Top PDF BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Wanprestasi dalam Jual-Beli Efek

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Wanprestasi dalam Jual-Beli Efek

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Wanprestasi dalam Jual-Beli Efek

Efek bersifat hutang ini dapat disebut sebagai surat hutang, obligasi atau surat berharga komersial tergantung dari tenggang waktu jatuh tempo pembayarannya ataupun ciri-ciri lain. Pemegang efek bersifat hutang ini secara khusus berhak atas pembayaran pokok hutang beserta bunganya beserta hak-hak lainnya sesuai dengan yang diperjanjikan dalam persyaratan penerbitan surat hutang seperti misalnya hak untuk memperoleh informasi tertentu.

18 Baca lebih lajut

BAB II MEKANISME JUAL-BELI EFEK DI PASAR MODAL A. Pengaturan Umum Pasar Modal. 1. Pengertian Pasar modal - Wanprestasi dalam Jual-Beli Efek

BAB II MEKANISME JUAL-BELI EFEK DI PASAR MODAL A. Pengaturan Umum Pasar Modal. 1. Pengertian Pasar modal - Wanprestasi dalam Jual-Beli Efek

Bursa Efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka. Berhubung perdagangan efek tersebut harus dilakukan secara teratur, wajar, dan efisien, oleh karena itu penyelenggaraan kegiatan Bursa Efek hanya dapat dilaksanakan setelah memperoleh izin usaha dari OJK. 23

37 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Perbedaan Antara Wanprestasi dan Delik Penipuan Dalam Hubungan Perjanjian

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Perbedaan Antara Wanprestasi dan Delik Penipuan Dalam Hubungan Perjanjian

Hubungan antara Terdakwa Sundar Hariram dengan para Saksi Korban adalah hubungan dagang jual-beli barang dan Terdakwa Sundar Hariram melakukan hubungan dagang dengan para Saksi Korban tersebut telah berjalan dengan lancar sejak tahun 2000 hingga April 2002. Oleh karena suatu saat hubungan dagang tersebut tidak berjalan dengan lancar pada pembelian barang yang belum dibayar oleh Terdakwa Sundar Hariram dan atas perbuatannya tersebut dikatakan sebagai perbuatan wanprestasi yang berada dalam domain hukum perdata, bukan domain hukum pidana. Inilah pendapat dua orang hakim Mahkamah Agung. 19
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

Wanprestasi dalam Jual-Beli Efek

Wanprestasi dalam Jual-Beli Efek

3) Namun, untuk menaikkan TA, sebelumnya harus mendapat persetujuan dari para direksi Sarijaya, yaitu Teguh, Zulfian, dan Yusuf Ramli selaku Direktur Utama Sarijaya. Walau mengetahui dana yang terdapat pada rekening ketujubelas nasabah nominee tidak mencukupi, para direksi tetap memberikan persetujuan untuk menaikkan TA. Sehingga, Herman dapat melakukan transaksi jual/beli saham di bursa efek. Padahal, transaksi yang dilakukan Herman, tanpa sepengetahuan atau order dari para nasabah. 4) Selama kurang lebih enam tahun, Herman melakukan transaksi jual/beli
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Analisis Hak Dan Kewajiban Para Pihak Pada Perjanjian Jual Beli Piutang Dalam Pembiayaan Anjak Piutang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Analisis Hak Dan Kewajiban Para Pihak Pada Perjanjian Jual Beli Piutang Dalam Pembiayaan Anjak Piutang

Pembiayaan anjak piutang (factoring) dapat juga dikatakan beramasalah apabila isi perjanjian pembiayaan tidak dilaksanakan dengan baik oleh para pihak. Para pihak yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut berarti telah melakukan wanprestasi atau ingkar janji. Dan walaupun pada umumnya pihak yang melakukan wanprestasi terhadap isi perjanjian pembiayaan factoring sebagai salah satu pihak yang harus dilindungi. Sebagai pihak yang memberikan pembiayaan dan pada umumnya mengikat client melalui perjanjian dalam bentuk standar kontak, maka menganalisis perjanjian yang seimbang bagi para pihak sangat diperlukan karena tidak tertutup kemungkinan permasalahan wanprestasi pihak customer dan client
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG SISTEM IMUN ...  ETD UGM

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG SISTEM IMUN ... ETD UGM

Penelitian sebelumnya menggunakan kombinasi ekstrak etanolik herba meniran, daun sirih merah dan umbi keladi tikus oleh Vania (2014) dan Diarini (2014) dengan perbandingan 50mg EMN : 25mg ESM : 100mg EKT menunjukkan bahwa kombinasi ketiganya pada dosis 10mg/kgBB, 50mg/kgBB dan 100mg/kgBB tidak mempengaruhi aktivitas fagositosis makrofag dan proliferasi sel limfosit mencit. Pemberian fraksi n-heksana ekstrak etil asetat dan ekstrak metanol meniran pada dosis 100mg/kgBB mencit dapat meningkatkan repson imun nonspesifik (aktivitas fagositosis makrofag) dan respon imun spesifik (meningkatkan prolifersi limfosit dan titer antibodi primer dan sekunder) (Aldi et al., 2013; Eze et al., 2014). Ekstrak etanolik daun sirih merah pada dosis 100mg/kgBB dapat meningkatkan indeks fagsitosis tetapi tidak mempengaruhi kapasitas fagositosis dan tidak meningkatkan proliferasi limfosit tikus (Apriyanto, 2011) dan berdasarkan penelitian Nurrochmad et al . (2015) pemberian ekstrak etanolik umbi keladi tikus dosis 250mg/kgBB pada tikus yang diinduksi CPA dapat meningkatkan kemampuan fagositosis makrofag, sel T CD8 + dan mengurangi efek imunosupresi pada proliferasi limfosit.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Pelaksanaan Prinsip Iktikad Baik Pemegang Kartu Kredit Dikaitkan Dengan Perjanjian Jual Beli

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Pelaksanaan Prinsip Iktikad Baik Pemegang Kartu Kredit Dikaitkan Dengan Perjanjian Jual Beli

satu sarana untuk memudahkan transaksi jual beli. Dalam hal ini terdapat tiga komponen : pengguna (nasabah), bank (sebagai pemberi bantuan dana), dan merchant (toko, super market, dan lain-lain.). Nasabah mengajukan aplikasi kepada suatu bank yang menyediakan kartu kredit untuk memberinya fasilitas kartu kredit. Pihak bank akan menentukan layak tidaknya orang tadi mendapatkan fasilitas itu sesuai dengan kriteria yang dimilikinya. Tiap bank biasanya memiliki kriteria yang berbeda. Bila pihak bank menetapkan kelayakannya maka orang tersebut menjadi nasabah pemilik kartu kredit yang biasanya, sesuai bank masing-masing, harus membayar iuran tahunan sebagai biaya operasional. Namun demikian para pihak dalam penggunaan/penerbitan/pemakaian kartu kredit sebagai alat pembayaran dalam transaksi jual beli tidak selamanya melaksanakan prestasi seperti yang diperjanjikan baik karena kesengajaan, kesilapan maupun dengan berbagai alas an lainnya. Padahal pada awalnya memiliki rekening kredit, maupun kartu kredit menunjukkan seseorang dipercaya oleh bank atau lembaga keuangan untuk bertransaksi seperti transaksi jual beli dengan kartu kredit. Namun kemudian, apabila ditelaah lebih jauh penggunaan dana kredit dapat saja tidak sesuai dengan tujuan yang direncanakan pada awal pengajuaannya berpeluang untuk menimbulkan perselisihan apabila terjadi tunggakan dalam pembayaraannya. Seperti halnya dalam suatu transaski jual beli dapat saja terjadi perbuatan melawan hukum oleh pemegang kartu kredit dalam bertransaski yang kemudian membuka peluang terjadinya kerugian bagi bank.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - BAB I PENDAHULUAN

Menurut Sugiyono (2014:193) : “ Sumber sekunder merupakan sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya lewat orang lain atau lewat dokumen”. Data sekunder dalam penelitian ini adalah data apotek yang ada di Kabupaten Sanggau, kategori dan harga jual obat, data penjualan obat dan alat kesehatan, data total pendapatan, serta distributor yang digunakan oleh Apotek Mandiri Sanggau.

25 Baca lebih lajut

14 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Analisis Yuridis Terhadap Perjanjian Jual Beli Kapal Berbendera Asing Di Batam

14 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Analisis Yuridis Terhadap Perjanjian Jual Beli Kapal Berbendera Asing Di Batam

Dalam permasalahan tersebut diatas, penulis menitik beratkan terhadap perjanjian jual beli kapal berbendera asing yang dilakukan di Batam, baik yang dilakukan oleh pribadi maupun yang dilakukan oleh badan hukum terhadap kapal yang mempunyai ukuran 20 M3 /tonase 7 (GT 7) atau lebih yang menjadi keharusan untuk dilakukan balik nama atau didaftarkan sesuai dengan ketentuan pasal 2 ayat (1 huruf a) Peraturan Menteri Perhubungan nomor : KM. 26 tahun 2006 tentang Penyederhanaan Sistem dan Prosedur Pengadaan Kapal dan Penggunaan/ Penggantian Bendera Kapal.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG BANDENG  ETD UGM

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG BANDENG ETD UGM

Perusahaan seakan sia-sia mengeluarkan sumber daya untuk aktivitas non value adding tersebut. Di sisi lain, pelanggan juga merasa tidak diuntungkan apabila harga yang dibayarkan tidak sesuai dengan nilai yang diperoleh, apalagi biaya untuk aktivitas non value adding dibebankan pada harga jual. Oleh karenanya, perlu adanya identifikasi pemborosan terutama pada proses pembuatan otak-otak bandeng menggunakan beberapa atau suatu metode yang spesifik sebagai langkah awal dan acuan minimisasi pemborosan yang sebenarnya sedang terjadi.

9 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG KESEHATAN ...  ETD UGM

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG KESEHATAN ... ETD UGM

dosis, tepat penderita, dan waspada efek samping obat. Sedangkan misinya adalah menyelenggarakan pelayanan kefarmasian secara prima, yang berorientasi kepada kepuasan pasien, dengan menyediakan obat-obatan yang bermutu dan terjangkau. Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap memiliki 26 orang tenaga, yang terdiri dari: 4 orang tenaga kefarmasian, 12 orang tenaga teknis kefarmasian, dan 10 orang tenaga non kesehatan. Instalasi Farmasi Rumah Sakit bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengendalian seluruh sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan mulai dari perencanaan, pemilihan, penetapan spesifikasi, pengadaan, pengendalian mutu, penyimpanan, dispensing, distribusi bagi penderita, pemantauan efek, dan pemberian informasi (Siregar dan Amalia, 2004).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG IKAN LELE ...  ETD UGM

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG IKAN LELE ... ETD UGM

Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya jumlah masyarakat yang menyandarkan mata pencahariannya dari sektor kelautan dan perikanan, menguatnya trend kebanggaan masyarakat khususnya gener[r]

10 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Berdasarkan latar belakang dan fenomena tersebut, maka peneliti ingin mengetahui bagaimana pengetahuan ibu dan perilaku pencegahan kejadian DBD yang di lakukan di RW IX Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang dengan judul “Hubungan Pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di RW IX Kelurahan Sedangmulyo Kecamatan Tembalang ” .

7 Baca lebih lajut

TAP.COM -   1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH THALASEMIA ...

TAP.COM - 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH THALASEMIA ...

Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat diidentifikasi masalah dalam penelitian ini, Bagaimana asuhan keperawatan anak dengan thalasemia di Ruang Melati 2 Ru[r]

3 Baca lebih lajut

S1 2015 302099 introduction

S1 2015 302099 introduction

Instalasi Rumah Sakit dan Profesi Kesehatan Lain Sebagai sumber informasi bagi rumah sakit mengenai pengaruh karakteristik pasien, jenis obat yang digunakan dan intensitas nyeri terhad[r]

39 Baca lebih lajut

TAP.COM -   BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG PERUSAHAAN DALAM ... BAB 5 1

TAP.COM - BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG PERUSAHAAN DALAM ... BAB 5 1

a) Masih ada peserta didik yang ramai sendiri ketika sedang mengikuti pembelajaran. Pada dasarnya kondisi kelas yang kurang kondusif akan berpengaruh pada proses pembelajaran dan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya kecerdasan berdemokrasi. Sebab peserta didik yang ramai sendiri cenderung tidak memperhatikan pembelajaran.

7 Baca lebih lajut

s mat 0700488 chapter1

s mat 0700488 chapter1

a. Model regresi yang memuat variabel tak bebas yang dipengaruhi oleh variabel bebas pada waktu t, serta dipengaruhi juga oleh variabel bebas pada waktu t-1, t-2, ..., t-s disebut model distribusi lag, sebab pengaruh dari satu atau beberapa variabel bebas (X) terhadap variabel tak bebas (Y) menyebar ke beberapa periode waktu dimana bentuk umumnya dinyatakan dengan :

6 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Adapun sumber daya energi non konvensional yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti minyak bumi adalah energi matahari, energi panas bumi, energi angin, energi pasang surut, ene[r]

17 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG LALAT YANG TERMASUK ...

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG LALAT YANG TERMASUK ...

Berdasarkan pengamatan pendahuluan yang telah dilakukan, beberapa rumah sakit umum di Daerah Istimewa Yogyakarta belum menggunakan fasilitas pengolahan sampah yang dimiliki secara optimal, sehingga terjadi penumpukan sampah pada tempat penampungan sementara (TPS) di rumah sakit, baik sampah medis maupun non medis. Meskipun sampah medis dan non-medis dipisahkan di ruangan/lokasi berbeda, namun pada TPS tersebut masih tampak beberapa jenis lalat yang hinggap dan terbang di sekitar kontainer sampah. Rumah Sakit Tipe B merupakan fasilitas pelayanan kesehatan sekunder yang sering dijadikan rujukan bagi pasien yang berasal dari fasilitas kesehatan primer.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...