Press Manual

Top PDF Press Manual:

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Efektivitas dan Efisiensi Sistem Press Manual.. Ekonomi Teknik Konsep, Teori dan Aplikasi.[r]

2 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat mendorong untuk dilakukannya pengembangan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan produksi pascapanen. Penelitian ini betujuan untuk mendesain, membuat, menguji, dan menganalisis nilai ekonomis alat pengupas buah durian sistem press manual. Parameter yang diamati adalah kapasitas efektif alat dan analisis ekonomi.Hasil penelitian menunjukkan kapasitas efektif alat 63,015 buah/jam. Biaya pokokyang dikeluarkan dalam pengupasan buah durian dengan alat ini adalah Rp. 619,2 kg/hari. Alat ini akan mencapai nilai Break Even Point apabila telah mengupas buah durian sebanyak 14704,37 kg. Net present value alat ini dengan suku bungan 6% adalah Rp 113.749.581,19 yang berarti usaha ini layak dijalankan. Internal Rate of Return pada alat ini adalah 45,59%.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat mendorong untuk dilakukannya pengembangan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan produksi pascapanen. Penelitian ini betujuan untuk mendesain, membuat, menguji, dan menganalisis nilai ekonomis alat pengupas buah durian sistem press manual. Parameter yang diamati adalah kapasitas efektif alat dan analisis ekonomi.Hasil penelitian menunjukkan kapasitas efektif alat 63,015 buah/jam. Biaya pokokyang dikeluarkan dalam pengupasan buah durian dengan alat ini adalah Rp. 619,2 kg/hari. Alat ini akan mencapai nilai Break Even Point apabila telah mengupas buah durian sebanyak 14704,37 kg. Net present value alat ini dengan suku bungan 6% adalah Rp 113.749.581,19 yang berarti usaha ini layak dijalankan. Internal Rate of Return pada alat ini adalah 45,59%.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat mendorong untuk dilakukannya pengembangan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan produksi pascapanen. Penelitian ini betujuan untuk mendesain, membuat, menguji, dan menganalisis nilai ekonomis alat pengupas buah durian sistem press manual. Parameter yang diamati adalah kapasitas efektif alat dan analisis ekonomi.Hasil penelitian menunjukkan kapasitas efektif alat 63,015 buah/jam. Biaya pokokyang dikeluarkan dalam pengupasan buah durian dengan alat ini adalah Rp. 619,2 kg/hari. Alat ini akan mencapai nilai Break Even Point apabila telah mengupas buah durian sebanyak 14704,37 kg. Net present value alat ini dengan suku bungan 6% adalah Rp 113.749.581,19 yang berarti usaha ini layak dijalankan. Internal Rate of Return pada alat ini adalah 45,59%.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Nanas Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Nanas Sistem Press Manual

Penanganan pasca panen nanas dalam hal pengupasan kulit di tingkat petani umumnya masih dilakukan secara manual yakni menggunakan pisau. Sehingga untuk mengatasi kelemahan dan kekurangan dari pengupasan kulit nanas secara manual, maka dibuatlah alat pengupas kulit nanas semi mekanis yang mampu mengupas kulit nanas dengan waktu pengupasan yang relatif lebih cepat sehingga meningkatkan kapasitas kerja, hasil kupasan yang lebih rapi, mengurangi tenaga kerja serta dapat digunakan oleh siapa pun. Metode yang digunakan adalah studi literatur (kepustakaan) dan melakukan pengamatan tentang alat pengupas kulit nanas sistem press manual. Kemudian dilakukan perancangan bentuk dan pembuatan/ perangkaian komponen-komponen alat pengupas kulit nanas. Kapasitas alat pada alat pengupas kulit nanas mata pisau sebelum diasah dengan diameter 11 cm, 10 cm dan 7,5 cm berturut-turut adalah 139,76 buah/jam, 143,26 buah/jam dan 149,25 buah/jam.Kapasitas alat pada alat pengupas kulit nanas mata pisau setelah diasah dengan diameter 11 cm, 10 cm dan 7,5 cm berturut-turut adalah 143,47 buah/jam, 144,57 buah/jam dan 150,76 buah/jam.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Salah satu tehnik pengolahan pangan yang sering dilakukan adalah pengupasan.Dalam pengolahan hasil pertanian banyak peralatan yang digunakan, alat pengupas buah durian yang digunakan [r]

4 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Nanas Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Nanas Sistem Press Manual

Persamaan matematisnya dapat ditulis sebagai berikut : Kapasitas alat = produk yang dihasilkan buah waktu jam ...1 Analisis Ekonomi Menurut Soeharno 2007, analisis ekonomi digunak[r]

17 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Nanas Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Nanas Sistem Press Manual

flowchart penelitian Tidak Ya Mulai Merancang bentuk Alat Menggambar dan menentukan dimensi alat Memotong bahan yang digunakan sesuai dengan dimensi pada gambar Merangkai ALat M[r]

29 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Tuas adalah salah satu pesawat sederhana yang digunakan untuk mengubah efek atau hasil dari suatu gaya. Hal ini di mungkinkan terjadi dengan adanya sebuah batang ungkit dengan titik tumpu (fulcrum), titik gaya (force), dan titik beban (load) yang divariasikan letaknya. Dalam alat ini tuas berfungsi untuk menekan mata pisau menuju bahan. Pengoperasian tuas penekan mata pisau ini secara manual menggunakan tenaga manusia (Utomo, 2009).

19 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Rancang Bangun Alat Pengupas Buah Durian Sistem Press Manual

Flowchart Penelitian Mulai Merancang bentuk alat Menggambar dan menentukan dimensi alat Memilih bahan Diukur bahan yang akan digunakan Dipotong bahan yang digunakan sesuai dengan [r]

6 Baca lebih lajut

Studi Sifat Mekanik Campuran Debu Vulkanik Sinabung (Dvs), Polyethylene (Pe), Dan Polypropylene (Pp) Menggunakan Mesin Mixer

Studi Sifat Mekanik Campuran Debu Vulkanik Sinabung (Dvs), Polyethylene (Pe), Dan Polypropylene (Pp) Menggunakan Mesin Mixer

Mixer is a very important equipment used on process of mixing two or more materials for industrial-based thermoplastics and powder (powder). Mixing process is intended to obtain a homogeneous mixing of several types of material. Until now the machine mixer for mixing thermoplastic materials and powders has yet available in the laboratory of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering USU while its needed is absolutely necessary for research students of graduate and part graduate. This research aimed to examine the effect of variations in the composition and rotation speed of the mixer to mix homogeneity and mechanical properties of a mixture of polypropylene (PP) , Polyethylene (PE) and Volcanic Ash Sinabung (DVS) . It is the background to the study authors conducted a study of mechanical properties of the mixture of PP, PE, DVS in the mixing process. Tests carried out using an optical microscope and a macro photo to see the homogeneity of the mixture and the tensile test to see the strength of the mixture. Tests were also conducted with adviser moldflow simulation to compare the fill time and air traps with manual processes hidrolic hot press The test results showed that the machine homemade mixer machine can be operated with a variety of speed 52, 100, 144 rpm and a temperature of 160 0 c, 170 0 c, 180 0 c. The results of tensile test variation composition I: PP 38%, PE 60% and DVS 2% on speed 144 rpm, and a temperature of 170 0 c obtained value most optimum tension of 16.08 N/mm 2 . While the variation of composition II: PP 10%, PE 20% and DVS 70% on speed 144 rpm, and the temperature of 170 0 c obtained optimum tension of 15.85 N/mm 2 . Having obtained the tensile stress value most optimum, finally the conclusion result of mixing variations in the composition of PE, PP, and DVS increased compared to pure PE which has a value of tensile stress of 13 N/mm 2 . Moldflow simulation results adviser on the fill time for 6 seconds while the manual process hidrolic hot press time achieved for 10 seconds. And the simulation of air traps occur at the lower end of the sample while in the hot press manual hidrolic occur on the neck, middle, and end of the sample.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

EVALUASI KEGIATAN MEDIA RELATIONS PT. PEMBANGKITAN JAWA – BALI TAHUN 2015 | Salaka | Jurnal e-Komunikasi 4861 9265 1 SM

EVALUASI KEGIATAN MEDIA RELATIONS PT. PEMBANGKITAN JAWA – BALI TAHUN 2015 | Salaka | Jurnal e-Komunikasi 4861 9265 1 SM

Penulisan press release yang baik menjadi satu kebutuhan bagi praktisi Public Relations . Sarah Silver (2003:27, dalam Darmastuti, 2012, p.212) mengemukakan bahwa sebuah press release harus menjawab beberapa pertanyaan: siapa, apa, dimana, mengapa dan kapan atau yang biasa disingkat dengan 5W.Hal tersebut didukung dengan pernyataan yang diberikan Devi Rahmawati yang menyatakan bahwa press release yang dibuat di PT. Pembangkitan Jawa – Bali ialah menggunakan prosedur 5W + 1H serta ditambah dengan unsur edukasi. Untuk memberikan jawaban yang pasti, peneliti melakukan triangulasi sumber via email dengan Dhita, wartawan dari media cetak Jawa Pos dan Hapsari, wartawan dari media online Jurnal1.com. Kedua wartawan membenarkan bahwa PT. Pembangkitan Jawa – Bali pernah membuat dan mengirimkan press release kepada mereka.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Manual - MMEL MEL Manual   MMEL MEL

Manual - MMEL MEL Manual MMEL MEL

21. "O" symbol indicates a requirement for a specific operations procedure which must be accomplished in planning for and/or operating with the listed item inoperative. Normally these procedures are accomplished by a crew member; however, other personnel may be qualified and authorized to perform certain functions. The satisfactory accomplishment of all procedures, regardless of who performs them, is the responsibility of the operator. Appropriate procedures are required to be published as a part of the operator's manual or MEL. Recording of the accomplishment of required specific operations procedures in the log book will be accomplished by adding the following statement to the "Instructions for Journey Log Book Use" found in the Operator's Journey Log Book to cover those items requiring Operations Procedures.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

menggunakan service literatur

menggunakan service literatur

Menggunakan Service Manual  Service Manual, dijelaskanpenggunaannya sesuai dengan Informasi service manual yang digunakan  Service literatur manual digunakan sesuai dengan SOP  M [r]

2 Baca lebih lajut

2. Kebijakan Nasional SPMI 2015

2. Kebijakan Nasional SPMI 2015

setiap manual berisi: ▪Manual penetapan satu Standar Dikti ▪Manual pelaksanaan satu Standar Dikti ▪Manual evaluasi satu Standar Dikti ▪Manual pengendalian satu Standar Dikti ▪Manual[r]

23 Baca lebih lajut

PENGUJIAN ALAT PRESS MEDIA JAMUR MANUAL

PENGUJIAN ALAT PRESS MEDIA JAMUR MANUAL

Judul laporan Tugas Ak hir ini adalah “ PENGUJIAN ALAT PRESS MEDIA JAMUR MANUAL “ Laporan Proyek Akhir ini merupakan salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa pada jenjang Studi Diploma III di Fakultas Universitas Lampung. Selain itu, Tugas Akhir ini merupakan penerapan ilmu yang telah didapatkan selama proses perkuliahan dan merupakan salah satu media untuk menambah wawasan penyusun.

41 Baca lebih lajut

manual Manual Book ELKASSA

manual Manual Book ELKASSA

Gambar 2.1 : Tampilan master barang list view Anda dapat mengakses menu master barang pada menu sidebar, seperti berikut Gambar 2.2 : Membuka menu Master Barang Anda juga dapat mengub[r]

46 Baca lebih lajut

manual Manual Book BOSTOKO

manual Manual Book BOSTOKO

38 | P a g e Untuk dapat mengakses menu master laporan pada menu sidebar, seperti berikut Gambar 82 : Membuka menu Master Laporan Melihat Laporan Penjualan Untuk dapat melihat lapor[r]

82 Baca lebih lajut

LKP : Prepress, Press & Post Press pada CV. Wins Samanta.

LKP : Prepress, Press & Post Press pada CV. Wins Samanta.

Bagian image area biasanya lebih tinggi sedikit beberapa micron dari pada bagian yang non image area dan hal ini yang paling banyak ditemukan sekarang yaitu plate alumunium yang sering disebut presencitized plate. Dahulu sebelum di temukannya plate alumunium, percetakan Offset masih banyak menggunakan plate yang dari bahan seng, yang disebut zink plate, dimana proses sedikitnya lebih rumit, selain itu plate tersebut harus digosok(di-grinding) juga harus dilapisi bahan peka cahaya secara manual kemudian diratakan diatas permukaan plate dengan menggunakan alat yang di sebut wgirler. Disini bagian yang nentinya menerima air dan menerima tinta atau image area lebih rendah dibanding non image area, karena itu cara ini sering disebut “deep etch plate”. Sekarang masih dapat ditemui yang hampir sama dengan system ini, yang disebut bimetal atau multi metal, tetapi di Indonesia khususnya plate semacam ini jarang ditemui karena harganya relative mahal walaupun dapat digunakan untuk mencetak oplah besar (sampai 500.000).
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Formulir S2 Manual formulir s2 manual

Formulir S2 Manual formulir s2 manual

Dengan ini menyatakan bahwa apabila di dalam proses seleksi penerimaan Program Magister saya dinyatakan diterima, maka yang akan membiayai selama saya menempuh pendidikan Program Magis[r]

8 Baca lebih lajut

Show all 6813 documents...

Related subjects