WERENG BATANG COKLAT

Top PDF WERENG BATANG COKLAT:

Pengaruh Pemberian Silika pada Padi Lokal terhadap Populasi Wereng Batang Coklat - UNS Institutional Repository

Pengaruh Pemberian Silika pada Padi Lokal terhadap Populasi Wereng Batang Coklat - UNS Institutional Repository

Wereng batang coklat (WBC) Nilaparvata lugens Stall., (Homoptera: Delphacidae) merupakan salah satu hama penting pada pertanaman padi. Serangan WBC yang parah dapat menyebabkan gagal panen. Salah satu cara yang digunakan untuk mengatasi permasalahan WBC adalah penanaman varietas tahan wereng. Penggunaan varietas tahan secara perlahan menggantikan keberadaan padi lokal yang diketahui memiliki ketahanan alami terhadap hama dan penyakit sehingga semakin banyak varietas lokal yang hilang. Ketahanan beberapa varietas padi lokal terhadap WBC belum diketahui secara pasti. Ketahanan tanaman padi dapat ditingkatkan dengan penambahan unsur tertentu seperti silika. Silika diketahui dapat meningkatkan kekuatan dan kekerasan batang tanaman sehingga hama dengan tipe alat mulut pencucuk penghisap seperti WBC lebih sulit untuk menusukkan stilet dan menghisap nutrisi dari batang tanaman padi. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh silika terhadap populasi WBC pada pertanaman padi .
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

KELIMPAHAN POPULASI WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DENGAN PEMBERIAN ZEOLIT DAN PENERAPAN KONSEP PHT.

KELIMPAHAN POPULASI WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DENGAN PEMBERIAN ZEOLIT DAN PENERAPAN KONSEP PHT.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan limpahan karunia, nikmat dan kasih sayang-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Kelimpahan Populasi Wereng Batang Coklat Pada Beberapa Varietas Padi Dengan Pemberian Zeolit Dan Penerapan Konsep PHT”. Skripsi ini disusun dan diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

12 Baca lebih lajut

UJI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS PADI TERHADAP BIOTIPE WERENG BATANG COKLAT (NILAPARVATA LUGENS STAL) ASAL BEBERAPA SENTRA PADI.

UJI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS PADI TERHADAP BIOTIPE WERENG BATANG COKLAT (NILAPARVATA LUGENS STAL) ASAL BEBERAPA SENTRA PADI.

Penelitian ini dilakukan di laboratorium Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan dan Rumah Kasa Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta pada bulan Juni 2012 sampai Januari 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk pengacakan bibit kultivar padi uji pada kotak persemaian uji biotiope dengan perlakuan infestasi wereng batang coklat dari masing-masing koloni. Tahap penelitian terdiri dari persiapan penelitian dan pelaksanan penelitian. Persiapan penelitian terdiri dari koleksi wereng batang coklat dari beberapa sentra padi dan penangkaran wereng coklat. Sedangkan pelaksanaan penelitian yaitu dengan pengujian biotipe wereng batang coklat. Pengujian biotipe wereng batang coklat yaitu dengan penanaman padi kultivar uji Pelita 1/1 (tanpa gen tahan wereng), IR 26 (tahan biotipe 1), IR 42 (tahan biotipe 2), dan IR 64 (tahan biotipe 3) yang berumur 7-10 HST. Kemudian tanaman padi tersebut diinfestasi nimfa wereng batang coklat asal beberapa koloni endemi (Sukoharjo, Klaten, dan Yogyakarta) dan non endemi (Pacitan dan Karanganyar) sebanyak 5 ekor/ tanaman dalam kotak yang disungkup mika film setinggi 50 cm.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

POTENSI EKSTRAK LADA HITAM Piper nigrum L. (PIPERACEAE) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN WERENG BATANG COKLAT Nilaparvata lugens Stal. (HOMOPTERA; DELPHACIDAE).

POTENSI EKSTRAK LADA HITAM Piper nigrum L. (PIPERACEAE) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN WERENG BATANG COKLAT Nilaparvata lugens Stal. (HOMOPTERA; DELPHACIDAE).

(Park et al., 2002). Toksisitas kontak amida dari piperilin dan piperin, pada dosis 10 µg per serangga telah dievaluasi terhadap serangga penting di Brasil, seperti: Ascia monuste orseis Latr., Acanthoscelides obtectus Say., Brevicoryne brassicae L., Protopolybia exigua De Saus., dan Cornitermes cumulans Kollar. Hasilnya menunjukkan bahwa serangga memiliki sensitivitas berbeda terhadap amida yang berbeda. Mortalitasnya bervariasi dari 0 hingga 95% tergantung senyawa dan spesies serangga yang diuji (de Paula et al., 2000). Ekstrak lada hitam dapat menyebabkan mortalitas 100% terhadap Sitophilus oryzae L. dalam waktu 72 jam di Malaysia (Khani et al., 2011). Penelitian mengenai ekstrak lada hitam untuk mengendalikan wereng batang coklat belum pernah dilaporkan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

IDENTIFIKASI KANDUNGAN HEMISELULOSA SELULOSA DAN LIGNIN BEBERAPA PADI LOKAL DAN PREFERENSI OLEH WERENG BATANG COKLAT - UNS Institutional Repository

IDENTIFIKASI KANDUNGAN HEMISELULOSA SELULOSA DAN LIGNIN BEBERAPA PADI LOKAL DAN PREFERENSI OLEH WERENG BATANG COKLAT - UNS Institutional Repository

Padi (Oryza sativa L.) merupakan kebutuhan pokok dan komoditas tanaman pangan utama bagi masyarakat Indonesia. Kebutuhan pangan yang terus meningkat dilakukan upaya untuk pengembangan mutu baik dari segi kualitas dan kuantitas hasil padi, namun dalam peningkatan produksi banyak kendala yang dihadapi yaitu wereng batang Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) yang merupakan hama tanaman padi. Penanaman varietas padi lokal sudah banyak diterapkan oleh petani namun belum diketahui tingkat ketahanannya. Ketahanan varietas padi lokal dapat diketahui berdasarkan jaringan tanaman padi yaitu kandungan hemiselulosa, selulosa dan lignin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan hemiselulosa, selulosa dan lignin beberapa varietas lokal dan preferensi oleh wereng batang coklat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Kajian Pengaruh Unsur Iklim Terhadap Fekunditas, Fertilitas, Dan Luas Serangan Wereng Batang Coklat

Kajian Pengaruh Unsur Iklim Terhadap Fekunditas, Fertilitas, Dan Luas Serangan Wereng Batang Coklat

Telur yang dihasilkan (fekunditas) dengan telur yang menetas (fertilitas) jumlahnya tidak sama. Tidak semua telur yang dihasilkan berhasil menetas. Dari data fekunditas dan fertilitas (Gambar 1 dan 2) menunjukkan hasil tertinggi telur berhasil menetas 100 % dan yang terendah 75,93 %. Hal ini ditunjukkan ketika pengamatan terdapat telur yang busuk. Telur busuk dicirikan berwarna hitam dan tidak berisi lagi. Diduga telur busuk karena adanya parasitoid telur WBC. Menurut Kartohardjono (2011) pada areal pertanaman padi ditemukan beberapa musuh alami wereng batang coklat, antara lain parasitoid Anagrus sp. dan
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

SKRIPSI KEBERADAAN PREDATOR WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DENGAN TEKNIK BUDIDAYA BERBEDA SULISTIYO DWI SETYORINI H0709117 Pembimbing Utama:

SKRIPSI KEBERADAAN PREDATOR WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DENGAN TEKNIK BUDIDAYA BERBEDA SULISTIYO DWI SETYORINI H0709117 Pembimbing Utama:

KEBERADAAN PREDATOR WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DENGAN TEKNIK BUDIDAYA BERBEDA. Skripsi: Sulistiyo Dwi Setyorini (H0709117). Pembimbing: Sholahuddin, Ato Sulistyo, Supriyadi. Program Studi: Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

11 Baca lebih lajut

Uji Preferensi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) Pada Tanaman Padi Sawah, Padi Gogo dan Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) di Rumah Kasa

Uji Preferensi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) Pada Tanaman Padi Sawah, Padi Gogo dan Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) di Rumah Kasa

Yeherwandi et al . (2009) menyatakan bahwa batang yang keras dan daun yang kasarkurang disukai oleh wereng batang coklat, karena dapat menyulitkan wereng batang coklat saat menusukkan alat mulutnya untuk menghisap cairan tanaman dan dapat pula menyebabkan kematian pada nimfa karena tidak dapat makan.Tinggi rendahnya populasi wereng yang mampu mencapai dewasa eret hubungannya dengan jumlah dan mutu makanan yang diperoleh.Kebutuhan hidup serangga yang terpenuhi dengan kualitas makanan yang lebih baik menyebabkan semakin sempurnanya perkembangan dan pertumbuhannya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

MENGKAJI KETAHANAN PADI VARIETAS LOKAL AROMATIK TERHADAP WERENG BATANG COKLAT DAN PREDATOR DI LAPANG.

MENGKAJI KETAHANAN PADI VARIETAS LOKAL AROMATIK TERHADAP WERENG BATANG COKLAT DAN PREDATOR DI LAPANG.

No Judul Halaman 1. Denah Penanaman Padi ...................................................................................... 42 2. Populasi Wereng Batang Coklat dan Predator pada Persemaian ....................... 43 3. Populasi Nimfa Wereng Coklat saat Musim Tanam Pertama

13 Baca lebih lajut

SERANGAN WERENG BATANG COKLAT PADA PADI VARIETAS UNGGUL BARU LAHAN SAWAH IRIGASI BROWN BARS PLANTHOPPER ATTACK IN NEW SUPERIOR VARIETY RICE CROPS IRRIGATED LAND Endjang Sujitno, Meksy Dianawati, dan Taemi Fahmi

SERANGAN WERENG BATANG COKLAT PADA PADI VARIETAS UNGGUL BARU LAHAN SAWAH IRIGASI BROWN BARS PLANTHOPPER ATTACK IN NEW SUPERIOR VARIETY RICE CROPS IRRIGATED LAND Endjang Sujitno, Meksy Dianawati, dan Taemi Fahmi

Pengendalian hama wereng coklat pada tanaman padi dapat diusahakan dengan menggunakan varietas unggul baru padi yang memiliki ketahanan terhadap serangan hama wereng. Perlakuan ini merupakan kondisi yang paling ideal dalam mengendalikan serangan hama wereng karena cara ini mudah digunakan, murah, dan ramah terhadap lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauhmana tingkat ketahanan berbagai varietas unggul baru padi terhadap serangan hama wereng batang coklat di lahan sawah irigasi. Penelitian dilaksanakan di Desa Jangkurang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada bulan Maret sampai Agustus 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok dengan lima perlakuan berupa varietas dan masing-masing perlakuan diulang lima kali dengan petani sebagai ulangan. Varietas yang diuji adalah Inpari- 4, Inpari-13, Mekongga, Ciherang, dan Sarinah. Data dianalisis dengan Anova dan dilanjutkan dengan uji berganda Duncan. Hasil: varietas Inpari 13 memiliki ketahanan lebih resisten terhadap serangan hama wereng batang coklat dibanding empat varietas lain, hal ini ditunjukkan oleh persentase serangan hama wereng yang paling rendah (10,1 persen), populasi wereng per rumpun yang paling rendah (3,8 ekor per rumpun), serta tingkat produksi yang dihasilkan paling tinggi (6,06 ton per ha) jika dibandingkan dengan varietas yang lain.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

POTENSI PREDATOR DALAM MENGENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKLAT PASCA TERJADINYA LEDAKAN DI KABUPATEN BANYUMAS

POTENSI PREDATOR DALAM MENGENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKLAT PASCA TERJADINYA LEDAKAN DI KABUPATEN BANYUMAS

Intensitas serangan hama wereng batang coklat menunjukkan perbedaan pada setiap kecamatan dan desa dalam kecamatan. Intensitas serangan tertinggi terjadi di Kecamatan Jatilawang sebesar 16,52%, sedangkan untuk desa dengan intensitas serangan tertinggi di desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang yaitu 23,58%. Hal ini disebabkan karena di daerah tersebut, petani tidak menanam padi secara serempak sehingga siklus hama wereng batang coklat tidak terputus. Di sekitar tanaman perangkap diletakkan, umur tanaman padi tidak seragam. Berdasarkan Gambar 1. diketahui bahwa keberadaan predator masih belum mampu menekan populasi hama wereng coklat di lapang.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Faktor Cuaca Terhadap Dinamika Populasi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata Lugens Stal).

Analisis Pengaruh Faktor Cuaca Terhadap Dinamika Populasi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata Lugens Stal).

Salah satu OPT utama tanaman padi adalah hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stal). Menurut Baehaki (2011), hama wereng batang coklat (WBC) merupakan hama laten karena sulit diprediksi serangannya namun selalu mengancam kestabilan produksi nasional. Hama ini diketahui menjadi hama endemis di 14 propinsi di Indonesia, salah satunya adalah wilayah pantai utara (Pantura) propinsi Jawa Barat yaitu di kabupaten Karawang dan Subang. Pada tahun 2010 pertanaman padi di jalur Pantura seluas 128.738 ha terserang WBC. Dari luas tersebut di atas diantaranya 4.602 ha mengalami puso. Luas serangan ini melampaui ledakan serangan WBC pada tahun 1998 dimana WBC menyerang tanaman padi di wilayah yang sama seluas 115.484 ha dengan puso mencapai 4.874 ha (Baehaki 2011). Hama WBC dapat menyerang seluruh fase pertumbuhan tanaman padi, vegetatif dan generatif. WBC mengakibatkan kekeringan pada seluruh jaringan tanaman akibat isapannya atau disebut hopperburn, selain itu dapat menjadi vektor penyakit virus kerdil hampa dan kerdil rumput (Oka et al. 1991).
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

PENGUJIAN KETAHANAN BEBERAPA KULTIVAR PADI BERAS MERAH DAN HITAM TERHADAP WERENG BATANG COKLAT Nilaparvata lugens Stall (HOMOPTERA : DELPHACIDAE).

PENGUJIAN KETAHANAN BEBERAPA KULTIVAR PADI BERAS MERAH DAN HITAM TERHADAP WERENG BATANG COKLAT Nilaparvata lugens Stall (HOMOPTERA : DELPHACIDAE).

Ketahanan tanaman padi beras merah terhadap wereng batang coklat biotipe 3, dapat diukur berdasarkan uji tingkat resitensi tanaman, lama hidup nimfa, luas eksudat yang dihasilkan, keperidian, dan lama masa oviposisi wereng batang coklat. Berdasarkan gejala kerusakan ternyata kultivar Sungai Abu, dan Siarang Gunung Pasir, agak tahan terhadap wereng batang coklat biotipe 3. Kultivar Lolo, Siarang Putih Kekuningan, Siarang, Talang Babungo, dan Sarik Alang Tigo mempunyai tingkat resistensi agak tahan (AT) - agak rentan (AR). Kultivar Talang Babungo dan Tanah Garam mempunyai tingkat resistensi agak rentan (AR) - rentan (R), sedangkan varietas IR-42 sebagai varietas pembanding pada pengujian ini adalah varietas sangat rentan (Tabel 2). Secara umum ketahanan tanaman ditentukan oleh tiga mekanisme ketahanan yaitu ketidaksukaan (non preferences) atau antisenosis, antibiosis, dan toleran. Namun dalam penelitian ini perbedaan ketahanan padi beras merah terhadap wereng batang coklat biotipe 3 diuji berdasarkan mekanisme antibiosis yaitu suatu mekanisme yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan serangga jika makan dan hidup pada kultivar padi beras merah yang tahan. Hal ini dapat dilihat pada kultivar padi beras merah yang memperoleh nilai terendah dikategorikan kultivar agak tahan, dan
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Uji Preferensi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) Pada Tanaman Padi Sawah, Padi Gogo dan Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) di Rumah Kasa

Uji Preferensi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) Pada Tanaman Padi Sawah, Padi Gogo dan Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) di Rumah Kasa

Pengujian Ketahanan Beberapa Kultivar Padi Beras Merah dan Hitam Terhadap Wereng Batang Coklat Nilaparvata lugens Stall Homoptera : Delphacidae.. Pengaruh Ekstrak Beberapa Jenis Gulma t[r]

3 Baca lebih lajut

Populasi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata Lugens Stal.) Koloni Klaten Pada Beberapa Varietas Padi.

Populasi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata Lugens Stal.) Koloni Klaten Pada Beberapa Varietas Padi.

Padi merupakan tanaman pangan utama bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah berusaha dapat mencukupi kebutuhan pangan bagi rakyat Indonesia yang terus meningkat jumlahnya. Kendala dalam budidaya padi saat ini adalah serangan wereng batang coklat. Wereng batang coklat merupakan serangga dengan genetik plastisitas yang tinggi dan mampu dengan cepat beradaptasi terhadap varietas padi yang ada. Jika suatu varietas tahan ditanam secara terus- menerus maka semakin lama ketahanan varietas padi tersebut akan terpatahkan. Berdasarkan hal tersebut, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana kemampuan hidup imago wereng batang coklat yang diinfestasi
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Evaluasi Ketahanan Tanaman Padi Haploid Ganda Calon Tetua Padi Hibrida terhadap Wereng Batang Coklat dan Hawar Daun Bakteri

Evaluasi Ketahanan Tanaman Padi Haploid Ganda Calon Tetua Padi Hibrida terhadap Wereng Batang Coklat dan Hawar Daun Bakteri

Dari penelitian ini dapat diperoleh nomor galur yang mempunyai skor ketahanan 3 sampai 5 atau kategori tahan dan moderat, seperti ditunjukkan oleh BioR-AC-W-HD-15 dan BioR-AC-W-HD-16 (Tabel 1). Hal ini disebabkan salah satu tetua pembentuknya, yaitu Ciherang dan Sintanur yang digunakan sebagai donor antera pada kultur antera F1 sebelumnya telah memiliki tingkat ketahanan terhadap WBC. Dari hasil evaluasi diketahui, bahwa Ciherang dan Sintanur berturut-turut memiliki skor ketahanan terhadap wereng batang coklat sebesar 3.5 dan 4.8.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

POPULASI WERENG BATANG COKLAT (NILAPARVATA LUGENS STALL.) DAN PREDATOR PADA BEBERAPA VARIETAS PADI LOKAL NON AROMATIK.

POPULASI WERENG BATANG COKLAT (NILAPARVATA LUGENS STALL.) DAN PREDATOR PADA BEBERAPA VARIETAS PADI LOKAL NON AROMATIK.

Wereng batang coklat (WBC) (Homoptera: Delphacidae) adalah salah satu hama yang menyerang tanaman . Hama ini dapat merusak secara langsung dengan menghisap cairan pada tanaman yang menyebabkan tanaman layu dan kering. WBC juga dapat berperan sebagai vektor kerdil rumput dan kerdil hampa. Pengendalian yang telah dilakukan terhadap serangan WBC dengan menggunakan varietas unggul tahan wereng (VUTW). Varietas padi lokal yang sering dibudidayakan oleh petani belum diidentifikasi ketahanannya terhadap WBC yang menyerang di lapangan. Populasi WBC di lapang tidak hanya dipengaruhi oleh sifat ketahanan padi tetapi juga dipengaruhi oleh keanekaragaman musuh alaminya. Salah satu jenis musuh alami yang mampu menekan populasi WBC adalah predator. Predator adalah serangga yang memangsa serangga lainnya. Jenis predator yang dapat menekan populasi WBC antara lain, laba-laba, Cyrtorhinus lividipennis , Coccinella , Paederus fuscipes , Ophionea sp. Oleh sebab itu, diperlukan penelitian mengenai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan populasi WBC dan keragaman musuh alaminya pada beberapa varietas padi lokal.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Dampak Pemberian Zeolit terhadap Serangan Wereng Batang Coklat pada Beberapa Varietas Padi.

Dampak Pemberian Zeolit terhadap Serangan Wereng Batang Coklat pada Beberapa Varietas Padi.

Wereng batang coklat (WBC) merupakan hama yang sangat merugikan tanaman padi. Wereng batang coklat adalah serangga dengan genetic plastisitas yang tinggi, sehingga mampu beradaptasi dengan berbagai lingkungan pada waktu yang relatif singkat. Hal ini terbukti dengan timbulnya biotipe/populasi baru yang dapat mengatasi sifat ketahanan tanaman. Timbulnya biotipe wereng coklat merupakan tantangan yang tidak mudah diatasi. Pengalaman menunjukkan bahwa untuk mengatasi wereng coklat biotipe I telah digunakan varietas tahan IR26 yang ditanam secara luas, ternyata ketahanan IR26 tersebut hanya dapat bertahan 4-5 musim saja. Upaya yang mendukung keberhasilan usaha peningkatan produksi padi adalah digunakannya varietas unggul yang berdaya hasil tinggi dan tahan terhadap serangan hama serta penyakit. Padi dikatakan unggul apabila mempunyai keunggulan dibanding varietas yang lain. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April - Desember 2012 di desa Joho, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah. Empat varietas padi, yaitu Inpari 13 (V1), Ciherang (V2), Sunggal (V3) dan Sumatra (V4) yang ditanam dengan perlakuan Zeolit dosis 900 kg/ha (Z1), dan tanpa pemberian Zeolit (Z0), serta ditanam dengan menggunakan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT), sehingga terdapat 12 kombinasi (petak) perlakuan. Cara bercocok tanam dan pemeliharaan sesuai dengan kebiasaan petani setempat, dengan cara pengendalian hama dilakukan tanpa penggunaan pestisida, kecuali jika diperlukan pada lahan PHT.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI.

PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI.

Puji syukur pada Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “PENGARUH PEMBERIAN ZEOLIT TERHADAP KEBERADAAN WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh derajat Sarjana Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

11 Baca lebih lajut

KEBERADAAN PREDATOR WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DENGAN TEKNIK BUDIDAYA BERBEDA.

KEBERADAAN PREDATOR WERENG BATANG COKLAT PADA BEBERAPA VARIETAS PADI DENGAN TEKNIK BUDIDAYA BERBEDA.

Padi merupakan komoditas penting di Indonesia, karena berperan sebagai sumber makanan pokok terutama di pulau Jawa. Faktor yang menjadi salah satu kendala utama dalam kegiatan produksi tanaman padi adalah adanya serangan wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stal. ) . Upaya yang sering dilakukan untuk mengendalikan hama tersebut adalah dengan menggunakan insektisida. Namun penggunaan insektisida yang tidak tepat justru akan mengakibatkan banyak dampak negatif. Oleh sebab itu maka diperlukan tindakan alternatif lain yang bersifat ramah lingkungan untuk mengendalikan hama tersebut. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan keberadaan musuh alami wereng batang coklat sebagai pengendali alami. Musuh alami wereng batang coklat yang sering dijumpai pada pertanaman padi salah satunya berasal dari golongan peredator.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Show all 8143 documents...