UNIT HEMODIALISA

Top PDF UNIT HEMODIALISA:

Tingkat Kepuasan Pasien yang Menjalani  Hemodialisa Dalam Pelayanan Keperawatan di Unit Hemodialisa  Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

Tingkat Kepuasan Pasien yang Menjalani Hemodialisa Dalam Pelayanan Keperawatan di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

Melalui surat ini meminta kesediaan bapak/ibu/saudara untuk menjadi responden penelitian yang sedang saya lakukan yang bermanfaat untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa dalam pelayanan keperawatan di unit hemodialisa rumah sakit umum pusat haji adam malik medan. Penelitian ini merupakan salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Adapun kerahasiaan identitas diri anda akan dijamin oleh peneliti dan tidak akan dipublikasikan.

64 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN FASILITAS PERTUMBUHAN SPIRITUAL PASIEN DI UNIT HEMODIALISA RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN

PENGEMBANGAN FASILITAS PERTUMBUHAN SPIRITUAL PASIEN DI UNIT HEMODIALISA RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN

Waktu penelitian akan dimulai pada bulan April 2016 sampai dengan 2016. Pertimbangan waktu ini ditentukan karena penelitian harus menyesuaikan dengan metode action research yang memiliki siklus dengan beberapa tahapan sehingga membutuhkan waktu yang panjang agar mendapatkan hasil penelitian yang representatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam Pengembangan SPO yang dengan total jumlah 10 orang, terdiri atas kepala keperawatan, Kepala diklat, kepala ruangan, perawat pelaksana diruang hemodialisa Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Tehnik yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Karakteristik Berduka pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Di Salah Satu Unit Hemodialisa Rumah Sakit Swasta Yogyakarta

Karakteristik Berduka pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Di Salah Satu Unit Hemodialisa Rumah Sakit Swasta Yogyakarta

Gambaran karakteristik tahap marah yang terbanyak dialami oleh pasien yang menjalani hemodialisis di unit hemodialisa Rumah Sakit Panti Rapih adalah merasa kecewa, dengan jumlah orang yang mengalaminya yaitu 19 orang (63,33 %). Menurut penelitian dari (Koesoemo, 2017), tahap marah terdiri dari 2 kategori yaitu sedih dan kecewa. Respon yang terjadi selama berada di tahap ini adalah individu tersebut mulai merasa kehilangan secara tiba-tiba dan mengalami keputusasaan yang sifatnya iritabel. Pada tahap ini, kenyataan yang sudah tejadi pada individu tersebut harus dihadapi oleh individu tersebut. Kesadaran akan kenyataan dari pasien yang menjalani hemodialisis akan menimbulkan beberapa respon yang terjadi mulai dari merasa kecewa, berperilaku agresif akibat dari kemarahannya, ataupun pasien tersebut berubah menjadi pribadi yang lebih banyak diam. Kecewa karena peristiwa yang sudah terjadi dengan adanya tindakan hemodialisis, suka atau tidak, pasien tesebut harus menerima kenyataan bahwa ia harus menjalani terapi tersebut, yang berefek pada munculnya rasa kecewa karena harus menjalani tindakan tersebut (Widyarini, 2015). Dari munculnya rasa kecewa tersebut juga dapat menimbulkan munculnya karakteristik lainnya yaitu adanya perubahan sikap yang menjadi agresif dan sering marah, melampiaskan amarah dengan tindakan, ataupun dengan berubah menjadi pribadi yang banyak diam untuk menahan emosinya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

GAMBARAN FUNGSI SEKSUAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL DI UNIT HEMODIALISA RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG - Elib Repository

GAMBARAN FUNGSI SEKSUAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL DI UNIT HEMODIALISA RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG - Elib Repository

Pengobatan bagi penderita gagal ginjal kronik tahap akhir, dilakukan dengan pemberian terapi dialisis seperti hemodialisa atau transplantasi ginjal yang bertujuan untuk mempertahankan kualitas hidup pasien (Brunner & Suddarth, 2012). Keadaan ketergantungan terhadap tindakan medis ini dapat mengakibatkan terjadinya perubahan dalam kehidupan pasien gagal ginjal kronik. Perubahan yang akan ditimbulkan pada pasien yang menjalani hemodialisa diantaranya perubahan fisik, perubahan psikososial dan perubahan financial. Perubahan fisik yang timbul akibat penyakit gagal ginjal kronik diantaranya penyakit jantung, vaskuler, tulang dan penyakit endokrin. Perubahan lain yang juga dialami pasien adalah gangguan tidur, perubahan nafsu makan dan berat badan, xerostomia, konstipasi dan penurunan keinginan seksual. Perubahan psikososial diantaranya terjadi stress psikologis dan psikologis juga dapat berkontribusi menimbulkan penurunan fungsi seksual pasien yang mengalami penyakit gagal ginjal kornik (Arslan &Ege, 2009).
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI UNIT HEMODIALISA RS PKU MUHAMMADIYAH UNIT II GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI UNIT HE

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI UNIT HEMODIALISA RS PKU MUHAMMADIYAH UNIT II GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI UNIT HE

Proses adaptasi ini juga terlihat dari hasil analisis butir jawaban di mana sebagian besar responden merasa tenang saat akan menjalani hemodialisa (61,1% selalu dan 18,5% sering) dan hanya terkadang merasa cemas dengan penusukan jarum dialisis (24,1%). Meskipun demikian sebagian besar responden tetap merasa takut ketika melihat darah mengalir di kateter dialisa (53,7% selalu dan 22,2% sering) sehingga menginginkan kehadiran

13 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN FASILITAS PERTUMBUHAN SPIRITUAL PASIEN DI UNIT HEMODIALISA RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN

PENGEMBANGAN FASILITAS PERTUMBUHAN SPIRITUAL PASIEN DI UNIT HEMODIALISA RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN

Standard Operating Procedure (SOP) of Spiritual Growth Facilitation (SGF) is developed to increase patients’ spirituality. The SOP which develops intervention in SGF has to be carried out by nurses, especially in the Hemodialysis Unit of Santa Elizabeth Hospital, Medan. This research used to deployment Standard Operating Procedure (SOP). Nurse intervention that carry patien who is undergoing hemodialys. The research used action research method with with consisted of the stages of reconnaissance, planning, acting, observing,and reflecting. The data were gathered by conducting FGD, distributing quetionnaires, and participant observation. Therewere 10hemodialysis nurse as the participants. The gathered data wereanalyzed qualitatively and quantitatively. The qualitatively data is get from the result of FGD and the result of observation. While the qualitatively data that gatherd from qusetionnaire deployment. This research showed Standard Operating Procedure (SOP) of Spiritual Growth Facilitation that being a model of doing enchancement patient spiritual intervantion who is undergoing hemodialys in hemodialysis unit of Santa Elisabeth Medan. And the possitive impact for knowledge,skills, and act to carry patient who is undrgoing hemodialys. Researcher ask to management of Santa Elizabeth Medan to keep do supervition to elevation contribution SOP in hemodialys Santa Elizabeth Medan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Persepsi Pasien Tentang Perilku Caring Perawat Di Unit Hemodialisa

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Persepsi Pasien Tentang Perilku Caring Perawat Di Unit Hemodialisa

Sedangkan menurut Tisher dan Wilcox (1997) hemodialisa didefinisikan sebagai pergerakan larutan dan air dari darah pasien melewati membran semipermeabel (dializer) ke dalam dialisat. Dializer juga dapat dipergunakan untuk memindahkan sebagian besar volume cairan. Pemindahan ini dilakukan melalui ultrafiltrasi dimana tekanan hidrostatik menyebabkan aliran yang besar dari air plasma (dengan perbandingan sedikit larutan) melalui membran. Dengan memperbesar jalan masuk pada vaskuler, antikoagulansi dan produksi dializer yang dapat dipercaya dan efisien, hemodialisa telah menjadi metode yang dominan dalam pengobatan gagal ginjal akut dan kronik di Amerika Serikat (Tisher & Wilcox, 1997).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA FATIGUE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG - Unissula Repository

HUBUNGAN ANTARA FATIGUE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG - Unissula Repository

Istianti, Y. P. (2014). Hubungan Antara Masukan Cairan dengan Interdialitic Weight Gain (IDWG) pada Pasien CKD di Unit Hemodialisa di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta. FIK UI, volume 10/September-februari 2014. Jhamb, M. (2008). Fatigue in Patients Receiving Maintance Dialysis : A Review

5 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Intan Nurcahyaningsih BAB I

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Intan Nurcahyaningsih BAB I

b. Mengetahui usia sebagai faktor yang mempengaruhi hipertensi intradialitik pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di unit hemodialisa RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto c. Mengetahui jenis kelamin sebagai faktor yang mempengaruhi hipertensi

10 Baca lebih lajut

Abstrak Yulius Widyarta ARS April 2013

Abstrak Yulius Widyarta ARS April 2013

Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Subjek penelitian terdiri dari 11 orang yaitu 3 orang informan utama (1 perawat kepala ruang dan 2 perawat) dan 8 orang informan triangulasi (1 dokter penanggung jawab unit hemodialisa, 4 perawat dan 3 pasien).

2 Baca lebih lajut

Kajian Pengembangan Unit Usaha Klinik Hemodialisa Skala Usaha Kecil Menengah Berbasis Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan

Kajian Pengembangan Unit Usaha Klinik Hemodialisa Skala Usaha Kecil Menengah Berbasis Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan

Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung di lokasi penelitian, baik melalui wawancara (dengan pemilik unit usaha, manajer pemasaran, SDM, dokter dan perawat), maupun observasi. Teori harus didukung dengan data primer yang bersifat kualitatif, sehingga akan meningkatkan validitas, signifikasi dan pengembangan lebih lanjut dari teori yang berhasil diterapkan saat ini (Aponte, 2011). Data yang termasuk data primer pada penelitian ini adalah hasil wawancara mengenai proses dan situasi unit hemodialisa, serta dokumentasi guna mendukung hasil penelitian. Penyebaran kuesioner (Lampiran 1) dilakukan dengan mengguna- kan metode judgement sampling, yaitu dengan cara memilih konsumen yang paling tepat untuk memberikan informasi yang dibutuhkan. Jumlah contoh yang diteliti sebanyak 3 0 responden.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Edukasi Perawatan Diri Terstrukutur Berbasis Teori Perilaku - Pengaruh Edukasi Perawatan Diri Terhadap Aktivitas Sehari-Hari Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Pirngadi Medan

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Edukasi Perawatan Diri Terstrukutur Berbasis Teori Perilaku - Pengaruh Edukasi Perawatan Diri Terhadap Aktivitas Sehari-Hari Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Pirngadi Medan

ginjal mengeluarkan cairan sisa metabloisme tubuh. Disamping itu kelelahan dan kram otot juga dapat terjadi selama dan setelah hemodialisa akibat penurunan plasma atau cairan interstitial dan osmolaritas serum yang cepat.Fatique dan kram otot bisa mengaikatkan terjadinya gangguan keseimbangan energi dalam tubuh yang dapat mengakibatkan gangguan terhadap keinginan dan motivasi untuk melakukan mobilisai atau kegiatan aktivitas sehari-hari; 5) malnutrisi, terjadi akibat kontrol diet dan kehilangan nutrient selama hemodialisa; 6) sakit kepala dan kejang, terjadi akibat gagalnya ginjal dalam membuang sisa metabolisme tubuh atau toksit dalam bentuk cairan sehinggamengakibatkan teertimbunnya toksit tersebut dalam tubuh dan mengakibatkan terjadinya sindrom uremia
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - AKBAR DHIKA TRI PURWONO BAB I

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - AKBAR DHIKA TRI PURWONO BAB I

Hasil observasi di ruang hemodialisa RSUD PROF. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pasien menjalani hemodialisa tidaklah membutuhkan waktu yang sebentar, dalam sekali menjalani hemodialisa membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam dalam waktu yang lama, pasien terpasang alat dan tidak bisa menjalani aktivitas seperti biasanya, hasil wawancara dari 10 pasien yang menjalani hemodialisa mengatakan bahwa aktivitas yang dilakukan oleh pasien saat menjalani hemodialisa adalah olahraga/latihan fisik, duduk, berbincang-bincang, makan, minum dan melakukan gerakan terbatas karena alat yang telah terpasang dalam tubuh.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Status Periodontal Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Dan Non-Hemodialisa Di Klinik Spesialis Ginjal Dan Hipertensi Rasyida Medan

Status Periodontal Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Dan Non-Hemodialisa Di Klinik Spesialis Ginjal Dan Hipertensi Rasyida Medan

Saya Indah Anggaraini mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan dokter gigi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara. Saya akan mengadakan penelitian dengan judul “Status Periodontal Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa dan Non Hemodialisa di Klinik Spesialis Ginjal dan Hipertensi Rasyida Medan”.Jumlah pasien penyakit ginjal kronik yang saya periksa yaitu sebanyak 60 orang.Saya mengikutsertakan Bapak/Ibu dalam penelitian yang bertujuan untuk mengetahui dampak yang terjadi pada rongga mulut akibat pengaruh penyakit yang bapak/ibu derita terhadap rongga mulut. Manfaat penelitian ini adalah memberi pengetahuan kepada Bapak/Ibu tentang dampak yang terjadi di rongga mulut akibat penyakit ginjal yang bapak/ibu derita yang akan dijelaskan saat pemeriksaan rongga mulut dilakukan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN STRATEGI KOPI (1)

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN STRATEGI KOPI (1)

Analisis bivariat dilakukan untuk melihat hubungan antara variabel bebas yaitu tingkat stres pasien hemodialisa dengan variabel terikat yaitu strategi koping terdapat hubungan antara variabel apabila p < 0,05. Pada penelitian ini dilakukan uji statistik dengan uji Chi-Square . Berdasarkan pengolahan data dengan bantuan penghitungan statistik melalui komputer diperoleh hasil penghitungan yang dapat dilihat pada tabel 11 sebagai berikut:

Baca lebih lajut

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Pasien Hemodialisa Dalam Menjalani Pola Diet Di Rsud Kota Dumai

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Pasien Hemodialisa Dalam Menjalani Pola Diet Di Rsud Kota Dumai

Uji reliabilitas merupakan indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu instrument cukup dapat dipercaya untuk dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data.Sebuah instrument disebut reliable jika instrument itu melakukan apa yang seharusnya dilakukan dengan cara yang sama (Demsey & Dempsey, 2002). Dalam penelitian in, kuesioner faktor- faktor apa saja yang mempengaruhi ketidakpatuhan pasien hemodialisa dalam menjalani pola diet, telah diuji reliabilitas dengan metode uji satu kali pada 30 pasien hemodialisa di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan menggunakan rumus formula cronbach’s alfa dan didapat nilai 0,809 sehingga sehingga semua aitem pertanyaan dan pernyataan dinyatakan reliabel. Setiadi (2007) menyatakan dengan instrumen dengan koefisien ya ng berada diantara 0,60-0,89 dikatakan reabilitas sedang .
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Perawatan Diri (Self Care) Pada Pasien Hemodialisa di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Perawatan Diri (Self Care) Pada Pasien Hemodialisa di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Terapi hemodialisa merupakan terapi jangka panjang yang harus diijalani oleh pasien. Lamanya proses terapi mempunyai pengaruh terhadap pengetahuan dan sikap yang berhubungan dengan perawatan diri pada pasien GGK. Setiap penderita memerlukan waktu yang berbeda-beda dalam tingkat pengetahuan dan sikapnya, semakin lama pasien menjalani hemodialisa maka akan banyak pengetahuan yang diperoleh dan bisa bersikap positif terhadap kepatuhan dietnya (Sapri & Akhmad,2008).

Baca lebih lajut

Hubungan Kepatuhan Hemodialisa Dengan Kualitas Hidup Pasien di Unit Hemodialisis RSUP Haji Adam Malik Medan

Hubungan Kepatuhan Hemodialisa Dengan Kualitas Hidup Pasien di Unit Hemodialisis RSUP Haji Adam Malik Medan

Hemodialysis is the most widely conducted substitute therapy of the kidney and the number keeps growing from year to year. Kidney function disorder causes patients to be permanently dependent on hemodialysis machines. The Obedience of patients undergoing hemodialysis therapy is the most essential aspect to the success of the therapy. Disobedience will lead to extremely negative impact to the patients. It will also cause complications harming the patients’ quality of life. This research aimed to figure out the correlation between hemodialysis obedience and patients’ quality of life in Hemodialysis Unit of RSUP Haji Adam Malik Medan conducted from March 29 th up to April 29 th involving 60 respondents. This research used descriptive correlational design with the data collection of purposive sampling. Questionnaire and demographic data, questionnaire of obedience, questionnaire of quality of life were the research instruments. The results of the research were tested using spearman rank and showed the majority of the hemodialysis patients in the category Obedient as many as 88.3% (53 patients) and in the category of Disobedient as many as 11.7%(7 patients) and patients’ quality of life in the category High as many as 86.7%(52 patients) and in the category Fair as many as 13.3% (8 patients). Through correlation coefficient test Spearman rank p as many as 0.001 (p<0.05) was obtained which indicates that there is a meaningful correlation between hemodialysis obedience and patients’ quality of life, the strength of the correlation (r) =0.404 which indicates that the strength of the correlation is in the category Fair and the correlation direction (+). Based on this research, it can be concluded that the majority of hemodialisys patients are obedient towards hemodialysis measures, in order that patients’ quality of life can be upgraded.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

HUBUNGAN MEKANISME KOPING TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN HEMODIALISIS DI RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO SEMARANG - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

HUBUNGAN MEKANISME KOPING TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN HEMODIALISIS DI RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO SEMARANG - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

Pranandari, R. & Supadmi, W. (2015). Faktor risiko gagal ginjal kronik di unit hemodialisis RSUD Wates Kulonprogo. Diakses pada tanggal 16 Agustus 2018, https://jurnal.ugm.ac.id/majalahfarmaseutik/article/view/24120/15776 Preedy, V. R. & Watson, R. R. (2010). Handbook of disease burdens and quality

6 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Gambaran Kecemasan dan Kualitas Hidup Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisa.

DAFTAR PUSTAKA Gambaran Kecemasan dan Kualitas Hidup Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisa.

Saragih, Desita A. (2010). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani terpai Hemodialisa di RSUP Haji Adam Malik Medan. http://jurnal.usu.ac.id/index.php/gkre/pdf. Di Akses 20 Maret 2014.

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...