatkan adanya perbedaan alat peraga yang digunakan. Guru harus jeli menggunakan setiap alat peraga yang akan digunakan dalam PBM, sebab kalau tidak alat peraga bukanlah menambah efektivitas pembelajaran akan tetapi berpeluang menjadi sumber gangguan dalam pembelajaran. Disisi lain guru mungkin saja masih banyak yang tidak menggunakan alat peraga sebagai alat bantu belajar adalah hal itu sangat penting. Untuk itulah melalui KKG PAI beberapa keterampilan dalam membuat alat peraga atau keterampilan lainnya dapat dipelajari. Mengenai hal ini Nadriansyah mengatakan: Melalui kelompok kerja yang dimaksud banyak kreativitas yang dapat dikembangkan, seperti merancang pengajaran, merancang alat peraga, merumuskan mekanisme KBM dan membuat rumusan tata cara menindak lanjuti hasil karya guru dan peserta didik.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

A. Jenis Penelitian - MANAJEMEN MUTU KKG PAI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PAI SD (STUDI KASUS DI KKG PAI KEC. RANDUBLATUNG KAB. BLORA TAHUN PELAJARAN 2013/2014). - STAIN Kudus Repository

A. Jenis Penelitian - MANAJEMEN MUTU KKG PAI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PAI SD (STUDI KASUS DI KKG PAI KEC. RANDUBLATUNG KAB. BLORA TAHUN PELAJARAN 2013/2014). - STAIN Kudus Repository

Ketika berada di lapangan, peneliti kualitatif kebanyakan berurusan dengan fenomena. Fenomena itu perlu didekati oleh peneliti dengan terlibat langsung pada situasi riel. 3 Pendekatan fenomenologi bukan hendak berfikir spekulatif, melainkan hendak mendudukkan tinggi pada kemampuan manusia untuk berfikir reflektif dan lebih jauh lagi untuk menggunakan logika reflektif disamping logika induktif dan deduktif, serta logika materiil, dan logika probabilistik. 4 Melalui pendekatan ini peneliti mencoba memahami dan menggambarkan keadaan subyek yang diteliti dengan detail dan mendalam terutama terkait dengan manajemen mutu KKG PAI dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI SD melalui KKG PAI di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

KELOMPOK KERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISL

KELOMPOK KERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISL

Selama ini, Kementerian Agama telah menempatkan KKG, khususnya KKG PAI SD Kab. Minahasa sebagai mitra stategis karenanya dukungan dana berupa ketersediaan Dana Batuan Operasional dari Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara sangat kami harapkan untuk melaksanakan kegiatan peningkatan kompotensi Guru melalui KKG PAI SD. Adapun fokus kegiatan ini adalah peningkatan kompotensi guru PAI SD, seperti kompotensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial serta kemampuan.

16 Baca lebih lajut

MAPPING KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU PAI SD DI SUKOHARJO: SEBAGAI PIJAKAN DALAM MENDESAIN PROGRAM PENGABDIAN DOSEN PAI

MAPPING KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU PAI SD DI SUKOHARJO: SEBAGAI PIJAKAN DALAM MENDESAIN PROGRAM PENGABDIAN DOSEN PAI

k. Pelatihan seni macapat islami dan rebana. Program ini menempati urutan nomor enam berdasarkan dari pemetaan kebutuhan peningkatan kompetensi guru PAI SD di Kabupaten Sukoharjo. Program ini dibutuhkan oleh satu KKG PAI SD yakni KKG PAI SD Kecamatan Tawangsari. Dalam operasionalnya KKG PAI SD Kecamatan Tawangsari yang membutuhkan pelatihan ini mengirimkan delegasiya untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kemudian diharapkan delegasi tersebut akan menularkan atau mensosialisasikan kepada temen-temen guru PAI yang ada di daerahnya yang tergabung dalam KKG PAI SD. Jumlah delegasi yang dikirim disesuaikan kesepakatan antara Jurusan PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Surakarta dengan pihak pengurus KKG PAI SD yang membutuhkan pelatihan ini. l. Pelatihan pembuatan Prota, Promes, Silabus, RPP, dan
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PPAI) DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SDN BINTORO 5 DAN SDN BOLO KABUPATEN DEMAK TAHUN 2017

KONTRIBUSI PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PPAI) DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SDN BINTORO 5 DAN SDN BOLO KABUPATEN DEMAK TAHUN 2017

Cara yang dilakukan pengawas dalam melakukan pembinaan dengan menemui Guru PAI di sekolah, mengadakan pembinaan mengenai kesulitan dalam menerapkan Standar Kompetensi Lulusan, Satndar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian, melakukan observasi pembelajaran, mendiskusikan hasil observasi pembelajaran, memberikan masukan danarahan. Menyampaikan kelebihan dan kekurangan saat mengajar untuk diperbaiki, memeberikan pengarahan saran yang lebih manfaat untuk hari- hari berikutnya. Pengawas memberikan motivasi kepada guru PAI dengan katakata seperti “semua yang dilakukan itu diniati dengan ikhlas”, “bekerja sebaik-baiknya”, “guru adalah teladan”, “guru PAI merupakan contoh guru teledan bagi guru-guru yang lain”, “ikutilah petunjuk dan pengarahan dari bapak kepala sekolah”, “pandi-pandailah bekerja sama dengan guru lain di sekolah”, “untuk meningkatkan prestasi selalu belajarlah dengan ilmu pengetahuan yang berkembang”. Cara yang dilakukan untuk melakukan supervisi akademik dan administrasi adalah melakukan pertemuan rutin melalui KKG PAI, mengadakan rapat dengan guru, membicarakan proses pembelajaran dan upaya cara meningkatkan profesi guru, saling memberi masukan mengenai topic tertentu misalnya mengenai kurikulum 2013 dan pelaksanaan PTK. Para Guru PAI saling tukar pikiran mengenai permasalahan yang terjadi di sekolah masing- masing. Para Guru saling memberikan masukan terhadap permasalahan yang ada. Pengawas juga memberikan masukan atau saran terhadap masalah yang ada. Sebelum melakukan observasi pembelajaran, pengawas melakukan percakapan dengan Guru PAI mengenai pembelajaran yang akan dilaksanakan. Setelah melaksanakan proses pembelajaran, pengawas juga melakukan percakapan kembali dengan Guru PAI untuk membahas tentang keluhan atau kekurangan ketika mengajar, pengawas mengatakan kelebihan dan kekurangan Guru. Pengawas memberikan saran agar yang sudah baik lebih di tingkatkan dan yang masih kurang agar diperbaiki. Guru juga diminta untuk melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan. Guru mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan proses pembelajaran.
Baca lebih lanjut

139 Baca lebih lajut

PERAN KELOMPOK KERJA GURU DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Penelitian di Kelompok Kerja Guru PAI Kecamatan Kasihan)

PERAN KELOMPOK KERJA GURU DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Penelitian di Kelompok Kerja Guru PAI Kecamatan Kasihan)

mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi ketika di dalam kelas. Adanya KKG PAI yang anggotanya semua guru mata pelajaran dimaksudkan bertujuan untuk membantu para guru dalam memecahkan permasalahan yang mereka hadapi ketika proses belajar mengajar berlangsung. Pada dasarnya kegiatan KKG terbagi atas tiga program, yaitu program rutinitas, program pengembangan dan program penunjang. Secara umum pada pertemuan KKG yang dilaksanakan setiap bulannya tidak hanya membahas tentang program rutinitas, karena program pengembangan juga perlu dilaksanakan, agar guru lebih menambah wawasan dan meningkatakan kompetensi profesionalnya. Program pengmbangan yang biasanya dihadirkan yaitu kegiaan diklat KKG, kegitan diklat KKG ini akan membntu guru dalam mengatasi permasalahanya terkait dengan masalah dalam proses belajar mengajar, dengan mengacu pada program rutinitas. KKG memiliki tugas sebagai program dan organisasi sebagai wadah profesionalisme guru. (wawancara dengan pengewas KKG PAI Kecamatan Kasihan tanggal 7 Desember 2016)
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

 Proposal bantuan KKG (Kelompok Kerja Guru) PROPOSAL KKG IV

Proposal bantuan KKG (Kelompok Kerja Guru) PROPOSAL KKG IV

Dari data di atas untuk memenuhi syarat kualifikasi akademik perlu adanya peningkatan lulusan peserta KKG menjadi S1. Untuk meningkatkan kompetensi guru pemberdayaan KKG Gugus IV Blanakan Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang, melalui program BERMUTU (Better Education Through Reformed Management Universal Teacher Upgrading) yang menggariskan bahwa proses pembelajaran pada setiap satuan pendidikan secara PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan).

Baca lebih lajut

Administrasi Guru POS KKG MGMP Format Words

Administrasi Guru POS KKG MGMP Format Words

KKG  atau  MGMP  diharapkan  dapat  diperhitungkan  ekuivalensinya dengan satuan  kredit semester (sks) bagi guru  yang  akan  melanjutkan  ke  jenjang  S1  atau  pemberian  angka  kredit  bagi  guru  untuk  mengajukan  kenaikan  kepangkatan.  Berdasarkan hal tersebut, penyelenggaraan KKG  atau MGMP  perlu  direvitalisasi  agar  pelaksanaan  kegiatan  lebih  terstruktur.  Berkenaan  dengan  hal  tersebut  Ditjen  PMPTK  melalui Direktorat Profesi Pendidik mengembangkan panduan  penyelenggaraan  KKG  atau  MGMP  sebagai  berikut:  (1)  Rambu‐rambu  Pengembangan  Kegiatan  KKG  dan  MGMP,  (2)  Prosedur  Operasional    Standar  Penyelenggaraan  KKG  dan  MGMP, dan (3) Prosedur Operasional Standar Pengembangan  Kurikulum  Tingkat  Satuan  Pendidikan  di  KKG  dan  MGMP.  Diharapkan  panduan  ini  dijadikan  pegangan  bagi  KKG  atau  MGMP  agar  aktivitas  yang  dilaksanakan  dapat  lebih  terarah  dan  dapat  dijadikan  wahana  bagi  pengembangan  profesionalisme  guru  yang  bermutu,  mandiri,  dan  berkelanjutan.   
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

REVITALISASI KELOMPOK KERJA GURU DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO   Revitalisasi Kelompok Kerja Guru Di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo.

REVITALISASI KELOMPOK KERJA GURU DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO Revitalisasi Kelompok Kerja Guru Di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo.

Peran Pengawas Sekolah terhadap keberhasilan KKG sangat besar. Beberapa tugas pengawas antara lain: memberikan arahan kepada guru dan tenaga kependidikan di sekolah yang menjadi tanggung jawabnya agar dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya lebih terarah dan mencapai tujuan yang ditentukan; memberikan bimbingan dengan maksud agar guru dan tenaga kependidikan di sekolah yang menjadi tanggung jawabnya mengetahui secara lebih rinci mengenai kegiatan yang harus dilaksanakan dan cara terbaik untuk melaksanakannya; memberikan saran /rekomendasi dengan maksud agar proses pendidikan di sekolah lebih baik daripada hasil yang dicapai sebelumnya (Pidarta: 2004:19).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Panduan KKG (Kelompok Kerja Guru) - Ops.Sekolah Dasar PANDUAN KKG

Panduan KKG (Kelompok Kerja Guru) - Ops.Sekolah Dasar PANDUAN KKG

Demikian buku panduan ini dibuat untuk memberikan gambaran umum dalam rangka pelaksanaan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) melalui Dana Bantuan Langsung (DBL) Program Bermutu Provinsi Jawa Tengah Tahun 2010 dengan harapan agar kegiatan KKG Gugus Teuku Umar Kecamatan Purwantoro dapat berjalan dengan lancar dan buku panduan ini juga dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang terkait dalam kegiatan tersebut di atas. Akhirnya kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas arahan, dukungan, dan kerjasamanya, semoga Alloh SWT meridhoi niat dan usaha kita dengan harapan bermanfaat bagi pencerahan masa depan anak bangsa. Amin.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Proposal KKG Bengkong

Proposal KKG Bengkong

panjang dan kadang-kadang kebijakan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan kebutuhan guru setempat. Dengan demikian KKG/MGMP kehilangan kemandirian, motivasi dan insiatif untuk mengembangkan dan memajukan lembaganya termasuk peningkatan profesionalisme guru sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi mutu pendidikan nasional.

Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Evaluasi Program Pengembangan Profesionalisme Guru Melalui KKG di Gugus Imam Bonjol Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga T2 942010038 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Evaluasi Program Pengembangan Profesionalisme Guru Melalui KKG di Gugus Imam Bonjol Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga T2 942010038 BAB V

a. Standar kinerja yang digunakan KKG Gugus Imam Bonjol adalah program KKG tahun sebelumnya, program kerja KKKS, dan kalender pendidikan, sedangkan standar kinerja pengembangan KKG yang berasal dari Direktorat belum digunakan karena ketidaktahuan dari pengurus, Kepala Sekolah dan UPT. Berdasarkan ketiga hal di atas, KKG Gugus Imam Bonjol membuat perencanaan sederhana yang digunakan sebagai standar dalam melaksanakan program.

5 Baca lebih lajut

pengembangan kkg mgmp

pengembangan kkg mgmp

Yg anggotanya t g anggotanya tdd dd guru-guru SD guru-guru SD untuk KKG dan Guru Matematika utk MGMP untuk KKG dan Guru Matematika utk MGMP matematika, Guru Bahasa Indonesia utk MGMP Bahasa Indonesia, Guru Bahasa matematika, Guru Bahasa Indonesia utk MGMP Bahasa Indonesia, Guru Bahasa Inggris utk MGMP Bahasa Inggris dan Guru IPA utk MGMP Matematika

Baca lebih lajut

PENGARUH BEBAN KERJA DAN KELOMPOK KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI PADA GUGUS KKG KARTINI KECAMATAN KALIORI KABUPATEN REMBANG - STAIN Kudus Repository

PENGARUH BEBAN KERJA DAN KELOMPOK KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI PADA GUGUS KKG KARTINI KECAMATAN KALIORI KABUPATEN REMBANG - STAIN Kudus Repository

3. Beban kerja dan kelompok kerja secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru SD Negeri pada Gugus KKG Kartini Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang. Artinya apabila beban kerja dan kelompok kerja semakin tinggi maka kinerja guru SD Negeri pada Gugus KKG Kartini Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang akan semakin meningkat, dan sebaliknya semakin rendah beban kerja dan kelompok kerja, akan berdampak pada penurunan kinerja guru SD Negeri pada Gugus KKG Kartini Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang. Hal ini dibuktikan dari temuan data hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 35.585 >
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Materi Pasca Sertifikasi SOP KKG DAN MGMP Buku 1

Materi Pasca Sertifikasi SOP KKG DAN MGMP Buku 1

Para  pelaku  proses  kegiatan  KKG  atau  MGMP,  harus  memiliki  komitmen  yang  tinggi  untuk  senantiasa  menjamin  dan  meningkatkan  mutu  KKG  atau  MGMP  yang  diselenggarakannya. Tanpa komitmen dari setiap  anggota  KKG  atau  MGMP,  pemantauan  dan  evaluasi   kegiatan  KKG  atau  MGMP  tersebut  akan  mengalami  kendala,    bahkan  mungkin  tidak  akan  berhasil.  Berbagai  cara  dapat  dipilih  untuk  menggalang  komitmen  dari semua guru  tergantung  dari  klasifikasi,  struktur, sumber daya, visi dan misi, dan manajemen di  KKG atau MGMP. 
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 7012 documents...