organisasi non-profit

Top PDF organisasi non-profit:

Peran Public Relations pada Organisasi Non Profit Program Konservasi Kelautan WWF-Indonesia

Peran Public Relations pada Organisasi Non Profit Program Konservasi Kelautan WWF-Indonesia

Pada bulan April 1998, Kantor program WWF-Internasional di Indonesia bertransformasi menjadi WWF-Indonesia dan telah sah secara hukum sebagai organisasi nasional dengan status yayasan atau organisasi non profit. Hingga 2004, WWF-Indonesia telah membantu pemerintah didalam pembentukan berbagai area konservasi hutan, termasuk Taman Nasional Wasur, Taman Nasional Lorentz, dan Cagar Alam Arfak Strict di Papua, Taman Nasional Kayan Mentarang dan Betung Kerihun di Kalimantan, Taman Nasional Bukti Tigapuluh di Sumatra. Dalam pengembangannya, WWF mengutamakan perlunya peranan dari komunitas lokal didalam pengelolaan cagar alam dan mendorong pengakuan yang sah secara hukum untuk akses bagi hak adat dan pemanfaatan cagar alam untuk mata pencaharian bagi komunitas lokal atau masyarakat sekitar kawasan lindung, tanpa merusak kawasan tersebut. WWF-Indonesia berusaha untuk memfasilitasi dan mendukung pembangunan ekonomi alternatif berkelanjutan bagi komunitas lokal di Aru Tenggara, Maluku, Takabone Rate dan Taman Laut Bunaken di Sulawesi, serta Taman Nasional Cendrawasih di Papua. Pada saat ini, WWF-Indonesia terus berupaya didalam peningkatan kapasitas didalam penerapan pengelolaan area konservasi yang lebih baik. Saat ini, WWF-Indonesia berada di 27 wilayah kerja , yang tersebar di 17 provinsi di Indonesia.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

Pendekatan Hermeneutika Intensionalisme dalam Pemaknaan Konsep “Keuntungan” pada Organisasi Non-profit Studi pada “Yayasan Melukis Harapan”

Pendekatan Hermeneutika Intensionalisme dalam Pemaknaan Konsep “Keuntungan” pada Organisasi Non-profit Studi pada “Yayasan Melukis Harapan”

Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas limpahan kasih, berkat, serta penyertaan-Nya mulai dari awal hingga menjelang akhir masa perkuliahan sehingga penulisan skripsi dengan judul ”Pendekatan Hermeneutika Intensionalisme dalam Pendekatan Hermeneutika Intensionalisme dalam Pemaknaan Konsep “Keuntungan” pada Organisasi Non-profit Studi pada “Yayasan Melukis Harapan” dapat terselesaikan.

13 Baca lebih lajut

Perbedaan burnout pada karyawan di organisasi profit dan organisasi non-profit.

Perbedaan burnout pada karyawan di organisasi profit dan organisasi non-profit.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan burnout yang dialami oleh karyawan yang bekerja di organisasi profit dan organisasi non-profit. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan burnout pada karyawan yang bekerja di organisasi profit dan organisasi non-profit. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 300 orang, diantaranya 150 orang bekerja di organisasi profit dan 150 orang bekerja di organisasi non-profit dengan masa kerja minimal 1 tahun. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini yakni menggunakan skala burnout yang disusun oleh peneliti sendiri. Skala burnout memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,946. Hasil analisis deskriptif data menunjukan mean empiris pada organisasi profit dan organisasi non profit sebesar 52,89 dan 55,05 lebih kecil dari mean teoritis sebesar 101,5 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Teknik analisis data menggunakan uji U (U-test). Hasil penelitian diperoleh 0,310 (p > 0,05) yang artinya tidak ada perbedaan burnout pada karyawan yang bekerja di organisasi profit dan karyawan yang bekerja di organisasi non-profit.
Baca lebih lanjut

109 Baca lebih lajut

Hubungan antara efektivitas kepemimpinan situasional dengan motivasi kerja relawan berdasarkan teori ERG pada organisasi non-profit di Yogyakarta.

Hubungan antara efektivitas kepemimpinan situasional dengan motivasi kerja relawan berdasarkan teori ERG pada organisasi non-profit di Yogyakarta.

Dari beragam tipe kepemimpinan, terdapat tipe kepemimpinan yang efektif diterapkan dalam organisasi non-profit, yaitu tipe kepemimpinan situasional. Hal ini dikarenakan situasi di sekitar organisasi non-profit seringkali berubah sehingga membutuhkan tipe kepemimpinan yang dapat disesuaikan dengan situasi pada organisasi tersebut (Topatimasang et al., 1988). Menurut Hersey dan Blanchard (1986), kepemimpinan situasional mampu memberikan pemahaman dan petunjuk yang mudah dalam mengelola dan memotivasi seseorang. Hal ini dikarenakan pemimpin dalam tipe kepemimpinan situasional tidak hanya berorientasi pada tugas, pekerjaan, pengawasan, dan waktu kerja saja, akan tetapi tipe kepemimpinan ini juga menekankan pada hubungan interpersonal dan kematangan anggota dalam proses pengambilan keputusan bagi kelangsungan organisasi (Hersey & Blanchard, 1986). Hal ini memungkinkan terciptanya kedekatan antara pemimpin dengan bawahannya, termasuk relawan. Selain itu, situasi lingkungan kerja yang berubah-ubah dan cukup rawan menuntut pemimpin agar dapat menerapkan gaya kepemimpinan yang fleksibel sesuai dengan keadaan lingkungan kerja, yaitu kepemimpinan situasional (Finkelstein, dalam Varela, 2013; Komunikasi pribadi, 27 Maret 2014).
Baca lebih lanjut

181 Baca lebih lajut

Manajemen likuiditas dalam organisasi non profit di bidang Lazis Yayasan Nurul Falah Surabaya.

Manajemen likuiditas dalam organisasi non profit di bidang Lazis Yayasan Nurul Falah Surabaya.

Organisasi nirlaba komersial sangat mirip dengan bisnis, namun lembaga nonprofit yang donaturnya tidak memiliki tuas atau pengungkit harga untuk memperoleh pendapatan dari layanan inti mereka. Sejalan dengan itu, mereka tidak dapat meningkatkan atau menurunkan harga dan memilih perubahan yang sesuai berdasarkan seberapa responsif pembelian pelanggan terhadap harga untuk meningkatkan pendapatan saat menghadapi kekurangan arus kas atau potensi arus kas saat ini. Jika sebuah organisasi meningkatkan dana sebelum penyampaian program dan layanan, strategi pengelolaan likuiditas secara eksplisit mengakui kebutuhan dan nilai tingkat likuiditas yang lebih tinggi. Bagi sebagian besar organisasi, pendekatan pengelolaan likuiditas proaktif untuk memenuhi kebutuhan masa depan adalah pendekatan yang dianjurkan.
Baca lebih lanjut

135 Baca lebih lajut

EVALUASI PENGENDALIAN INTERN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS UNTUK ORGANISASI NON PROFIT

EVALUASI PENGENDALIAN INTERN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS UNTUK ORGANISASI NON PROFIT

Organisasi peribadatan tidak bermotif untuk mencari laba dan bertujuan untuk melayani ritual ibadah umat, maka organisasi peribadatan termasuk dalam kategori organisasi nirlaba. Kebanyakan organisasi nirlaba menggunakan beberapa parameter tunggal sebagai ukuran keberhasilannya, seperti jumlah dana sumbangan yang diperoleh, pertumbuhan jumlah anggota, jumlah pengunjung, jumlah orang yang dilayani, dan biaya overhead yang mampu diminimalisasikannya (Bastian, 2007). Untuk itu, dalam organisasi keagamaan kesesuaian dengan ajaran agama juga memengaruhi ukuran keberhasilan dan standar pelayanan, yang nantinya juga memengaruhi kewajaran penggunaan dana yang dialokasikan.
Baca lebih lanjut

147 Baca lebih lajut

Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Organisasi Non Profit (Studi Kasus pada UTDC PMI Surakarta).

Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Organisasi Non Profit (Studi Kasus pada UTDC PMI Surakarta).

Sumber daya manusia merupakan aspek dengan bobot terbesar. Hal ini karena input utama dari sebuah organisasi adalah sumber daya manusia yang akan menjalankan proses bisnis organisasi tersebut. Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas, dapat dilakukan pengembangan sumber daya manusia dengan meningkatkan kualifikasi keahlian karyawan berdasarkan job descriptionnya dan disesuaikan dengan tujuan jangka panjang organisasi itu sendiri. Peningkatan kualifikasi keahlian karyawan tersebut dapat dilakukan dengan mengikutkan karyawan pada pelatihan bersertifikasi untuk mencapai tujuan jangka panjang organisasi. Aspek yang memiliki bobot terbesar kedua adalah proses pengolahan darah. Untuk menghasilkan output yang berkualitas baik, maka proses pengolahan darah harus lebih diperhatikan untuk meminimasi kecacatan produk dan efisiensi produksi dalam hal ini pengujian darah untuk mendapatkan darah yang aman. Minimasi kecacatan produk dapat dilakukan dengan prosedur pengolahan darah yang benar oleh karyawan yang ahli dan terampil dibidangnya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Surat Pengunduran Diri Dari Organisasi Non Profit

Surat Pengunduran Diri Dari Organisasi Non Profit

Maka dari itu, saya menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bapak beserta semua rekan kerja yayasan Indonesia Mengabdi.. Semoga yayasan Indonesia Mengabdi dapat semakin maju dan[r]

1 Baca lebih lajut

TUGAS MATA KULIAH BAHASA INGGRIS Python

TUGAS MATA KULIAH BAHASA INGGRIS Python

Saat ini pengembangan Python terus dilakukan oleh sekumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido dan Python Software Foundation. Python Software Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hak cipta intelektual Python sejak versi 2.1 dan dengan demikian mencegah Python dimiliki oleh perusahaan komersial. Saat ini distribusi Python sudah mencapai versi 2.6.1 dan versi 3.0.

4 Baca lebih lajut

T2 942011068 Daftar Pustaka

T2 942011068 Daftar Pustaka

ManajemenStrategik: Organisasi Non Profit Bidang Pemerintahan Dengan Ilustrasi Bidang Pendidikan.. Quality Is Custemer Satisfaction, Quality Assurance.[r]

3 Baca lebih lajut

Efektivitas Komunikasi Persuasif Pustakawan Dan Komunikasi Pemasaran Perpustakaan Unimed Terhadap Kepuasan Pengguna (Studi Korelasi Pada Civitas Akademika Unimed)

Efektivitas Komunikasi Persuasif Pustakawan Dan Komunikasi Pemasaran Perpustakaan Unimed Terhadap Kepuasan Pengguna (Studi Korelasi Pada Civitas Akademika Unimed)

Organisasi non-profit bertujuan bukan mencari laba atau keuntungan, tujuan utamanya adalah bagaimana selalu melayani pengguna dengan baik sehingga pengguna merasa puas akan layanan tersebut, tetapi tujuan ini tidak akan terlaksana tanpa adanya kunjungan pengguna, untuk dapat meningkatkan kujungan pengguna dapat dilakukan dengan bujukan-bujukan yang bervariasi. Kebutuhan pengguna harus dipahami secara benar dan dipuaskan secara efisien. Bujukan yang dilakukan terhadap pengguna adalah dimana semua fungsi bekerja sama untuk memahami, melayani, dan memuaskan pengguna. Pemantauan dan pengukuran terhadap efektivitas komunikasi persuasi dan kepuasan pengguna telah menjadi hal yang sangat penting bagi setiap organisasi yang bergerak dibidang jasa. Hal ini dikarenakan langkah tersebut dapat memberikan umpan balik dan masukan bagi keperluan pengembangan dan implementasi strategi peningkatan kepuasan pengguna.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Strategi Pelayanan Gereja dalam Mencegah Terjadinya Peralihan Anggota Jemaat ke Denominasi Lain

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Strategi Pelayanan Gereja dalam Mencegah Terjadinya Peralihan Anggota Jemaat ke Denominasi Lain

Salah satu ciri organisme adalah pertumbuhan, pertumbuhan adalah tanda dari kehidupan, gereja juga mengalami pertumbuhan khususnya bertumbuh dalam melayani. Gereja merupakan sebuah organisasi non profit, yang mana gereja berada ditengah-tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari masyarakat yang mengalami pertumbuhan dan perubahan serta gereja juga harus memenuhi kebutuhan- kebutuhan yang berbeda, tentunya keadaan tersebut akan menuntut gereja untuk kritis, yang bertujuan agar gereja dalam memberikan pelayanan dapat menyentuh hati jemaat, sehingga fenomena peralihan dapat diatasi. Strategi yang baik adalah strtegi yang mempunyai teknik analisis yang baik maka yang digunakan adalah Analisis SWOT.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Model Akuntabilitas Organisasi Non Profi

Model Akuntabilitas Organisasi Non Profi

Sebagai organisasi non profit masjid harus ber- tanggung jawab kepada berbagai lapisan stakeholder (multiple stakeholder). Hal ini disebabkan dalam usa- ha untuk menjaga keberlangsungan hidupnya, organi- sasi masjid tidak dapat melepaskan diri dari ketergan- tungannya kepada donatur, keberadaan jamaah (bene- ficiary) dan integritas organisasi. Penelitian ini meng- gunakan kerangka akuntabilitas organisasi non profit yang dikembangkan oleh Ebrahim (2003a, 2003b) yaitu akuntabilitas kepada donatur (upward accoun- tability), akuntabilitas kepada beneficiary (downward accountability) dan akuntabilitas misi dan visi orga- nisasi (internal accountability). Meskipun organisasi masjid dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada beneficiary, namun dinamika lingkungan eksternal membuat organisasi non profit tidak dapat melepaskan diri dari pembelajaran organisasi. Pembelajaran orga- nisasi merupakan kunci sukses dari kemampuan orga- nisasi non profit untuk bertahan (Balthazard et. al., 2006; Ortenblad, 2001; Prugsamatz, 2010).
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

organizational communication performances yang ditampilkan oleh anggota organisasi adalah bentuk resonansi peran Maha Guru Sri Jaya Nara sebagai center of attention dari organisasi ini. Kata kunci: Budaya organisasi, communication performances, pendekatan

organizational communication performances yang ditampilkan oleh anggota organisasi adalah bentuk resonansi peran Maha Guru Sri Jaya Nara sebagai center of attention dari organisasi ini. Kata kunci: Budaya organisasi, communication performances, pendekatan

Terlepas dari protes dan penolakan kehadiran Ashram Lembah Bhayam di Bali, terkait ajaran, hingga identitas Maha Guru Sri Jaya Nara, Ashram Lembah Bhayam nyatanya terus beraktifitas dan berkembang hingga melahirkan delapan Ashram yang berada dibawah naungannya. Adapun Ashram-Ashram yang mengaku menjadi bagian dari Ashram Lembah Bhayam antara lain: (1) Ashram Shanta Candra di Karangasem-Bali; (2) Ashram Vrata Wijaya di Denpasar; (3) Ashram Amritham Gauri di Ubud-Bali (4) Ashram Munivara di Ubud-Bali: (5) Ashram Smerthi di Buleleng-Bali; (6) Ashram Brahmacharini di Sambik Baru-NTB: (7) Ashram Jati Wara di Nusa Penida-Bali; (8) Ashram Shantam Gauri di N.S.W-Australia. Kedelapan Ashram ini dipimpin oleh Sri Guru yang posisinya berada satu tingkat di bawah Maha Guru Sri Jaya Nara. Meskipun telah memiliki bagunan fisik dan Bhakta-nya masing-masing, dalam menjalankan organisasinya, Sri Guru pada kedelapan Ashram ini tetap berpijak dan mengacu pada nilai-nilai yang diajarkan di Ashram Lembah Bayam. Para Sri Guru ini pun tetap menjadikan Maha Guru Sri Jaya Nara sebagai pemimpin tertinggi di masing-masing Ashram. Melihat eksistensi Ashram Lembah Bhayam yang terus berkembang dan bertambah anggotanya di tengah penolakan sejumlah masyarakat Bali, hal ini kemudian menjadi signifikansi dalam penelitian ini. Signifikansi penelitian ini adalah untuk membongkar bagaimana budaya organisasi non profit ini bekerja di tengah krisis yang dihadapi oleh organisasi itu sendiri.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Akuntansi Pemerintahan Indonesia Jilid12

Akuntansi Pemerintahan Indonesia Jilid12

Sebagaimana kita ketahui bahwa organisasi bisnis/swasta merupakan entitas yang profit oriented, yaitu organisasi yang mempunyai tujuan menyediakan atau menjual barang/jasa dengan maksud untuk memperoleh laba yang akan dinikmati oleh para pemilik atau anggota. Sumber pendanaannya berasal dari investor, kreditur, dan para anggota. Sedangkan pemerintah dan organisasi non-profit memiliki tujuan dan layanan yang berbeda dari entitas bisnis. Tujuan dari pemerintah dan organisasi non-profit adalah menyediakan layanan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagian besar sumber dana yang diperoleh pemerintah dan organisasi non-profit berasal dari pajak, donasi/sumbangan, hutang, laba perusahaan negara atau daerah dan sumber lainnya. Seringkali sulit untuk memperkirakan besarnya keuntungan, manfaat atau imbal balik langsung bagi masyarakat secara proporsional. Pemerintah sebagai manajemen yang mengelola keuangan negara memiliki tugas khusus dan dituntut untuk mempertanggungjawabkan penggunaan sumber-sumber dana tersebut kepada masyarakat selaku pembayar pajak, donatur, kreditur, dan pihak- pihak lain yang berkepentingan.
Baca lebih lanjut

137 Baca lebih lajut

KARAKTERISTIK ISI PRESS RELEASEPADA ORGANISASI PROFIT, NON PROFIT, DAN KARAKTERISTIK ISI PRESS RELEASE PADA ORGANISASI PROFIT, NON PROFIT, DAN PEMERINTAHAN Analisis Isi Perbedaan Press Release Pada Website PT. Indosat, WWF Indonesia, dan Depkominfo.

KARAKTERISTIK ISI PRESS RELEASEPADA ORGANISASI PROFIT, NON PROFIT, DAN KARAKTERISTIK ISI PRESS RELEASE PADA ORGANISASI PROFIT, NON PROFIT, DAN PEMERINTAHAN Analisis Isi Perbedaan Press Release Pada Website PT. Indosat, WWF Indonesia, dan Depkominfo.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan isi press release yang dihasilkan pada website tiga organisasi, yaitu: Indosat sebagai representasi organisasi profit, WWF Indonesia sebagai representasi organisasi non profit, dan Depkominfo sebagai representasi organisasi pemerintahan. Ada maupun tidak adanya perbedaan isi inilah yang disebut sebagai karakteristik. Konsep ada atau tidaknya perbedaan isi press release yang dihasilkan tiga organisasi ini berdasarkan pada karakteristik dari organisasinya yang juga memiliki persamaan dan perbedaan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya OCB (Organizational Citizenship Behavior) pada organisasi keagamaan (Non-Profit). - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya OCB (Organizational Citizenship Behavior) pada organisasi keagamaan (Non-Profit). - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Dunia industri saat ini selalu menuntut anggotanya untuk berperilaku melebihi tuntutan organisasi. Perilaku yang dituntut itu dikenal dengan perilaku OCB. Organizational Citizenship Behavior(OCB)adalah perilaku extra-role yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dari organisasinya. OCB pada organisasi non-profit akan berbeda dengan OCB pada organisasi profit. OCB pada organisasi non-profit seharusnya lebih subur terutama pada anggota organisasi keagamaan (misdinar) karena pada misdinar keikutsertaannya didasari oleh perasaan sukarela. Kesuburan perilaku OCB itu lama-kelamaan berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya OCB pada organisasi non-profit sehingga nantinya dapat membantu organisasi untuk menumbuhkan OCB pada anggotanya. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan metode snowball yang didasarkan kepada criteria yang telah dtetapkan sebelumnya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian studi kasus. Teknik penelitian yang digunakan dalam pengolahan data penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan inductivethematic analysis. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa ada dua faktor yang mempengaruhi terbentuknya OCB yaitu faktor internal dan factor eksternal. Faktor internal terdiri dari beberapa hal yaitu pengambilan keputusan yang berdasarkan dampak yang diperoleh dari organisasi, nilai, karakter, perasaan pada organisasi, dan kemampuan memanajemen waktu. Faktor eksternal terdiri dari factor organisasi, faktor bukan dari organisasi, dan faktor dukungan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Makalah Manajemen Pemasaran Nirlaba Dan

Makalah Manajemen Pemasaran Nirlaba Dan

roda organisasi. Seharusnya organisasi non profit tidak jauh beda dengan organisasi profit, harus memiliki mission statement yang jelas, focus dan aplikatif. Pernyataan misi organisasi sebaiknya sederhana dan mudah dipahami oleh stake holder organisasi. Kelemahan dari organisasi nirlaba Indonesia adalah tidak fokusnya misi. Sering misi dibuat dengan pilihan kata, maka kata yang paling mengambang dan dapat multitafsir. Kalau kita sortir berdasarkan kata, maka kata yang paling banyak muncul barangkali kata sejahtera, adil, merata, berkesinambungan. Misi ini selanjutnyan diterjemahkan kedalam sasaran-sasaran yang biasanya akan menjadi makin meluas dan tidak focus. Kondisi ini juga berimbas pada rancangan struktur organisasi nirlaba Indonesia. Struktur organisasinya memasukkan semua bidang. rata-tara memiliki > 200 bidang. Banyak yang masih mengadaptasi organisasi politik mereka dijaman orde baru hamper semua organisasi nonprofityang berdiri menjadi underblow partai golkar.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects