Top PDF ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

Sudiyatno (2010:126) profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat digunakan untuk mengukur kinerja suatu bank. Ukuran profitabilitas pada perusahaan perbankan pada umumnya yang digunakan adalah ROE (Return On Equity) dan ROA (Return On Asset), karena ROE hanya mengukur return yang diperoleh dari investasi pemilik perusahaan dalam bisnis, sedangkan ROA kemampuan perusahaan untuk memperoleh earnings dalam operasi perusahaan dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya. Sehingga dalam penelitian ini menggunakan ROA sebagai ukuran kinerja keuangan perbankan. Semakin besar ROA menunjukan kinerja yang semakin baik, karena tingkat pertambahan laba meningkatkan pertumbuhan asset. Apabila ROA meningkat, berarti tingkat profitabilitas perusahaan ikut meningkat. Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik mengangkat permasalahan tentang kinerja keuangan perbankan dengan memberi judul “ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN”.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN   Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik serta hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Analisis rasio keuangan memegang peranan penting dalam keputusan investasi para investor. Selain sebagai acuan pengambilan keputusan investasi, analisis ini juga memegang peranan penting dalam pengevaluasian kinerja keuangan perusahaan agar dapat lebih efisien dan efektif dalam penggunaan modal perusahaan. Dengan ini, penulis mengambil judul “ ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, DAN LDR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Studi Kasus Tahun. 20082012)”. Skripsi ini disusun dengan maksud untuk memenuhi syarat dalam rangka menyelesaikan program pendidikan Strata-1 Program Studi Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, NIM, LDR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, NIM, LDR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi

The results of the research note that the Capital Adequacy Ratio (CAR) of significant positive impact on ROA with t calculate = 6,687 > 1,988 (p = 0.000 < 0.05). This proves that the role of the bank capital adequacy working anyway is an absolute must be fulfilled. BOPO influential positive significantly to ROA with t calculate = 2,308 > 1,988 (p = 0,023 < 0.05). The higher the ratio of BOPO then it can be said that the bank's operational activities undertaken were not efficient. Net Interest Margin (NIM) has no effect against a insignificant negative ROA with t calculate = 0,724 < 1,988 (p = 0,471 > 0.05). This is possible in obtaining the bank's ability to profit from the interest is not big enough to be able to serve as the company's profit. Loan to Deposit Ratio (LDR) positive effect significantly to ROA with t calculate = 2,089 > 1,988 (p = 0,040 < 0.05). The Non Performing Loan (NPL) has no effect against a insignificant negative ROA with t calculate = 0,799 < 1,988 (p = 0,426 > 0.05). It is possible the company's ability in managing troubled credits are less good, so that's not good enough in generating profits.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB 1  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

BAB 1 Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012.

Sudiyatno (2010:126) profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat digunakan untuk mengukur kinerja suatu bank. Ukuran profitabilitas pada perusahaan perbankan pada umumnya yang digunakan adalah ROE (Return On Equity) dan ROA (Return On Asset), karena ROE hanya mengukur return yang diperoleh dari investasi pemilik perusahaan dalam bisnis, sedangkan ROA kemampuan perusahaan untuk memperoleh earnings dalam operasi perusahaan dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya. Sehingga dalam penelitian ini menggunakan ROA sebagai ukuran kinerja keuangan perbankan. Semakin besar ROA menunjukan kinerja yang semakin baik, karena tingkat pertambahan laba meningkatkan pertumbuhan asset. Apabila ROA meningkat, berarti tingkat profitabilitas perusahaan ikut meningkat.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, NIM, LDR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi

ANALISIS PENGARUH RASIO CAR, BOPO, NIM, LDR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari Capital Adequacy Ratio (CAR), BOPO, Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap kinerja keuangan perbankan yang diukur dengan Return on Asset (ROA). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan mampu memperluas wawasan dalam bidang manajemen keuangan dan menjadi referensi penelitian selanjutnya.

14 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2010).

PENDAHULUAN Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, Nim, Ldr, Dan Npl Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2010).

6. Mengetahui pengaruh dari Capital Adequacy Ratio (CAR) , BOPO , Net Interest Margin (NIM) , Loan to Deposit Ratio (LDR) , Non Performing Loan (NPL) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan yang diukur dengan Return on Asset (ROA)

8 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, dan LDR Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012

Analisis Pengaruh Rasio Car, Bopo, dan LDR Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012

Penilaian kinerja bagi perusahaan dapat diartikan sebagai penilaian terhadap potensi yang dapat dicapai. Dalam hal ini penilaiannya diukur berdasarkan kinerja keuangan, untuk menilai kinerja keuangan dapat menggunakan rasio keuangan CAMEL ( capital, asset, management, earning, dan liquidity ). Kinerja keuangan adalah penentuan ukuran-ukuran tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu perusahaan dalam menghasilakan laba. Ukuran kinerja sendiri yang tepat adalah profitabilitas yang dapat diukur dengan dengan dua variabel yaitu ROI dan ROA, dalam penelitian ini variabel yang digunakan sebagai tolak ukur kinerja keuangan adalah variabel ROA. Semakin besar ROA menunjukkan kinerja yang semakin baik, karena tingkat kembalian ( Return ) semakin besar (Sudiyatno, 2010: 126).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH DENGAN PERBANKAN KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BANK INDONESIA.

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH DENGAN PERBANKAN KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BANK INDONESIA.

Rindawati melakukan penelitian terhadap dua bank syariah dan enam bank konvensional pada tahun 2007 tentang kinerja keuangan perbankan syariah dengan perbankan konvensional dengan menggunakan rasio CAR, NPL, ROA, ROE, BOPO, dan LDR. Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata rasio keuangan perbankan syariah (NPL dan LDR) lebih baik secara signifikan dibandingkan dengan perbankan konvensional, sedangkan pada rasio-rasio yang lain perbankan syariah lebih rendah kualitasnya. Akan tetapi penelitian yang dilakukan Maharani pada Bank Muamalat dan Bank Rakyat Indonesia pada tahun 2010 terdapat perbedaan dengan Rindawati. Menurut maharani rasio keuangan perbankan syariah NPL dan LDR tidak lebih baik dibandingkan konvensional. Dan maharani menyimpulkan bahwa kinerja keuangan perbankan syariah berbeda dengan kinerja keuangan perbankan konvensional.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Analisis pengaruh bopo, car, ldr terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di bei - Perbanas Institutional Repository

Analisis pengaruh bopo, car, ldr terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di bei - Perbanas Institutional Repository

Menurut Mohammad (2012) Loan To Deposit merupakan ratio yang menggambarkan perbandingan antara kredit yang dikeluarkan oleh sebuah bank dengan total dana pihak dana keyiga yang di himpun oleh sebuah bank. Adapun dana pihak ketiga yang terdiri giro, tabungan, dan deposito. Ketersediaan dana dan sumber dana bank pada saat ini dan di masa yang akan datang, merupakan pemahaman konsep likuiditas dalam indikator ini. Menurut Yunika (2016), pengaturan likuiditas terutama dimaksudkan agar bank setiap saat dapat memenuhi kewajiban-kewajibannya yang harus segera dibayar. Likuiditas dinilai dengan mengingat bahwa aktiva bank kebanyakan bersifat tidak liquid dengan sumber dana dengan jangka waktu lebih pendek. Indikator likuiditas antara lain dari besarnya cadangan sekunder (secondary reserve) untuk kebutuhan likuiditas harian, rasio konsentrasi ketergantungan dari dana besar yang relatif kurang stabil, dan penyebaran sumber dana pihak ketiga yang sehat, baik dari segi biaya maupun dari sisi kestabilan. Menurut Bank Indonesia, penilaian aspek likuiditas mencerminkan kemampuan bank untuk mengelola tingkat likuiditas yang memadai guna memenuhi kewajibannya secara tepat waktu dan untuk memenuhi kebutuhan yang lain. Bank juga harus dapat menjamin kegiatan
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - ANALISIS PENGARUH NPL, NIM, DAN ROE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN UMUM YANG TERDAFTAR DI BEI (2012-2016) - UMBY repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - ANALISIS PENGARUH NPL, NIM, DAN ROE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN UMUM YANG TERDAFTAR DI BEI (2012-2016) - UMBY repository

Menurut penelitian Ulfa Maria (2014) tentang pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham bank umum milik pemerintah di BEI dimana hasil penelitiannya LDR, ROA, NPM, dan CAR secara simultan atau bersama- sama akan berpengaruh terhadap harga saham. Secara parsial variabel LDR, ROA, dan CAR berpengaruh tidak signifikan terhadap harga saham, sedangkan NPM memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham pada Bank Umum Milik Pemerintah yang go publik di Bursa Efek Indonesia.

9 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN   Faktor Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Resiko Kredit Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2013.

PENDAHULUAN Faktor Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Resiko Kredit Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2013.

Pada penelitian ini, penulis ingin menganalisis manfaat rasio-rasio keuangan perusahaan perbankan yang berpengaruh terhadap harga saham, yang selanjutnya apabila mempunyai pengaruh maka rasio-rasio tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk prediksi. Rasio- rasio yang umum digunakan untuk menilai tingkat kesehatan perbankan digunakan metode CAMEL yang merupakan standar Bank Indonesia dalam menilai tingkat kesehatan bank. Dalam penelitian ini akan digunakan rasio keuangan dengan menggunakan metode CAMEL, yaitu suatu indikator yang berunsurkan variabel- variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Risk Assets (RORA), Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh CAR, LDR, BOPO, dan NPL Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

Pengaruh CAR, LDR, BOPO, dan NPL Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan dari bank yang terdaftar di BEI selama periode 2010-2012, jurnal-jurnal, penelitian-penelitian terdahulu, Statistik Perbankan Indonesia, Direktori Perbankan Indonesia. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi berganda dengan tingkat signifikansi (α) 5%. Populasi dalam penelitian ini adalah bank yang terdaftar pada BEI. Seluruh populasi sasaran dalam penelitian ini menjadi sampel.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Analisis pengaruh bopo, car, ldr terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di bei - Perbanas Institutional Repository

Analisis pengaruh bopo, car, ldr terhadap kinerja keuangan perbankan yang terdaftar di bei - Perbanas Institutional Repository

Perbankan mempunyai peranan besar terhadap perekonomian suatu Negara berkembang maupun Negara maju. Setiap pelaku ekonomi dalam menjalankan setiap kegiatan tentunya menginginkan mencari laba atau berusaha meningkatkan laba. Kinerja keuangan merupakan perusahaan yang dapat mengukur kebeerhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba, sehingga dapat melihat prospek, pertumbuhan, dan potensi perkembangan baik perusahaan dengan mengandalkan sumber daya yang ada. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh Biaya Operasional Terhadap Beban Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR), Devisa di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2012-2016. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil analisis data menunjukkan Biaya Operasional terhadap Beban Operasional (BOPO) berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan, sedangkan Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perbankan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh CAR, LDR, BOPO, dan NPL Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

Pengaruh CAR, LDR, BOPO, dan NPL Terhadap Profitabilitas Perbankan (Studi pada Bank yang Listed di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012)

“Analisis Pengaruh Rasio CAR, BOPO, NPL, NIM dan LDR Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Studi Kasus Perusahaan Perbankan Yang Tercatat Di BEJ Periode Juni 2002 – Juni 2007”.Tesis, Prog[r]

2 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Menggunakan Metode Camel Pada Bank Konvensional Di Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Menggunakan Metode Camel Pada Bank Konvensional Di Indonesia.

Sudiyatno, Bambang dan Jati Suroso, 2010, Analisis Pengaruh Pihak Ketiga, BOPO, CAR, dan LDR terhadap kinerja keuangan pada sektor perbankan yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2005-2008, Dinamika keuangan dan perbankan, Mei 2010, hal.125-137, ISSN : 1979-4878.

4 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

PENDAHULUAN Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

Penilaian terhadap kinerja suatu bank dapat dilakukan dengan metode analisis keuangan CAMEL (capital, asset, management, earning, dan liquidity).Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.30/11/KEP/DIR tanggal 30 April 1997 menjelaskan bahwa CAMEL merupakan pengukuran didasarkan pada penilaian kuantitatif dan penilaian kualitatif. Dimana penilaian kuantitatif adalah penilaian berdasarkan perkembangan dan proyeksi terhadap rasio-rasio keuangan bank, sedangkan penilaian kualitatif merupakan penilaian berdasarkan faktor-faktor yang mendukung hasil penilaian kuantitatif. Akan tetapi untuk menganalisis apakah bank tersebut benar-benar sehat atau tidak, harus dilihat dari faktor risiko dan kinerjanya. Tetapi untuk menilai kesehatan bank diperlukan juga laporan keuangan bank guna menghitung rasio keuangan yang merupakan dasar penilaian tingkat kesehatan bank.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh CAR, NPL, BOPO, NIM dan LDR terhadap ROA (Studi Kasus pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2007-2012).

Analisis Pengaruh CAR, NPL, BOPO, NIM dan LDR terhadap ROA (Studi Kasus pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2007-2012).

Fenomena antar rasio-rasio keuangan juga terjadi terhadap NPL dan hubungannya dengan ROA, dimana seharusnya mempunyai hubungan yang berbanding terbalik. Dari Tabel.1.2 dapat dilihat bahwa ada sesuatu yang menarik dari periode tahun 2010 dimana, peningktan Rasio ROA tidak diiringi dengan penurunan NPL. Dari periode 2007 -2010, angka NPL mempunyai kecenderungan meningkat dengan angka 3.30% pada tahun 2007 hingga angka 4.09% pada tahun 2010. Terlihat bahwa peningkatan delta angka ROA pada tahun 2009 ke tahun 2010 tidak diiringi dengan penurunan angka rasio NPL , sehingga hal tersebut tidak sesuai teori yang berlaku dimana peningkatan angka NPL seharusnya disertai dengan penurunan angka ROA. secara umum dapat disimpulkan bahwa rasio NPL perbankan yang tercatat di BEI pada periode tersebut semakin baik karena pada periode analisa terakhir yaitu tahun 2012 rasio NPL berada pada angka 2.19% dimana angka terbaik untuk rasio NPL adalah dibawah 5% (Infobank, 2007). Dengan kata lain kredit bermasalah yang dihadapi bank-bank yang tercatat di BEI pada periode tersebut semakin kecil, walaupun sempat berada diangka diatas 4.09 % namun masih dalam katagori baik karena masih dibawah batas level yang telah ditentukan yaitu 5 %.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Pengaruh Risiko Usaha Bank Terhadap Return On Assets Pada Bank Umum Nasional Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Risiko Usaha Bank Terhadap Return On Assets Pada Bank Umum Nasional Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

“Analisis Pengaruh CAR, LDR, NIM, NPL, BOPO, dan DPK Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Studi Kasus Pada Bank Umum Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2012”, Skripsi Fak[r]

3 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO BOPO, LDR, CAR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN  Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

ANALISIS PENGARUH RASIO BOPO, LDR, CAR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan alat analisis regresi linear berganda dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi . Dalam penelitian ini populasi yang diambil adalah bank-bank yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia periode 2010-2013. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan tujuan untuk mendapatkan sampel sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan teknik pengambilan sampel di atas, diperoleh 31 perusahaan sebagai sampel penelitian.

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO BOPO, LDR, CAR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN  Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

ANALISIS PENGARUH RASIO BOPO, LDR, CAR, DAN NPL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN Analisis Pengaruh Rasio BOPO, LDR, CAR, Dan NPL Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (Studi Empiris Perusahahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013).

pendapatan yang tumbuh pesat melebihi pertumbuhan biaya yang dibatasi pada 9%, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat sebesar 11% menjadi Rp23,4 triliun, dan pinjaman nasabah meningkat pula sebesar 14% menjadi Rp 19,6 triliun, (www.bi.go.id). Peningkatan ini umumnya didorong oleh kenaikan pinjaman modal kerja, ditunjukan dengan alokasi likuiditas yang baik dengan rasio LDR sebesar 83%. Peningkatkan kinerja pada tahun 2013 direalisasikan melalui prinsip kehati-hatiannya dan pengendalian terkontrol pada risiko kredit dan risiko lainnya, yang diterapkan oleh Bank dan Grup HSBC. Dimana Rasio Kredit Bermasalah (NPL) tetap terjaga kurang dari 1% dan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (CAR) terjaga pada level di atas 13% , (www.bi.go.id).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...